Sindikasi sport.okezone.com

sumber :-

Sindikasi sport.okezone.com


Nadal Siap Jalani Partai Final Tersulit

Posted: 28 Jan 2012 02:04 AM PST

MELBOURNE - Takdir akhirnya mempertemukan Rafael Nadal dengan Novak Djokovic di partai final Australian Open 2012. Partai ini menurut Nadal akan menjadi salah satu laga tersulit yang pernah dijalaninya dalam berkarir di dunia tenis.

Kedua petenis ini tampil di final setelah mengalahkan para petenis terbaik. Nadal mengalahkan petenis peringkat tiga dunia, Roger Federer, sementara Djokovic mengalahkan petenis peringkat empat dunia, Andy Murray. Menilik peringkat Djokovic yang lebih tinggi darinya, Nadal merasa sang lawan lebih difavoritkan untuk menang.

"Dia adalah favorit setelah menjadi petenis nomor satu di dunia dan setelah tampil fantastis serta mengalahkan saya enam kali. Jadi saya senang berada di sana (final)," ujar Nadal, dilansir dari Australian Open, Sabtu, (28/1/2012)

Petenis peringkat dua dunia asal Spanyol ini nampaknya benar-benar yakin, laga final akan dijalaninya dengan sulit. Oleh karena itu Nadal menyatakan dirinya untuk mengeluarkan seluruh kemampuan terbaik.

"Bagi saya, turnamen ini benar-benar bagus. Sekarang saya akan mencoba untuk memainkan tenis terbaik yang saya bisa, dan memperjuangkan semua bola, semua itu membuat ini menjadi salah satu yang tersulit," tandasnya.
 
(seb)

Full content generated by Get Full RSS.

Meski Kalah, Murray Bangga Akan Penampilannya

Posted: 28 Jan 2012 01:04 AM PST

MELBOURNE - Andy Murray merasa kurang puas dengan pencapaiannya di Australian Open 2012. Walau begitu, dirinya tetap merasa bangga dengan penampilannya, khususnya ketika melawan Novak Djokovic di babak semi final.
 
Pada babak semi final, Murray akhirnya kalah dari Djokovic dalam drama lima set lewat skor 3-6, 6-3, 7-6, 1-6, 5-7. Sejatinya, Murray ingin menang dari Djokovic agar mampu membayar kepercayaan Ivan Lendl, legenda tenis yang bersedia melatih dirinya.
 
"Jelas untuk saya, saya ingin mencoba dan membayar kepercayaan yang dia (Lendl) tunjukkan kepada saya dengan mau bekerja bersama saya. Jadi saya akan senang bila berhasil dengan lebih baik di sini (Australian Open 2012)," tutur Murray, seperti dilansir dari Watoday, Sabtu, (28/1/2012).
 
"Tetapi semoga dia senang dengan apa yang telah saya lakukan dan bagaimana saya berjuang di lapangan. Semoga di French Open, saya mampu tampil lebih bagus," tambahnya.
 
Kualitas permainan petenis asal Skotlandia ini memang menanjak sejak ditangani Lendl. Dirinya juga memiliki mentalitas pantang menyerah, sehingga sulit rasanya bagi Murray menerima kekalahan menyakitkan.
 
"Pada akhirnya itu sulit, karena jelas ketika anda kembali kemudian anda hampir mendekati breaking. Yah, sulit memang (menerima) kekalahan. Tetapi saya adalah pemain yang berbeda dengan sikap yang berbeda dibanding tahun lalu," paparnya.
 
Petenis berusia 24 tahun itu akhirnya menegaskan,"Saya bangga dengan cara saya bertanding, semua orang menjadi dewasa di usia yang berbeda-beda dan tahapan yang berbeda pula. Saya merasa kini saya lebih siap secara mental."
 
(seb)

Full content generated by Get Full RSS.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 ulasan:

Catat Ulasan