KOMPAS.com - Olahraga

sumber :-

KOMPAS.com - Olahraga


Hujan Tunda Pertandingan Final

Posted: 15 May 2011 03:30 PM PDT

Hujan Tunda Pertandingan Final

A. Tjahjo Sasongko | Minggu, 15 Mei 2011 | 22:30 WIB

ROMA, Kompas.com - Hujan yang turun menunda pertandingan final tunggal puteri turnamen tenis internasional Roma antara Maria Sharapova dan Samantha Stosur, Minggu (15/5).

Shyarapova yang pernah menjuarai grand slam AS tertbuka lolos ke final dengan menyingkirkan petenis utama dunia, Caroline Wozniacki. Sementara Stosur merupakan petenis yang pernah lolos ke final Perancis Terbuka.

Hujan turun persis setelah pertandingan ganda puteri. Di final, pasangan China Peng Shuai/Zheng Jie mengalahkan Vania King/Yaroslava Shvedova 6-2 6-3.

Sementara final tunggal putera antara Rafael Nadal dan petenis peringakt dua Novak Djokovic akan berlangsung setelah final tunggal puteri.

Kirim Komentar Anda

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Rossi Merasa seperti Juara

Posted: 15 May 2011 02:23 PM PDT

LE MANS, KOMPAS.com — Valentino Rossi senang bukan kepalang dengan hasil GP Perancis, Minggu (15/5/2011). Penantiannya selama ini akhirnya terwujud, di mana untuk pertama kalinya sepanjang karier dia bisa naik podium bersama Ducati.

Saya sangat senang karena podium pertama dengan Ducati menimbulkan emosi yang luar biasa, terutama karena saya datang ke sana setelah mengalami sebuah periode yang sulit.

-- Valentino Rossi

Memang, "The Doctor" pantas merayakan kesuksesan kecil tersebut karena dia dan Ducati tidak menjadi favorit pada musim 2011. Ini lantaran performa Desmosedici GP11 yang jauh dari harapan karena kalah bersaing dengan para rivalnya dari tim Honda dan Yamaha. Apalagi, kondisi fisiknya juga tidak menunjang pascaoperasi bahu bulan November tahun lalu.

Namun, dalam balapan selama 28 lap di Sirkuit Le Mans, Perancis, Rossi menunjukkan penampilan yang sangat impresif dan fantastis. Start dari urutan sembilan, juara dunia tujuh kali MotoGP tersebut secara perlahan merangsek ke depan dan sempat berada di urutan kedua sebelum dikalahkan oleh pebalap Repsol Honda, Andrea Dovizioso, pada beberapa lap terakhir. Ini juga kekalahan kedua Rossi dari Dovizioso setelah di GP Portugal awal bulan ini pun dia dikalahkan menjelang masuk garis finis dalam perebutan posisi keempat.

"Saya sangat senang, podium pertama dengan Ducati menimbulkan emosi yang luar biasa, terutama karena saya datang ke sana setelah mengalami sebuah periode yang sulit ketika kami banyak berjuang untuk mengatasi kondisi fisikku dan juga harus bisa lebih memahami motor," ujar pebalap berusia 33 tahun tersebut.

"Tetapi, ini menjadi semakin baik dan balapan pada hari ini sangat menyenangkan. Saya melakukan start dengan cukup bagus, beberapa kali menyalip lawan, dan saya terlibat pertarungan dengan Dovi dan (Jorge) Lorenzo. Kami memiliki pengesetan yang berbeda dan saya lebih cepat dari mereka pada sisa akhir pekan ini."

"Pada akhirnya menyenangkan karena saya melakukan beberapa lap dengan baik untuk bertarung dengan Jorge dan saya bisa melewatinya. Kemudian, ketika Dovi datang, ada pertarungan lain lagi dengannya."

"Kami sedang berada di jalur yang bagus, tetapi pada beberapa tempat kami masih banyak kehilangan. Ketika saya berusaha menyalip Dovi, saya pikir itu adalah lap terakhir, tetapi ternyata masih ada satu lagi, saya tidak yakin. Namun, memang ini sulit dan selamat buat Dovi."

Meskipun gagal menjadi nomor dua, Rossi tetap bahagia. Bahkan, di podium, mantan pebalap Honda dan Yamaha tersebut merayakannya sama seperti seorang yang baru menjadi pemenang.

"Tempat ketiga ini tentu saja tidak seperti seorang pemenang, tetapi mirip," ujarnya.

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 ulasan:

Catat Komen