ANTARA - Olahraga

sumber :-

ANTARA - Olahraga


Wenger: Kami Harus Bisa Mengendalikan Ketegangan

Posted: 22 Apr 2011 09:05 AM PDT

Arsene Wenger. (FOTO.ANTARA/REUTERS / Kieran Doherty)

Berita Terkait

London (ANTARA News/AFP) - Arsene Wenger menyatakan Arsenal masih bisa memenangi gelar liga utama Inggris jika para pemainnya mampu mengendalikan ketegangan.

Tim asuhan Wenger saat ini terpaut enam poin di belakang pimpinan klasemen sementara liga utama Inggris Manchester United sementara pertandingan tinggal tersisa lima kali, namun tim itu masih berpeluang setelah mampu mengungguli Liverpool dan Tottenham pada pekan lalu.

Kegagalan Arsenal untuk sering meraih kemenangan mencuatkan komentar dari para pakar bahwa para pemain Arsenal kurang kuat mental untuk menjadi juara.

Pelatih asal Prancis itu mengakui bahwa kritik yang terus menerus terutama terhadap para pemain belakangnya membuatnya sulit mempertahankan komposisi dan dia kini sedang berusaha keras untuk mengubah keyakinannya.

"Ini lingkaran setan dan anda harus tenang dan bisa mengendalikan ketegangan," kata Wenger.

"Para pemain belakang kami berada di bawah tekanan karena mereka terus menerus dikritik karena tidak mampu tampil kuat dan ini masalah kecil yang cukup menyulitkan," katanya.

"Saya merasa yang penting terus bermain meski bagaimanapun hasilnya, saya rasa kami butuh mengendalikan ketegangan dan berkomunikasi lebih baik," katanya.

"Saya mencoba membawa pemain untuk fokus saat bermain yaitu dengan cara bermain tenang, tapi kami harus juga harus menghargai lawan-lawan kami," katanya.

"16 pertandingan kami tak terkalahkan selama liga utama musim ini, makanya kami tidak boleh kehilangan mental," tambahnya.(*)

(Uu.A020/Z002)

Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © 2011

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Tidak Ada Wakil Indonesia di Semifinal

Posted: 22 Apr 2011 09:03 AM PDT

Jakarta (ANTARANews) - Indonesia tidak mempunyai wakil di semifinal Kejuaraan Asia setelah dua ganda putra yang tersisa kandas di perempat final turnamen berhadiah 150.000 dolar AS tersebut.

Pasangan Alvent Yulianto/Hendra Aprida Gunawan tersisih lebih dulu pada pertandingan babak delapan besar kejuaraan yang digelar di Sichuan, China, Jumat malam, kalah oleh pasangan tuan rumah Xu Chen/Zhang Nan 17-21, 21-14, 12-21.

"Kami kurang persiapan menghadapi turnamen ini," kata Alvent mengenai kekalahan pertamanya dari pasangan China tersebut.

Ganda putra unggulan kedua Markis Kido/Hendra Setiawan menyusul saat mereka gagal mengatasi pasangan Jepang Hirokatsu Hashimoto/Noriyasu Hirata 15-21, 13-21 hanya dalam 22 menit.

"Kami bermain tertekan terus, mereka juga lebih cepat di depan netnua," ujar Kido mengenai kekalahan pertama dia dan Hendra dari pasangan Jepang tersebut dalam empat pertemuan.

Saat ditanya apakah kekalahan tersebut terjadi karena permainan pasangan Jepang yang meningkat atau performanya yang menurun, Kido mengakui bahwa performa ia dan pasangannya lah yang menurun. "(Performa) Saya dan Hendra sedang turun," katanya.

Semifinal kejuaraan berhadiah total 150.000 dolar AS itu didominasi pemain tuan rumah China dengan hanya ada empat wakil negara asing yang tersisa, yakni Thailand, Korea, Jepang dan Taiwan.

Unggulan kedua asal Thailand Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam menjadi satu-satunya pemain dari luar China pada empat besar ganda campuran.

Unggulan kelima asal Korea Ha Jung Eun/Kim Min Jung juga menjadi satu-satunya non-China pada semifinal ganda putri.

Sementara Cheng Shao Chieh (Taiwan) dan pasangan Hirokatsu Hashimoto/Noriyasu Hirata akan bertarung dengan pemain-pemain China pada empat besar tunggal putri dan ganda putra,

Gelar tunggal putra sudah dipastikan diraih Negeri Tirai Bambu tersebut meskipun semifinal belum digelar karena empat pemain yang maju ke empat besar semuanya dari China.(*)
(T.F005/N002)

Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © 2011

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 ulasan:

Catat Komen