Republika Online

sumber :-

Republika Online


Messi dan Hatrik Higuain Menangkan Argentina

Posted: 07 Oct 2011 08:16 PM PDT

REPUBLIKA.CO.ID,MONTEVIEDO--Bintang Barcelona Lionel Messi menikmati debutnya sebagai kapten Argentina saat negaranya membuka laga kualifikasi Piala Dunia 2014 dengan kemenangan 4-1 atas Chile, Jumat.

Messi mencetak gol sekali sementara striker Real Madrid Gonzalo Higuain mencetak hatrik untuk memberi pelatih baru mereka Alejandro Sabella kemenangan awal dalam pertandingan kompetitif pertamanya sejak memimpin timnas itu.

Pengaruh klub Spanyol bagi Argentina digenapi oleh Angel Di Maria yang menyiapkan gol dua kali bagi rekan setimnya di Real Madrid Higuain. "Adalah penting untuk mengawali pertandingan dengan langkah yang benar dan kami melakukan itu," kata Higuain.

"Saya sangat menyukai apa yang kami lakukan malam ini. Sekarang kami harus terus meningkatkannya." Juara dunia 1978 dan 1986 itu, membangun kembali timnya setelah tampil buruk pada Copa America yang membuat mereka tersingkir pada perempat final, unggul lebih dulu setelah menit kedelapan di Estadio Monumental Buenos Aires, tempat mereka tidak pernah kalah dalam pertandingan Piala Dunia selama 18 tahun.

Di Maria memberi umpan kepada Higuain yang mengarahkan bola ke jaring melewati Claudio Bravo di gawang Chile. Messi kemudian mencetak gol internasionalnya yang ke-18 dalam penampilannya yang ke-63 pada menit ke-26 ketika ia diberi umpan oleh Higuain sebelum memperdaya Bravo dengan tendangan rendah dari tepi area penalti.

Chile, yang tidak diperkuat pemain kunci Alexis Sanchez dan Gary Medel karena cedera, nyaris memperkecil selisih angka pada menit ke-42 ketika Humberto Suazo harus menerima tendangannya tanpa sengaja dibelokkan oleh kaki Pablo Zabaleta. Di Maria menyiapkan gol ketiga bagi Argentina pada menit ke-51 ketika ia mengumpan Higuain dengan umpan silang yang oleh rekan setimnya di Real Madrid itu diitembakkan ke gawang.

Sembilan menit kemudian Matias Fernandez membalaskan satu gol bagi Chile sebelum Messi membantu Higuain untuk mencetak hatrik pada menit ke-63 setelah sapuan yang buruk dari Bravo.

Juara Copa America Uruguay mengawali laga kualifikasi mereka dengan sempurna ketika mereka mengalahkan Bolivia 4-2 di Montevideo.

Ketika Argentina berusaha membangun kembali dan Brazil sudah otomatis lolos menuju turnamen yang akan mereka tuan-rumahi, Uruguay menjadi favorit di Amerika Selatan. Kombinasi antara dimulainya pertandingan lebih awal dan kondisi cuaca yang menyedihkan membuat hanya sedikit penonton di stadion Centenario, tetapi tim asuhan Oscar Tabarez tidak mengecewakan fans mereka yang datang.

"Saya yakin kami lebih unggul dari lawan kami dalam hampir semua area dan kami menciptakan banyak peluang," kata Tabarez. Uruguay unggul lebih dulu hanya tiga menit setelah pertandingan dimulai ketika penyerang Liverpool Luis Suarez menyarangkan bola dari dalam kotak penalti setelah pertahanan Bolivia gagal mengatasi tendangan bebas Diego Forlan.

Bolivia secara mengejutkan menyamakan kedudukan ketika Rudy Cardozo mengarahkan bola melewati penjaga gawang Fernando Muslera dan masuk ke jaring setelah memantul tiang gawang. La Celeste, juara Piala Dunia pada 1930 dan 1950, bereaksi dengan baik untuk memperbaiki keunggulan mereka sebelum menit ke-30 ketika kapten Diego Lugano melompat tinggi untuk menyundul tendangan bebas Forlan melewati Carlos Arias di gawang Bolivia.

Dan kedudukan menjadi 3-1 sebelum jeda pertandingan ketika pemain Napoli Edinson Cavani melakukan "diving" untuk menyundul masuk umpan dari sayap kanan dari Maxi Pereira. Tim Bolivia tidak sama dengan ketika mereka meninggalkan kandang mereka di La Paz yang atmosfirnya tipis dan mereka bisa kemasukan gol keempat tidak lama sesudahnya ketika sundulan Forlan dari jarak dekat berhasil diselamatkan oleh Arias.

Pemain Inter Milan tersebut hanya membutuhkan satu gol untuk menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa bagi Uruguay, tetapi ia harus menunggu setidaknya beberapa hari ke depan dan Lugano lah yang mencetak gol keduanya dan yang keempat bagi timnya dari jarak dekat pada pertengahan babak kedua.

Marcelo Martins membalaskan gol berikutnya bagi tim tamu dari titik penalti. Di tempat lain pada Jumat, Ekuador mengalahkan Venezuela 2-0 sementara Peru akan menghadapi Paraguay pada pertandingan berikutnya.

Dua Gol Nani Antar Bento Cetak Rekor

Posted: 07 Oct 2011 08:03 PM PDT

REPUBLIKA.CO.ID,PORTO – Nani melesakan dua gol untuk mengantar Portugal mengalahkan Islandia, 5-3, pada kualifikasi Grup H Piala Eropa 2012 di Estadio do Dragao, Sabtu (8/10) dini hari WIB. Kemenangan itu juga membuat Paulo Bento mencatat rekor sebagai arsitek Portugal pertama yang memenangi lima laga kompetitif pertama.

Bento menukangi Portugal sejak September tahun lalu setelah Carlos Quirez hanya memetik satu angka dari dua laga kualifikasi. "Rekor ini hanya berguna bagi kerja sama tim yang membuat kami satu langkah lagi lolos kualifikasi setelah start yang sulit," ujar Bento seperti dilansir Reuters.

Tuan rumah membuka keunggulan melalui sundulan Nani pada menit 13. Pemain sayap Manchester United itu menggandakan keunggulan pada menit 22. Nani melepaskan tendangan dari jarak 12 meter setelah memanfaatkan kesalahan operan Solvi Geir Jonsson.

"Pertandingan ini sangat luar biasa bagi saya. Saya mencetak dua gol. Tapi, hal yang terpenting adalah kami mendapatkan tiga angka," kata Nani. Helder Postiga memastikan Portugal berada di atas angin setelah menyambar umpan Bruno Alves pada pengujung babak pertama.

Islandia yang tampil tanpa Eidur Gudjohnsen bangkit pada babak kedua. Hallgrimur Jonasson memaksa kiper Portugal, Rui Patricio, memungut bola dari jalanya ketika babak kedua baru berjalan tiga menit. Penyerang berusia 25 tahun ini mencetak gol keduanya pada menit 68.

A Selecao kembali menjauh pada sepuluh menit pertandingan usai. Eliseu memberikan umpan pada Joao Moutinho untuk melesakan gol keempat Portugal. Sedangkan, Eliseu membawa tuan rumah unggul 5-2. Islandia mendapat hadiah penalti pada injury time dan Gylfi Sigurdsson memperkecil ketertinggalan.

Nani memuji Eliseu yang menggantikan Fabio Coentrao pada posisi bek kiri. Pemain Malaga ini kerap membantu Portugal dengan kecepatannya. "Eliseu menunjukan penampilan yang bagus dan memberi pelatih kalau dia dapat diandalkan di masa mendatang," ujar Nani.

Meski puas dengan kemenangan, Bento kecewa karena timnya kemasukan tiga gol. Pada dua laga sebelumnya, A Selecao tidak kemasukan gol. "Kami tidak konsisten di sisi pertahanan seperti biasanya," ujar dia.

Saat ini, Portugal mengoleksi 16 angka atau sama dengan yang dikoleksi Denmark. Tapi, Portugal memuncaki klasemen Grup H berkat kemenangan 3-1 atas Denmark pada laga pertama bersama Bento tahun lalu. A Selecao hanya membutuhkan hasil imbang untuk lolos ke putaran final ketika bertandang ke Kopenhagen, Selasa (11/10).

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 ulasan:

Catat Komen