Sindikasi sport.okezone.com

sumber :-

Sindikasi sport.okezone.com


Dukungan Moral Button untuk Hamilton

Posted: 05 Dec 2011 03:10 AM PST

LONDON – Lewis Hamilton memang gagal mencapai tiga besar klasemen di akhir musim. Tapi, bukan berarti Hamilton harus terus terpuruk. Rekan setim, Jenson Button meyakini, Hamilton masih merupakan pesaing utama, untuk gelar F1 musim depan.
 
Performa Hamilton musim ini, bisa dibilang 'angin-anginan' karena inkonsistensinya. Oleh karena itu, Button ingin memotivasi juniornya itu, untuk bisa bangkit dan tak mengulang sejumlah kesalahan musim lalu.
 
Meski di lintasan mereka juga kadang bersaing satu sama lain, tapi di klasemen, mereka juga harus dapat banyak poin demi tim.
 
"Dia masih punya kecepatan seperti dulu. Dia memang mengalami beberapa sesi lomba yang buruk tapi dia juga beberapa kali mengakhiri balapan dengan luar biasa," kata Button, kepada The Sun, Senin (5/12/2011).
 
Musim ini tak berjalan baik untuk Hamilton. Beberapa kali dia terlibat gesekan dengan pembalap lain. Gaya membalapnya juga kerap dikritik sejumlah pihak. Tidak tahu apa sebabnya, jawara F1 2008 itu tampil inkonsisten. Apakah karena gejolak emosi, terkait goncangnya hubungan pertunangannya dengan penyanyi seksi, Nicole Scherzinger?
(raw)

Full content generated by Get Full RSS.

Stoner: Atmosfir V8 Lebih Nyaman Dibanding MotoGP

Posted: 05 Dec 2011 02:19 AM PST

SYDNEY – Kampiun MotoGP 2011, Casey Stoner merasakan suasana dan atmosfir yang sungguh berbeda, antara V8 Supercars dan MotoGP. Menurutnya, suasana di kompetisi V8, tak sepanas paddock MotoGP.

Panas dalam artian, persaingan satu sama lain. Tak hanya rival di tim lain, tapi rivalitas juga terasa di antara rekan-rekan setim. Stoner yang coba ikut ambil bagian di V8, yang dihelat di Sydney, merasakan suasana yang lebih nyaman dan santai di antara para peserta, meski berlainan tim.

"Keseluruhan suasana V8, semua orang terlihat lebih santai terhadap yang lainnya," papar Stoner, kepada Super Sport, Senin (5/12/2011).

"Di kompetisi kami di luar sana, dengan banyaknya pembalap Eropa, terdapat banyak kecemburuan, dan segala yang tak membuat saya kurang nyaman. Semua pembalap saling membenci dan mereka merasa harus saling membenci untuk bisa mengalahkan satu sama lainnya," lanjut The Kurri Kurri Boy.

Berbeda sekali dengan apa yang Stoner rasakan di V8 500, di mana semua bisa kembali berteman, asalkan setiap pembalap bersaing secara sehat. Suasana seperti ini, diakuinya menyegarkan pikirannya jelang musim depan.

"Di sini, anda masih bisa berteman dan balapan dengan nyaman. Tapi itu tentunya selama anda membalap dengan jujur dan bersaing sehat. Dengan begitu, meski anda menggeber kencang, tak ada alasan untuk tetap berteman," tukasnya.
(raw)

Full content generated by Get Full RSS.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 ulasan:

Catat Ulasan