KOMPASbola

sumber :-

KOMPASbola


Mascherano Bantah akan ke Chelsea

Posted: 13 Mar 2011 07:12 PM PDT

BARCELONA, KOMPAS.com - Gelandang Barcelona, Javier Mascherano, membantah dirinya akan kembali ke Premier League musim depan. Menurutnya, ia tak pernah berbicara dengan pihak mana pun mengenai masa depannya dan menyatakan masih betah di Barcelona.

Belakangan beredar isu pemain asal Argentina ini akan kembali ke Premier League, begabung dengan Chelsea. Isu muncul, setelah Mascherano diisukan tak betah berada di Barcelona akibat jarang mendapat kesempatan bermain.

Kepada The People, Mascherano mengatakan, "Aku mendengar rumor itu, tapi aku tenang menanggapi situasi ini. Aku tak berbicara dengan siapa pun karena aku melihat masa depanku di Barca dan aku tak mau pergi musim panas ini."

"Suatu kehormatan bisa bermain di skuad super (Barcelona) dan misiku saat ini adalah bersabar dan belajar, juga melakukan yang terbaik ketika kesempatan itu datang," sambungnya.

Pelatih Barca, Pep Guardiola sendiri menkonfirmasi dia tak pernah berniat melepas Mascherano akhir musim nanti. "Kami sangat puas dengan Javier," ujarnya singkat.

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Reja: Sinar Laser Kalahkan Lazio

Posted: 13 Mar 2011 07:08 PM PDT

ROMA, KOMPAS.com - Pelatih Lazio, Edy Reja, mengutuk ulah suporter AS Roma yang menyorotkan sinar laser ke mata kipernya, Fernando Musrela. Karena sinar laser hijau itu, katanya, Musrela gagal menangkap bola tendangan Francesco Totti dan timnya kalah 0-2 dari AS Roma dalam "Derby della Capitale" lanjutan Liga Serie-A, Minggu (13/3/2011).

"Derbi merupakan pertandingan yang benar-benar dirasakan di kota ini. Ini adalah laga yang seimbang, kemudian Roma menemukan celah lewat tendangan bebas. Saya merasa visi Muslera telah rusak akibat insinden (laser) tersebut," kutuk Reja.

Reja juga menuduh Totti sengaja mengulur-ulur waktu. Beberapa kali Totti membuat wasit menghentikan pertandingan akibat dirinya dilanggar pemain Lazio. Tindakan Totti ini pun membuat Reja tak bisa menutupi kekecewaannya.

"Totti juga terlibat dalam insiden lain dan kami terprovokasi olehnya. Trik ini bisa saja terjadi dan itu adalah kesalahan kami karena terlalu tegang," jelas sang pelatih.

"Ketika dalam posisi memimpin, Anda akan mencoba untuk membuang-buang waktu dan kami tahu Totti sangat baik soal hal itu. Ia berpengalaman dan tahu bagaimana cara memperlambat permainan," tuduhnya. (FBI)

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 ulasan:

Catat Komen