Republika Online

sumber :-

Republika Online


Guardiola: La Liga Bukan Hanya Milik Madrid dan Barcelona

Posted: 10 Sep 2011 11:13 PM PDT

REPUBLIKA.CO.ID, SAN SEBASTIAN – Nasib berbeda dicatat dua favorit juara La Liga, Real Madrid dan Barcelona. Madrid yang tampil kurang sempurna berhasil mengalahkan Getafe 4-2, sedangkan raksasa Katalunya harus menuai hasil imbang 2-2 ketika bertandang ke markas Real Sociedad, Ahad (11/9) dini hari WIB.

Arsitek Barcelona, Pep Guardiola, mengatakan, hasil ini membuktikan Liga Spanyol musim ini akan berlangsung ketat dan persaingan menuju tahta tidak hanya akan menjadi milik timnya dan Madrid. "Mereka mengatakan, liga hanya milik dua tim. Laga ini menunjukan tim lain juga semakin membaik dan mendemonstrasikan ambisinya untuk mengalahkan kami," kata Guardiola seperti dilansir Reuters.

Dominasi Barcelona dan Madrid diprediksikan masih akan berlangsung di La Liga musim ini. Azulgarana dan Los Blancos menunjukan berada di kelas yang berbeda dibandingkan klub lain pada laga pembuka La Liga. Barcelona menghantam Villarreal, 5-0, di Nou Camp, dan Madrid menghajar Zaragoza, 6-0.

Mourinho juga sepakat dengan Guardiola. Madrid harus mengalami kesulitan untuk menaklukan Getafe. Ia mengatakan, para pemain mungkin menerima terlalu banyak informasi dan berita bahwa liga akan berjalan dengan mudah dan akhirnya justru membuat semuanya jauh lebih sulit. "Mereka mengatakan semua tim ini seharusnya tampil buruk, tapi saya tidak sepakat. Mereka adalah para profesional, pelatih dan pemain," kata Mou.

Arsitek asal Portugal ini pun mengatakan Madrid masih akan melakoni pertandingan sulit lainnya. "Sepanjang musim, anda mungkin akan meraih hasil 5-0 atau 6-0. Tapi, tetap aka nada pertandingan yang sulit. Kami pun akan kehilangan poin," ujarnya.

Cleverley, Tumbal Kemenangan MU

Posted: 10 Sep 2011 11:03 PM PDT

REPUBLIKA.CO.ID, Kemenangan Manchester United (MU) atas skuat Bolton Wanderers pada laga Sabtu (10/9) malam membawa kesedihan tersendiri. Walaupun menang telak 5-0, namun salah satu pemain kunci MU, Tom Cleverley harus mengalami patah kaki.

Cedera pemain bintang skuat Iblis Merah ini tentu saja membuat sang arsitek, Sir Alex Ferguson kecewa. Anak didiknya terpaksa ditandu ke luar lapangan setelah mengalami tackling yang keras dari striker The Trotters, Kevin Davies.

"Aku rasa ia mengalami patah kaki karena ia mendapat tackling yang sangat keras. Kami tak bisa memainkannya besok, namun kami harus tetap bermain," kata Fergie seperti dilansir Tribal Football, Ahad (11/9).

Kekecewaan Fergie tak cukup sampai disitu. Beberapa pemain andalannya juga mengalami cedera, seperti Johny Evans dan Patrice Evra. Johny Evans mengalami cedera pinggul, sedangkan Evra mengalami cedera pada lututnya.

Keduanya dimungkinkan akan diabsenkan pada pertandingan Liga Champions pada Rabu (14/9) melawan Benfica. Mengobati kekecewaannya atas cedera beberapa anak didiknya, Fergie tetap meyakinkan bahwa skuatnya akan baik-baik saja.

Fergie masih memiliki banyak pemain yang berpengalaman. Baginya, memiliki pemain yang berpengalaman adalah sebuah kunci sukses meraih kemenangan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 ulasan:

Catat Komen