ANTARA - Olahraga

sumber :-

ANTARA - Olahraga


Mensos: Atlet Tunagrahita Indonesia Mampu Berprestasi Dunia

Posted: 01 Jul 2011 12:22 PM PDT

Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri (kiri) ( ANTARA/Widodo S. Jusuf)

Berita Terkait

Video

Bogor (ANTARA News) - Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri mengatakan atlet tunagrahita Indonesia mampu menunjukkan prestasi di tingkat dunia.

"Kita sangat gembira karena terbukti atlet tunagrahita Indonesia tak kalah dibandingkan atlet dari negara lain. Ini merupakan langkah awal yang baik. Kita harus merebut medali lain dalam pertandingan yang tersisa," katanya seperti disampaikan Tenaga Ahli Bidang Hubungan

Media dan Tata Kelola Pemerintahan Mensos Sapto Waluyo melalui surat elektronik dari Athena, Yunani, kepada ANTARA di Bogor, Jumat malam.

Mensos, kata Sapto, datang ke Athena untuk menyaksikan dan menyerahkan medali emas kepada dua atlet renang tunagrahita

Indonesia yaitu Stephanie Handojo dan Fitriani yang berlaga di nomor dada 50 meter perseorangan putri divisi 6 dan divisi 8 pada olimpiade tunagrahita (Special Olimpics World Summer Games 2011).

Kompetisi berlangsung sejak 20 Juni hingga 4 Juli 2011, dan diikuti 185 negara di dunia, termasuk Indonesia.

Ia menjelaskan Stephani perenang kelahiran Surabaya pada 1991 dari DKI Jakarta, pada 25 meter pertama sempat tertinggal dari lawan-lawannya yang berasal dari Prancis, Belgia, Macau, Inggris dan Saint Martin, sebuah negara pulau di timur laut Kepulauan Karibia, yang menjadi milik dua negara yakni Prancis dan Belanda.

Namun, pada "lap" (putaran) terakhir, pelajar SMIP Kasih Ananda Jakarta ini berhasil mengejar lawan-lawannya dan meraih tempat pertama dengan catatan waktu 1.02.73 detik.

Sementara itu, Fitriani berasal dari Panti Sosial Bina Grahita Nipotowe Palu, Sulawesi Tengah, juga berhasil mengalahkan lawan-lawannya yang berasal dari Malta, Suriname, Jamaika dan Belanda.

"Saya sangat senang dapat mempersembahkan medali emas kepada seluruh rakyat Indonesia. Saya berterima kasih kepada Menteri Sosial yang sempat menyaksikan kemenangan ini. Bahkan, saat latihan di Stadion Ragunan, bapak Mensos juga menjenguk kami," kata Fitriani yang diberi ucapan selamat oleh kawan-kawannya.

Indonesia mengirimkan 46 orang atlet tunagrahita, didampingi 13 orang pelatih dan lima staf pendamping.

"Special Olympics merupakan kompetisi olah raga empat tahunan yang menjadi puncak prestasi bagi atlet-atlet tunagrahita tingkat internasional," kata Ketua Umum Special Olympics Indonesia (SOIna) Pudji Hastuti.

Pada Special Olympics tahun 2007 di Shanghai, China, kontingen Indonesia bisa merebut sembilan medali emas, sembilan perak dan empat perunggu.

"Itu prestasi yang luar biasa, apalagi untuk penyandang tunagrahita. Jangan lihat kekurangan mereka, tapi lihat prestasi dan kemampuan mereka yang mengharumkan nama bangsa di laga dunia," kata Mensos yang turut menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya bersama para pendukung, dan mengibarkan bendera Merah Putih.

Mensos meningalkan Athena sebelum kompetisi berakhir dan berharap lebih banyak medali yang diraih atlet Indonesia.

"Semoga lebih baik dari prestasi di Shanghai," katanya seperti dikutip Sapto Waluyo. (*)
(T.A035/M008)

Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © 2011

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Beto dan Dzumafo Masuk Bursa Sriwijaya FC

Posted: 01 Jul 2011 12:12 PM PDT

Sriwijaya FC Sumatera Selatan (ANTARANews/Ardika)

Berita Terkait

Palembang (ANTARA News) - Penyerang Persijap Jepara, Beto Goncalves, dan pemain PSPS Pekanbaru, Herman Dzumafo, masuk dalam bursa pemain baru Sriwijaya Football Club musim depan, kata Direktur Keuangan PT Sriwijaya Optimis Mandiri, Augie Bunyamin.

"Setelah Cristian Gonzales dan Irfan Bachdim, ada dua striker asing lagi yang menjadi incaran kami, yakni Beto Goncalves dan Herman Dzumafo," kata dia, di Palembang, Jumat.

Dia menjelaskan, manajemen klub itu tertarik merekrut kedua pemain tersebut, karena tampil memukau saat memperkuat Persijap pada musim ini.

"Meskipun Beto tidak mampu mengangkat prestasi Persijap pada musim ini, tapi terjadi perubahan besar pada sektor depan berkat sumbangan golnya," ujar dia.

Demikian Dzumafo juga dinilai berhasil menjadi "mesin gol" bagi PSPS Pekanbaru.

"Pada musim ini, Dzumafo berhasil mencetak 12 gol. Selain itu, posturnya yang tinggi dan kuat membuatnya sulit dihentikan pemain belakang lawan," kata dia lagi.

Augie mengungkapkan, manajemen klub telah menjalin komunikasi dengan agen kedua pemain itu beberapa waktu lalu.

"Kita terus menjalin komunikasi dengan kedua pemain ini. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ada keputusan resmi," ujar dia.

Manajemen klub masih menyisakan tiga pemain asing, setelah mendepak Kim Yong Hee (Korea Selatan) dan Claudiano Do Santos (Brazil).

Ketiga pemain asing itu adalah Keith Kayamba Gumbs, Lim Joon Sik, dan Thierry Gathuessy.

"Saat ini manajemen sedang melakukan negosiasi dengan beberapa pemain yang dipertahankan, dan dalam waktu dekat akan diumumkan skuat tim SFC musim depan," kata dia.

Perkembangan lain di SFC, putra daerah Sumsel, Andi Irawan, berpeluang menjadi penjaga gawang kedua, setelah Fauzal Mubarak tidak mendapatkan perpanjangan kontrak untuk musim kompetisi 2011-2012.

"Andi Irawan yang selama ini menjadi kiper ketiga. Namun dengan dilepas Fauzal, dia berpeluang menjadi kiper kedua. Setidaknya ada kesempatan buatnya untuk lebih berkembang lagi," kata Direktur Teknik dan SDM PT Sriwijaya Optimis Mandiri, Hendri Zainuddin pula.

Andi Irawan merupakan penjaga gawang yang telah memperkuat SFC sejak tiga musim terakhir.

Pada musim lalu, dia dipercaya menjadi penjaga gawang SFC U-21.

Meskipun begitu, menurut Hendri, manajemen klub belum memastikan posisi Andi Irawan dalam skuat tim, karena masih berupaya mencari pengganti Fauzal.

"Sriwijaya FC kini mengincar kiper utama Deltras Sidoarjo, Yanuar. Hanya saja hingga saat ini belum ada kesepakatan, meskipun negosiasi telah dilakukan," ujar dia.

Dia menjelaskan, Yanuar masuk referensi manajemen karena menunjukkan penampilan gemilang selama memperkuat Deltras.

"Yanuar dalam beberapa kali penampilannya cukup percaya diri, selain itu dia memiliki skill yang baik. Inilah yang membuat manajemen ingin merekrutnya," kata dia lagi.

Hendri menegaskan, posisi kiper utama, dipastikan akan tetap ditempati oleh Ferry Rotinsulu.

"Ferry seakan telah menjadi ikon Sriwijaya FC. Jadi, dia memang masih menjadi pilihan utama," ujar dia.(*)
(ANT-037/M033) 

Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © 2011

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 ulasan:

Catat Ulasan