KOMPAS.com - Olahraga

sumber :-

KOMPAS.com - Olahraga


Yonathan/Hendra Tembus Babak Utama

Posted: 16 Oct 2012 03:51 PM PDT

Denmark Terbuka Superseries Premier

Yonathan/Hendra Tembus Babak Utama

Selasa, 16 Oktober 2012 | 22:51 WIB

KOMPAS.com - Ganda putra Indonesia, Yonathan Suryatama Dasuki/Hendra Aprida Gunawan, menembus babak utama turnamen Denmark Terbuka Superseries Premier. Mereka berhasil melewati dua hadangan di babak kualifikasi turnamen berhadiah 400.000 dollar AS tersebut, Selasa (16/10/2012).

Yonathan dan Hendra, yang merupakan mantan pemain Pelatnas Cipayung, berhasil mengalahkan dua pasangan tuan rumah. Setelah menang 21-17, 22-20 atas Frederik Colberg/Mikkel Elbjorn, mereka menyingkirkan unggulan ketiga kualifikasi tersebut, Anders Kristiansen/Anders Skaarup Rasmussen, dengan rubber game 21-16, 20-22, 2-19.

Di babak utama, Rabu (17/10), Yonathan/Hendra akan bertemu pasangan Jerman yang tidak diunggulkan, Ingo Kindervater/Johannes Schoettler. Jika berhasil melewati hadangan tersebut, mereka akan bertemu pemenang antara pasangan Indonesia Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dengan unggulan kelima dari China, Hong Wei/Shen Ye. Turnamen ini menjadi debut Ahsan/Hendra, yang baru dipasangkan.

Di sektor ganda putra ini, Indonesia memiliki dua pasangan yang harus melewati kualifikasi. Selain Yonathan/Hendra, ada Alvent Yulianto Chandra/Markis Kido, yang pekan lalu juara Belanda Terbuka Grand Prix. Alvent/Kido sedang memainkan pertandingan kedua melawan pasangan tuan rumah, Kasper Antonsen/Nikolaj Overgaard. Jika menang, di babak utama mereka bertemu pasangan China, Chai Biao/Zhang Nan.

Sumber :

tournamentsoftware

Editor :

Aloysius Gonsaga Angi Ebo

Rifat Sungkar Targetkan Juara di Italia

Posted: 16 Oct 2012 03:17 PM PDT

Rifat Sungkar Targetkan Juara di Italia

Penulis : Emilius Caesar Alexey | Selasa, 16 Oktober 2012 | 22:17 WIB

Rifat Sungkar (kiri) dan Scott Beckwith (kanan)

TERKAIT:

SARDINIA, KOMPAS.com - Pereli nasional Rifat Sungkar, bakal menghadapi  jalanan yang sangat licin dalam Reli Italia, akhir pekan ini. Namun, Rifat tetap bertekad untuk menjadi juara di ajang World Rally Championship.             Sebelum menjalani reli, Rifat yang berlaga di kategori Rally Class itu melakukan survei di kawasan Olbianya dan Sardinia, Selasa (16/10/2012). Hujan yang terus mengguyur kawasan itu dan diperkirakan sampai Sabtu (20/10), membuat kawasan itu sangat licin dan harus dilalui dengan sangat hati-hati.

Menurut Rifat, medan reli yang akan dilintasi adalah jalanan tanah yang berkerikil, dengan topografi yang bervariasi. Ada kawasan datar dengan jalanan yang sempit. Ada juga kawasan yang bergelombang dengan gundukan untuk mobil melompat dan kubangan yang berair sehingga tantangan kian tinggi. "Saya menyukai jalanan tanah karena mirip dengan medan reli di Indonesia. Saya akan berusaha untuk kembali menjadi juara pertama di Italia. Apalagi, saya masih bersemangat tinggi setelah berhasil menjuarai Rally Class di Perancis, dua minggu lalu," tulis Rifat, Selasa (16/10), dalam  pesan singkatnya kepada Kompas.

Sempat terjadi insiden dalam uji coba yang dilakukan Rifat. Karena lintasan yang licin, mobil yang dikendarai Rifat sempat keluar jalur, menyenggol pembatas lintasan, berputar di turunan tajam dan  menabrak pohon.             "Tidak ada kerusakan yang berarti dari insiden itu. Namun kami harus berhati-hati di Reli Italia ini karena lintasan tanah berkerikil dan berbatu itu sangat bergelombang. Kondisi jalan semakin sulit dan licin ketika hujan turun. Meskipun sempat terjadi insiden, proses uji coba berlangsung  baik," kata Rifat.

Menurut Rifat, dirinya dan tim Fastron World Rally sedang mencari setelan mesin dan mobil terbaik untuk mengikuti reli itu. Beberapa jenis ban akan diuji selama beberapa hari ke depan guna menentukan jenis ban yang paling cocok. Tim yang dibawa dari Indonesia juga sudah siap berjuang untuk memperbaiki mobil atau mengubah setelan sesuai keinginan Rifat.            

"Persiapan tim  Fastron World Rally  sudah cukup baik dan proses administrasi  sudah beres. Rifat menyukai dan sudah terbiasa dengan lintasan tanah berkerikil. Hari ini, Rifat dan navigator Scott Beckwith  mulai melakukan survei lintasan, semoga pencatatan pace note berlangsung  baik karena  sangat diperlukan saat lomba," kata M Indra Prasetyo,  manajer tim Fastron World Rally.

Editor :

Tjahja Gunawan Diredja

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 ulasan:

Catat Komen