KOMPASbola

sumber :-

KOMPASbola


Allegri Waspadai Motivasi Catania

Posted: 28 Jan 2011 05:48 PM PST

MILAN, KOMPAS.com - Allenatore AC Milan, Massimiliano Allegri, meminta timnya mewaspadai motivasi Catania saat kedua tim bertemu pada lanjutan pertandingan Serie-A, Sabtu (29/1/2011).

Catania selalu memiliki motivasi besar ketika menghadapi tim-tim raksasa, macam Milan. Sebelumnya, Catania sanggup menahan tim kuat seperti Lazio dan Napoli. Mereka juga berhasil menahan imbang Milan di San Siro, pada paruh pertama musim ini.

"Ini akan menjadi pertandingan yang menegangkan bagi kami. Mereka datang dari beberapa hasil negatif, sehingga mereka akan termotivasi melawan kami. Catania seperti tim Argentina. Jadi, kami perlu berhati-hati selama 90 menit," ujar Allegri.

"Kami harus bermain dengan baik, dan kami hanya boleh berpikir tentang pertandingan," sambung mantan pelatih Cagliari tersebut.

Banyak yang bertanya-tanya, siapa striker yang akan diturunkan Milan di laga ini. Allegri mengisyaratkan akan menduetkan Zlatan Ibrahimovic dan Antonio Cassano. Adapun Alexandre Pato dan Robinho akan dibangkucadangkan.

"Cassano bekerja dengan sangat baik. Jika semua pemain saya bermain seperti dia, ini akan baik bagi Milan. Ibrahimovic? Dia beristirahat pada hari Rabu lalu, dan ia akan bermain melawan Catania," tuntas Allegri. (GL)

Full Feed Generated by GetFullRSS.com, sponsored by USA Best Price.

Fergie-Wenger Bela Blackpool

Posted: 28 Jan 2011 05:47 PM PST

LONDON, KOMPAS.com - Manajer Manchester United Alex Ferguson dan pelatih Arsenal Arsene Wenger, mempertanyakan keputusan Premier League menjatuhkan sanksi denda 25.000 poundsterling kepada Blackpool atas tuduhan menurunkan tim lemah saat pertandingan melawan Aston Villa, November silam.

Pada pertandingan itu, manajer Blackpool, Ian Holloway menurunkan sepuluh pemain yang berbeda dari pertandingan sebelumnya, yaitu Everton. Dengan komposisi tersebut, Blackpool menyerah 2-3.

Belum lama ini, Premier League menuding Blackpool melanggar peraturan Premier League E20, yang mengatur bahwa dalam setiap pertandingan liga, setiap klub peserta harus menurunkan tim terkuat. Blackpool pun dijatuhkan sanksi denda 25.000 poundsterling.

Ferguson dan Wenger menilai Blackpool tak memiliki motivasi apa pun selain merotasi pemain.

"Anda boleh memiliki 25 pemain. Mereka meminta Anda memilih pemain. Mereka tidak meminta Anda memilih pemain bernomor sebelas untuk digantikan pemain bernomor 14. Peraturannya jelas," ujar Ferguson.

"Timnya (Blackpool) tidak lemah karena mereka hampir meraih hasil bagus. Saya bisa mengerti mengapa (Holloway) merotasi pemain, karena pertandingan sangat ketat. Saya bersimpati," timpal Wenger.

Selain itu, Wenger juga menilai, selama Premier League menentukan klub hanya boleh memiliki 25 pemain, paraturan E20 seharusnya tidak berlaku karena 25 pemain itu pastilah yang punya kualitas sesuai standar Premier League.

"Itu adalah peraturan yang harus dilupakan, terutama karena Anda punya skuad terbatas. Jika Anda punya skuad tak terbatas, peraturan itu sangat bagus," ujar Wenger.

"Namun, jika Anda punya skuad terbatas seperti sekarang, yang menentukan Anda hanya boleh punya 25 pemain, saya merasa peraturan ini harus dihapuaskan. Setiap klub punya 25 pemain top yang bisa bermain sesuai standar Premier League," tambahnya. (MIR)

Full Feed Generated by GetFullRSS.com, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

NST Online: Sports

sumber :-

NST Online: Sports


Badminton / Korea Open: Doubles redeem pride

Posted: 27 Jan 2011 04:30 PM PST

2011/01/28
By K.M. Boopathy
boopathy@nst.com.my


Tan Boon Heong (front) and Koo Kien Keat avenged their Malaysia Open’s defeat to China’s Hong Wei-Shen Ye by securing a 25-23, 11-21, 21-19 win in the second round of the Korea Open yesterday.

Tan Boon Heong (front) and Koo Kien Keat avenged their Malaysia Open's defeat to China's Hong Wei-Shen Ye by securing a 25-23, 11-21, 21-19 win in the second round of the Korea Open yesterday.

LEE Chong Wei was in his element while Koo Kien Keat-Tan Boon Heong avenged their defeat to Hong Wei-Shen Ye, but only just, as they advanced to the quarter-finals of the US$1.2 million (RM3.65 million) Korea Open in Seoul yesterday.

Chong Wei demolished South Korean hope Park Sung Hwan 21-14, 21-9 in the second round to set up an interesting clash with China's rising star Wang Zhengming today.

Zhengming had a surprisingly easy 21-11, 21-14 win over compatriot Chen Jin, the world champion, to reach the last eight.


Kien Keat-Boon Heong, who were shocked in the first round of the Malaysia Open by Hong Wei-Shen Ye, had to battle right to the end to avoid another disaster by securing a 25-23, 11-21, 21-19 win in 55 minutes.

Kien Keat-Boon Heong's victory also ensured there will be a Malaysian pair in the semi-finals as they will meet compatriots Fairuzizuan Tazari-Ong Soon Hock in the last eight.

Fairuz-Soon Hock defeated Indonesia's Alvent Yulianto-Hendra Gunawan 21-18, 21-12 in just 25 minutes.


Olympic champion Lin Dan of China hardly showed any signs of the abdominal injury that floored him in the Malaysia Open as he thrashed Marc Zwiebler of Germany 21-9, 21-12 to set up a quarter-final clash with Indonesian foe Taufik Hidayat.

Taufik, who struggled to beat Wong Wing Ki of Hong Kong 19-21, 21-18, 21-17 yesterday, had criticised Lin Dan's tendency to withdraw from tournaments regularly and this could spice up the quarter-final encounter.

Peter Gade Christensen of Denmark also claimed a quarter-final spot by beating P. Kashyap of India 21-16, 21-13 and will meet Simon Santoso of Indonesia, who beat England's Rajiv Ouseph 21-19, 21-15, today.


Kenichi Tago of Japan edged fourth seed Chen Long of China 20-22, 23-21, 21-16 and will play another China shuttler Du Pengyu, who overcame compatriot Bao Chunlai 21-13, 21-16, in the last eight.

In the women's singles, Wong Mew Choo's aim of securing an upset over top seed Wang Xin of China didn't materialise as the Malaysian suffered a tame 21-16, 21-9 defeat in 31 minutes.

New Danish pair Mads Condrads Petersen-Jonas Rasmussen continued to impress as they toppled three-time world champions Cai Yun-Fu Haifeng of China 21-18, 17-21, 21-13 to reach the quarter-finals.

They set up an all Danish quarter-final clash with World No 1 Mathias Boe-Carsten Mogensen, who beat Japan's Naoki Kawamae-Shoji Sato 21-10, 21-10.

Full Feed Generated by GetFullRSS.com, sponsored by USA Best Price.

Basketball / ABL: Good experience for Dragons

Posted: 27 Jan 2011 04:28 PM PST

2011/01/28
Devinder Singh
devinder@nst.com.my


Westports Kuala Lumpur Dragons (in red and white) and Philippine Patriots in action at the Asean Basketball League semi-final series at MABA Stadium on Wednesday. — Picture by Fariz Iswadi Ismail

Westports Kuala Lumpur Dragons (in red and white) and Philippine Patriots in action at the Asean Basketball League semi-final series at MABA Stadium on Wednesday. — Picture by Fariz Iswadi Ismail

IT was not quite the end they were looking for but the Westports Kuala Lumpur Dragons can take many positives from their second season in the Asean Basketball League.

After an atrocious start when they lost their first three games, the Dragons bounced back in style by winning seven of their next eight matches to finish third in the league and qualify for the playoffs for the second consecutive season.

Although they fell 2-0 to the Phillipine Patriots in their semi-finals series, the Dragons put in a much improved display than last season and built a base for an all-out assault for the championship title next year.


Local players Kwan Yoong Jing and captain B. Guganeswaran have stepped up to the plate when required and imports Nakiea Miller and Rudy Lingganay often carried the team when needed.

Dragons co-owner Datuk Wira Dani Daim certainly believes they have all the ingredients in place for a tilt at the title, with only a little tweaking needed to their well-oiled machinery.

"There has been a whole lot of improvement and we had a good chance to win the championship this season," said Wira Dani after the 95-92 loss to the Patriots at the Maba Stadium on Wednesday ended the Dragons' season.


"It's sad to go out on a losing note but I can't fault the players for effort, they played their hearts out.

"I'll always have complaints, it's my job as the co-owner, but generally I'm happy with how the season went. We wanted to get to the final, but it's a game which could have gone either way."

Coach Goh Cheng Huat and his assistants will likely be retained but Wira Dani indicated there could well be personnel changes in the squad.


"I think the coach is happy with what we've given him although I'm upset that in some games, we weren't mentally prepared," he said.

"Professional basketball is still new to Malaysia and I think we're not quite there yet in terms of mental strength. We had a good run, winning games but we started to think we were unbeatable and lost to teams we should have beaten."

Full Feed Generated by GetFullRSS.com, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

KOMPAS.com - Olahraga

sumber :-

KOMPAS.com - Olahraga


Pennetta/Dulko Juara Ganda Putri

Posted: 28 Jan 2011 02:49 PM PST

Australia Terbuka 2011

Pennetta/Dulko Juara Ganda Putri

Editor: Aloysius Gonsaga Angi Ebo

Jumat, 28 Januari 2011 | 22:49 WIB

Foto:

MELBOURNE, KOMPAS.com — Flavia Pennetta menjadi petenis Italia pertama yang mengangkat trofi Australia Terbuka, Jumat (28/1/2011). Dia menjuarai nomor ganda putri bersama petenis Argentina, Gisela Dulko.

Pasangan tersebut pada final mengalahkan pasangan Maria Kirilenko dari Rusia dan Victoria Azarenka dari Belarus, 2-6, 7-5, 6-1. Gelar ganda pertama bagi kedua pemain tersebut diraih pada penampilan pertama mereka di final turnamen grand slam.

Pennetta/Dulko sebelumnya terlihat dalam bahaya saat pasangan Kirilenko/Azarenka mulai bermain tangguh, mendominasi lawan mereka dengan pukulan yang keras. Akan tetapi, mereka dengan cepat bangkit dari ketertinggalan satu set dan membuat sebuah break untuk memenangi set kedua.

Azarenka memegang servis saat unggul 5-4 set kedua. Namun, pasangan unggulan teratas itu membalas mencuri poin dan memenangi tiga game berikutnya untuk menyamakan kedudukan dalam pertandingan tersebut.

Sejak saat itu Azarenka kesulitan melawan konsistensi duet Italia/Argentina tersebut. Pennetta/Dulko mencuri poin lebih dulu pada set penentuan sebelum akhirnya merebut kemenangan dalam waktu 2 jam 11 menit.

Dengan kemenangan tersebut, Dulko masih bertahan sebagai petenis peringkat teratas untuk nomor ganda, sementara Pennetta di posisi kedua.

Kirim Komentar Anda

Full Feed Generated by GetFullRSS.com, sponsored by USA Best Price.

Alonso: F150 Lebih Cocok denganku

Posted: 28 Jan 2011 01:16 PM PST

Formula 1

Alonso: F150 Lebih Cocok denganku

Penulis: Aloysius Gonsaga AE | Editor: Aloysius Gonsaga Angi Ebo

Jumat, 28 Januari 2011 | 21:16 WIB

MARANELLO, KOMPAS.com — Fernando Alonso yakin, dia akan berada dalam posisi yang lebih kuat lagi pada awal musim 2011, yang menjadi musim keduanya bersama Ferrari. Pebalap Spanyol ini mengatakan, desain F150 sangat cocok dengan gaya membalapnya.

Juara dunia 2005 dan 2006 ini mengakui, dia perlu waktu beradaptasi untuk mengendarai Ferrari ketika pertama kali bergabung pada tahun lalu setelah dua musim membela Renault. Tetapi, sekarang dia lebih optimistis setelah Ferrari melakukan pengembangan yang cocok dengannya.

"Tak ada masalah ketika saya datang pada Januari 2010. Saya mengendarai sebuah mobil yang memiliki karakter berbeda dengan apa yang saya kendarai pada tahun-tahun sebelumnya," ujar Alonso saat peluncuran Ferrari F150 di Maranello, Jumat (28/1/11).

"Sekarang saya akan mengendarai mobil yang merupakan terusan dari apa yang saya kendarai pada 2010. Saya pikir semua pengembangan dan arah perbaikan mobil selama lebih dari setahun memiliki beberapa yang sesuai dengan gayaku. Karena itu, saya pikir saya akan lebih percaya diri dengan mobil tahun ini. Saya akan merasa lebih nyaman mengendarai mobil, dan juga akan lebih muda bagi saya untuk memprediksi. Sekarang saya juga tahu tim saya mengenal orang-orangnya, rekan-rekan, nama semua mekanikku. Sesuatu yang tidak ada ketika tampil di Bahrain tahun lalu. Karenanya, itu juga membantu," ujarnya.

"Tahun lalu saya tidak memiliki sejumlah teman-teman ini (desainer Ferrari), tetapi sekarang saya sudah memilikinya sehingga saya memanggil mereka setiap dua hari. Semoga kami akan melihatnya di Valencia," katanya.

Kirim Komentar Anda

Full Feed Generated by GetFullRSS.com, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Sindikasi sport.okezone.com

sumber :-

Sindikasi sport.okezone.com


Djokovic: Jangan Coret 'Nadal - Federer'

Posted: 28 Jan 2011 03:10 AM PST

MELBOURNE – Novak Djokovic memang mengamini absennya dua maestro tenis, Rafael Nadal dan Roger Federer, di final Australia Open 2011. Tapi, bukan berarti era keduanya sudah habis.
 
Untuk kali pertama sejak final Australia Open 2008, partai pamungkas Grand Slam tak diwakili Nadal atau Federer, yang total sudah mengumpulkan 21 dari 23 gelar tertinggi di tenis.
 
Nadal harus tersingkir di perempat final oleh kompatriotnya, David Ferrer. Sementara Federer dipulangkan Djokovic di semifinal pertama, Kamis (27/1/2011).
 
Tak sedikit kalangan yang menilai era Rafa-Federer sudah tamat. Tapi, Djokovic sama sekali tak setuju dengan anggapan tersebut.
 
"Terlalu dini untuk mengatakan era baru dimulai. Roger masih sangat termotivasi mengklaim peringkat satu dunia dan dia bermain apik," ujar petenis asal Serbia.
 
"Saya mungkin bermain lebih baik (lawan Federer –red), tapi dia masih di atas dan menunjukkan penampilan luar biasa, menang di lima pertandingan, dan menyabet lima gelar dari enam turnamen," beber Djokovic.
 
"Anda juga masih mempertimbangkan Nadal yang sangat, sangat mendominasi. Kami semua masih di belakang mereka. Anda tak bisa bilang era baru sudah dimulai," pungkasnya, seperti dilansir Yahoosports, Jumat (28/1/2011).
(wei)


Full Feed Generated by GetFullRSS.com, sponsored by USA Best Price.

"Absennya Nadal & Federer Bawa Angin Segar"

Posted: 28 Jan 2011 02:26 AM PST

MELBOURNE – Tersingkirnya dua penguasa Grand Slam, Rafael Nadal dan Roger Federer, diamini Novak Djokovic. Petenis Serbia menyebut absennya dua jagoan tenis memberikan angin segar.
 
Djokovic termasuk salah satu yang memupuskan final impian Australia Open setalh menyingkirkan Fededer tiga set 7-6 7-5 6-4, Kamis (27/1/2011). Sementara jagoan lainnya, Nadal, lebih dulu dipulangkan David Ferrer di partai perempat final.
 
Ini merupakan kali pertama final tanpa dua petenis yang total sudah mengantongi 21 gelar dari 23 Grand Slam terakhir. Djokovic pun memandang positif dari kegagalan keduanya.
 
"Saya pikir di satu sisi ini bagus untuk olahraga ini, karena memiliki pemain lain yang mampu mengalahkan Federer dan Nadal," tandas juara Australia Open 2008.
 
"Sangat sulit bersaing dengan mereka, terutama di turnamen besar di mana mereka menunjukkan kemampuan terbaik," lanjut pria kelahiran 23 tahun silam.
 
"Sekarang semuanya sedikit berubah, jadi dari satu perspektif ini bagus untuk olahraga ini," tandas Djokovic lagi, sebagaimana dikutip Yahoosports, Jumat (28/1/2011).
(wei)


Full Feed Generated by GetFullRSS.com, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Republika Online

sumber :-

Republika Online


Suporter Dukung Persik Gabung LPI

Posted: 28 Jan 2011 01:32 AM PST

REPUBLIKA.CO.ID,KEDIRI - Ketua Forum Suporter Persik Kediri, Hanif, mengaku mendukung rencana manajemen untuk pindah ke LPI. Suporter akan tetap mendukung Persik di manapun mereka bermain.

"Kami tetap mendukung di manapun Persik bermain. Jika memang ke LPI, kami tidak keberatan karena Persik kebanggaan kami," ujar Hanif.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf, juga mendukung langkah Persik bergabung dengan LPI. Persik mengikuti jejak dua klub Jawa Timur lainnya, Persebaya 1927 dan Persema Malang, yang lebih dulu memilih bergabung ke LPI.

"Klub yang sehat itu tidak menggunakan dana APBD. Kami berharap LPI menjadi inspirasi karena semakin banyak kompetisi juga semakin bagus," ucapnya.

Dia menilai keberadaan LPI sebenarnya menguntungkan publik karena mereka bisa memilih menonton pertandingan. Masyarakat bisa selektif dan menilai kompetisi yang sedang berlangsung tersebut.

Namun, pihaknya juga masih khawatir dengan sikap para suporter yang dinilai kadang terlalu fanatik. Kejadian tewasnya suporter di Lamongan pekan lalu menjadikan pelajaran tersendiri, sehingga harus ada saling pengertian.

Full Feed Generated by GetFullRSS.com, sponsored by USA Best Price.

Gabung LPI, Persik Kediri Tidak Akan Ganti Nama

Posted: 28 Jan 2011 01:24 AM PST

REPUBLIKA.CO.ID,KEDIRI - Manajemen tidak akan mengganti nama besar Persik (Persatuan Sepak Bola Indonesia Kediri) menyusul rencana keikutsertaannya bergabung dengan Liga Primer Indonesia (LPI).

"Tidak ada rencana untuk mengganti nama Persik. Namanya masih sama," kata Ketua Umum Persik Kediri, Samsul Ashar di Kediri, Jawa Timur, Jumat (28/1).

Dia mengatakan, hingga saat ini proses verifikasi dari tim LPI sudah hampir tuntas. Rencananya, Jumat ini, baik manajemen maupun pelatih akan duduk membicarakan hasil verifikasi.

Pihaknya memprediksi kepastian Persik menjadi gabung di LPI akan dilakukan pekan depan. Saat ini, masih tahap koordinasi lanjutan dengan pengurus internal Persik.

Samsul yang juga Wali Kota Kediri itu menyatakan akan melakukan sosialisasi kepada para pemain, termasuk pemain asing. Pihaknya akan memberi penjelasan resmi terkait keikutsertaan Persik ke LPI. Ini dengan harapan para pemain termasuk pemain asing bisa memahaminya.

"Untuk para pemain asing memang belum ada informasi yang jelas kelanjutan sistem di LPI. Nanti, kami akan menjelaskan dan berharap mereka bisa menerimanya," ujarnya.

Walaupun Persik kemungkinkan besar mengikuti LPI, Samsul menyatakan bahwa klub binaan seperti Persik U21 maupun Persik U18 tetap akan mengikuti PSSI. Hanya, Persik sebagai klub yang profesional berencana pindah ke LPI.

"Persik adalah klub yang profesional, yang lain tetap di PSSI. Keputusan pindah itu bisa memperingan biaya. Karena, APBD bisa digunakan untuk mendanai klub yang amatir itu (U21 dan U18)," paparnya.

Full Feed Generated by GetFullRSS.com, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Berita Harian: Sukan

sumber :-

Berita Harian: Sukan


3 hari saja

Posted: 27 Jan 2011 09:46 AM PST

Sukan

pix_gal0
Karathu azam guna pengalaman 30 tahun hadapi Selangor

BERPENGALAMAN 30 tahun sebagai pengendali, kemampuan jurulatih baru Kelantan, Datuk M Karathu akan teruji kerana dia mempunyai hanya tiga hari untuk membimbing anak buahnya bagi menghadapi perlawanan sumbangsih pembuka tirai Liga Super, Piala Sultan Ahmad Shah, malam esok.

Begitupun, Karathu yang menggantikan B Sathianathan sebagai pengendali, mahu menggunakan segenap pengalaman panjang sebagai jurulatih itu untuk memastikan kemenangan The Red Warriors apabila berdepan Selangor di Stadium Shah Alam, malam esok. Permulaan baik malam esok, katanya, sekali gus akan memudahkan misinya untuk membawa pasukan yang pernah dikendalikannya pada 1993 itu, memenuhi misi berada dalam kelompok tiga teratas Liga Super dan menjulang salah satu trofi utama musim ini.

"Saya yakin dapat memainkan peranan dengan baik dan boleh meningkatkan kualiti pemain, bagaimanapun saya tidak mahu terlalu menekan mereka kerana bimbang mentaliti pemain akan jatuh.

"Sebagai juara Piala Malaysia, pemain memang tertekan tetapi kita bermain untuk menang, sekali gus mengutip tiga mata," katanya pada sidang media di Wisma Persatuan Bola Sepak Kelantan (KAFA) semalam yang turut dihadiri Naib Presiden, Rosmadi Ismail dan Sathianathan.

Pengumuman Karathu sebagai ketua jurulatih The Red Warriors dibuat Pengerusi KAFA, Tan Sri Annuar Musa malam kelmarin, selepas kerusi 'panas tetapi penting' itu kosong berikutan penggantungan enam bulan terhadap Sathia.
Mengulas lanjut, Karathu yang ditawarkan kontrak setahun sebagai pengendali, berkata dia akan mendapatkan pandangan daripada Penolong Jurulatih Hashim Mustapa dan Sidek Shamsuddin bagi persiapan menghadapi perlawanan sumbangsih di Stadium Shah Alam, malam esok.

"Memang saya tidak tahu kelebihan dan kelemahan (pemain) sebab baru hari ini berjumpa mereka. Saya memerlukan masa sehingga tiga minggu untuk tahu sejauh mana tahap setiap pemain.

"Oleh itu, saya juga akan minta tolong daripada Sathia dan penolong jurulatih untuk mengenali kebolehan pemain dan cara bermain, siapa boleh main di posisi mana dan sebagainya," katanya yang berharap pemain akan segera dapat menyesuaikan diri dengan pendekatan dibawanya nanti.

Komen Anda

Terima kasih diatas penyertaan anda. Berita Harian berhak untuk tidak memaparkan sebarang komen yang menyentuh isu-isu sensitif dan yang berbentuk iklan komersil. Alamat IP anda akan direkodkan dan mungkin digunakan untuk menghalang penghantaran komen seterusnya jika melanggar peraturan yang ditetapkan.

Senarai komen


Full Feed Generated by GetFullRSS.com, sponsored by USA Best Price.

Hari Li Na, Djokovic

Posted: 27 Jan 2011 09:44 AM PST

Sukan

pix_gal0
SEJARAH tersendiri tercipta di gelanggang utama Terbuka Australia di Melbourne semalam apabila Novak Djokovic menyingkirkan penyandang juara, Roger Federer di peringkat separuh akhir, semalam.

Kejutan yang dicipta pemain Serbia itu menyebabkan Federer, pilihan kedua kejohanan, terpaksa terbang pulang tanpa sebarang gelaran Grand Slam buat kali pertama dalam tempoh lapan tahun.

Federer, 29, nyata gagal memberi tentangan dalam perlawanan berkualiti tinggi di Arena Rod Laver Arena itu, sehari selepas pilihan pertama Rafael Nadal turut terkeluar dan gagal menyapu bersih semua empat gelaran utama. Terdahulu, pemain wanita China, Li Na turut mencipta kejutan apabila menyingkirkan pemain nombor satu dunia, Caroline Wozniacki untuk muncul pemain Asia pertama melangkah ke perlawanan akhir kejohanan bertaraf Grand Slam.

Li Na, 28, akan berdepan pemain Belgium, Kim Clijsters dalam perlawanan akhir esok, selepas menangguhkan hajat Wozniacki untuk memburu gelaran utama sulung, dengan kemenangan 3-6 7-5 6-3 tatkala Clijsters mudah menundukkan pilihan kedua, Vera Zvonareva 6-3, 6-3. - Agensi


Full Feed Generated by GetFullRSS.com, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Harian Metro: Arena

sumber :-

Harian Metro: Arena


Misbun tidak muncul

Posted: 27 Jan 2011 11:28 AM PST

PERTEMUAN Datuk James Selvaraj dengan jurulatih perseorangan negara, Datuk Misbun Sidek yang dijangka berlangsung semalam tidak menjadi kenyataan apabila Pengarah Latihan Prestasi Tinggi itu mengesahkan belum bertemu Misbun.

Sehingga jam 9 malam tadi, James tidak dapat menghubungi Misbun untuk mengatur pertemuan penting itu. James berkata, dia sedia mendengar keluhan dan memberi pandangan jika diperlukan sebelum jurulatih itu bertemu Presiden Persatuan Badminton Malaysia (BAM), Datuk Seri Nadzmi Mohd Salleh.


James berkata, dia mendapat tahu daripada Jalani Sidek bahawa Misbun mahu bertemunya untuk berkongsi pandangan sebelum bertemu Nadzmi untuk menyelesaikan isu peletakan jawatannya.

"Saya tidak kisah jika Misbun mahu bercakap dengan saya sebagai Pengarah Prestasi Tinggi BAM atau orang yang rapat dengan keluarga beliau," kata James yang hanya mahu isu itu berakhir.


Hasrat Misbun bertemu James disuarakan pada hari terakhir Terbuka Malaysia, Ahad lalu dan beliau sudah menyatakan kesediaan untuk bertemu Misbun bila-bila masa.


Bagaimanapun, sehingga semalam, pertemuan yang dirancang belum menjadi kenyataan biarpun pada awalnya, mereka berjanji untuk berjumpa kelmarin. Kata James, beliau tidak pasti apa yang bermain di fikiran Misbun ketika ini, tapi sedia mendengar keluhan jurulatih itu.

"Minggu lalu Jalani beritahu ingin bawa Misbun berjumpa saya berkongsi pandangan dan masalah dan saya jawab sedia berjumpa mereka bila-bila masa sama ada sebagai kawan atau Pengarah Prestasi Tinggi BAM.


"Kami sepatutnya bertemu semalam (kelmarin) tetapi pertemuan tidak berlaku dan saya masih tertanya-tanya. Saya cuba menghubungi beliau tetapi gagal. Sekarang (semalam) saya masih menunggu panggilan dari beliau, saya benar-benar mahu membantu jika saya boleh," kata James yang dihubungi semalam.

Menurut James, keakrabannya dengan keluarga Sidek mendorong beliau untuk berkongsi masalah yang dihadapi Misbun.


Hubungan rapat James dan keluarga Sidek diketahui umum, sejak zaman Misbun, Jalani, Razif dan Rashid masih bergelar pemain lagi. James menjadi pembantu jurulatih kepada Tan Yee Khan ketika membimbing Jalani-Razif muncul juara Seluruh England 1982.


James sendiri bekas pemain handalan negara sekitar 1970an dan dihormati anak-anak Sidek. Antara pencapaian hebat beliau adalah meraih gangsa pada Sukan SEA 1977, naib juara Piala Thomas 1976 di Bangkok dan gangsa sukan Komanwel 1978 di Edmonton.


Krisis Misbun dijangka berakhir sebaik jurulatih itu bertemu Nadzmi selepas ahli Majlis BAM yang bermesyuarat minggu lalu, sebulat suara memberi mandat penuh kepada presiden mereka untuk membuat keputusan hasil rundingan dengan Misbun.

Full Feed Generated by GetFullRSS.com, sponsored by USA Best Price.

Kayuhan TSG bertenaga

Posted: 27 Jan 2011 10:37 AM PST

PENDATANG baru, Terengganu ProAsia Cycling (TSG) membuktikan mereka bukan pasukan 'mentah' pada Kejohanan Lumba Basikal Le Tour de Langkawi 2011 (LTdL 2011).

Selepas tamat lima peringkat perlumbaan, TSG semakin mempamerkan taring sebenar pada kejohanan berstatus 2HC itu.


Selain kejayaan Raja Pecut 2010, Anuar Manan yang menyambar Jersi Putih selaku pelumba terbaik Asia pada perlumbaan peringkat kedua dan ketiga, TSG juga mencipta kejutan awal menerusi Mohd Harrif Salleh yang memenangi tempat ketiga dalam saingan pembukaan di Langkawi, Ahad lalu.

Anuar juga tampil bergaya dengan menduduki tempat ketiga pada perlumbaan peringkat kedua sebelum dia muncul naib juara di peringkat ketiga.


Semalam, jaguh bukit TSG, Mohd Saufi Mat Senan pula mencuri tumpuan apabila muncul sebagai pelumba pertama tempatan sampai ke garisan penamat pada peringkat kelima dari Tapah ke Genting Highlands.


Saufi megah melintasi garisan penamat dengan catatan masa 3 jam 36 minit 06 saat pada perlumbaan sejauh 124.3 kilometer itu yang dimenangi pelumba Androni Giocattoli, Jonnatha Monsalve (3'33:31s).

Lima lagi pelumba TSG yang turut menampilkan kayuhan bertenaga semalam ialah Puchong Sai-Udomsin yang menduduki tempat ke-40, Mohd. Shahrul Mat Amin (41), Shinichi Fukushima (53), Harrif (80) dan Anuar (84).


Melihat prestasi cemerlang barisan pelumbanya setakat ini, jurulatih TSG, Syed Mohd Husaini Syed Mazlan tidak teragak-agak menghamburkan pujian kepada mereka.

"Semalam, Shahrul pamer kayuhan cemerlang dan hari ini, Saufi pula melakukan tugasnya dengan begitu baik sekali. Saya bangga dengan prestasi kesemua enam pelumba TSG selepas berakhirnya lima peringkat.


"Buat masa ini, segala perancangan kami berjalan lancar dan diharapkan ia dapat diteruskan hingga peringkat terakhir di Dataran Merdeka, Kuala Lumpur," katanya.

Full Feed Generated by GetFullRSS.com, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Utusan Online - Sukan

sumber :-

Utusan Online - Sukan


'Saya sedia jumpa Misbun'

Posted:

'Saya sedia jumpa Misbun'

'Saya sedia jumpa Misbun'

Oleh Norzie Mohd. Khasbi
norzie.khasbi@utusan.com.my



KUALA LUMPUR -- Datuk James Selvaraj (gambar) berkata, beliau bersedia mendengar luahan Datuk Misbun Sidek dan memberi pandangan kepadanya sebelum jurulatih perseorangan itu mengadakan pertemuan dengan Presiden Persatuan Badminton Malaysia (BAM), Datuk Seri Nadzmi Mohd. Salleh.

Ujar James, beliau tidak kisah sama ada Misbun mahu meletakkan dirinya sebagai Pengarah Prestasi Tinggi BAM atau orang yang rapat dengan keluarga Sidek, kerana yang penting beliau dapat membantunya menyelesaikan krisis dengan badan induk badminton kebangsaan itu.

Menurut James, Misbun, menerusi adiknya, Jalani Sidek ada menyuarakan hasrat untuk bertemu dengannya bagi berkongsi pandangan sebelum jurulatih itu mengadakan pertemuan dengan Nadzmi dalam mencari penyelesaian mengenai isu perletakan jawatannya.

Katanya, hasrat tersebut disuarakan pada hari terakhir Terbuka Malaysia, Ahad lalu dan beliau telah memaklumkan kesediaannya untuk bertemu Misbun jika pertemuan tersebut dapat melegakan rasa yang terbuku di hati jurulatih itu.

Bagaimanapun, sehingga semalam, pertemuan yang dirancang belum dapat diadakan biarpun pada awalnya mereka berjanji untuk berjumpa kelmarin.

Kata James, beliau tidak pasti yang bermain di fikiran Misbun ketika ini, namun beliau hanya mahu jurulatih itu tahu bahawa beliau sedia menjadi 'telinga' pada bila-bila masa yang diperlukan.

"Jika Misbun merasakan beliau memerlukan seseorang untuk berkongsi dan bercerita mengenai masalah yang dialaminya di BAM sebelum mengadakan pertemuan dengan Presiden, maka saya bersedia menjadi orang itu dan mendengar apa yang ingin diluahkan. Hanya hanya mahu isu ini selesai dan semua pihak gembira,'' ujar James.

Menurut James, keakrabannya dengan keluarga Sidek mendorong beliau untuk turut berkongsi masalah yang dihadapi Misbun dan secara kebetulan, beliau mempunyai jawatan di BAM, maka ia mungkin boleh membantu.

Full Feed Generated by GetFullRSS.com, sponsored by USA Best Price.

Monsalve menang, jersi kuning milik Corredor

Posted:

Monsalve menang, jersi kuning milik Corredor

Monsalve menang, jersi kuning milik Corredor


(Dari kiri) Pemenang jersi merah, Jonnatha Monsalve, Libardo Nino Corredor (kuning), Andrea Guardini (biru) dan Rahim Emami yang meraih jersi putih selaku pelumba terbaik Asia pada perlumbaan peringkat kelima LTdL dari Tapah ke Genting Highlands, semalam. - UTUSAN/Izham Jaafar


GENTING HIGHLANDS - Hujan, kabus tebal serta cuaca sejuk memberi kelebihan buat pelumba pasukan Androni Giocattoli dari Itali, Jonnatha Monsalve selepas menjadi pelumba pertama tiba di puncak Genting Higlands dalam perlumbaan peringkat kelima, Le Tour de Langkawi (LTdL), semalam

Monsalve, 21, melintasi garisan penamat dengan mencatat masa tiga jam 33 minit 31 saat, bagi membolehkannya merampas jersi merah (Raja Bukit) daripada pelumba Azad University Cycling Team (IUA), Rahim Emami.

Mengekori Monsalve di tempat kedua ialah pelumba Le Tua Cycling Team (L2A), Libardo Nino Corredor yang turut mencatat masa yang sama dengan Monsalve dan keputusan tersebut membolehkannya memenangi jersi kuning.

Tempat ketiga menjadi milik Mirsamad Pourseyedi G. daripada IUA dengan catatan 3.33:32 saat.

Sebelum bermulanya perlumbaan sejauh 124.3 kilometer dari Tapah, semalam, pelumba pasukan Aisan Racing Team, Takeaki Ayabe serta Corredor lebih menyerlah sebagai calon pilihan untuk menakluk puncak Genting Highlands selepas mereka masing-masing muncul juara dan naib juara pada peringkat keempat dari Ayer Tawar ke Cameron Highlands kelmarin.

Bagaimanapun, Corredor yang telah menjangkau usia 43 tahun lebih mencuri tumpuan apabila dia sekali lagi menjejakkan kaki di podium selaku naib juara manakala Ayabe menamatkan perlumbaan di tempat ke-38.

Menurutnya, selepas perlumbaan peringkat keempat kelmarin, dia sudah bertekad untuk mencipta kejayaan di Genting Highlands.

Bagaimanapun, dia terpaksa berpuas hati di tempat kedua buat kali kedua berturut-turut.

"Tetapi saya masih boleh berasa gembira kerana jersi kuning kini berada dalam genggaman saya. Sudah pasti ini memberikan tonik buat saya untuk terus mengekalkan jersi kuning pada perlumbaan seterusnya," kata Libardo pada sidang media selepas tamat perlumbaan semalam.

Jelasnya, perlumbaan menuju ke puncak Genting Highlands lebih sukar jika hendak dibandingkan dengan Cameron Highlands.

"Dua hari berturut-turut cuaca buruk, kesemua pelumba terpaksa mengharungi perlumbaan dalam keadaan hujan. Disebabkan itu, saya gagal mencatat masa lebih baik akibat keletihan berkayuh dalam cuaca sebegini," katanya.

Sementara itu, Monsalve berkata, kejayaan yang diraihnya semalam tidak akan dicapai tanpa bantuan dan sokongan daripada rakan-rakan sepasukannya serta seluruh krew pasukan Androni Giocattoli.

"Saya mahu berterima kasih kepada semua yang terlibat terutama Emanuele Sella yang banyak membantu saya mengharungi perlumbaan peringkat kelima ke Genting Highlands hari ini (semalam).

"Selepas ini ada lima lagi peringkat perlumbaan, jadi saya akan cuba melakukan yang lebih baik dan seterusnya mengekalkan jersi merah sehingga tamat LTdL 2011," jelas Monsalve.

Pemenang peringkat pertama dan kedua, Andrea Guardini daripada pasukan Farnese Vini-Neri Sottoli masih mengekalkan jersi biru (Raja Pecut) manakala Emami tampil sebagai pemilik baru jersi putih (Pelumba Terbaik Asia.)

Full Feed Generated by GetFullRSS.com, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

The Malaysian Insider :: Sports

sumber :-

The Malaysian Insider :: Sports


2011 likely to be last full year on tour, says Clijsters

Posted: 27 Jan 2011 08:40 PM PST

MELBOURNE, Jan 28 — Kim Clijsters, who takes on Li Na in the final of the Australian Open this weekend, said today that 2011 would probably be her last full year on the women's tour.

The 27-year-old, who returned after a two-year retirement in 2009, said earlier this month she hoped to play on for four more years but today indicated her involvement in the game might be reduced after this year.

"I know this is probably going to be my last full season on the tour, and then we'll see," she said. "You know, it's nice that I'm in this spot to reach the final, to play for the title."

Clijsters, who will be playing for her fourth grand slam title against China's Li on Saturday, originally retired in 2007 after suffering a string of injuries.

She returned in August 2009 and won her second US Open in her third event back, going on to secure her third title at Flushing Meadows last year.

Inspired by Clijsters, her compatriot Justine Henin also made a comeback for last year but the seven-times grand slam champion retired for a second time this week on medical advice because of an elbow injury.

Clijsters, who lost to Henin in the 2004 Australian Open final, said she accepted injuries as part and parcel of being a top athlete.

"I had injuries before, so I knew when I started again I knew that that could be part of the second career as well," she said.

"It's not just all the beautiful things that I thought of when I started again."

The former world number one has also made it quite clear, however, that her family — she had daughter Jada during her two years off — were now her absolute priority with tennis coming a very poor second.

Clijsters' defeat of Russian Vera Zvonareva in the Melbourne semi-finals yesterday ensured that she would replace the Russian as number two in the world. — Reuters

 

Full Feed Generated by GetFullRSS.com, sponsored by USA Best Price.

Liverpool turn down Chelsea bid for Torres

Posted: 27 Jan 2011 07:14 PM PST

Liverpool's Fernando Torres reacts during their English Premier League soccer match against Stoke City in Stoke-on-Trent on November 13, 2010. — Reuters pic

LONDON, Jan 28 — Liverpool have rejected a bid for their Spain striker Fernando Torres from Premier League rivals Chelsea, British newspapers reported today.

"Chelsea have made a bid for Fernando which has been turned down," a Liverpool spokesman was quoted as saying in The Times. "The player is not for sale."

The reports said Chelsea, who have slipped to the fringes of the title race after a poor run, had offered a British record fee of up to £40 million pounds (RM200 million) for Torres.

Torres, who won the World Cup with Spain last year, joined Liverpool for a club record fee of about £20 million in July 2007 from Atletico Madrid where he was idolised.

The 26-year-old has struggled to find top form this season, scoring nine league goals in 22 appearances as Liverpool have laboured after a poor start under former manager Roy Hodgson.

However, Torres has looked sharper since Kenny Dalglish took over the managerial reins at Anfield and has helped them up to seventh in the standings after back-to-back wins. — Reuters

 

Full Feed Generated by GetFullRSS.com, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Sports

sumber :-

Sports


Minor setback

Posted: 26 Jan 2011 09:40 PM PST

Injured Nadal aims for quick recovery

Thursday, January 27th, 2011 13:32:00

MELBOURNE: Rafael Nadal is looking to put behind him the despair of missing a cherished "Rafa Slam" and recover from his Australian Open injury setback to again rule men's tennis.

Rafael Nadal

Rafael Nadal

The world No 1 was in tears late in his injury-ruined quarterfinal yesterday with Spanish friend David Ferrer as he realised his quest for a fourth straight non-calendar year Grand Slam victory was over.

Although he refused to dwell on the injury out of respect for Ferrer's unexpectedly easy 6-4, 6-2, 6-3 victory, he told Spanish reporters that he may have torn a muscle during the match.

Nadal sought a medical timeout after a fiercely-contested second game of the match when his serve was broken following a marathon 22 points.

When he reappeared on Rod Laver Arena his upper left thigh was bandaged and there were reports that he had a hamstring injury.

But Nadal gave away few details at his post-match news conference, out of deference for close friend Ferrer who now faces a semifinal with last year's runner-up Andy Murray tomorrow.

By a quirk of fate, Nadal also pulled out of last year's quarterfinal with Murray with knee trouble on the same Australia Day national holiday in his only other injury retirement at a Grand Slam.

Although the severity of his injury is not known, Nadal faced questions last year about his playing future when the knee tendinitis kept him off the tour until March.

He went on to string together the French Open, Wimbledon and US Open crowns and came to Melbourne looking to become the first man since Rod Laver in 1969 to own all four Grand Slam titles at the same time.

An emotional Nadal was able to put a positive slant on his latest problem, after last year's astonishing run when he became the youngest player in the Open era at 24 to complete a career Grand Slam.

"Last year I had a fantastic year," Nadal said. "Last year in the beginning I had problems, too, and finally it was the best season of my career.

"I think is almost impossible to repeat that. I had really good moments and at the same time some really negative moments.

"So this is one of bad ones, one of the negative moments. That's part of the sport. I think I am a very lucky sportsman to have what has happened in my career.

"And I have to accept the fantastic moments that I've had during the years the same way as when I have problems.

"If I am ready to accept both the highs and lows as the same, then I am going to be able to come back and play my best tennis again."

Nadal has entered the Indian Wells tournament in California from March 7-20 along with Roger Federer and Novak Djokovic. But straight after his match Nadal said he was not sure when he would next appear on the ATP Tour.

"I don't know yet. I have to think a little bit about everything and we will see what's going on in the next weeks," he said.

Nadal said he hated injury retirements and had sour memories of his Australia Day pull-out at last year's Australian Open.

"I hate the retirements. I did it here last year. I hate that moment. I didn't want to repeat that," he said.

RESULTS
This morning
SEMIFINAL

Li Na (CHN) bt Caroline Wozniacki (DEN) 3-6, 7-5, 6-3

Yesterday
QUARTERFINALS
Men

Andy Murray (GBR) bt Alexandr Dolgopolov (UKR) 7-5, 6-3, 6-7 (3-7), 6-3; David Ferrer (ESP) bt Rafael Nadal (ESP) 6-4, 6-2, 6-3
Women
Vera Zvonareva (RUS) bt Petra Kvitova (CZE) 6-2, 6-4; Kim Clijsters (BEL) bt Agnieszka Radwanska (POL) 6-3, 7-6 (7-4)

Full Feed Generated by GetFullRSS.com, sponsored by USA Best Price.

Tennis and tikka in Melbourne

Posted: 26 Jan 2011 09:36 PM PST

Thursday, January 27th, 2011 13:31:00

MELBOURNE: Since I arrived in Australia two weeks ago, my conversations have revolved around two main subjects. The first is tennis, which is not surprising since that is the reason why I am in Melbourne.

Colette Wong

YUMMY: The writer enjoying her char koay teow

We talk about the matches we've seen, the players we've interviewed and the people we met. It's the one thing that binds everybody at the Australian Open.

The other topic that consumes my thoughts is food. My crew in Melbourne consists of another Singaporean and two Malaysians, which explains why the subject of food is so close to our hearts — it's in our genetic makeup.

Decisions over what to eat were relatively simple during the first two days at Melbourne Park. Since there wasn't a lot of down time, it was convenient for us to eat lunch at the media restaurant. There's plenty on offer here such as a range of sandwiches, rolls and wraps.

But the hot food can get rather predictable — there's usually a chicken or beef dish, some kind of fish, along with pasta and salad. It is all rather delicious but after two days, we were ready to set off and experience the culinary delights Melbourne Park had to offer. I liked what I saw.

There were salads and noodles, hotdogs and pies, sushi and pasta. There was even a stall that sold laksa, pad thai and char kway teow to satisfy my Asian cravings.

Our interest in food was so overwhelming, we did a short story about the offerings at the Australian Open. We also discovered how much is consumed at Melbourne Park over the course of 14 days: 10,000 kgs of noodles, 79,000 sausages, 80,000 pieces of sushi, 100,000 sandwiches, 35 tonnes of chip.

While I've been keeping my tummy and taste buds properly satisfied, my other senses have also been tickled. The colours and sounds at Melbourne Park are typically Australian. You know when a local player is in action by the boisterous cheers that ring out. "Aussie Aussie Aussie! Oi Oi Oi!"

Australians love their sport but they also love to dress for the occasion, turning up with flags draped around their bodies, faces painted and wearing all sorts of accessories with their national flag on them. But turning oneself into a colourful supporter isn't confined to the youth.

I once saw a group of middle aged ladies decked out in dresses with the letters RF printed on them. Even their ear-rings and handbags were embossed with Roger Federer's initials. Australia's passion for sports is unbridled.

They live it and breathe it. Walking around Melbourne Park you see families, groups of teenagers, senior citizens, people from all walks of life, drawn together because of their love for the game. It is a sight to behold. Much like my lunch of chicken tikka was today.

Colette Wong is covering the Australian Open. Catch her on STAR Sports and online on ESPN Player for her exclusive player interviews.

Full Feed Generated by GetFullRSS.com, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

detikcom

sumber :-

detikcom


Ribery Absen Lebih Lama

Posted: 27 Jan 2011 11:32 AM PST

Jumat, 28/01/2011 02:32 WIB

Ribery Absen Lebih Lama
Meylan Fredy Ismawan - detiksport


Munich - Cedera lutut yang dialami Franck Ribery ternyata lebih parah dari perkiraan awal. Gelandang Bayern Munich itu pun diperkirakan harus absen hingga pertengahan Februari mendatang.

Ribery mendapatkan cedera tersebut dalam laga melawan Wolfsburg, 15 Januari lalu. Oleh tim dokter, pemain 27 tahun dinyatakan bisa pulih dalam waktu dua pekan.

Namun kabar terakhir menyebutkan pemain timnas Prancis itu masih mengeluhkan sakit di lutut kirinya dan harus dirawat lagi. Dokter tim Bayern, Hans-Wilhelm Mueller, pun meminta Ribery untuk beristirahat total selama lima hari sebelum diizinkan kembali berlatih.

Dengan kondisi ini, Ribery diprediksi paling cepat baru bisa main lagi pada 19 Februari mendatang, saat Bayern menghadapi Mainz dalam lanjutan Bundesliga. Dia juga hampir pasti absen saat Prancis berujicoba dengan Brasil di Paris, 9 Februari nanti. Demikian diwartakan Bild.

Musim ini Ribery memang belum bisa mencapai level kebugaran terbaiknya. Di awal musim, dia harus sudah menepi selama dua bulan akibat cedera engkel.

( roz / krs )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Tutup

  Share to Facebook:

You are redirected to Facebook

  Share via Email:

Share via Email


loadingSending your message

Message has successfully sent


Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.

Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi Yuyi di yuyi@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.522).

Full Feed Generated by GetFullRSS.com, sponsored by USA Best Price.

Klub Inggris Dikait-kaitkan dengan Van der Wiel

Posted: 27 Jan 2011 11:00 AM PST

Jumat, 28/01/2011 02:00 WIB

Klub Inggris Dikait-kaitkan dengan Van der Wiel
Rossi Finza Noor - detiksport


Amsterdam - Gregory van der Wiel dikabarkan sudah tak betah lagi bermain untuk Ajax dan ingin pindah klub. Di Inggris sana, beberapa klub besar muncul sebagai klub yang mungkin akan dituju van der Wiel.

Kemungkinan hengkangnya bek kanan berusia 22 tahun itu diungkapkan oleh sang agen yang bernama Hakim Slimani. Ia menyebut, andai ada tawaran dari klub lain datang, van der Wiel layak untuk mempertimbangkannya.

"Segala sesuatu bisa terjadi saat ini. Saya pikir, jika salah satu klub yang meminatinya datang, dia harus memikirkannya,' ujar Slimani di Sky Sports.

"Yang paling penting adalah Ajax harus membuat keputusan mengenai hal tersebut," lanjutnya.

Oleh Sky Sports sendiri, Liverpool, Manchester United dan Arsenal disebut-sebut mungkin meminati jebolan Piala Dunia 2010 ini.

Namun Liverpool kini tengah berada dalam pengejaran untuk sesama pemain Ajax lainnya, Luis Suarez. Sedangkan belum ada tanda-tanda United dan Arsenal bergerak untuk mendatangkan pemain ini.

( roz / krs )

MMS eksklusif dari Old Trafford, Mau?? ketik Reg REDVIEW kirim ke 333 (khusus pelanggan tri) www.tri.co.id/MU

Dapatkan info Bola harian dari HP-mu. ketik REG DB kirim ke 3845. cuma Rp.2000/minggu (khusus pelanggan Telkomsel)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Tutup

  Share to Facebook:

You are redirected to Facebook

  Share via Email:

Share via Email


loadingSending your message

Message has successfully sent


Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.

Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi Yuyi di yuyi@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.522).

Full Feed Generated by GetFullRSS.com, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS