ANTARA - Olahraga

sumber :-

ANTARA - Olahraga


Polandia dihantam masalah cedera pemain

Posted: 13 Jun 2012 01:15 PM PDT

Kiper Polandia Przemyslaw Tyton melihat bola sebelah Sebastian Boenisch dan pemain Rusia Aleksandr Kerzhakov (kanan) pertandingan sepakbola Grup A Piala Eropa di Stadion Nasional Warsawa, Selasa (12/6). (REUTERS/Pascal Lauener)

Berita Terkait

Warsawa (ANTARA News) - Pemain bertahan Polandia, Damien Perquis, dan gelandang, Eugen Polanski, diragukan dapat bermain pada pertandingan yang harus mereka menangi saat melawan Republik Ceko di Piala Eropa 2012, setelah keduanya menderita cedera saat Polandia bermain imbang 1-1 dengan pemuncak klasemen Grup A, Rusia.

"Perquis mendapat sobekan yang dalam di tulang keringnya. Polanski menderita memar pada lututnya, dan Dudka menderita ketegangan otot perut," demikian disampaikan direktur media dan mantan pemain internasional, Tomasz Rzasa, kepada kantor berita Polandia, PAP.

Ketiga pemain tersebut menjalani pemeriksaan pada Rabu, dan tidak ambil bagian pada sesi latihan di markas mereka di Warsawa, yang terbuka untuk disaksikan publik.

"Dudka juga tidak ambil bagian pada latihan Kamis," kata dokter tim, Mariusz Urban, dikutip AFP, yang menyatakan bahwa cedera Dudka merupakan yang paling serius.

"Kami memantau situasinya. Kami akan menilai setiap hari apa yang dapat mereka tangani. Sulit untuk berkata lebih jauh pada saat ini."

Polandia harus mengalahkan Ceko untuk mencapai babak perempat final, di saat mereka telah mengumpulkan dua poin, sedangkan Ceko telah mendapat tiga poin setelah menang 2-1 atas Yunani, juga pada Selasa.

Cedera Perquis sepertinya disebabkan paku di sepatu pemain Rusia saat sedang bertarung memperebutkan bola. Urban menegaskan bahwa sang pemain tidak terinfeksi.

Pemain 28 tahun tersebut meninggalkan lapangan pada babak pertama melawan Rusia agar tulang keringnya yang mengalami pendarahan dapat segera ditangani, namun ia mampu kembali dan meneruskan permainan.

Terdapat kekhawatiran mengenai kebugaran Perquis bahkan sebelum turnamen ini dimulai, setelah sikunya patah saat ia bermain dengan klubnya, Sochaux, dan Urban mengatakan bahwa ia khawatir masalah tersebut akan muncul kembali serta masih ada kecemasan mengenai cedera kaki yang pernah mendera sang pemain.

Namun cedera kaki Polanski kelihatannya tidak terlalu mengkhawatirkan, meski Urban menolak untuk memberi hasil diagnosis yang lebih rinci.

Harapan Polanski untuk mencetak gol perdananya bagi Polandia gagal terwujud, ketika ia dinyatakan berada dalam posisi offside saat tembakannya masuk ke gawang Rusia di menit ke-18.

Gelandang Mainz berusia 26 tahun ini digantikan pada menit ke-85.

Sementara itu Dudka, mengisi bangku pemain cadangan pada pertandingan pembuka yang berakhir 1-1 dengan Yunani, namun ia menjadi pemain pertama saat menghadapi Rusia. Gelandang Auxerre ini digantikan pada menit ke-73.

(ANT)

Editor: Tasrief Tarmizi

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

EUFA denda Rusia

Posted: 13 Jun 2012 01:02 PM PDT

Logo UEFA. (istimewa)

Berita Terkait

Warsawa (ANTARA News) - UEFA pada Rabu mendenda Rusia sebesar 120.000 euro, setelah pendukung mereka menyalakan dan melemparkan kembang api pada pertandingan Piala Eropa 2012 negara tersebut, dan terancam kehilangan beberapa poin pada kualifikasi selanjutnya jika pendukung mereka masih berkelakuan buruk.

"Badan Disiplin dan Kontrol UEFA pada hari ini (Rabu) memutuskan untuk memberlakukan pengurangan enam poin terhadap persatuan sepak bola Rusia (RFS) di putaran kualifikasi pada Kejuaraan Sepak bola Eropa UEFA selanjutnya," demikian ditulis dalam pernyataan mereka.

"Keputusan ini ditunda untuk masa percobaan yang berlangsung sejak sekarang sampai berakhirnya play off Kejuaraan Sepak bola Eropa UEFA berikutnya (Piala Eropa 2016)."

"Persatuan Sepak bola Rusia (RFS) juga didenda sebesar 120.000 euro."

(ANT)

Editor: Tasrief Tarmizi

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 ulasan:

Catat Komen