Sindikasi bola.okezone.com

sumber :-

Sindikasi bola.okezone.com


Pelatih Muda Red Bulls Tewas Mengenaskan

Posted: 08 Oct 2012 01:03 PM PDT

NEW YORK – Sepakbola Amerika Serikat, khususnya New York Red Bulls, kehilangan seorang figur klub yang dihuni Thierry Henry dan Rafael Márquez itu. Salah satu pelatih akademi Red Bulls, Michael Jones, ditemukan tewas dengan tragis di sebuah sudut kota tersibuk dunia itu.
 
Jones yang menjadi pelatih kepala di program pelatihan akademi Red Bulls itu, ditemukan tak bernyawa dengan luka gorokan di leher, luka sayatan di dada serta luka potongan telinga akibat benda tajam, akhir pekan lalu waktu setempat.
 
Salah seorang saksi yang identifikasinya disembunyikan mengatakan, Jones terakhir kali terlihat sedang berada di 14th Street, sekitar Manhattan's Union Square, sekira pukul 4.30 pagi, usai berpesta dengan kekasihnya semalam suntuk.
 
Di tempat kejadian perkara (TKP), saksi juga sempat melihat Jones tengah beradu mulut dengan seorang pria, sebelum akhirnya ditemukan dalam keadaan tewas.Polisi yang berdatangan beberapa jam setelah kejadian, langsung mengisolasi TKP yang banyak dipenuhi genangan darah pria kelahiran Liverpool (Inggris), 25 tahun lalu itu.
 
Kemudian, jasadnya sempat dilarikan ke Rumah Sakit Bellevue dan akhirnya dinyatakan meninggal di sana. Minggu waktu setempat, pihak Kepolisian sudah mendapati deskripsi pelaku untuk disebar, yakni pria berkuncir dengan jaket gelap.
 
Pihak Red Bulls mengungkapkan kedukaannya dan mengeluarkan pernyataan resmi. Red Bulls juga siap untuk membantu pihak Kepolisian untuk mengungkap pelaku dan motif pembunuhan tersebut. Selama masih hidup, Jones disebut Red Bulls sebagai pelatih fantastis yang amat mencintai sepakbola.
 
"Kabar ini benar-benar menyedihkan dan menjadi berita duka bagi masyarakat sepakbola. Kami akan melakukan apapun untuk membantu pihak berwenang terhadap penyelidikan kasus ini. Pikiran dan doa kami bersama keluarga Michael setiap saat," bunyi pernyataan Red Bulls, seperti disadur MSN, Selasa (9/10/2012).
(raw)

PSSI Tinjau Ulang MoU dengan KPSI

Posted: 08 Oct 2012 12:43 PM PDT

JAKARTA - PSSI berniat untuk meninjau ulang MoU dengan Komite Penyelamat Sepak bola Indonesia (KPSI). Keinginan PSSI untuk meninjau ulang, karena menilai KPSI melakukan pelanggaran-pelanggaran atas isi kerja sama yang telah disepakati bersama.

Rapat tim Joint Committee (JC) kedua antara PSSI, KPSI, dan AFC di Kuala Lumpur, Malaysia, (20/9), telah melahirkan beberapa kesepakatan. Adapun kesepakatan tersebut antara lain masalah kompetisi, timnas, revisi statuta, pengembalian empat anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, dan penentuan kongres.

Dari kelima kesepakatan yang dijalin dari permasalahan-permasalahan di atas, ternyata ada ketidakpuasan dari pihak PSSI. Ketua umum (ketum) PSSI, Djohar Arifin Husin, menilai, jika KPSI telah mengganggu dan mengacaukan isu MoU.

 "Sejak tanda tangan MoU antara PSSI, KPSI, dan PT Liga Indonesia (PT Liga), itu dilakukan sebagai wujud kepedulian negara dan AFC agar Indonesia tidak terkena sanksi FIFA. Jadi mengherankan jika KPSI bukannya membantu, tapi malah terus menggangu dan mengacaukan isi MoU," ungkap Djohar, saat menjalani jumpa pers di kantor PSSI, Jakarta, Senin (8/9).

Tidak hanya mengacaukan isi MoU yang sudah disepakati, Djohar pun menuding KPSI berkeinginan persepakbolaan Indonesia dijatuhi sanksi oleh FIFA. Untuk menyelesaikan masalah ini, PSSI pun berniat melaporkan semua permasalahan yang ada kepada AFC.

"Kami melihat ada yang tidak sehat untuk sepak bola Indonesia. Sepertinya mereka berharap FIFA menghukum Indonesia. Kami sangat kecewa, kami akan laporkan ke Task Force, AFC, dan FIFA. Kami sungguh sangat kecewa dan menyesalkan hal ini," tandas Djohar. (Decky Irawan Jasri/Koran SI/min)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 ulasan:

Catat Komen