Sindikasi sport.okezone.com

sumber :-

Sindikasi sport.okezone.com


Ducati Sambut Raihan Rossi, Prihatin Hasil Hayden

Posted: 09 Jul 2012 02:16 AM PDT

HOHENSTEIN-ERNSTHALL – Konsistensi dan perbaikan hasil tim Ducati bukan hanya disambut gembira Valentino Rossi tapi juga sang bos, Vittoriano Guareschi. Meski begitu, Guareschi menyayangkan gagalnya Nicky Hayden mengikuti jejak sukses Rossi di GP Jerman, kemarin.
 
Manajer tim nyentrik itu memang menerapkan dua settingan berbeda untuk tunggangan The Doctor dan Hayden. Hasilnya terbilang lumayan. Mereka mulai bisa meneror Yamaha serta menemukan racikan strategi tentang bagaimana menghemat grip ban selama lomba.
 
"Hasil kami cukup positif dari sejumlah prespektif: kami menggunakan dua set-up berbeda untuk Vale dan Nicky yang membolehkan mereka melaju dengan kecepatan yang bagus, mereka bisa mendekati pembalap-pembalap Yamaha," jelas Guareschi, seperti dikutip Paddock Talk, Senin (9/7/2012).
 
"Kami juga bisa meminimalisir ke-aus-an ban untuk bisa terus bersaing hingga akhir sesi lomba dengan sejumlah kompetitor lain. Di akhir, Vale bisa mendekati grup terdepan meski tak bisa melewati (Stefan) Bradl. Dia finis di posisi enam, yang merupakan hasil terbaiknya di trek kering tahun ini," lanjutnya.
 
Sementara untuk Hayden sendiri, Guareschi menilai ada emosi 'tidak-sabaran' dari Hayden. Ke depannya, Guareschi akan berupaya meracik lagi settingan motor agar bisa menemukan titik tepat antara kemampuan motor dan potensi yang dimiliki The Kentucky Kid – julukan Hayden.
 
"Hasil Nicky tak menyamai potensi yang didemonstrasikannya sepanjang lomba tapi nasib buruk biasa terjadi pada persaingan ketat, mungkin dia tak sabar dan frustrasi," sambung mantan rider Superbike era 90an tersebut.
 
"Kami masih punya pekerjaan rumah untuk dikembangkan di motor dan hari ini kami mengumpulkan beberapa informasi menarik untuk segera kami realisasikan," tutup Guareschi.
(raw)

Karateka Indonesia Siap Wujudkan Mimpi

Posted: 09 Jul 2012 01:04 AM PDT

JAKARTA – Meraih gelar juara pada kompetisi tingkat internasional merupakan mimpi seluruh atlet. Tidak terkecuali Imam Tauhid Ragananda, anggota Tim Nasional Senior Karate Indonesia yang akan berlaga pada AKF Championship 16-17 Juli mendatang.
 
Imam merupakan salah satu andalan Tim Indonesia untuk meraih emas pada kelas Kumite 55 kg. Karateka berusia 21 tahun itu mengatakan bahwa ia memang menargetkan juara pada kejuaraan yang akan berlangsung di Tashkent, Uzbekistan itu.
 
"Kalo ditanya target, pasti jawabnya juara ya, karena itu merupakan mimpi kita semua. Jadi, saya ingin bermain maksimal dan meraih mimpi. Insya Allah, kalau kita sudah berusaha, pasti ada jalannya," ujar Imam, Senin (9/7/2012).
 
Ketika ditanya mengenai lawan terberat yang akan dihadapi, karateka asal Jawa Tengah itu mengatakan kalau tidak ada satu negara yang paling diunggulkan pada kejuaraan tersebut. Jadi, ia pun tidak takut dengan karateka dari negara manapun, dan tetap optimistis mampu memenangi medali emas.
 
"Karate kan olah raga non-olympic, jadi kekuatannya masih merata dan peluang kami untuk merebut gelar juara pun terbuka lebar," ujar Imam, yang berhasil meraih medali emas pada kejuaraan ASEAN University Games di Thailand, akhir 2010 lalu.
 
Bersama rekan-rekannya di tim senior, Imam akan berangkat menuju Tashkent pada Jumat (13/7) dan bertanding pada 16-17 Juli mendatang. Timnas senior Karate Indonesia menargetkan dua emas pada ajang tersebut.
(fit)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 ulasan:

Catat Komen