detikcom

sumber :-

detikcom


'Harus Optimistis Kongres PSSI Sukses'

Posted: 03 Jun 2011 10:56 AM PDT

Sabtu, 04/06/2011 00:56 WIB

'Harus Optimistis Kongres PSSI Sukses'
Doni Wahyudi - detiksport


Jakarta - Indonesia diberi satu kesempatan lagi untuk mengelar Kongres PSSI. Meski Komite Normalisasi sebelumnya dianggap gagal, Agum Gumelar dan anggota KN diharapkan lebih bijak di kongres mendatang demi terhindarnya sanksi.

"Nantinya kita berharap Pak Agum lebih bijak dalam memimpin kongres. Pak Agum tidak masalah (tetap di posisi ketua KN), tapi caranya yang salah, dia harusnya behave," ungkap Hadi Basalamah kepada wartawan.

Indonesia ditenggat FIFA hingga 30 Juni 2011 untuk kembali menggelar kongres dan memilih pengurusan baru PSSI. Ini menjadi peluang terakhir Indonesia untuk bisa terhindar dari sanksi karena FIFA menegaskan akan menghukum Indonesia per tanggal 1 Juli jika kongres kembali gagal.

Indikasi kongres bakal kembali gagal sesungguhnya sudah terlihat jelas sejak sekarang ini. Pasangan Georgte Toisutta dan Arifi Panigoro menyatakan akan tetap maju, sementara Agum dan KN akan terus menolak merasa dapat mandat langsung dari FIFA yang melarang keempat nama.

Meski begitu, Hadi optimistis kalau kongres tak akan kembali deadlock serta ada keputusan yang bisa diterima bersama.

"Harus optimistis dong kalau kongres akan sukses berjalan dan tuntas. Cuma orang-orang yang ingin Indonesia kena sanksi yang berpikir soal deadlock dan kegagalan di kongres. Saya harap bukan orangnya (yang diganti), tapi kebijakannya," tuntas Hadi.

( din / roz )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Tutup

  Share to Facebook:

You are redirected to Facebook

  Share via Email:

Share via Email


loadingSending your message

Message has successfully sent


Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.

Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
  • Yuyi di yuyi[at]detik.com, telepon 021-7941177 (ext.522) atau,
  • Rafika di rafika[at]detik.com, telepon 021-7941177 (ext.506).
Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

GRSNI: Ganti KN? Itu Hak FIFA

Posted: 03 Jun 2011 10:39 AM PDT

Sabtu, 04/06/2011 00:39 WIB

GRSNI: Ganti KN? Itu Hak FIFA
Doni Wahyudi - detiksport


Jakarta - Komite Normalisasi di bawah Agum Gumelar dapat banyak kritik terkait kegagalan Kongres PSSI. Saat ditanya soal wacana penggantian ketua dan anggota KN, Gerakan Reformasi Sepakbola Indonesia (GRSNI) menyerahkan sepenuhnya pada FIFA.

"KN itu hak preogratif FIFA, kita tidak bisa intervensi. Namun kewajiban moral yang muncul adalah menceritakan apa adanya (yang terjadi di Kongres 20 Mei). Dan juga menyampaikan keinginan insan sepakbola yang ada di Indonesia," ungkap Hadi Basalamah kepada wartawan di Jakarta.

Pernyataan tersebut dilontarkan Hadi terkait wacana penggantian KN dan anggotanya menyusul kegagalan Kongres pada 20 Mei lalu. Ketika itu Agum jadi sorotan katena dia dianggap kurang bijak saat terlalu cepat memutuskan menutup kongres.

Mantan Ketua Umum PSSI itu bahkan dinilai mengambil keputusan sendiri tanpa koordinasi dengan anggota yang lain. Dari kegagalan tersebut wacana ancaman sanksi buat Indonesia, yang sempat didengungkan KN, tak terbukti. FIFA kemudian memberi tenggat waktu hingga 30 Juni buat Indonesia menggelar kongres dan memilih kepengurusan PSSI baru atau benar-benar dijatuhi hukuman.

Hadi akhir pekan kemarin mengunjungi FIFA untuk menginformasikan terkait kondisi terkini di tanah air. Kepada Sekjen FIFA, Jerome Valcke, Hadi juga menceritakan soal apa yang terjadi di arena kongres lalu. "Perlu atau tidaknya penggantian KN itu hak FIFA. Tapi kalau masih seperti tanggal 20 itu pasti tidak akan selesai. Akan berulang. Banyak terjadi pelanggaran statuta dan standard electoral code," lanjut dia.

Lebih lanjut Hadi menjelaskan kalau dalam pertemuan tersebut Valcke juga mengatakan dia akan berbicara dengan salah satu anggota Komite Eksekutif, Geoff Thompson terkait kondisi di KN dan Indonesia. Jika memungkinkan GRSNI malah akan mengundang Valcke datang langsung untuk melihat kondisi yang sebenarnya.

"Kemarin dia tak cerita apa-apa. Dia juga tidak bilang kecewa (pada KN). Dia bilang kalau kasus ini telah membuatnya pusing. Kami sudah mengundang Valcke ke (Indonesia). Tapi tak ada kofirmasi apakan sebelum atas selepas kongres. Dia datang ke sini supaya tahu kondisinya," tuntas Hadi.

( din / roz )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Tutup

  Share to Facebook:

You are redirected to Facebook

  Share via Email:

Share via Email


loadingSending your message

Message has successfully sent


Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.

Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
  • Yuyi di yuyi[at]detik.com, telepon 021-7941177 (ext.522) atau,
  • Rafika di rafika[at]detik.com, telepon 021-7941177 (ext.506).
Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 ulasan:

Catat Komen