NST Online: Sports

sumber :-

NST Online: Sports


Football: Lookout Indonesia! Here comes Safee

Posted: 07 Feb 2011 04:35 PM PST

2011/02/08
Ajitpal Singh
ajitpalsingh@nst.com.my


 Safee Sali poses with   the Pelita Jaya club jersey at the FAS head office in Kelana Jaya yesterday. — Picture by Osman Adnan

Safee Sali poses with the Pelita Jaya club jersey at the FAS head office in Kelana Jaya yesterday. — Picture by Osman Adnan

SAFEE Sali has agreed to a one year contract with Indonesian Super League (ISL) side Pelita Jaya FC for an undisclosed sum.

The striker hopes the stint will be a stepping stone for him to get recognised as a respectable footballer.

The 27-year-old, who plays his last Super League match for Selangor on Saturday, will pen his signature with his new club, based in Kerawang in Jawa, on Feb 14.


"I have been dreaming of this since 2007, the year, I earned my first national cap. I thank Selangor for giving me this chance to play abroad. I won't waste this opportunity," Safee told reporters at the FA of Selangor (FAS) head office in Kelana Jaya yesterday.

"It will be a challenging experience as the league in Indonesia is competitive. I hope to help my new club achieve greatness and at the same time, help raise my profile as a player. My dream is to play in better leagues after my stint in Indonesia."

According to the yet-be-signed deal, Safee will re-join Selangor after his contract with Pelita Jaya expires on Jan 31, 2012.


If Pelita, in any case, want to extend his contract, they will need to renegotiate with the FA of Selangor (FAS). It is learnt that Safee has been offered an attractive deal, believed to be in the region of US$10,000 (RM30,360)-a-month, which is much higher than what he's getting with Selangor.

Safee, who wears No 10 for Selangor and the national team, will also wear the same number for his new club.

"I first wore No 10 when I was with the Sarawak team. The team manager felt I should wear No 10 as I reminded him of Mokhtar Dahari.


"Ever since then I've been wearing No 10 and, somehow, it has made me a better player. I hope it will also bring me luck in Indonesia," added Safee, who made his debut in the M-League with Kuala Lumpur.

The striker is aware that he will be a marked man, from both the fans and rival teams, after his exploits in the AFC Cup where he helped the national team lift the trophy for the first time.

"I will need to keep a low profile in Indonesia as the fans and media are passionate about their football. But I am confident I will be well taken care of by my club," said Safee, who has won everything except the Malaysia Cup in the M-League.

He also stressed that his commitment to the national team will continue. "I have discussed this with national coach K. Rajagobal and he has also given his blessing. We do not have many international assignments except for the World Cup Qualifiers. I will definitely be available," he said.

On his expectations in Indonesia, Safee hopes to help Pelita Jaya make impact in ISL's second round which starts early next month.

"Pelita wanted me because they do not have a goal-poacher in their squad. I hope to contribute significantly to help them achieve something in the second round," he said.

Safee's deal with Pelita was negotiated by FAS and according to its secretary general Datuk Hamidin Amin, three other Selangor players had also received offers from Indonesian clubs.

"We rejected other offers as we had already released Safee. However, I informed these clubs to make another offer after the M-League season ends in October," said Hamidin, adding that the other offers were also for players, who donned national colours in the AFC Cup.

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Squash: Azlan strikes paydirt

Posted: 07 Feb 2011 04:33 PM PST

2011/02/08
Devinder Singh
devinder@nst.com.my


Azlan Iskandar is edging closer to his dream of cracking into the top 10 in the world.

Azlan Iskandar is edging closer to his dream of cracking into the top 10 in the world.

AZLAN Iskandar claimed his first PSA Tour title of the season when he beat Egypt's Hisham Ashour in the Bluenose Classic final in Halifax, Nova Scotia on Sunday.

The second-seeded Azlan edged closer to the world's top 10 after his 11-8, 8-11, 11-9, 11-7 win over Ashour in only his second tournament of the year.

World No 13 Azlan and Ashour traded the first two games before the Malaysian nicked ahead in the decisive third game after the Egyptian conceded a stroke on the second game ball.


The fourth game was evenly balanced until 7-7 when three tins by Ashour handed Azlan his fifth win over the World No 17 in six meetings.

After winning the Irish Open and Malaysian Open on the PSA Tour, the Asian Games gold medal and reaching the Commonwealth Games semi-finals, Azlan's hunger for success has not diminished.

"Obviously, winning something after the Asian Games is big to me," said Azlan in an e-mail to Timesport yesterday.


"It shows that I'm not content with that result and I still have my targets for 2011.

"I'm definitely getting closer to the top 10. I not only need a good string of results but also decent draws as I'm not in favour of the new ranking system in tournaments.

"Beating Hisham now is pretty good as he's been playing really well of late and has had good wins over a few big players on the tour and has shot up the rankings from 27 to 16 this month."


Azlan had plenty of support from back home and credited the messages of support for keeping his spirits high.

"I'd like to thank a few people for supporting me from home this week by text messages and phone calls and all Malaysians who have been supporting me via Twitter.

"I'd like to dedicate this win to the Armed Forces, who I have just joined, and to show that the Malaysian army is something worth enrolling in."

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

KOMPAS.com - Olahraga

sumber :-

KOMPAS.com - Olahraga


Janda Parker Ini Bermesraan dengan Cruz

Posted: 08 Feb 2011 03:05 PM PST

Janda Parker Ini Bermesraan dengan Cruz

Penulis: Aloysius Gonsaga AE | Editor: Aloysius Gonsaga Angi Ebo

Selasa, 8 Februari 2011 | 23:05 WIB

Foto:

KOMPAS.com - Terlalu dini mengatakan bahwa hubungan Eva Longoria dengan si brondong Eduardo Cruz, sudah sangat serius, karena hubungan mereka baru berjalan sekitar tiga bulan. Tetapi, kenyataan yang terjadi sudah menjurus ke sana (serius), karena janda pebasket NBA Tony Parker tersebut sudah berani tampil mesra dengan bintang pop Spanyol, yang juga adik artis Penelope Cruz itu.

Ya, Longoria dan kekasih barunya tersebut, berciuman dengan mesra pada Sabtu, akhir pekan kemarin. Wanita berusia 35 tahun dan pria berumur 25 tahun tersebut tidak peduli dengan keadaan sekitarnya, ketika mereka berada di Utopia III di Miami. Gelora asmara yang sedang berkecamuk di dalam diri mereka, membuat pasangan beda usia ini tak ragu untuk berciuman.

Pasangan ini, yang pertama kali dihubung-hubungkan pada Desember lalu, menghabiskan waktu sepanjang malam untuk berada di luar arena pesta Super Bowl, yang baru akan diselenggarakan pada Minggu oleh rekan artis mereka, Loren Ridinger. Demikian laporan Daily Mail.

Longoria membagi foto liburan kecilnya tersebut lewat Twitter. Meskipun demikian, tak ada satu pun foto diri Cruz. Namun, paparazzi berhasil menangkap gambar bintang "Desperate Housewives" itu mencium Cruz.

Longoria saat ini sudah berstatus janda, setelah proses perceraiannya dengan Parker baru selesai pada 28 Januari lalu. Mungkin karena itulah, wanita cantik dan seksi tersebut baru berani mengumbar kemesraan dengan Cruz, meskipun hubungan mereka sudah tercium sejak akhir tahun lalu.

Kirim Komentar Anda

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Heidfeld, Liuzzi, dan Senna Bersaing

Posted: 08 Feb 2011 02:10 PM PST

Pengganti Robert Kubica

Heidfeld, Liuzzi, dan Senna Bersaing

Penulis: Aloysius Gonsaga AE | Editor: Aloysius Gonsaga Angi Ebo

Selasa, 8 Februari 2011 | 22:10 WIB

KOMPAS.com — Cedera yang menimpa Robert Kubica memberikan peluang kepada tiga pebalap cadangan Renault untuk menjadi pengganti. Bruno Senna, Vitantonio Liuzzi, dan Nick Heidfeld sedang bersaing menarik perhatian Renault agar mereka bisa mengisi satu kursi kosong di R31 yang untuk sementara ditinggal Kubica.

Demikian yang dikatakan bos tim, Eric Boullier. Menurutnya, kesempatan tersebut terbuka bagi mereka (3 pebalap), jika bisa membuktikan kemampuannya pada tes resmi kedua Formula 1 (F1) 2011 di Jerez, pekan ini.

Sebenarnya, Senna berada di urutan pertama daftar cadangan untuk menjadi pebalap pengganti. Hanya saja, faktor pengalaman bisa menjegalnya sehingga Renault mencari solusi lain berupa "seleksi" tersebut.

"Pengemudi pertama akan menjadi test driver pertama kami," ujar Boullier dalam jumpa pers di Rumah Sakit Santa Corona, Selasa (8/2/2011), seperti dikutip IVG.it. "Pada saat bersamaan, kami akan mencari pengganti Kubica. Nama-nama yang dipertimbangkan adalah Senna, Liuzzi, dan Heidfeld.

"Tim ini dekat dengan Robert, kami menunggunya dengan tangan terbuka dan kami berharap dia bisa kembali sebelum akhir musim. Itu adalah pilihan Robert. Dia ingin ikut reli dan harus dibayar dengan kondisi ini. Sekarang kami hanya menunggu untuk mengetahui waktu pemulihan pebalap kami."

Seperti yang sudah diberitakan, Kubica cedera cukup parah akibat kecelakaan saat ikut reli di Italia pada akhir pekan lalu. Pebalap Polandia ini mengalami cedera patah tulang lengan, tangan, dan kaki sehingga harus menjalani operasi. Akibatnya, dia hampir dipastikan absen pada seri pembuka F1 2011 yang bergulir pada Maret mendatang.

Saat sedang tergolek akibat cedera tersebut, Kubica mendapat kunjungan dari rekan setimnya, Vitaly Petrov. Ini membuat semangat Kubica tetap tinggi dan hal tersebut diharapkan bisa membantu proses penyembuhannya.

"Kami bersama Robert selama sekitar 15 menit. Kami bercanda dan kami menemuinya dalam keadaan baik. Tentu saja dia ingin segera mengetahui program tim untuk musim ini," ucapnya.

Kirim Komentar Anda

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Sindikasi sport.okezone.com

sumber :-

Sindikasi sport.okezone.com


Stoner Tetap Terpukau Performa RC212V

Posted: 08 Feb 2011 03:06 AM PST

SEPANG – Pembalap anyar Repsol Honda Casey Stoner sudah melakukan beberapa sesi tes uji coba dengan motor barunya RC212V. Tapi, Stoner mengaku masih saja terkejut dengan performa motornya setiap kali melibas lintasan.

 
Rider asal Australia ini mengakui banyaknya perbedaan dari Ducati Desmosedici yang ditungganginya musim lalu, dengan RC212V yang akan menjadi andalannya di musim ini.
 
"Sangat berbeda, benar-benar berbeda. Saya tetap heran ketika mengendarai motor ini. Setiap lap catatan waktu selalu berubah. Dan saat saya tengah berpikir di atas motor, tiba-tiba saya sudah berada di atas garis finis," jelas Stoner sambil tersenyum.
 
"Memang saya masih harus membiasakan diri dan mencari tahu di mana poin terbaik dari semua sudut. Ini karena karakter motor memang sangat berbeda. Tapi, perlahan dan pasti sekarang sudah semakin nyaman," lanjut Stoner seperti dilansir crash, Selasa (8/2/2011).
 
Bersama Ducati yang dibelanya sejak 2007 hingga 2010, Stoner menang di 23 seri pada MotoGP era 800cc. Stoner menjadi juara dunia pada musim 2007 dan tetap menjadi rider papan atas di tiga musim selanjutnya. Untuk musim ini, Stoner masih menjadi unggulan bersama tim Repsol Honda.
 
"Saya punya keyakinan besar dengan motor ini. Ducati memang bukan motor lambat. Saya sudah memenangkan banyak dalam empat tahun terakhir. Ducati juga memiliki karakteristik baik. Biasanya dengan Ducati, saya berjuang untuk menutup di beberapa sudut panjang. Saya harus banyak mengerem agar tidak kehilangan keseimbangan," tutup Stoner.
 
Stoner sukses menjadi yang tercepat pada sesi uji coba hari pertama di tiga sesi uji coba Sepang. Pada hari terakhir, Stoner tercecer 0.054 detik di belakang pembalap Honda Gresini, Marco Simoncelli.
(zwr)
Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

GP Australia Tetap Digelar Sore

Posted: 08 Feb 2011 02:20 AM PST

MELBOURNE – Kendati mendapat kritikan dari beberapa pembalap Formula One di musim lalu, GP Australia tetap digelar pada pukul 17.00, waktu setempat.

Musim lalu, beberapa pembalap mengeluhkan tentang kelayakan balapan F1 di GP Australia. Masalah penerangan menjadi sorotan utama para pembalap yang mengeluh kondisi lintasan terlalu gelap.

 
"Masalah akan muncul pada lap akhir. Kondisi lintasan terlalu gelap dan cukup berbahaya. Saya memahami FIA telah mengukur intensitas cahaya, mungkin akan dimaksimalkan di musim ini," jelas Michael Schumacher seperti autosports, Selasa (8/2/2011).
 
"Tapi, setidaknya terlihat beberapa panduan di lintasan. Kini, seperti apa kondisi cahaya di sana saya tidak tahu pasti," lanjut pembalap Mercedes GP Petronas ini.
 
Keluhan para pembalap ini tidak disambut baik oleh bos GP Australia Ron Walker. Dia bersikeras bahwa kondisi penerangan tidak berbahaya buat para driver. FIA sendiri sepakat dengan Walker dan tidak meminta Australia untuk menambah intensitas cahaya.
 
Selain Australia, GP Malaysia akan digelar sore hari pada pukul 16.00 waktu setempat. Sementara buat GP India belum diputuskan pukul berapa balapan akan digelar.
(zwr)
Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Harian Metro: Arena

sumber :-

Harian Metro: Arena


Impian Safee makbul

Posted: 07 Feb 2011 09:48 AM PST

TIDAK pernah terlintas rasa terkilan di hati walaupun impian untuk beraksi di luar negara hanya tiba ketika usia sudah menjejak 27 tahun. Mungkin bagi sesetengah pihak, dalam usia sebegitu, lebih baik bermain di tempat sendiri kerana setakat mana sangatlah kudrat mampu diperah.

Tetapi itulah dia Mohd Safee Sali - penyerang yang terkenal mempunyai tekad dan semangat yang cukup kuat walaupun keluarganya sendiri tidak sepenuh hati melepaskannya merantau ke Pelita Jaya FC - sebuah kelab berpangkalan di Karawang, Jawa Barat dan mendapat jolokan The Young Guns.


"Memang keluarga berat untuk melepaskan saya pergi bermain di Indonesia tetapi saya mahu mencuba dan mencari pengalaman beraksi di tempat orang. Lagipun, sebagai pemain bola sepak, ini adalah impian saya sejak dulu. Saya mahu merasai sendiri keseronokan bermain di liga yang lebih baik.

"Memang sudah lama saya memasang impian untuk keluar tetapi apakan daya, baru kini berpeluang. Walaupun sudah berusia 27 tahun tetapi keinginan untuk bermain di tempat lain tidak pernah padam. Saya bersyukur kerana apa yang diimpikan, datang juga akhirnya," kata Safee.


Pertemuan dengan Safee semalam setidak-tidaknya menunjukkan betapa dia jujur pada diri sendiri dan sedar atau tidak, Safee sebenarnya memiliki satu kelebihan yang jarang ada pada pemain bola sepak kita - berani merantau untuk mempertaruhkan bakat walaupun sedar bintangnya belum tentu cerah di Indonesia.


Penyerang Selangor yang dinobatkan sebagai penjaring terbanyak Kejohanan Piala Suzuki AFF baru-baru ini turut mengakui liga bola sepak Indonesia jauh lebih baik berbanding Liga-M dan sebagai pemain bola sepak, apa lagi yang diimpikan selain memperaga bakat dan kebolehan di tempat orang.

Safee akan berlepas ke Indonesia pada Isnin ini dan aksi terakhirnya ialah menentang Kuala Lumpur di Stadium Shah Alam, Sabtu ini. Majikannya, Persatuan Bola Sepak Selangor (FAS) dijangka mengabadikan perlawanan itu buat penyerang kesayangan mereka dengan menyerahkan tanggungjawab selaku kapten kepada Safee pada perlawanan itu.


Menyedari usianya yang dianggap sudah terlewat, Safee pantas menyarankan kepada pemain muda di Liga-M supaya lebih berani untuk keluar menimba pengalaman beraksi dengan pasukan lain dan tidak hanya 'cari makan' di Malaysia saja.

"Penghijrahan seperti ini bagus untuk mengembangkan karier. Sampai bila kita nak maju kalau asyik di tempat sendiri saja. Peluang menimba pengalaman seperti ini harus dimanafaatkan oleh semua pemain bola sepak kita," katanya.

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

'Saya hilang rakan'

Posted: 07 Feb 2011 09:47 AM PST

"SECARA peribadi, saya hilang seorang rakan dan saya pasti semua pemain Selangor akan terasa ketiadaannya selepas ini. Sesungguhnya kami kehilangan seorang penyerang berbakat dan sukar untuk dicari ganti. Apapun, saya doakan supaya dia berjaya menjalani kehidupan baru di Indonesia," kata kapten Selangor, Mohd Amri Yahyah.

Semalam, pejabat Persatuan Bola Sepak Selangor (FAS) di Kelana Jaya diserbu puluhan wartawan termasuk wartawan Indonesia - satu senario yang agak sukar untuk dilihat hatta sidang akhbar membabitkan pasukan skuad kebangsaan sekalipun.


Semuanya datang untuk mendengar dan mendapat kepastian mengenai hala tuju Mohd Safee Sali dan secara sahnya, FAS mengumumkan penyerang itu bakal berpindah ke Pelita Jaya FC, sebuah kelab berpangkalan di Karawang, Jawa Barat.

Aksi menentang Kuala Lumpur pada saingan Liga Super, 12 Februari ini adalah perlawanan terakhir Safee bersama Selangor kerana dua hari selepas itu, penyerang berusia 27 tahun itu akan berlepas ke Indonesia dan dia bakal membuat penampilan pertama bersama kelab itu selewat-lewatnya Mac ini.


Amri sedar ketiadaan Safee bakal mengundang sedikit masalah kepada jentera serangan Selangor tetapi dia faham dan akur dengan keputusan diambil rakannya itu.


"Memang terjejas. Saya tidak boleh nafikan jentera serangan Selangor sedikit terjejas dengan ketiadaan Safee tetapi saya yakin jurulatih (K Devan) mempunyai perancangan tersendiri untuk menampung ketiadaan Safee. Saya gembira bagi pihaknya dan kami menghormati keputusannya untuk berpindah," kata Amri.

Devan juga berkongsi rasa yang sama dengan Amri dan mengakui Safee pergi di saat Selangor mula bangkit selepas tewas di tangan Kelantan pada perlawanan Piala Sumbangsih dan pemergiannya pasti meninggalkan kesan terhadap kelancaran jentera serangan skuad Gergasi Merah itu.


"Kami mempunyai beberapa penyerang seperti Amri, Fadli Shaari, Amirulhadi Zainal, Sritharan dan Rudie Ramli. Saya terpaksa memikirkan gandingan mana yang terbaik untuk menggantikan tempat Safee. Sedikit sebanyak, pemergian Safee bakal menjejaskan rentak tetapi kami mempunyai pemain yang boleh diharapkan untuk menggantikan tempatnya.

"Saya akan menggilirkan penyerang yang ada demi memperoleh gandingan terbaik dan proses itu terpaksa bermula serta merta. Secara tidak langsung, ini peluang terbaik semua pemain untuk membuktikan kemampuan," kata Devan.

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Republika Online

sumber :-

Republika Online


Ada Jenderal Bintang Empat, Tim Verifikasi Tidak Tertekan

Posted: 08 Feb 2011 01:18 AM PST

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA - Tim verifikasi pencalonan anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI periode 2011-2015 sudah bekerja memverifikasi berkas bakal calon ketua umum PSSI 2011-2015. Gusti Randa, juru bicara tim verifikasi, memastikan bahwa tim verifikasi akan profesional melaksanakan tugasnya dengan berlandaskan pada Statuta PSSI.

''Statuta PSSI tentunya akan menjadi pegangan kita. Semuanya kita kembalikan kepada Statuta PSSI,'' ujar Gusti Randa yang juga menjabat ketua Badan Futsal Nasional (BFN) PSSI.

Gusti Randa meminta pers dan komunitas sepakbola nasional tidak under-estimate terhadap kerja tim verifikasi. Misalnya, seperti ditulis situs PSSI, tim verifikasi akan berada di bawah tekanan karena adanya pencalonan George Toisutta yang jenderal bintang empat. George Toisutta akan bersaing dengan incumbent Nurdin Halid dan Nirwan Bakrie dalam perebutan kursi ketua umum PSSI 2011-2015.

Situs PSSI tidak menyebutkan tekanan terhadap tim verifikasi juga bisa datang dari calon lainnya seperti Nurdin Halid. Apalagi, ada orang loyal Nurdin Halid yang bercokol di tim verifikasi. Salah satunya adalah Nugraha Besoes yang menjabat sekretaris tim verifikasi.

Togar Manahan Nero juga masuk dalam tim verifikasi yang diketuai Muhamad Zein. Pada Kongres Tahunan PSSI, Togar pasang badan menghalau Persebaya Surabaya, Persema Malang dan Persibo Bojonegoro yang bersikeras ikut kongres karena masih sah sebagai anggota PSSI. "Kalian kan sudah ikut LPI (Liga Primer Indonesia). Jadi, sana ikut kongresnya Arifin Panigoro,'' kata Togar.

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Emas SEA Games untuk Adjie Massaid

Posted: 08 Feb 2011 12:50 AM PST

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA - Timnas u23 Indonesia sudah bertolak ke Hong Kong untuk menggelar laga uji coba sebelum menghadapi Turkmenistan di laga pra-Olimpiade. Selain berambisi lolos ke Olimpiade 2012, timnas u23 Indonesia bertekad meraih medali emas SEA Games 2011 untuk almarhum Adji Massaid.

Seperti dikutip situs PSSI, keberangkatan timnas ke Hong Kong semula akan dipimpin langsung oleh manajer tim Adjie Massaid. Akan tetapi, manajer flamboyan itu kini telah tiada karena mendapat serangan jantung.

Almarhum Adjie Massaid sangat intens dalam mengawal proses latihan timnas pra-Olimpiade. Skuat ini merupakan bagian dari timnas yang akan diterjunkan pada SEA Games 2011.

Adjie Massaid bertekad timnya bisa menggapai gelar juara sekaligus merebut medali emas pada SEA Games 2011. Asisten manajer timnas u23 Indonesia, Adika Nuraga Bakrie, bertekad untuk mewujudkan mimpi Adjie Massaid tersebut.

"Insya Allah saya akan berjuang keras untuk menunaikan tekad mas Adjie almarhum," ujar Andika yang akrab disapa Aga. Seluruh ofisial timnas pra-Olimpiade turut serta pada lawatan ke Hong Kong.

 

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Berita Harian: Sukan

sumber :-

Berita Harian: Sukan


Sukan SEA XXVI tak relevan

Posted: 07 Feb 2011 03:40 PM PST

Sukan

Datuk Zolkples Embong

Datuk Zolkples Embong

Tindakan tuan rumah mampu menyebabkan temasya hilang seri, prestij

TINDAKAN tuan rumah Sukan SEA XXVI yang berlumba-lumba mahu menjadi juara keseluruhan dengan menyenaraikan acara 'merapu' dan memihak kepada atlit sendiri, akan menjadikan temasya dwitahunan itu tidak lagi relevan.

Ketua Pengarah Majlis Sukan Negara (MSN), Datuk Zolkples Embong, berkata jika situasi itu berterusan, temasya yang diperkenalkan sejak 1959 itu akan hilang seri dan prestijnya sebagai acara sukan tertinggi rantau Asia Tenggara suatu hari nanti. "Kita mahu biarlah acara yang dipertandingkan konsisten dengan Sukan Asia dan Olimpik bagi memastikan temasya itu terus relevan, bukannya acara yang merapu semata-mata kerana mahu memberi kelebihan kepada tuan rumah.

"Ini bagi memastikan setiap negara ASEAN dapat menyediakan pelan jangka panjang pembangunan dan persiapan atlit yang lebih tersusun kerana Sukan SEA menjadi asas dan medium melahirkan atlit bertaraf benua atau dunia," katanya.

Zolkples berkata, pihaknya berharap Majlis Olimpik Malaysia (MOM) berani menyuarakan pandangan itu pada mesyuarat Majlis dan Jawatankuasa Eksekutif Persekutuan Sukan SEA (SGF) di Denpasar, Bali, 25 Februari ini demi menyelamatkan temasya itu.

"Kita bersetuju dengan keputusan MOM untuk tidak mengambil bahagian dalam sebahagian besar acara yang dipertandingkan di Indonesia November depan kerana sememangnya kita tidak mempunyai atlit.
"Kebanyakan acara merapu ini bersifat sementara dan belum pasti dipertandingkan pada temasya berikutnya kerana tuan rumah lain akan memutuskannya mengikut kehendak sendiri," kata Zolkples.

Indonesia yang mengelolakan temasya itu buat kali keempat, mempertandingkan 542 pingat emas daripada 44 jenis sukan - sebahagian besarnya memihak kepada atlit mereka dengan harapan mampu muncul juara keseluruhan.

Komen Anda

Terima kasih diatas penyertaan anda. Berita Harian berhak untuk tidak memaparkan sebarang komen yang menyentuh isu-isu sensitif dan yang berbentuk iklan komersil. Alamat IP anda akan direkodkan dan mungkin digunakan untuk menghalang penghantaran komen seterusnya jika melanggar peraturan yang ditetapkan.

Senarai komen

yazid

masa malaysia jd tuan rumah, ada x acara merapu dipertandingkan???

rex

boikot saje...buat ape kite nak sertai games yang hilang tarafnye...siapkan atlit kite untuk sukan lebih releven macam sukan asia...

rie ahmad

Yang penting malaysia tidak terikut kerenah tuan rumah(indonesia),apa gunanya menjadi juara jk acara yg dimenangi tiada manfaat langsung dgn pembangunan sukan dinegara kita..kita mesti bertegas pulau/boikot acara xrelevan..


Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Ancelotti tetap pertahan Torres

Posted: 07 Feb 2011 03:37 PM PST

Sukan

TORRES (kiri) bersalam dengan  Ancelotti  ketika menuju ke bangku simpanan sebaik  dikeluarkan pada minit ke-66 ketika bertemu bekas kelabnya Liverpool di Stamford Bridge, kelmarin.

TORRES (kiri) bersalam dengan Ancelotti ketika menuju ke bangku simpanan sebaik dikeluarkan pada minit ke-66 ketika bertemu bekas kelabnya Liverpool di Stamford Bridge, kelmarin.

"Fernando Torres bermain dengan baik namun dia memiliki masalah mencari ruang kerana pertahanan Liverpool begitu mengawalnya," kata pengendali Chelsea, Carlo Ancelotti sebaik melihat pembelian mahalnya gagal menampilkan sebarang aksi istimewa dan tewas kepada Liverpool, 0-1, kelmarin.

Torres, pembelian bernilai 50 juta pound (RM245.5 juta) dari Liverpool, gagal membantu kelab barunya ketika berdepan bekas rakan sepasukannya yang pulang ke Anfield dengan kepuasan maksimum dan tiga mata berharga.

"Mereka (Liverpool) menggunakan tiga pertahanan di tengah dan kami tidak mampu menyerang. Torres cuba melakukan sesuatu dan dia membuat beberapa pergerakan yang baik," kata Ancelotti lagi. Namun jurulatih warga Itali itu percaya, pembelian mahalnya itu bakal berbaloi dan memberi pulangan lumayan kerana ia adalah perlawanan pertama Torres untuk The Blues.

Penyerang kebangsaan Sepanyol itu tenggelam dan kemudian dikeluarkan pada minit ke-66 sambil langkahnya diiringi ejekan penyokong Liverpool yang menikmati saat-saat indah dapat membalas dendam terhadap bekas idola mereka - tujuh hari selepas perpindahan kontroversi ke Stamford Bridge yang memecah rekod Britain.

Selepas Torres yang gagal menunjukkan keserasian dengan Didier Drogba dikeluarkan, pemain tengah Raul Meireles memecah kebuntuan dengan jaringan tunggal kemenangan pada minit ke-69.

"Kita perlu memberinya peluang untuk mendapat rentak dan dia mampu melakukannya dengan cepat. Ini normal. Masalah bukan daripada pemain kerana mereka semua berkualiti dan saya akan cuba lakukan segala-galanya untuk menggandingkan mereka," kata Ancelotti. – Agensi


Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Utusan Online - Sukan

sumber :-

Utusan Online - Sukan


Safee sarung jersi Pelita Jaya

Posted:

Safee sarung jersi Pelita Jaya

Safee sarung jersi Pelita Jaya

Oleh MUHAMMAD DAYNE AZMIN
dayne.ghazali@utusan.com.my


Safee Sali mempamerkan jersi bakal pasukan barunya dalam Liga Super Indonesia, Pelita Jaya di Wisma FAS, Petaling Jaya, semalam. - UTUSAN/Amin Farij Hasan


PETALING JAYA - Bukan Persib Bandung, sebaliknya Pelita Jaya menjadi pilihan penyerang kebangsaan dan Selangor, Safee Sali yang akan beraksi di Liga Super Indonesia (ISL) mulai 7 Mac ini.

Apa jua kelab yang menjadi pilihan Safee, pemergian pemuda kelahiran Kajang itu ke Indonesia juga dianggap sebagai detik bersejarah kepada bola sepak tempatan kerana dia menjadi pemain pertama Malaysia beraksi di negara jiran itu.

Dengan kontrak selama setahun yang akan berakhir pada 31 Disember 2011, Safee akan berangkat ke Jakarta pada 14 Februari ini dan bakal memakai jersi bernombor 10 selaku penyerang utama kelab Pelita.

Perpindahan Safee telah diumumkan oleh Timbalan Presiden Persatuan Bola Sepak Selangor (FAS), Datuk Abdul Mokhtar Ahmad pada sidang media di pejabat FAS, Kelana Jaya, semalam.

Bagaimanapun, Abdul Mokhtar enggan mendedahkan sebarang butir-butir perpindahan termasuk yuran pembelian kontrak dan gaji yang diterima oleh Safee sepanjang mewakili Pelita.

''Saya tidak boleh dedahkan apakah syarat dan terma mengenai perpindahan Safee dari Selangor ke Pelita, cuma apa yang saya boleh katakan ia ganjaran yang lebih baik dari Selangor.

''Kami tidak menggunakan mana-mana ejen, FAS sendiri yang bertindak selaku orang tengah dalam urusan perpindahan Safee, " katanya.

Turut hadir pada sidang media itu ialah Setiausaha FAS, Datuk Hamidin Mohd.Amin, jurulatih Selangor, K. Devan dan semua pemain Liga Super Selangor.

Bagi Safee, pemilihan bermain di Pelita terletak di tangan FAS tetapi dia tidak dapat menafikan salah satu alasan Pelita menjadi pilihan adalah kerana peluang beraksi dengan kelab yang dikenali jolokan 'Pendekar Gunung Parang' itu lebih cerah berbanding jika beraksi bersama Persib.

''Saya telah menyerahkan kepada FAS untuk membuat keputusan terbaik dan ada memberitahu Datuk Hamidin Mohd.Amin (Setiausaha FAS) dan gaya permainan Pelita lebih sesuai dengan saya.

''Namun, tidak boleh dinafikan, salah satu punca saya pilih Pelita adalah pasukan ini memang ada masalah penyudah di bahagian serangan dan peluang beraksi lebih cerah. Berbanding Persib, kelab itu sudah mempunyai ramai penyerang import.

''Walaupun saya tahu Pelita berada di tangga tercorot liga selepas berakhirnya pusingan pertama, saya akan cuba sedaya upaya membantu naikkan kembali kedudukan liga Pelita.

''Saya sudah benar-benar bersedia bermain di ISL dengan keyakinan yang tinggi dan akan berusaha gigih untuk menunjukkan kualiti sepanjang bersama Pelita, " ujarnya.

Dua pemain bertaraf dunia, Mario Kempes dan Roger Milla pernah beraksi bersama Pelita Jaya pada era 90-an manakala bekas pemain import Perlis dan Negeri Sembilan, Mohd. Lamin Conteh juga menjadi salah seorang pemain Pelita selama dua musim iaitu dari 2006 ke 2007.

Berada di tangga tercorot dari 15 pasukan selepas melalui 13 perlawanan, Pelita jelas amat menagih sentuhan Safee di barisan serangan selepas hanya mampu menjaringkan 13 gol dan kelab itu telah kalah sebanyak sembilan kali.

Dalam masa sama, Datuk Hamidin Mohd. Amin berkata pada perlawanan terakhir Safee Sali bersama Selangor yang akan menentang Kuala Lumpur, 12 Februari ini, dia akan diberikan penghormatan menjadi kapten pasukan.

''Ini adalah sebagai lambang perpisahan kepada Safee yang tidak lagi beraksi bersama Selangor sehingga penghujung musim," katanya.

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Tugas Safee, Fakri gempur

Posted:

Tugas Safee, Fakri gempur

Tugas Safee, Fakri gempur

Oleh ABDUL HAFIZ AHMAD
hafiz.ahmad@utusan.com.my

KAJANG - Jentera serangan Malaysia yang dianggap sudah mantap ketika menjuarai Piala Suzuki AFF 2010, berkemungkinan besar mengalami rombakan dalam menghadapi Hong Kong pada perlawanan bola sepak persahabatan antarabangsa di Stadium Shah Alam, esok.

Gara-gara kecederaan Norshahrul Idlan Talaha, Safee Sali kali ini perlu digandingkan dengan penyerang muda, Ahmad Fakri Saarani yang terlepas tempat dalam skuad juara berkenaan serta Sukan Asia Guangzhou lalu, juga kerana tercedera.

"Kesebelasan utama yang muktamad terserah kepada jurulatih (K. Rajagobal) tetapi ketika ini Norshahrul tercedera dan ada kemungkinan Fakri yang menjadi gandingan baru saya," katanya ketika ditemui pada sesi motivasi buat peserta Raja Lawak Astro tajaan Mizi Sports Centre di Country Heights Kajang, kelmarin.

Bagaimanapun Safee tidak melihat sebarang perubahan mampu menjejaskan rentak permainan sepasukan, esok, malah amat mengalu-alukan kepulangan ramai tonggak yang terlepas Sukan Asia dan Piala Suzuki lalu termasuk bekas ketua pasukan, Aidil Zafuan Radzak.

"Kemasukan mereka kembali menambah sengat pasukan malah memberikan banyak pilihan pemain kepada jurulatih jika berlaku kejadian di luar dugaan," kata Safee yang bakal meninggalkan Selangor dan Malaysia selama semusim untuk mencuba nasib di Liga Super Indonesia, bulan depan.

Penjaga gol utama, Khairul Fahmi Che Mat juga sependapat meskipun menyedari posisinya kini turut akan cuba diintai semula oleh Farizal Marlias yang baru kembali menyertai skuad negara dan Sharbinee Allawee Ramli yang cuma beraksi satu perlawanan Piala Suzuki AFF.

Turut berkongsi pandangan sedemikian ialah bek tengah, Aidil Zafuan yang berpegang teguh kepada semangat persaingan sihat oleh setiap pemain yang dipanggil dengan matlamat masing-masing akhirnya adalah untuk menjulang dan membanggakan skuad negara.

Ketua pasukan negara, Safiq Rahim pula berjanji bahawa dia dan rakan sepasukan tidak akan sesekali memandang ringan kemampuan Hong Kong sekalipun ia sekadar satu persahabatan antarabangsa dan tidak begitu berdaya saing atau segetir menghadapi Piala Suzuki AFF.

"Sama ada persahabatan atau pertandingan, ia tiada bezanya bagi kami apabila disandarkan harapan negara kerana hanya persembahan terbaik perlu disajikan khususnya buat peminat yang sudah kembali meyakini bola sepak kita kebelakangan ini," katanya.

Sebarang keputusan dengan Hong Kong bagaimanapun masih akan mempengaruhi ranking kini Malaysia, ke-140 yang cuma naik dua tangga dari bulan lalu biarpun menjulang Piala Suzuki AFF, Disember lalu dengan mengatasi pasukan yang lebih tinggi, Indonesia dan Vietnam.

Inilah persahabatan pertama buat anak buah Rajagobal menjelang Kelayakan Piala Dunia 2014 yang dijadual berlangsung pertengahan tahun ini selain persediaan bagi pemain bawah 22 tahun ke kelayakan Olimpik 2012 menentang Pakistan pada 23 Februari dan bulan depan.

Sementara itu, sesi motivasi kelmarin menyaksikan mereka berempat turut berkongsi pengalaman dengan peserta Raja Lawak terutama mengenai bagaimana untuk menangani situasi tertekan, gemuruh, berdepan dengan ramai penonton dan keberanian untuk menampilkan persembahan terbaik.

Cenderamata penaja turut dihadiahkan kepada peserta Raja Lawak yang meneka tepat soalan kuiz Piala Suzuki AFF seperti Balas, Najmi, Epy, R2, Pukaw, Lucky di samping sketsa lawak oleh Man yang membuatkan pemain negara tidak kering gusi menonton telatahnya yang meniru aksi pengacara Casa Impian dan Deko Bersama Eric Leong.

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

The Malaysian Insider :: Sports

sumber :-

The Malaysian Insider :: Sports


Lakers grind out win over Grizzlies

Posted: 07 Feb 2011 08:23 PM PST

Memphis Grizzlies' Tony Allen (centre left) battles Los Angeles Lakers' Ron Artest (15) for a loose ball as Zach Randolph (left), Pau Gasol (2nd left) of Spain, Lamar Odon and Marc Gasol (33) of Spain look on during the second half of NBA basketball action in Memphis, Tennessee February 7, 2011. — Reuters pic

MEMPHIS, Feb 8 — The Los Angeles Lakers survived an off night and avoided a third straight loss to the Memphis Grizzlies with a 93-84 victory yesterday that extended their unbeaten start to a seven-game road trip.

Kobe Bryant scored 19 points despite making just 6 of 17 shots, and Lamar Odom finished with 15 points and 11 rebounds to give the two-times NBA defending champion Lakers (36-16) two straight wins to start their extended trip away from home.

Sam Young had a team-high 22 points for the Grizzlies (27-26), who had beaten Los Angeles in two consecutive meetings this season but fell to their second straight loss overall.

Out of sync for much of the night, the Lakers held a slim 78-76 lead midway through the fourth quarter before going on an 11-0 run that sealed the win. — Reuters  

 

 

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Brazil’s clubs look to Argentines for inspiration

Posted: 07 Feb 2011 07:43 PM PST

Alessandro of Brazil's Corinthians challenges for the ball against Gustavo Bolivar of Colombia's Deportes Tolima during their Copa Libertadores match in Ibague February 2, 2011. — Reuters pic

BUENOS AIRES, Feb 8 —Brazil's Libertadores Cup hopes hang this year on a trio of Argentines making waves in the Brazilian championship and across the continent.

Argentina midfielder Andres D'Alessandro's influence in Internacional's second victory last year in the region's elite club competition earned him the vote as South America's Player of the Year.

Fluminense, finalists in 2008, won the Brazilian championship in December with Dario Conca dictating their game and earning Brazil's Player of the Year award.

The third of this trio of slightly-built, in a Lionel Messi mould, but hugely talented playmakers, Walter Montillo helped twice winners Cruzeiro qualify among six Brazilian teams.

Brazil's number was reduced by one last week when Ronaldo's Corinthians were upset by Colombia's Deportes Tolima in the preliminary round but one of the other five are favourites to win the trophy.

This could be down to having an Argentine playmaker, a remarkable fact in Brazil, although leading TV and radio commentator Luis Mendes has a logical explanation.

"We Brazilians have a tendency to copy the Europeans. The Argentines stick more strongly to their (footballing) culture, so they don't pass over those skilled players like Conca, D'Alessandro and Montillo," Mendes said.

"Brazilian clubs are not concerned about producing number 10s because they lean towards supplying the European market," he told Reuters.

"And there (in Europe) that number 10 type (of player) is not appreciated. In Europe you have the fast attacker out wide and a target man in the middle and midfielders who are strong, run all over the pitch, know how to mark and can join the attack.

IMPORTED PLAYMAKERS

"So, Brazilian teams are getting their number 10s in neighbouring countries, but Brazil will come around to producing our own again," he said.

"We already have some. (Paulo Henrique) Ganso of Santos is that type of player. He mixes a good feeling for building moves with a good pass."

The 21-year-old Ganso won his first Brazil cap in August but has since had surgery on damaged knee ligaments.

Santos, South American champions twice in the early 1960s in Pele's heyday, will be hoping to have Ganso fit some time in their Group Five campaign which begins on Feb. 15 with a visit to Deportivo Tachira in Venezuela.

Fluminense are the first Brazilian team in action on Wednesday when they are at home in Rio de Janeiro to 1985 winners Argentinos Juniors of Argentina in Group Three.

Inter open their defence of the trophy in Group Six away to Ecuador's Emelec at the George Capwell stadium in the Pacific port city of Guayaquil a week later on Feb. 16.

Cruzeiro's opener the same night is one of the stand-out matches of the group phase. They entertain Estudiantes in Group Seven in Belo Horizonte where the Argentine side beat them 2-1 in the 2009 final to lift their fourth crown.

Gremio, bitter city rivals to Inter in the southern Brazilian city of Porto Alegre and also looking for a third title, make their bow at home to Bolivia's Oriente Petrolero in Group Two on Feb. 17.

Record seven-times winners Independiente and Velez Sarsfield, champions in 1994, also represent Argentina. But the absence of Boca Juniors, who won four of their six titles between 2000 and 2007, and twice-winners River Plate stands out like a sore thumb. — Reuters


Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Sports

sumber :-

Sports


Rodgers powers Packers to Super Bowl victory

Posted: 06 Feb 2011 08:53 PM PST

Monday, February 7th, 2011 12:48:00

DALLAS: Aaron Rodgers completed 24-of-39 passes for 304 yards and three touchdowns to lead Green Bay to a 31-25 victory over Pittsburgh this morning, claiming the Packers' first Super Bowl title in 14 years.

Slash Fergie

ROCKIN' IN DALLAS: Fergie (left) of the Black Eyed Peas performs with guitarist Slash during the Super Bowl Halftime Show

Quarterback Rodgers, playing in his maiden Super Bowl, helped secure the victory with a eight-yard touchdown pass to receiver Greg Jennings with just under 12 minutes left in the fourth quarter.

The drive started with a Steelers' fumble on the first play of the final quarter as Green Bay was able to convert three Pittsburgh turnovers into touchdowns at Cowboys Stadium. Rodgers, who was named the MVP of Super Bowl 45, connected with Jennings to make it 28-17.

Jennings finished with four catches for 64 yards and two touchdowns while teammate Jordy Nelson had a game-high 140 yards receiving for the Packers who captured their fourth Super Bowl title and first since Super Bowl 32 when they beat the New England Patriots 35-21.

Kicker Mason Crosby put the finishing touches on the win for Green Bay with a 23-yard field goal with 2:07 remaining in the fourth quarter.

The crowd seemed to be split down the middle and as soon as a "Go Pack Go" chant would start up it would be drowned out by a "Go Steelers Go" and vice versa.

This morning's game marks the first Super Bowl meeting between two of the NFL's most stories franchises the Steelers and Packers, who now have 15 appearances in the showpiece between them.

A who's who of the American celebrity circles were also on hand for the game, including actor Michael Douglas and his wife Catherine Zeta Jones, singer Kid Rock and New York Yankees baseball star Alex Rodriguez.

The game was expected to be the most watched event in US television history.

Even US President Barack Obama got into the spirit by hosting lavish Super Bowl party for about a 100 VIPs and dignitaries at the White House.

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Sara's magic touch

Posted: 06 Feb 2011 08:50 PM PST

Monday, February 7th, 2011 12:48:00

KUALA LUMPUR: Sara Yasmin Talib's work revolves around the opposite sex. She is a physiotherapist with the national Under-17 and Under-15 football teams.

Sara Yasmin Talib

Sara Yasmin Talib

Sara, on the payroll of the FA of Malaysia, started with the Harimau Muda team and travelled to Uzbekistan with them in 2008. Since then, she has been to Australia, Singapore, Uzbekistan and China.

A Sports Science graduate, Sara, the only child in the family, is the only female physio in Malaysian football. She is enjoying every moment, whether on the field or in the rehab rooms. Rain or shine, she is on the training ground monitoring her charges.

"No occupational hazards so far. Of course I was a bit shy at first and so were some of the players. As time progressed we became good friends and there is now mutual respect," said Sara, 24.

"I'm always at the training ground or matches to ensure players receive immediate medical attention."

Her greatest satisfaction always is to see the players back to their full potential on the field because "I know I've done my job".

The irony is football is not her favourite sport. She spends her leisure hours on rock-climbing.

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

ANTARA - Olahraga

sumber :-

ANTARA - Olahraga


Kim Jeffrey Dan Timo "Brand Ambassador" League

Posted: 07 Feb 2011 11:14 AM PST

Berita Terkait

Video Terkait

Jakarta (ANTARA News) - Pemain naturalisasi Kim Jeffrey Kurniawan dan pelatih Persema Malang Timo Scheunemann menjadi "Brand Ambassador" produk League 2011 untuk kategori olahraga sepak bola.

Pemain naturalisasi berdarah Indonesia-Jerman itu saat ini bermain di Liga Premier Indonesia (LPI) di bawah asuhan Timo Scheunemann yaitu pelatih asal Jerman.

Pada acara perkenalan dua "brand ambassador" produk League di Jakarta, Senin, Chief Operations Officer PT Berca Sportindo Hartono Wijaya mengatakan bahwa penunjukkan dua insan sepak bola Kim dan Timo itu sebagai wakil produk League cukup tepat karena mewakili produk lokal berstandar internasional seperti keberadaan kedua insan olahraga itu.

"Pemilihan Kim dan Timo saya rasa cukup tepat karena telah mewakili produk-produk League yaitu sepatu olahraga yang memilki standar internasional meskipun pembuatannya dilakukan di Indonesia," kata Hartono Wijaya.

Sementara itu Kim Jeffrey Kurniawan mengatakan cukup senang bisa menjadi wakil dari produk sepatu League, dan pengukuhan dirinya sebagai brand ambassador diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk menyenangi olahraga terutama sepak bola.

"Saya senang dijadikan wakil dari produk ini, saya berharap saya bisa menjadi perangsang bagi masyarakat umum untuk bisa menyenangi olahraga, dan juga dengan memperkenalkan sepatu sepak bola produk League ini masyarakat akan lebih lagi menyukai sepakbola," kata pemain kelahiran Muhlacker, Jerman 23 Maret 1990 itu.(A020/I015/K004)

Editor: B Kunto Wibisono
COPYRIGHT © 2011

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Llodra Kalahkan Davydenko di Rotterdam

Posted: 07 Feb 2011 09:38 AM PST

Rotterdam, Belanda (ANTARA News/AFP) - Juara turnamen Rotterdam Terbuka 2008 Michael Llodra dari Prancis memenangi pertandingan babak pertama, Senin, dengan membuat petenis Rusia Nikolay Davydenko tersingkir di babak pertama untuk keduakalinya secara beruntun.

Llodra, yang memenangi gelar di stadion Ahoy pada 2008 atas petenis Swedia Robin Soderling - dua kali menjadi finalis Roland Garros dan unggulan teratas turnamen saat ini, mengalahkan Davydenko 6-3, 7-6 (7/4).

Petenis Rusia peringkat 34, yang mengalahkan Llodra empat kali dalam empat pertemuan sebelumnya, tersingkir pada babak pertama Australia Terbuka setelah kalah di final Qatar oleh Roger Federer, setelah menumbangkan Rafael Nadal di semifinal.

Davydenko, yang memenangi gelar terakhirnya lebih dari setahun lalu di Doha, mencoba bangkit dari kecurian angka pada set pertama tapi tidak pernah bisa mengatasi petenis peringkat 22 Llodra, yang melepaskan belasan "ace" dalam pertandingan selama 90 menit itu.

Petenis Prancis itu akan menghadapi pemenang pertandingan antara Andrey Golubev dari Kazakhstan dan petenis kualifikasi asal Rusia Dmitry Tursunov.

Sementara itu petenis Kroasia Marin Cilic memulai upayanya meraih sukses dengan meraih kemenangan 6-2, 6-4 atas petenis Jerman Mischa Zverev.

Petenis Kroasia berusia 22 tahun itu terakhir kali mencapai semifinal pada Agustus 2010 di Washington. Dia juga gagal mempertahankan gelar yang dia menangi pada 2009 dan 2010 di Chennai, India, dan terhenti di Zagreb. (I015/Z002/K004)

Editor: B Kunto Wibisono
COPYRIGHT © 2011

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS