KOMPAS.com - Olahraga

sumber :-

KOMPAS.com - Olahraga


Lorenzo Harus Bekerja Keras

Posted: 12 Aug 2011 03:46 PM PDT

MotoGP

Lorenzo Harus Bekerja Keras

Emilius Caesar Alexey | Agus Mulyadi | Jumat, 12 Agustus 2011 | 22:46 WIB

BRNO, KOMPAS.com - Pebalap Jorge Lorenzo mengakui, dirinya dan tim Yamaha harus bekerja keras mulai saat ini sampai babak kualifikasi, untuk menembus dominasi tim Honda di sesi latihan pertama dan kedua, Jumat (12/8/2011) di Sirkuit Brno, Ceko. Lorenzo mengaku hasil latihan itu membuatnya agak jauh dari posisi depan.            

Di kedua sesi latihan bebas itu, Lorenzo berada di urutan keempat, di belakang Dani Pedrosa dan Casey Stoner dari tim Repsol Honda, serta Marco Simoncelli dari  tim San Carlo Gresini Honda. Lorenzo mengaku ada masalah rem di motor M1-nya.

"Sesi latihan hari ini tidak seperti yang kami inginkan. Kami berkutat dengan masalah rem dan kehilangan banyak waktu di lintasan. Besok kami akan bekerja keras untuk memperbaiki sepeda motor ini agar siap untuk babak kualifikasi," kata Lorenzo.

Sebelumnya, Lorenzo bertekad untuk memenangi seri Ceko agar dapat memangkas selisih 20 poin dari pimpinan klasemen sementara, Casey Stoner.

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by Used Car Search.

Vita dan Nadya Sering Tak Sabar

Posted: 12 Aug 2011 03:40 PM PDT

Kejuaran Dunia Bulutangkis

Vita dan Nadya Sering Tak Sabar

Yunas Santani | Agus Mulyadi | Jumat, 12 Agustus 2011 | 22:40 WIB

TRIBUN KALTIM

Nadia Melati (kiri) dan Vita Marissa.

TERKAIT:

WEMBLEY, KOMPAS.com - Menanggapi kekalahan dari pasangan India, pemain ganda putri Indonesia Vita Marissa mengaku dirinya dan Nadya Melati sering tak sabar, untuk menuntaskan pertukaran pukulan melawan pasangan yang belum pernah mereka tantang sebelumnya itu.

"Di gim kedua, mereka mengubah taktik dengan lebih banyak menyerang. Kami juga banyak bikin kesalahan sendiri," kata Vita kepada wartawan Kompas Yunas Santhani Azis di Wembley Arena, London, Inggris.

Kalahnya pasangan ganda nonpelatnas Vita Marissa/Nadya Melati, menyebabkan tak ada wakil Indonesia di semifinal ganda putri Kejuaraan Dunia Bulutangkis.

Harapan menempatkan satu wakil di babak empat besar itu kandas, setelah duet Vita Marissa/Nadya Melati kalah dari pasangan India Jwala Gutta/Ashwini Ponnappa 21-17, 10-21, 17-21.

Vita juga memuji Djwala yang mampu menjaga wilayah depan permainannya dengan baik. "Dia juga main di mix double, jadi bagus di depan. sementara kami sering terburu-buru," ujar Vita.

Indonesia menempatkan empat pasang pemain di babak delapan besar Kejuaraan Dunia kali ini. Sebelumnya, ganda putri Meiliana Jauhari/Greysia Polii juga kandas di tangan Miyuki Maeda/Satoko Suetsuna 15-21, 17-21.

Sementara ganda putra Mohammad Ahsan/Bona Septano melaju ke semifinal, dengan menundukkan unggulan kedua dari Denmark Mathias Boe/Carsten Mogensen 21-18, 18-21, 24-22.

Indonesia masih menempatkan satu lagi pasangan di perempat final, yaitu unggulan kedua ganda campuran Tantowi Ahmad/Lilyana Natsir. Keduanya akan menghadapi pasangan Denmark Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen malam ini.

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by Used Car Search.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 ulasan:

Catat Komen