KOMPASbola

sumber :-

KOMPASbola


Benitez Ingin Melatih Klub Premier League

Posted: 04 Jun 2011 05:28 PM PDT

LIVERPOOL, KOMPAS.com — Mantan Manajer Liverpool dan Inter Milan, Rafael Benitez, menyatakan berniat kembali ke Inggris dan melatih salah satu klub Premier League di musim depan. Bahkan, saking ngebetnya di Inggris, pria berkebangsaan Spanyol ini rela menolak tawaran melatih dari klub negara lain.

Benitez menjadi penganggur sejak bulan Desember ketika dirinya dipecat Inter. Kini, ada posisi lowong di beberapa klub yang bisa ia duduki untuk mewujudkan ambisinya bertahan di Premier League. Saat ini Chelsea, Aston Villa, dan Fulham tengah mencari manajer baru setelah ditinggal bos yang lama.

"Saya ingin tinggal di Inggris. Saya tidak akan menyebut nama klub, tapi jelas tidak ada banyak pilihan untuk saya. Sesuatu bisa saja muncul, tapi jika tidak maka saya akan bersabar," kata Benitez dalam sebuah artikel di Talksport.

"Yang penting adalah memilih dengan baik. Premier League dan saya saling memiliki pemahaman yang baik dan menghormati. Saya sudah menolak tawaran dari klub-klub dari luar (Inggris), sekarang prioritas saya adalah Premier League," sambungnya.

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Berkat Young, Inggris Selamat dari Kekalahan

Posted: 04 Jun 2011 05:25 PM PDT

LONDON, KOMPAS.com — Gelandang Ashley Young mencetak gol yang membuat Inggris bisa mendulang hasil seri 2-2 saat menjamu Swiss dalam lanjutan fase Grup G kualifikasi Piala Eropa 2012, di Stadion Wembley, Sabtu (4/6/2011). Inggris masih menguasai klasemen dengan 11 poin, atau unggul satu angka dari pesaing terdekat, Montenegro, yang memiliki satu laga tunda.

Inggris mengawali pertandingan dengan sebuah serangan cepat yang berujung eksekusi Glen Johnson pada menit ketiga. Namun, tembakan akurat yang dilepaskan dari dalam kotak 16 meter itu bisa diblok Diego Benaglio.

Swiss bereaksi cepat membalas serangan itu dengan tiga ancaman beruntun melalui Eren Derdiyok (6, 11) dan Gokhan Inler (8). Tembakan pertama Derdiyok dan Inler mengarah tepat ke sasaran. Namun, Hart bisa mengantisipasinya.

Setelah itu, kedua kubu berebut bola dan bergantian melancarkan serangan. Namun, masing-masing kubu itu kesulitan menuntaskan serangan dengan eksekusi.

Theo Walcott tampak cukup dominan bergerak di sektor kanan penyerangan Inggris. Namun, umpan-umpannya mudah dibaca dan diblok lawan.

Pada menit ke-27, Walcott melepaskan umpan silang yang diblok lawan. Namun, bola bergulir kepada Frank Lampard yang kemudian melambungkannya ke tengah kotak penalti. Rio Ferdinand berhasil menanduk bola, tetapi bola melambung di atas mistar.

Swiss bereaksi cepat membalas serangan itu. Mereka menguasai bola dengan cukup baik, tetapi kesulitan menemukan celah untuk menembak.

Di tengah kesulitan itu, Swiss mendapat hadiah tendangan bebas, menyusul pelanggaran Lampard kepada Tranquillo Barnetta. Barnetta yang dipercaya melakukan eksekusi berhasil mengirim bola masuk gawang Hart.

Inggris belum menciptakan peluang ketika pada menit ke-35, Swiss kembali mendapatkan hadiah tendangan bebas, setelah pelanggaran Scott Parker kepada Reto Ziegler. Barnetta kembali dipercaya melakukan eksekusi dan lagi-lagi berhasil membobol gawang Hart.

Semenit setelahnya, Inggris memperkecil ketinggalan melalui Frank Lampard dari titik penalti, setelah Jack Wilshere dilanggar Johan Djourou.

Inggris selanjutnya berusaha mempertahankan tekanan mereka. Swiss mampu berkelit dan beberapa kali melancarkan balasan. Namun, pertukaran serangan kali ini tak berujung gol sampai peluit turun minum berbunyi.

Memasuki babak kedua, Inggris mengambil inisiatif serangan yang berujung gol penyama kedudukan dari Ashley Young. Gol bermula dari umpan James Milner yang dipantulkan Leighton Baines dengan dadanya kepada Young di kotak penalti. Young melepaskan tembakan yang bersarang di sudut kiri bawah gawang.

Setelahnya, Inggris mampu menguasai permainan lebih baik dan konsisten memberikan tekanan. Usaha mereka nyaris membuahkan gol ketiga dari Darren Bent pada menit ke-65. Namun, eksekusinya bisa diantisipasi Benaglio.

Bent kembali mendapat peluang emas pada menit ke-71. Memanfaatkan bola muntah hasil tembakan Young yang diblok Benaglio, ia mengirim tembakan yang sayangnya melesat ke atas mistar gawang tim tamu.

Sepuluh menit kemudian, Inggris kembali membahayakan gawang Swiss melalui Ashley Young. Peluang berawal dari keberhasilan James Milner menggiring bola dari sektor kanan pertahanan masuk ke kotak penalti. Ia kemudian mengirim umpan kepada Young. Dalam kawalan Djourou, Young berhasil menyontek bola, tetapi meleset dari sasaran.

Setelahnya, Swiss berusaha memainkan penguasaan bola. Selain mampu mengurangi tekanan Inggris, mereka juga mampu melancarkan. Di sisi lain, Inggris mampu mengelak dan melancarkan balasan. Namun, skor 2-2 tak berubah sampai peluit berbunyi panjang.

Sesaat sebelum peluit berbunyi panjang, Stewart Downing berhasil menembakkan umpan Baines, tetapi bola meleset ke sisi kiri gawang Benaglio.

Susunan pemain:
Inggris:
Joe Hart; Rio Ferdinand, Ashley Cole (Leighton Baines 30), John Terry, Glen Johnson; Scott Parker, Frank Lampard (Ashley Young 46), James Milner, Theo Walcott (Stewart Downing 77), Jack Wilshere; Darrent Bent

Swiss: Diego Benaglio; Philippe Senderos, Stephan Lichtsteiner, Reto Ziegler, Johan Djourou; Tranquillo Barnetta (Innocent Emeghara 90), Valon Behrami (Blerim Dzemaili 58), Gokhan Inler, Xherdan Shaqiri; Eren Derdiyok (Admir Mehmedi 74), Granit Xhaka

Wasit: Damir Skomina

Klasemen Grup G (main-menang-seri-kalah-selisih gol-poin)
Inggris 5 3 2 0 11-3 11
Montenegro 4 3 1 0 3-0 10
Swiss 5 1 2 2 7-7 5
Bulgaria 4 1 1 2 1-5 4
Wales 4 0 0 4 1-8 0

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 ulasan:

Catat Komen