KOMPASbola

sumber :-

KOMPASbola


Sentimen Anti-Israel, Sarsak Tolak Undangan Nonton "Clasico"

Posted: 01 Oct 2012 04:13 PM PDT

GAZA CITY, KOMPAS.com - Pesepak bola Palestina, Mahmud Sarsak, menolak undangan klub Barcelona untuk menonton langsung duel el clasico antara Barcelona dan Real Madrid di Stadion Nou Camp, Minggu (7/10/2012) depan, setelah mengetahui pihak Barcelona juga mengundang seorang tentara Israel. Penolakan itu disampaikan Sarsak dalam jumpa pers di markas Palang Merah di Jalur Gaza, Senin (1/10/2012).

"Saya meminta maaf kepada suporter dan manajemen klub (Barcelona) karena tidak bisa hadir memenuhi undangan itu karena adanya undangan pada Gilad Shalit," kata Sarsak. Gilad Shalit adalah nama tentara Israel yang ditangkap pejuang Palestina di perbatasan Jalur Gaza pada tahun 2006 dan menjadi salah satu tentara Israel yang dilepas Palestina dalam pertukaran dengan 1.027 warga Palestina yang ditahan Israel.

Sarsak, yang juga berstatus pemain sepak bola itu, juga belum lama dilepas dari tahanan Israel. Ia ditangkap tentara Israel, Juli 2009, dalam perjalanannya dari Gaza untuk menandatangani kontrak dengan salah satu klub di Tepi Barat. Ia ditahan Israel tanpa ada satu pun dakwaan. Bulan Juli lalu, ia dibebaskan dari tahanan Israel setelah mogok makan hampir tiga bulan, aksi yang menarik perhatian Federasi Asosiasi Sepak Bola Internasional (FIFA) dan lembaga pengawas hak asasi manusia. Amnesty International.

Pekan lalu, klub Barcelona mengeluarkan pernyataan akan mengundang Shalit, yang juga penggemar sepak bola, untuk menyaksikan laga el clasico, Barcelona versus Real Madrid, Minggu depan. Rencana itu mengundang reaksi tajam dari berbagai kelompok pejuang Palestina, termasuk dari pemerintahan Hamas di Gaza yang mengimbau agar stasiun-stasiun televisi muslim tidak menayangkan laga "Barca" versus "El Real" tersebut jika tentara Israel itu hadir di Nou Camp.

"Kami mengajak semua muslim, media Arab dan Palestina untuk tidak menayangkan laga itu jika Shalit datang," kata Sami Abu Zuhri, juru bicara Hamas, Jumat lalu. "Undangan FC Barcelona pada Shalit yang kriminal hingga mereka memberikan penghormatan padanya merupakan serangan atas sentimen di kalangan rakyat Palestina dan Arab serta muslim karena Shalit adalah tentara Israel yang berada di dalam tank pada saat (tank itu) ikut melakukan pembunuhan warga sipil Palestina, ketika ia ditangkap (tahun 2006)."

Sehari setelah muncul reaksi keras Palestina, klub Barcelona menyatakan juga mengundang Presiden Federasi Sepak Bola Palestina, Jibril Rajub, serombongan warga Palestina, dan termasuk juga Sarsak. Sarsak awalnya berencana menghadiri undangan klub Barcelona jika diberi izin Otoritas Palestina dan sepanjang tidak duduk berdekatan dengan Shalit.

Namun, Senin (01/10/2012), Sarsak berubah pikiran. Ia menganggap, hal yang tidak bisa diterima jika ia harus menonton laga sepak bola bersama Shalit. "Undangan pada Gilat Shalit menunjukkan adanya kesetaraan antara Zionis pembunuh dan warga Palestina yang jadi korban dan itu artinya, saya tidak bisa datang," papar Sarsak.

"Ada perbedaan antara seseorang yang ditangkap saat membawa senjata, berseragam militer di dalam tank, dan penangkapan atlet yang menempuh perjalanan untuk bergabung klub olahraga profesional di Tepi Barat."

Klub Barcelona maupun Real Madrid sangat populer di kalangan warga Palestina di Tepi Barat dan Gaza.

Timnas Rencanakan Lawan Negara Kuat Afrika

Posted: 01 Oct 2012 03:29 PM PDT

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim nasional Indonesia sedang merencanakan untuk mengadakan satu laga uji coba dalam waktu dekat. Timnas kemungkinan besar akan melawan Burkina Faso sebelum laga kontra Vietnam pada turnamen Piala AFF 2012.

Pertandingan melawan Vietnam dijadwalkan berlangsung pada 16 Oktober 2012. Mengenai kepastian laga versus Burkina Faso, semuanya masih dalam tahap pembicaraan. "Masih ada beberapa uji coba timnas senior. Sebelum melawan Vietnam, ada satu negara Afrika, yakni Burkina Faso. Pembicaraan masih dilakukan dengan negara tersebut," kata Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin di Kantor PT Liga Prima Indonesia Sportindo, Senin (1/10/2012).

Jika Burkina Faso setuju, maka ini bisa menjadi tantangan bagus untuk tim "Garuda". Saat ini Burkina Faso menduduki peringkat ke-85 FIFA, jauh di atas negara-negara-negara peserta Piala AFF. Burkina Faso juga diperkuat beberapa pemain yang tampil di klub besar, antara lain Charles Kabore (Olympique Marseille), Bakary Kone (Olympique Lyon), dan Jonathan Pitroipa (Rennes).

Pelatih timnas Nil Maizar telah menetapkan 31 pemain untuk seleksi timnas sebagai persiapan turnamen Piala AFF 2012. Pemain-pemain itu berasal dari klub-klub yang berkompetisi di Indonesian Premier League (IPL) maupun Indonesia Super League (ISL). Mereka diharapkan sudah berkumpul pada 4 Oktober 2012. Penggabungan pemain dari kedua kubu itu merupakan langkah lanjut peleburan timnas versi PSSI dan Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI). PSSI memiliki kewenangan penuh untuk mengelola timnas gabungan tersebut.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 ulasan:

Catat Komen