detikcom

sumber :-

detikcom


Kuyt Tagih Konsistensi The Reds

Posted: 07 Mar 2011 11:00 AM PST

Selasa, 08/03/2011 02:00 WIB

Kuyt Tagih Konsistensi The Reds
Meylan Fredy Ismawan - detiksport


Liverpool - Dirk Kuyt menilai kemenangan Liverpool atas Manchester United membuktikan The Reds bisa bersaing dengan klub-klub papan atas Liga Inggris. Namun, untuk bisa sukses, Kuyt menyebut timnya butuh konsistensi.

Rekor head-to-head Liverpool saat bertemu klub penghuni empat besar di musim ini cukup baik. Bahkan, mereka merupakan pencetak poin terbanyak kedua dalam duel melawan MU, Arsenal, Manchester City, dan Chelsea.

Steven Gerrard dkk. mampu meraih sepuluh angka dari enam laga melawan keempat tim tersebut. Mereka cuma kalah dari MU yang meraih 13 poin dari tujuh laga.

Namun, catatan cukup apik itu tak diimbangi dengan hasil serupa saat Anfield Gank meladeni tim-tim lainnya. Mereka takluk di tangan Blackpool (dua kali), Everton, Stoke City, Newcastle United, Wolverhampton Wanderers, Blackburn Rovers, dan West Ham United.

Performa inkonsisten tersebut membuat Liverpool saat ini hanya menempati peringkat keenam di klasemen sementara. Karenanya, Kuyt berharap timnya bisa tampil lebih stabil agar bisa mengakhiri musim ini di peringkat yang lebih baik.

"Kami ingin memenangi tiap laga, kami ingin terus berlari," ungkap Kuyt, seperti dikutip Sportinglife.

"Tujuan kami adalah konsistensi. Kami telah menunjukkan bahwa kami bisa bersaing dengan tim terbaik, tapi bisa bersaing dengan tim terbaik tak cukup untuk memenangi sesuatu," jelasnya.

"Kami sudah mengalahkan United, kami sudah mengalahkan Chelsea (dua kali), tapi kami juga ingin mengalahkan tim-tim lain," imbuh striker asal Belanda itu.

Pemain 30 tahun itu masih berharap timnya bisa lolos ke Liga Champions musim depan. Namun, dia sadar bahwa perjuangan untuk mencapai target tersebut akan sangat berat.

"Kami semua tahu bahwa masuk ke empat besar akan sangat sulit, tapi kemenangan Birmingham di Piala Carling berarti jatah di Liga Europa berkurang. Jadi, kami perlu terus menang, lalu kita lihat apa yang terjadi," tuntasnya.

( rin / arp )

MMS eksklusif dari Old Trafford, Mau?? ketik Reg REDVIEW kirim ke 333 (khusus pelanggan tri) www.tri.co.id/MU

Dapatkan info Bola harian dari HP-mu. ketik REG DB kirim ke 3845. cuma Rp.2000/minggu (khusus pelanggan Telkomsel)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Tutup

  Share to Facebook:

You are redirected to Facebook

  Share via Email:

Share via Email


loadingSending your message

Message has successfully sent


Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.

Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
  • Yuyi di yuyi[at]detik.com, telepon 021-7941177 (ext.522) atau,
  • Rafika di rafika[at]detik.com, telepon 021-7941177 (ext.506).
Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Pele: Uang Bahayakan Sepakbola

Posted: 07 Mar 2011 10:02 AM PST

Selasa, 08/03/2011 01:02 WIB

Pele: Uang Bahayakan Sepakbola
Meylan Fredy Ismawan - detiksport


Hong Kong - Pele prihatin dengan makin meroketnya gaji para pemain sepakbola dalam beberapa tahun terakhir. Legenda asal Brasil ini menyebut uang bisa menggiring sepakbola ke dalam bahaya.

Dalam sebuah acara promosi klub New York Cosmos di Hong Kong, Pele menyoroti banyaknya para pemain yang mengejar gaji besar kemudian 'menghilang' dengan durasi karier yang pendek. Pria 70 tahun ini juga kecewa dengan para agen pemain yang terlalu mengejar keuntungan.

"Para pemain tak boleh lupa untuk merumput demi kecintaannya terhadap permainan," cetusnya, seperti dikutip Soccernet.

"Pemain lebih mencintai siapa pun yang membayar mereka, itu adalah bahaya buat sepakbola," imbuh pemenang tiga Piala Dunia bersama Selecao itu.

"Kadang-kadang saya menggoda pemain dan bilang 'Anda mendapatkan dalam tempo satu tahun apa yang saya peroleh dalam sepuluh tahun'," tambah Pele.

"Agen tak peduli apakah pemain bagus atau tidak. Mereka ingin menjual pemain dan mendapatkan uang. Itu adalah bahaya untuk masa depan sepakbola," tutupnya.

( arp / rin )

Dapatkan info Bola harian dari HP-mu. ketik REG DB kirim ke 3845. cuma Rp.2000/minggu (khusus pelanggan Telkomsel)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Tutup

  Share to Facebook:

You are redirected to Facebook

  Share via Email:

Share via Email


loadingSending your message

Message has successfully sent


Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.

Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
  • Yuyi di yuyi[at]detik.com, telepon 021-7941177 (ext.522) atau,
  • Rafika di rafika[at]detik.com, telepon 021-7941177 (ext.506).
Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 ulasan:

Catat Komen