Republika Online

sumber :-

Republika Online


Essien Terancam Tak Bisa Berkarir Lagi

Posted: 10 Jul 2011 02:23 AM PDT

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON – Pemain lini tengah Chelsea, Michael Essien, terancam tak bisa melanjutkan karirnya lagi di lapangan hijau. Spekulasi tersebut muncul pasca insiden yang menyebabkan Essien mengalami cedera parah pada Kamis (7/7) lalu.

Lutut pemain kelahiran Ghana tersebut bergeser dan diperkirakan akan menjalani masa penyembuhan yang lama. Cedera kali ini merupakan cedera serius ketiga yang dialami Essien dalam tiga tahun terakhir sejak cedera pada 2008.

Seperti dilansir dari laman The Sun, pemain berumur 28 tahun tersebut sekarang sedang was-was menunggu hasil pemindaian tulang lututnya. Ia telah menjalani pemindaian di sebuah klinik swasta di kota London pada Jumat (8/7) lalu.

Dalam waktu dekat ini Essien akan menjalani pemeriksaan lanjutan. Dalam pemeriksaan tersebut, akan dilihat seberapa parah cederanya. Jika dilihat dari cedera yang dideritanya, setidaknya dibutuhkan waktu enam bulan untuk masa pemulihan.

Namun, akan sulit memprediksikan kapan Essien bisa pulih 100 persen dan kembali bermain di lapangan hijau. "Kami akan menunggu hasil lengkapnya terlebih dahulu, baru kemudian kami bisa berkomentar," ungkap juru bicara klub menanggapi spekulasi penggantian pemain untuk Essien.

Dalam insiden yang menyebabkan Essien cedera, tak ada pemain lain yang terlibat. Dirinya mengalami cedera tersebut pada hari kedua latihan pra-musim bersama sang manajer klub, Villas Boas, di Cobham HQ.

Sebelumnya, Essien juga pernah mengalami cedera yang parah pada tahun 2008 saat bermain untuk Ghana. Akibatnya, dia baru bisa kembali bermain lagi pada bulan Maret 2009.

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Sambut Terpilihnya Djohar Arifin, Waria Gelar Pertandingan Futsal

Posted: 10 Jul 2011 01:03 AM PDT

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG - Ikatan Waria Lawang (Iwala), Kabupaten Malang, Jawa Timur, menyambut terpilihnya Djohar Arifin Hussein sebagai Ketua Umum PSSI periode 2011-2015, dengan menggelar pertandingan persahabatan futsal melawan sejumlah satpam di wilayah setempat, Ahad (10/7).

Salah satu anggota Iwala, Falencia mengatakan, terpilihnya Ketua umum PSSI baru itu, diharapkan membawa dampak positif bagi sepak bola di Tanah Air, khususnya prestasi sepak bola Indonesia.

"Pertandingan futsal ini kita gelar sebagai rasa syukur terhadap terpilihnya Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Hussein, sehingga diharapkan bisa berdampak positif pada prestasi nantinya," ucapnya.

Falencia mengaku, meski dirinya tidak terlalu paham dengan masalah yang terjadi dalam tubuh PSSI, namun terpilihnya ketua PSSI sangat membawa dampak bagi kalangan masyarakat bawah, khususnya para waria yang ada di Lawang, Kabupaten Malang.

Sebab, kemelut yang berkepanjangan dalam tubuh PSSI sebelumnya sangat meresahkan sejumlah masyarakat dan berimbas pada menurunnya prestasi sepak bola Indonesia. "Kami sangat menyambut baik terpilihnya ketua PSSI yang baru, dan Indonesia terhindar dari sanksi FIFA yang sebelumnya dikhawatirkan sejumlah kalangan," paparnya.

Sementara pertandingan futsal yang digelar di Lapangan Futsal Lagross, tim waria berhasil membekuk lawannya dari tim satpam dengan skor telak 7-3, 6 gol di antaranya dilesakan ke gawang satpam oleh terbanyak Falencia. Sedangkan dalam pertandingan yang disaksikan ratusan warga Lawang itu, juga diadakan untuk menyambut Dies Natalies Ketiga Wisata Tekstil Lagross, Kabupaten Malang.

Sementara itu, sebelumnya Djohar Arifin Hussein memenangkan pemilihan Ketua Umum PSSI 2011-2015 dalam Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di Solo, setelah mengumpulkan 61 suara yang mengalahkan Agusman Effendi dengan 38 suara dari jumlah 99 pemilih, sedangkan satu suara dinyatakan tidak sah.

Ke-100 suara tersebut berasal dari 33 Pengprov PSSI, berikut 15 klub Liga Super Indonesia (ISL), 16 tim Divisi Utama, 14 tim Divisi Satu, 12 tim Divisi Dua dan 10 tim Divisi Tiga.

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 ulasan:

Catat Komen