ANTARA - Olahraga

sumber :-

ANTARA - Olahraga


Indonesia Tidak Tersisa di Semifinal All England

Posted: 11 Mar 2011 12:43 PM PST

Jakarta (ANTARA News) - Indonesia tidak menyisakan wakilnya pada semifinal All England, Sabtu, setelah dua ganda putra yang tersisa di perempat final gagal mengatasi lawan-lawan mereka.

Pasangan unggulan keempat Markis Kido/Hendra Setiawan yang tampil dalam pertandingan pembuka babak delapan besar di National Indoor Arena, Birmingham, Jumat petang waktu setempat (pukul 24.00 WIB) kalah oleh pasangan Malaysia Koo Kien Keat/Tan Boon Heong 19-21, 25-23, 11-21.

Sedangkan adik Kido, Bona Septano yang berpasangan dengan Mohammad Ahsan, menyerah kepada pasangan China Chai Biao/Guo Zhendong 18-21, 17-21.

Pasangan Kido/Hendra sempat mengembalikan peluang mereka untuk menang saat bangkit setelah tertinggal 4-11 dan memenangi game kedua 25-23 sekaligus memaksakan digelarnya game penentuan.

Namun pada game ketiga, pasangan juara Olimpiade dan Asian Games tersebut melakukan banyak kesalahan sehingga tidak mampu mengulang seperti yang terjadi pada game kedua ketika kembali tertinggal 6-11 saat interval.

Ganda putra Malaysia yang menjadi unggulan kelima itu akhirnya maju ke semifinal setelah bermain selama 49 menit.

"Tidak tahu mengapa, mainnya sedang tidak enak nih," ujar Hendra Setiawan saat ditanya penyebab permainan mereka yang banyak menghasilkan kesalahan terutama pada game penentuan.

Sementara Kido mengakui, akibat tertekan oleh permainan lawan --yang mengalahkan mereka untuk keenamkalinya dari sembilan pertemuan-- mereka menjadi banyak melakukan kesalahan sendiri.

Kekalahan dua ganda itu membuat Indonesia tidak mempunyai wakil di semifinal turnamen bergengsi dengan total hadial 350 ribu dolar AS tersebut. (ANT/K004)

Editor: B Kunto Wibisono
COPYRIGHT © 2011

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

SM Britama Hadapi CLS di Final NBL

Posted: 11 Mar 2011 09:10 AM PST

Surabaya (ANTARA News) - Satria Muda Britama Jakarta menyingkirkan musuh bebuyutannya Dell Aspac Jakarta untuk lolos ke final Liga Basket Indonesia 2011 dan akan menghadapi tuan rumah Nuvo CLS Knights Surabaya, Minggu (13/3).

Pada babak semifinal di DBL Arena Surabaya, Jumat malam, tim asuhan Fictor Gideon Roring itu menang 76-69 dalam pertandingan yang berlangsung sengit dan ketat.

Aspac yang sempat tertinggal di dua kuarter awal, mampu membalikkan keadaan dengan unggul tipis 57-55 hingga akhir kuarter ketiga.

Namun, SM Britama mampu bangkit di kuarter terakhir dengan menekan pertahanan Aspac dan menambah 21 angka, sementara Aspac hanya mampu membukukan 21 angka.

"Point guard" SM Britama, Faisal Julius Achmad, tampil impresif dengan menyumbangkan 26 angka dan tujuh "rebound", sementara Amin Prihantono dan Christiano Ronaldo Sitepu masing-masing membukukan 13 dan 11 angka.

Sedangkan dari kubu Aspac, angka tertinggi dicetak Pringgo Regowo dengan 17 poin dan delapan "rebound", ditambah Mario Gerungan yang mengoleksi 14 angka.

Dengan hasil ini, SM Britama yang musim 2010 tampil sebagai juara Liga Basket Indonesia (IBL), kembali berpeluang mempertahankan gelar juara pada kompetisi basket profesional yang kini berubah nama menjadi NBL Indonesia.

Dari tiga kali pertemuan dengan CLS Knights di babak reguler NBL musim ini, SM Britama memenangkan semua pertandingan, namun dengan skor cukup tipis.

Pertemuan pertama pada seri II di Bandung, SM Britama mengalahkan CLS 66-60, kemudian seri III di Solo kembali menang 70-64 dan seri terakhir di Jakarta juga menang 72-67.

Tuan rumah CLS Knights tidak bisa dianggap enteng, karena telah membuktikan ketangguhannya dengan menundukkan tim unggulan Pelita Jaya Esia Jakarta 68-53 di laga semifinal, Kamis (10/3). (ANT/K004)

Editor: B Kunto Wibisono
COPYRIGHT © 2011

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 ulasan:

Catat Komen