Republika Online

sumber :-

Republika Online


Kegalauan Montella

Posted: 04 Jun 2012 12:55 AM PDT

REPUBLIKA.CO.ID, CATANIA -- Kegalauan tengah melanda pelatih Catania, Vincenzo Montella.  Dirinya mengaku tengah diburu oleh waktu untuk segera mengambil keputusan terkait masa depannya.  Tetap bertahan di Catania atau menangani Fiorentina.  

Sebelumnya, AS Roma telah melayangkan tawaran baginya untuk mengisi posisi Luis Enrique.  Namun, pembicaraan tersebut menemui jalan buntu dan kini Montella diberitakan akan segera melatih Fiorentina.  

"Saya berharap bisa segera mendapatkan kepastian," ujarnya kepada ilbrividosportivo.it seperti dilansir Football Italia, Senin (4/6).   

Beberapa waktu lalu, pelatih berusia 37 tahun tersebut telah menegaskan keinginannya untuk meninggalkan Gli Elefanti.  Akan tetapi, Presiden Catania, Antonino Pulvirenti dikabarkan menolak untuk melepaskan pelatih yang di masa jayanya berjuluk L'Aeroplanino tersebut.

Manajer umum Catania, Sergio Gasparin membenarkan hal tersebut.  Gasparin mengakui adanya masalah yang berkaitan erat dengan masa depan Montella.  Di satu sisi, Montella ingin meninggalkan Catania. Tetapi di sisi lain, Gli Elefanti ingin mempertahankannya.  

"Kami berharap bisa melanjutkan kerja sama ini," ungkap Gasparin.    

Gasparin menambahkan, jika permasalahan seputar masa depan Montella terselesaikan, maka Catania bisa berkonsentrasi untuk menyelesaikan masalah kepemilikan bersama pada sejumlah pemain.  Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapabilitas skuat dalam mengarungi musim mendatang.  

Jika pada akhirnya Montella meninggalkan Catania, beberapa nama disebut-sebut akan mengisi kekosongan tersebut.  Mereka antara lain, mantan pelatih Brescia, Rolando Maran, mantan pelatih Genoa, Pasquale Marino dan pelatih Spezia Michele Serena.     

Fiorentina Bidik Zola

Situasi rumit yang melanda Montella membuat Fiorentina menetapkan Rabu (6/6) sebagai batas waktu bagi Montella.  Jika gagal mendapatkan Montella, La Viola telah memiliki calon lain untuk mengisi kekosongan kursi pelatih dalam diri Gianfranco Zola.  

Menurut La Repubblica, Fiorentina harus bergerak cepat untuk mengikat kesepakatan dengan Zola.  Hal tersebut disebabkan, dua klub lainnya yakni Catania dan Pescara juga diberitakan tertarik merekrut mantan pelatih West Ham United tersebut.

Ini Reaksi Menpora atas Tewasnya Sejumlah Suporter Sepak Bola

Posted: 03 Jun 2012 09:42 PM PDT

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menpora Andi Mallarangeng angkat bicara terkait tewasnya sejumlah suporter sepak bola dalam sepekan terakhir.

Menurutnya, kasus ini perlu ditindak tegas oleh aparat hukum. Di pihak lain, dia mengimbau kepada klub sepak bola agar melakukan pembinaan terhadap suporternya. 

"Mereka (pelaku rusuh) harus ditindak tegas oleh aparat hukum. Mereka yang melakukan kekerasan adalah perusuh yang mencoreng prinsip fairplay sepak bola," ujar Andi lewat pesan singkat kepada Republika, (4/6).

Kementerian Pemuda dan Olahraga sendiri belum mendapat laporan resmi terkait insiden terakhir yang menewaskan seorang suporter Persebaya Surabaya, Ahad (3/6) malam.

Namun atas nama pemerintah, Andi mengaku berduka atas kembali jatuhnya korban di jagad sepak bola nasional. 

"Kembali ada kekerasan yang mengakibatkan korban jiwa berkaitan dengan supporter bola. Satu korban sudah terlalu banyak. Harapan saya, tidak perlu terulang lagi. Mari menonton sepakbola dengan bersemangat tetapi damai," ujar Andi.

Belum kering air mata keluarga korban meninggal kericuhan laga Persija Jakarta kontra Persib Bandung, kericuhan antar suporter sepak bola klub Indonesia kembali memakan korban. Seorang suporter Persebaya Surabaya tewas terinjak-injak usai pertandingan antara Persebaya kontra Persija Jakarta dalam lanjutan Liga Primer Indonesia (LPI) di Stadion Gelora 10 Nopember Surabaya, Ahad (3/6).

Bonek Mania yang menjadi korban bernama Purwo Adi Utomo, warga Babadan Rukun IV/3 Surabaya, adalah pelajar masih duduk kelas III, SMK Negeri 5 Surabaya. "Benar, ada korban tewas terinjak di tribun ketika bubaran Persebaya melawan Persija," ujar Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Tri Maryanto kepada wartawan di ruang jenazah RSU dr Soetomo Surabaya, Ahad (3/6) malam.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 ulasan:

Catat Ulasan