ANTARA - Olahraga

sumber :-

ANTARA - Olahraga


Roddick susah payah kalahkan Lu di Shanghai

Posted: 10 Oct 2011 06:48 AM PDT

Petenis Amerika Serikat Andy Roddick. (FOTO ANTARA/REUTERS/Mike Stone/ox/11.)

Berita Terkait

Shanghai (ANTARA News) - Andy Roddick menghindari ketersingkiran pada babak pertama setelah dengan susah payah mengalahkan petenis Taiwan Lu Yen-Hsun 6-2 3-6 6-2 pada turnamen Shanghai Terbuka, Senin.

Petenis unggulan ke-10 itu menikmati awal yang bagus tapi kemudian petenis peringkat 74 dunia Lu bangkit dan menghidupkan peluangnya kembali pada set kedua dengan pukulan backhand yang luar biasa ke dalam garis lapangan.

Roddick, yang tersingkir pada babak pertama turnamen Beijing Terbuka pekan lalu oleh Kevin Anderson, berusaha memantapkan kembali penampilannya pada set ketiga dan akhirnya memenangi pertandingan dengan sebuah break.

"Dia bermain dengan resiko yang begitu tiggi dengan banyak break. Saya memiliki peluang break lebih banyak dan tidak berhasil. Tapi secara keseluruhan, saya bermain lebih baik," kata Roddick pada para pewarta.

Pada pertandingan lain, petenis yang pernah menempati peringkat tiga dunia David Nalbandian mengalahkan petenis Latvia Ernests Gulbis 7-5 6-4.

Petenis nomor dua dunia asal Spanyol Rafa Nadal dan petenis nomor empat dunia asal Inggris Raya Andy Murray menjadi unggulan atas pada turnamen tersebut.

Turnamen sepekan penuh itu dihantam cedera dan kelelahan dari sejumlah petenis papan atas, termasuk petenis nomor satu dunia Novak Djokovic, petenis nomor tiga dunia Roger Federer, Robin Soderling, dan Gael Monfils, demikian Reuters.

(SYS/I015/Z002)

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © 2011

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full content generated by Get Full RSS.

PSSI diminta tingkatkan pengamanan laga Indonesia-Qatar

Posted: 10 Oct 2011 05:51 AM PDT

Ribuan suporter Indonesia antre masuk ke pintu stadion pada pertandingan Pra-Piala Dunia 2014 antara timnas Indonesia melawan timnas Turkmenistan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (28/7). Indonesia berhasil mengalahkan Turkmenistan dengan skor 4 - 3. (ANTARA/Sigid Kurniawan)

Berita Terkait

Video

Jakarta (ANTARA News) - Badan Pengelola Gelora Bung Karno (GBK) meminta PSSI selaku panitia laga Indonesia-Qatar untuk meningkatkan keamanan sehingga petasan atau barang berbahaya lainnya tidak masuk ke dalam stadion.

"Kami selaku pengelola tidak terlibat langsung dalam penyelenggaraan. Tetapi panitia atau federasilah yang langsung menangani keamanan pertandingan tersebut sehingga pertandingan dapat berjalan lancar," kata Direktur Operasional Badan Pengelola GBK, M Nigara, di Jakarta, Senin.

Ia menegaskan, memang ada celah dengan luasnya stadion utama ini sehingga perlu kerjasama yang baik antara PSSI dan pihak Pengelola GBK.

Ia merasa yakin bahwa penonton Indonesia dapat menjaga keamanan bersama ketika berada dalam stadion yang sudah berumur 49 tahun ini.

Sementara itu, Koordinator Panpel Indonesia-Qatar, Mursyit WK, menyatakan bahwa panitia akan meningkatkan jumlah personel dan kualitas keamanan jalannya pertandingan.

"Kami akan libatkan sekitar 2.000 personil keamanan. Kami konsen agar petasan dan kembang api tidak lagi masuk ke dalam stadion. Kami harapkan pertandingan tidak ada gangguan," tegasnya.

Untuk lebih tertibnya, pihak panitia akan menerjunkan 400 personil keamanan di 12 pintu masuk. "Kami berupaya seminimal mungkin, hal yang mengganggu pertandingan tidak masuk ke dalam stadion," katanya.

Ia berharap pertandingan Indonesia-Qatar akan berjalan baik dan lancar tidak seperti laga Indonesia-Turkmenistan atau laga Indonesia-Bahrain yang terganggu karena adanya petasan dan kembang api. Apalagi PSSI sudah mendapat surat peringatan dari FIFA soal itu.

"Kami mendapat teguran karena hal itu. Maka untuk selanjutnya kami sudah merencanakan pola keamanan untuk pertandingan Indonesia-Qatar," katanya didampingi Direktur Media PSSI, Tommy Arief.

Masih sepi

Sementara itu, calon penonton yang membeli tiket pertandingan pra Piala Dunia antara Indonesia-Qatar masih sepi hingga Senin siang. Tidak terlihat antrean di loket pemesanan. Panitia sendiri menyiapkan 65 ribu tiket.

"Senin siang ini belum tercatat jumlah pemesanan tiket, untuk kemarin (Minggu) yang terjual lebih dari 2 ribu," katanya.

Disinggung adanya kabar aksi boikot The Jakmania pada setiap kegiatan PSSI, Mursyit berharap semua pihak turut mendukung perjuangan Timnas. "Mari kita dukung Timnas sehingga meraih kemenangan atas Qatar," katanya.

(ANTARA)

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © 2011

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full content generated by Get Full RSS.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 ulasan:

Catat Komen