ANTARA - Olahraga

sumber :-

ANTARA - Olahraga


Kurniawan Perkuat Tangerang Wolves Hadapi Batavia Union

Posted: 17 Feb 2011 08:05 AM PST

Jakarta (ANTARA News) - Mantan striker Timnas Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto, memperkuat klub Tangerang Wolves saat menghadapi Batavia Union dalam Liga Primer Indonesia (LPI) di Stadion Benteng, Tangerang, Sabtu (19/2).

CEO Tangerang Wolves Akmal Marhalie di Jakarta, Kamis, berharap penyerang barunya, Kurniawan Dwi Yulianto, dapat bermain habis-habisan dan menyarangkan gol ke gawang lawan untuk memetik kemenangan.

"Terus terang sebelum Kurniawan bergabung, lini depan kami lemah. Karena dari lima kali main kami masih minim gol," katanya.

Namun, Akmal optimistis bahwa dalam pertandingan melawan Batavia Union timnya akan memegang kendali permainan, terlebih lagi bermain di depan publiknya sendiri.

"Sebagai tuan rumah, kami akan bermain menyerang dengan formasi 3-4-3, dan memanfaatkan kelemahan lawan yang sedang kehilangan tiga pemain pilarnya," katanya.

Menurut Akmal, Batavia Union sedang bermasalah karena dua pemain lokal dan satu pemain asing yang menjadi tulang punggung tim tidak bisa main karena akumulasi kartu merah. Mereka adalah Javier Roca, M. Iskandar, dan Fauzi Toldo.

"Kekuatan mereka pasti timpang, dan kami akan memanfaatkan kelemahan tersebut," ujarnya.

"Semoga pelatih Paulo Camargo benar-benar memasangnya sebagai starter, dan ia akan bermain bagus bagi kami yang sedang haus kemenangan," kata Akmal.

Sementara itu, walau kehilangan tiga pemain pilar, CEO Batavia Union Meiriyon Moeis tidak terlampau merisaukannya.

"Sebagian besar pemain kami sudah mengenal gaya permainan Kurniawan Dwi Yulianto. Jadi, kami yakin dapat meredamnya. Kami pastikan Kurniawan tidak mudah bisa mendekati daerah pertahanan kami," katanya pada kesempatan terpisah.

Menurut Meiriyon Moeis, strategi menyerang yang diterapkan pelatih Roberto Bianchi cukup jitu untuk meredam permainan menyerang Tangerang Wolves.

"Toh minggu lalu, dengan 10 pemain pun kami masih bisa menang melawan Bandung FC. Tiga pemain yang terkena akumulasi kartu merah itu sudah ada penggantinya yang tak kalah hebatnya," kata Yon Moeis.(*)

(T.T009/I007)

Editor: Ruslan
COPYRIGHT © 2011

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Sony Absen Perkuat Suryanaga di Superliga

Posted: 17 Feb 2011 06:18 AM PST

Pebulutangkis Indonesia Sony Dwi Kuncoro (ANTARA/Hermanus Prihatna)

Berita Terkait

Surabaya (ANTARA News) - Peluang Jaya Raya Suryanaga untuk mempertahankan gelar juara Superliga Badminton Indonesia 2011 di Surabaya pada 20-26 Februari sangat berat, menyusul absennya Sony Dwi Kuncoro.

Manajer Tim Jaya Raya Suryanaga, Wijanarko Adimulya, ketika dihubungi di Surabaya, Kamis malam, mengatakan kondisi Sony hingga saat ini belum fit dan masih dalam tahap pemulihan cedera pinggang.

"Tim medis Pelatnas tidak memberikan izin kepada Sony untuk tampil, karena dikhawatirkan cederanya kambuh," katanya.

Sony Dwi Kuncoro mengalami cedera sejak beberapa bulan lalu dan harus absen di sejumlah turnamen super series, termasuk kejuaraan dunia 2010 di Prancis.

Akibatnya, peringkat dunia Sony menurun drastis dari jajaran sepuluh besar, kini melorot di posisi ke-30.

Dengan absennya Sony, tuan rumah Suryanaga tinggal mengandalkan dua pemain asingnya asal Hongkong, Hu Yun dan Chan Yan Kit, di sektor tunggal dengan Adnan Fauzi sebagai pelapis.

"Kalau dibilang berat, memang benar. Tapi, kami akan berjuang semaksimal mungkin untuk merebut poin di nomor ganda," kata Wijanarko.

Pada sektor ganda, Suryanaga diperkuat kombinasi pemain muda dan senior mantan Pelatnas, seperti Christopher, Rian Agung, Tri Kusuma, Alvent Yulianto, serta Bambang Supriyanto dan Tri Kusharyanto.

"Kami berharap bisa merebut satu angka dari tunggal dan dua angka dari ganda atau sebaliknya. Kami tinggal mengatur strategi di nomor ganda, siapa yang harus diturunkan," tambah Wijanarko.

Sementara itu, para pebulu tangkis asing yang sudah dikontrak Suryanaga dijadwalkan tiba di Surabaya pada Jumat (18/2).

Selain Hu Yun dan Chan Yan Kit, tiga pemain putri masing-masing Yao Jie (Belanda) dan pasangan Shinta Mulia/Yao Lei (Singapura) juga akan merapat. (ANT/K004)

Editor: B Kunto Wibisono
COPYRIGHT © 2011

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

KOMPASbola

sumber :-

KOMPASbola


Napoli Ditahan Villarreal

Posted: 17 Feb 2011 06:53 PM PST

SAN PAOLO, KOMPAS.com - Tak tampil dengan performa terbaiknya, Napoli harus puas bermain imbang 0-0 saat menjamu Villarreal di leg pertama babak 32 besar Liga Europa, Kamis atau Jumat (18/2/2011).

Hasil ini membuat leg kedua yang akan berlangsung di Stadion El Madrigal, 24 Februari mendatang, akan sangat menentukan.

Tampil tanpa Marek Hamsik, Napoli lebih mengandalkan kedua sayapnya untuk menyuplai bola kepada Edison Cavani. Hasilnya, Napoli tampil kurang greget.

Sementara tim tamu tampil cukup tenang. Giuseppe Rossi tetap tampil menyerang dan beberapa kali mengancam gawang Morgan De Sanctis. Sadar bermain di depan ribuan pendukung tim lawan, Villarreal berusaha mengatur tempo permainan dan lebih banyak menahan bola. Sesekali mereka mencoba mencari celah untuk menerobos pertahanan Napoli.

Tanpa hadirnya Hamsik, Napoli benar-benar kehilangan arah. Alur serangan tak tersusun dengan rapi. Ini membuat Cavani tak bisa berbicara banyak. Sekali ia mendapatkan peluang pada menit ke-32. Namun, bola hasil tendangan lemah Cavani masih bisa diselamatkan kiper Villarreal, Diego Lopez.

Ketatnya permainan membuat kedua tim tak mampu menciptakan banyak peluang. Di babak kedua, tak ada perubahan signifikan yang terjadi. Kedua tim tetap bermain ketat. Malah mereka kerap melakukan kesalahan-kesalahan mendasar seperti umpan. Namun, Napoli lebih menguasai bola di awal babak kedua ini.

Gagal menerobos pertahanan Villarreal, Napoli melakukan percobaan dari luar kotak penalti. Hasilnya? Tetap sama, nihil.

Sadar timnya tak berkembang, pelatih Napoli Walter Mazzarri langsung memasukkan sang bintang Marek Hamsik. Ia menggantikan Giuseppe Mascara pada menit ke-61. Sementara pelatih Villarreal lebih memperkuat lini belakangnya dengan memasukkan Carlos Marchena menggantikan Marcos Senna.

Pada menit ke-71, Cavani sebenarnya berhasil menjebol gawang Lopez lewat tandukan. Sayang, sebelum mencetak gol, Cavani sudah berada dalam posisi offside.

Beberapa detik sebelum pertandingan berakhir, Napoli harus kehilangan beknya, Salvatore Aronica, akibat menerima kartu kuning kedua setelah melanggar Nilmar. Meski terus berupaya, kedua tim tetap tak mampu mengubah kedudukan 0-0 hingga pertandingan berakhir.

Susunan Pemain Napoli: Morgan De Sanctis, Andrea Dossena, Sanchez Emilson Cribari,  Hugo Armando Campagnaro, Salvatore Aronica, Cristian Maggio, Hassan Yebda (Michele Pazienza 68), Walter Gargano (Jose Ernesto Sosa 78), Giuseppe Mascara (Marek Hamsik 61), Edinson Roberto Gomez Cavani, Ezequiel Ivan Lavezzi

Villarreal: Diego Lopez, Joan Capdevila, Mario Perez  Gonzalo, Mateo Pablo Mussachio, Marcos Senna (Carlos Marchena 61), Santi Cazorla (Jose Manuel Catala 87), Borja Valero, Soriano Llido Bruno, Nilmar, Giuseppe Rossi (Marco Ruben 78)

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Xavi Masih Kecewa

Posted: 17 Feb 2011 06:48 PM PST

BARCELONA, KOMPAS.com - Kapten Barcelona, Xavi Hernandez, masih sangat terpukul dengan kekalahan timnya atas Arsenal di leg pertama babak perdelapan final Liga Champions, Rabu atau Kamis (17/2/2011). Menurut Xavi, ini bukanlah hasil yang adil.

Meski sempat unggul terlebih dahulu lewat gol David Villa, Barcelona akhirnya harus mengakui keunggulan Arsenal dengan skor tipis 1-2 dalam laga yang berlangsung di Stadion Emirates.

Xavi menilai, Barcelona tampil lebih baik ketimbang lawannya tersebut. Apalagi, banyak peluang yang diciptakan Lionel Messi dkk yang gagal dikonversikan menjadi sebuah gol.

"Ini memalukan karena kami berpikir lebih kuat dari Arsenal. Hasil ini lebih buruk dari musim lalu (2-2). Dulu kami seri sekarang kami kalah. Tim membuat banyak kesalahan tapi bermain sepak bola yang bagus," kata Xavi.

"Kami kurang beruntung dalam penyelesaian akhir. Kami tak bisa mengkonversikan banyak kesempatan yang kami punya. Pertandingan itu kami kuasai, tapi gagal untuk dimenangkan. Hasil ini tidak adil," tambahnya.

Namun, Xavi tak mau terlalu larut dalam kekecewaan. Ia mulai menatap ke depan dan yakin bisa membalikkan keadaan. Kemenangan 1-0 di leg kedua, 8 Maret mendatang di Stadion Camp Nou, sudah cukup menghantarkan Barcelona ke babak selanjutnya.

"Kami mungkin kecewa dan tahu apa yang kami butuhkan di leg berikutnya. Kami yakin bisa melakukan yang lebih baik di Camp Nou dan kami optimistis. Tapi, kami sangat menghormati Arsenal," tegasnya. (DM)

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kosmo Online - Sukan

sumber :-

Kosmo Online - Sukan


Chong Wei pula ke Indonesia

Posted:

Chong Wei pula ke Indonesia

Chong Wei pula ke Indonesia

Oleh HELMI TALKAH
helmi.talkah@kosmo.com.my


LEE CHONG WEI memilih untuk beraksi dalam Liga Super Badminton Indonesia sebagai persiapan menghadapi Seluruh England bulan depan.


ATLET Malaysia nampaknya kini menjadikan Indonesia sebagai destinasi pilihan untuk menimba pengalaman.

Ia bermula dengan pemain bola sepak negara, Mohd. Safee Mohd. Sali yang membuat keputusan beraksi dengan kelab Pelita Jaya dalam Liga Super Indonesia (ISL).

Kini, jaguh badminton negara, Datuk Lee Chong Wei pula berbuat demikian.

Alasan mereka sama iaitu mencari suasana baru yang lebih kompetitif.

Chong Wei dilaporkan akan beraksi dalam saingan Liga Super Badminton Indonesia di Surabaya yang bermula 20 hingga 26 Februari.

Keputusan yang diambilnya itu tidak salah dan ia telah disahkan oleh jurulatih perseorangan negara, Rashid Sidek.

Menurut Rashid, memang Chong Wei ada menyatakan hasrat untuk beraksi dalam saingan tersebut sebagai persiapan menghadapi Seluruh England pada Mac depan.

"Chong Wei merasakan di Malaysia saingannya tidak cukup kompetitif dan sebab itu dia mahu beraksi di Indonesia sebagai persiapan menghadapi Seluruh England.

"Lagipun di sini (Malaysia) tidak ada mana-mana pemain yang dapat menandingi Chong Wei. Jadi, tidak salah rasanya Chong Wei menyertai kejohanan di Indonesia itu," kata Rashid kepada Kosmo! semalam.

Difahamkan, Chong Wei, 29, akan beraksi dengan kelab SGS PLN Bandung. Dia akan bergandingan dengan rakan baiknya, Taufik Hidayat yang merupakan pemain perseorangan utama Indonesia

Bagaimanapun, pemain No. 1 dunia itu hanya akan beraksi selama dua hari dalam saingan Liga Indonesia memandangkan dia bakal menyertai Sirkit Grand Prix (GP) Kebangsaan Akhir 2010 di Terengganu yang bermula pada 18 hingga 21 Februari ini.

Sementara itu, Rashid menuntut pemain-pemain skuad elit negara seperti Tan Chun Seang, Chan Kwong Beng dan Chow Wei Feng mempamerkan aksi terbaik mereka sepanjang berlangsungnya GP Akhir di Terengganu itu.

"Memang sukar buat pemain-pemain ini untuk muncul juara pada kejohanan tersebut memandangkan Chong Wei turut beraksi, tetapi itu tidak boleh dijadikan alasan mengapa mereka tidak boleh turun dengan prestasi terbaik masing-masing.

"Jika tewas sekalipun, janganlah tewas ditangan pemain-pemain lebih rendah tarafnya daripada mereka. Jika itu juga yang berlaku, saya tidak teragak-agak untuk memberikan amaran kepada mereka dan tempoh setahun diberikan untuk kesemua pemain terbabit membuktikan kemampuan masing-masing," jelas Rashid.

Sebelum ini, Rashid pernah menyuarakan kekecewaannya terhadap prestasi yang dipamerkan Kwong Beng, Liew Darren dan Wei Feng selepas mereka gagal melayakkan diri ke pusingan pertama Terbuka Malaysia 2011 bulan lalu.

Biarpun telah mendapat pendedahan yang secukupnya di pentas antarabangsa, ketiga-tiga pemain itu terkandas pada aksi pusingan kelayakan.

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

'Tidak perlu gentar'

Posted:

'Tidak perlu gentar'

'Tidak perlu gentar'

Daripada AZIZUL FAHMI
AHMAD ZABIDI
azizulfahmi@kosmo.com.my



KORAT, Thailand – Barisan pelumba lebuh raya negara hanya menunggu masa untuk bersaing dalam acara lepas beramai-ramai lelaki senior pada Kejohanan Lumba Basikal Asia (ACC) 2011 esok.

Bagaimanapun, kesemua empat pelumba negara diingatkan agar tidak gentar ketika berdepan dengan nama-nama besar seperti Wong Kam Po dari Hong Kong, Yukiya Arashiro (Jepun) dan Hossein Askari (Iran).

Pada kejohanan kali ini, skuad lebuh raya menyandarkan harapan di bahu empat pelumba iaitu Mohd. Adiq Hussainie Othman, Amir Mustafa Rusli, Muhammad Rauf Nur Misbah dan Suhardi Hassan yang mengambil alih tempat jaguh pecut, Anuar Manan yang menarik diri pada saat-saat akhir ekoran masalah kesihatan.

Menjelang acara terakhir yang dipertandingkan pada ACC 2011 itu, jurulatih skuad lebuh raya negara, Graham Seers (gambar) berharap anak-anak buahnya menampilkan kayuhan bertenaga dan seterusnya mampu menghadirkan pingat buat Malaysia.

"Apa saja boleh berlaku dalam sekelip mata ketika perlumbaan menghampiri garisan penamat," kata Seers yang mula menabur bakti bersama Malaysia pada 2 Januari lalu selepas membimbing pasukan kebangsaan India.

"Pelumba Malaysia harus memberi tumpuan kepada perlumbaan mereka saja. Jangan pedulikan reputasi pelumba-pelumba lain. Saya sudah berbincang dengan semua pelumba Malaysia tentang perlumbaan Sabtu ini (esok). Saya ada taktik tersendiri dan saya harap pelumba Malaysia boleh menang nanti."

Sebagai rekod, skuad lebuh raya gagal menyerlah sejak ACC 2007 di Bangkok, Thailand; ACC 2008 di Nara, Osaka, Jepun; ACC 2009 di Banjarmasin, Indonesia; ACC 2010 di Sharjah, Emiriyah Araba Bersatu (UAE); Sukan SEA 2007 di Korat; Sukan SEA 2009 di Laos; Sukan Komanwel 2010 di New Delhi, India dan Sukan Asia 2010 di Guangzhou, China.

Justeru, Seers berharap anak-anak buahnya mampu memulihkan kembali imej mereka yang semakin tercalar, sekali gus membayangi kelibat Kam Po, Arashiro dan Askari yang disebut-sebut sebagai pelumba pilihan bagi menyambar pingat pada edisi kali ini.

Sekalipun sudah menjangkau usia 39 tahun, Kam Po membuktikan betapa kayuhannya masih bertenaga. Buktinya, dia merangkul pingat emas dalam acara lepas beramai-ramai pada temasya Sukan Asia 2010 di Guangzhou, China.

Arashiro pula muncul pelumba pertama Jepun yang berkayuh pada dua kejohanan utama - Jelajah Perancis dan Jelajah Itali selain tampil bergaya apabila menduduki tempat kesembialan pada Kejohanan Dunia di Geelong, Australia tahun lalu.

Nama Askari juga tidak kurang hebatnya apabila dia membantu Tabriz Petrochemical Cycling Team muncul juara berpasukan keseluruhan pada Le Tour de Langkawi (LTdL) 2010 dan 2011.

Sementara itu, Presiden Persekutuan Kebangsaan Lumba Basikal Malaysia (PKBM), Abu Samah Abd. Wahab berkata, barisan pelumba negara harus menggunakan kebijaksanaan apabila bersaing dengan nama-nama besar seperti Kam Po, Arashiro atau Askari.

"Saya percaya mereka (pelumba-pelumba negara) datang ke Korat dengan persiapan rapi. Jadi apabila ada nama-nama besar keluar melakukan breakaway (pemecahan), mesti ada pelumba kita ikut. Jangan hanya duduk dalam kelompok besar sampai ke garisan penamat tanpa pedulikan apa yang berlaku di depan.

"Mereka juga harus saling bekerjasama dan beri laluan kepada sesiapa yang nampak seperti boleh menang," kata Abu Samah.

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Safee semakin teruja

Posted:

Safee semakin teruja

Safee semakin teruja


SAFEE (kiri) bersama rakan sepasukan tekun mendengar taklimat sebelum memulakan latihan di Pusat Olahraga Pelita Jaya semalam.


PENYERANG kebangsaan, Mohd. Safee Mohd. Sali berasa teruja selepas mengikuti sesi latihan pertama bersama kelab Liga Super Indonesia (ISL), Pelita Jaya pagi semalam.

Selepas diperkenalkan pada satu majlis khas oleh pihak pengurusan Pelita Jaya setibanya di Jakarta pada Isnin lalu, Safee mula turun berlatih di Pusat Olahraga Pelita Jaya, Sawangan, Jakarta Selatan, semalam.

"Pada hari pertama latihan, rasa seronok kerana dapat berjumpa rakan baru dan merasai tempat baru.

"Fasiliti kelab sangat bagus dan para pemain lain juga cukup mesra. Cuma corak latihan berbeza sedikit dan pasukan ini banyak bermain one touch football.

"Terima kasih kepada semua yang memberi ucapan dan mendoakan saya di sini," kata Safee menerusi laman Facebook rasminya, 'SafeeSali_10 Official' semalam.

Sesi latihan pagi semalam dikendalikan dua penolong jurulatih Pelita Jaya iaitu I Made Pasek Wijaya dan Djadjang Nurjaman memandangkan ketua jurulatih, Miodrac Radovic berada di Australia.

Menerusi laman Facebook itu juga, pengurus peribadi Safee, Zakaria Ab. Rahim yang turut menyaksikan sesi latihan itu berkata, Safee kelihatan tidak menghadapi masalah untuk menyesuaikan diri.

"Dia (Safee) nampak enjoy dan cepat menyesuaikan diri. Tapi dia nampak agak penat kerana sudah empat hari tidak turun berlatih sejak tiba di Jakarta Isnin lalu.

"Esok (hari ini), skuad Pelita Jaya akan bertolak ke satu tempat peranginan di Punchak, Bandung untuk latihan pusat hingga 25 Februari sebelum aksi pertama pusingan kedua ISL pada 7 Mac menentang Persib Bandung," kata Zakaria.

Selain Safee, empat pemain import Pelita Jaya yang lain turut kelihatan pada sesi latihan pagi semalam iaitu penyerang dari Paraguay, Juan Ramirez, Tomoyuki Sakai, Shibakoya Yuichi (Jepun), Walter Benitez (Argentina) dan Coulibaly (Mali).

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

KOMPAS.com - Olahraga

sumber :-

KOMPAS.com - Olahraga


Wozniacki Jaga Asa untuk Nomor 1 Lagi

Posted: 17 Feb 2011 03:18 PM PST

Dubai Terbuka

Wozniacki Jaga Asa untuk Nomor 1 Lagi

Penulis: Aloysius Gonsaga AE | Editor: Aloysius Gonsaga Angi Ebo

Kamis, 17 Februari 2011 | 23:18 WIB

DUBAI, Kompas.com - Caroline Wozniacki tak menemui kesulitan untuk maju ke perempat final Dubai Terbuka, Kamis (17/2/11). Menghadapi petenis non-unggulan asal Jepang, Ayumi Morita, unggulan pertama asal Denmark tersebut menang straight set 6-1, 6-0.

Dengan demikian, petenis cantik berusia 20 tahun ini memelihara asa untuk kembali ke ranking pertama WTA. Pasalnya, jika berhasil merengkuh gelar di turnamen ini, maka Wozniacki berhak menempati lagi posisi nomor satu dunia, yang pekan lalu digeser oleh petenis Belgia, Kim Clijsters.

Namun, Wozniacki harus bisa melewati hadangan berikutnya. Pada babak delapan besar, Jumat (18/2/11), dia akan menghadapi petenis Israel, Shahar Peer, yang lolos setelah menyingkirkan petenis Belgia, Yanina Wickmayer, dengan 3-6, 6-4, 6-1.

Pada pertandingan lain, Alisa Kleybanova memenangi duel sesama petenis Rusia. Menghadapi unggulan kedua Vera Zvonareva, unggulan 15 tersebut, yang memiliki pukulan sangat keras, menang straight set 6-3, 6-2. Besok, Kleybanova menghadapi unggulan 11, Flavia Pennetta, yang menyingkirkan unggulan ketujuh Victoria Azarenka dengan 6-3, 6-7 (2), 6-4.

Kirim Komentar Anda

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Nadal Perkuat Spanyol

Posted: 17 Feb 2011 02:46 PM PST

Nadal Perkuat Spanyol

Penulis: A. Tjahjo Sasongko | Editor: A. Tjahjo Sasongko

Kamis, 17 Februari 2011 | 22:46 WIB

MADRID, Kompas.com - Petenis utama dunia, Rafael Nadal pulih dari cedera yang dialaminya di Australia Terbuka, Januari lalu dan akan memperkuat tim Spanyol menghadapi Belgia di Piala Davis, bulan depan.

Nadal absen saat Spanyol digulung Perancis 0-5 Juli lalu.  Kekalahan ini sekaligus menggagalkan Spanyol untuk mempertahankan gelar juara.

Nadal akan bergabung bersama David Ferrer, Fernando Verdasco dan Feliciano Lopez dalam pertandingan yang berlangsung 4-6 Maret mendatang di Charleroi.

"Bila kami diperkuat  pemain nomor satu dan  atlet terbaik 2010 akan membuat kami lebih stabil," kata  kapten tim Spanyol, Alkbert Costa. "Ia telah berlatih keras sejak mengalami cedera, ia telah pulih secara perlahan dan  akan berada dalamn kondisi pouncak saat bergabung dengan kami," lanjut Costa.

Spanyol mendominasi ajang Piala Davis sepuluh tahun terakhir dengan menjuarai perebuatan Piala davis 2000, 2004, 2008 dan 2009.

Kirim Komentar Anda

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

NST Online: Sports

sumber :-

NST Online: Sports


Indonesian stint for Lee

Posted: 16 Feb 2011 08:47 AM PST

2011/02/16
By K.M. Boopathy


Chong Wei will be playing for Taufik Hidayat’s club SGS Bandung.

Chong Wei will be playing for Taufik Hidayat's club SGS Bandung.

LEE Chong Wei will join forces with friend and rival Taufik Hidayat at the SGS PLN Bandung club when he competes in the Indonesian Badminton Super League in Surabaya on Feb 20-26.

However, Chong Wei will only play on the last two days of the league since he will be defending his National Grand Prix title in Kuala Terengganu between tomorrow and Monday.

BA of Malaysia (BAM) general manager Kenny Goh confirmed Chong Wei's entry for the league and said the shuttler has been seeking permission for the last two weeks after being invited by Taufik.


"Chong Wei will be competing in the Indonesian Super League after the National GP Finals. Chong Wei said he wanted to help Taufik and his club to win the league," said Goh.

"He has promised that his training will not be affected as he will only play two matches."

Taufik had mentioned two weeks ago that SGS Bandung had tried to lure Chong Wei and China's Lin Dan but were unable to secure their services.


However, Taufik's good relationship with Chong Wei not only attracted the World No 1 but will now also make SGS Bandung favourites in the men's team championship.

Bandung's other notable players are Tommy Sugiarto and Alamsyah Yunus in the singles while Flandy Limpele-Hendra Gunawan and Singapore's Hendra Wijaya-Chaiyut Triyachart will boost the doubles.

Two other Malaysians -- Hafiz Hashim and Wong Choong Hann -- will play for Musica Champions Kudus coached by former world champion Haryanto Arbi.


Defending champions Jayaraya Suryanaga Surabaya, who won the inaugural league in 2007, are among the title contenders while Djarum Kudus, Tangkas Alfamart Jakarta, Jaya Raya Jakarta and Mutiara Bandung are the other clubs vying for the title.

Chong Wei's involvement in the Indonesia Super League makes him the only top class player who will be competing in two professional leagues abroad. He is also also down to play in the China League for Guangzhou after next month's All England. Doubles player Koo Kien Keat will be the first to see action in the China league as he will represent Guangzhou when the league begins today.

Kien Keat and Tan Boon Heong were supposed to play for Guangzhou but the latter qualified for the National Grand Prix Finals with Hoon Thien How.

The China league is lucrative as players are expected to earn as much as RM50,000 per match with foreign players or pairs expected to play up to four matches throughout the league.

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Petra and Daniela early casualties

Posted: 16 Feb 2011 07:30 AM PST

DUBAI: Petra Kvitova lost in the first round of the Dubai Championships on Tuesday, falling to Ayumi Morita 7-6 (7-2), 7-6 (7-3) only two days after beating Kim Clijsters to win a tournament in France.

The Czech player, who has won three titles in her career, lost for only the second time this season.

"Well, I think everything was bad for me," said Petra, who is ranked 14th in the world. "I was tired and I felt everything. I couldn't serve too much because I'm feeling the muscle in the stomach. Yeah, I was slow and tired, so it was tough to play."


Pattaya Open champion Daniela Hantuchova also lost in the first round. The Slovak became dizzy for a time, saying she "couldn't keep track of the score" at one point, before losing to Anna Chakvetadze of Russia 6-1, 6-3.

"Felt like I didn't have much energy on the court," said Daniela, who won her first title in nearly four years in humid Thailand on Sunday. "I was trying and I know the tennis was not very pretty. I was trying my best. ... physically, it was just impossible today."

Another surprise loser was former No 1 Ana Ivanovic, who fell 4-6, 7-6 (7-2), 6-2 to Patty Schnyder of Switzerland. The 14th-seeded Serb was in control after winning the first set and leading 3-1 in the second but collapsed amid a wave of unforced errors and double faults.


Ana was broken early in the decider and again to trail 5-2 after double-faulting. Patty closed out her first victory of 2011 when the Serb sent a backhand long.

"It feels great especially where the (Australian Open) didn't go that well," said Patty, who lost in the first round in Melbourne.

Ana, who was dumped out of the Australian Open in the first round, blamed the latest setback on her ongoing recovery from an abdominal injury which had forced her to retire from a tournament in Sydney last month.


"It's very disappointing," she said. "I think I had lots of chances in the second set and then the level really dropped ... I felt in the third set particularly, I could not accelerate anymore. Kind of a strength issue, a little bit."

Sara Errani of Italy, who lost in the Pattaya final, advanced by beating Slovak qualifier Zuzana Kucova 6-1, 6-4. Another Italian, Flavia Pennetta, landed only 43 percent of her first serves but still defeated Australian wild card Jelena Dokic 6-2, 6-2.

Shahar Peer of Israel, a semi-finalist last year, beat Maria Jose Martinez Sanchez of Spain 6-4, 6-1. -- AP

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Republika Online

sumber :-

Republika Online


Republika Online

Posted:

REPUBLIKA.CO.ID,MAKASSAR--Ketua Pengprov PSSI Sulawesi Selatan, Kadir Halid, menyatakan, PSM Makassar sudah dikeluarkan dari keanggotaan PSSI.

"Tanggal 7 Februari lalu sudah keluar keputusan PSSI tentang pencabutan keanggotaan PSM dari PSSI. Namun itu baru sah saat kongres PSSI 19 Maret di Pulau Bintan," kata Kadir yang juga anggota DPRD Sulsel saat Komisi E rapat kerja dengan pengurus PSM dan klub-klub PSM di Makassar, Kamis.

Adik kandung Ketua Umum PSSI, Nurdin Halid ini, mengatakan PSSI dalam kongres masih membuka peluang PSM mengikuti kompetisi PSSI jika segera keluar dari LPI.

Kadir juga sempat keluar dari agenda rapat, saat tiba-tiba meminta pertanggungjawaban belanja hibah kepada PSM di APBD Sulsel 2010, padahal sebelum-sebelumnya DPRD enggan memberikan keterangan pada publik lembaga-lembaga penerima belanja hibah Rp 60 miliar lebih di 2010 maupun alokasi belanja hibah Rp 90 miliar lebih di APBD 2011.

Hanya saja, Sekretaris PSM, Ilham Jaya membantah dan menyatakan belum menerima surat itu, sekaligus ia menegaskan PSM Makassar tidak akan meninggalkan LPI saat ini. "Ada dua sampai tiga kali pertemuan dengan klub-klub sebelum memutuskan untuk sementara meninggalkan Liga Super Indonesia. PSM ingin bertahan di liga yang lebih profesional (LPI)," katanya menjawab pertanyaan anggota Komisi E DPRD Sulsel, Muchlis Panaungi.

Disamping itu, PSM meninggalkan LSI karena kecewa selalu dirugikan oleh kepemimpinan wasit, termasuk diberi sangsi partai usiran dan denda tanpa diberikan kesempatan untuk membela diri.

Ia juga menegaskan, jika keputusan tersebut di dukung penuh oleh 23 dari 26 klub binaan PSM yang dibuktikan dengan tandatangan masing-masing ketuanya pada 26 Desember 2010.

Sedangkan, Humas PSM, Nurmal Idrus, mengkritisi Kadir Halid yang tidak memposisikan diri sebagai anggota DPRD dalam rapat tersebut, tetapi justru menghakimi kepindahan tim "Juku Eja" dengan mengatasnamakan dirinya sebagai Ketua Harian PSM.

Ia juga mengatakan bahwa, jika benar keputusan PSSI mendepak PSM keluar, maka tidak ada lagi gunanya bagi "Pasukan Ramang".

Komisi E memanggil pengurus PSM terkait aspirasi masyarakat yang mengatasnamakan klub-klub PSM dan bertandatangan menolak penggunaan nama PSM Makassar di LPI.

Dalam surat tersebut, dari 26 klub-klub PSM, terdapat 11 pengurus klub yang membukukan tanda tangan, namun empat diataranya tidak disertai dengan stempel yakni, PS Bangau Putra, PS POP, PS Namura Kamuri dan PS Vavaco.

Sementara yang diperkuat stempel, PS Madya Jaya, PS Anyelir, PS Makassar Putra, PS Angkatan Laut, PS Kijang Putra, PS Tanjung Bunga, dan PS Swadiri.

Atas dasar itu, Ketua Komisi E HAM Yagkin Padjalangi menilai ada satu pengurus yang membukukan dualisme tanda tangan, setelah mendengar keterangan dari tiap-tiap pengurus klub yang sempat hadir.

Sementara dalam Anggaran Dasar PSM Makassar 2009-2014 keputusan didasarkan pada 2/3 jumlah suara, termasuk jika ingin mengeluarkan PSM dari LPI.

Komisi E sendiri tidak mengeluarkan rekomendasi dan menilai masalah tersebut harus diselesaikan secara internal. Namun begitu, Komisi E tetap melakukan rapat internal

]]>
Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Sindikasi sport.okezone.com

sumber :-

Sindikasi sport.okezone.com


Tanpa Legiun Asing, PB Djarum Tak Masalah

Posted: 17 Feb 2011 03:11 AM PST

JAKARTA - PB Djarum Kudus memilih tidak memakai jasa legiun asing seperti kompetitor mereka di Superliga Badminton Indonesia 2011. Walaupun demikian mereka mengaku tetap optimistis.

"Tidak ada masalah. Bagi saya yang penting kerja sama serta tekad untuk berjuang keras," ujar Dyonisius Hayom Rumbaka pada acara konfrensi pers di Jakarta, Kamis (17/2/2011).

Hal senada juga disampaikan oleh rekannya di PB Djarum, Mohamad Ahsan. Pemuda kelahiran Palembang pada 7 September 1987 tersebut menyatakan yang terpenting adalah semangat untuk bisa melakukan hal terbaik.

Ditanya mengenai alasan tidak menggunakan jasa legiun luar, Yoppy Rusimin selaku ketua PB Djarum memberikan sedikit penjelasannya.

"Sebenarnya bukan tidak mau. Kami sudah berusaha mencari, namun tidak dapat. Beberapa sudah masuk daftar, sayangnya selalu saja ada rintangan seperti persoalan izin dan lain sebagainya," tutur Yoppy.

"Lagipula, saya pikir PB Djarum punya banyak pebulutangkis bagus. Tidak ada salahnya juga memberikan kesempatan kepada mereka," tutup pria yang juga menjabat sebagai direktur badan Superliga.(msy)


Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Diperkuat Chong Wei, SGS Tak Jumawa

Posted: 17 Feb 2011 02:39 AM PST

JAKARTA - Meskipun diperkuat pebulutangkis papan atas dunia seperti Lee Chong Wei dan Taufik Hidayat, namun SGS PLN Bandung tidak mau dianggap superior. Mereka tetap melihat klub lain sebagai lawan yang tangguh.

Dengan hadirnya Chong Wei yang kini menempati posisi teratas peringkat BWF dan Taufik yang berada satu tingkat di bawahnya, maka kekuatan SGS PLN sangat layak diperhitungkan oleh setiap lawan mereka di Superliga Badminton Indonesia 2011.

Anggapan tersebut rupanya tidak membuat Taufik langsung besar kepala. Dia menyatakan kalau kekuatan peserta di turnamen dengan hadiah total Rp1,35 milyar hampir merata, jadi tidak ada yang disebut sebagai unggulan.

"Meskipun ada Chong Wei, kita tetap bukan unggulan. Klub lain juga punya jagoan sendiri, bahkan mereka mungkin bisa lebih termotivasi untuk mengalahkan kita nanti," ujar Taufik kepada wartawan pada acara konferensi pers di Jakarta, Kamis (17/2/2011).

Ditanya tentang formasi yang akan diturunkan SGS, Taufik mengatakan kalau dirinya dan Chong dipastikan akan tampil full. Tapi untuk tunggal ketiga dia belum tahu siapa yang bakal dipilih.

"Saya dan Chong Wei akan tampil full. Untuk tunggal ketiga, belum tahu. Bisa jadi Yunus Alamsyah atau Tommy Sugiarto, tergantung kondisi dan calon lawan nanti. Yang jelas saya juga tidak bisa membocorkannya karena bisa berbahaya jika pihak lawan tahu sekarang," cetus Taufik sembari tertawa.(msy)


Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Berita Harian: Sukan

sumber :-

Berita Harian: Sukan


'Gattuso ganas'

Posted: 16 Feb 2011 12:27 PM PST

Sukan

bertindak kasar menanduk penolong jurulatih Spurs, Joe Jordan selepas wisel penamat

MILAN: Peter Crouch muncul wira Tottenham Hotspur dengan jaringan penting di gelanggang lawan apabila menewaskan juara tujuh kali, AC Milan 1-0, awal pagi semalam, namun kelibatnya terus dibayangi insiden yang tercemar gara-gara gelagat pemain lawan, Gennaro Gattuso.

Bekas pemain Rangers mencuri tumpuan apabila bergeseran dengan Crouch semasa perlawanan pusingan ke-16, Liga Juara-Juara Eropah dan lebih mengejutkan apabila bertindak kasar menanduk penolong jurulatih Spurs, Joe Jordan selepas wisel penamat - senario yang mencipta rasa marah dengan beberapa pemain daripada ke-dua-dua pasukan terbabit dalam pergaduhan. Sebelum itu, pemain Itali itu menyerang dan menolak Jordan di tepi garisan pada babak kedua di San Siro.

"Saya hilang kawalan dan bertanggungjawab dalam insiden ini. Saya melakukan sesuatu yang harus tidak dilakukan," kata Gattuso dengan nada kesal selepas itu.

Apapun, dia kini berdepan kemungkinan dikenakan hukuman berat oleh Kesatuan Bola Sepak Eropah (UEFA) yang sudah pun memulakan penyiasatan, semalam.

Sementara itu, bekas bintang Real Madrid, Raul Gonzalez merakamkan gol ke-71 dalam kancah Eropah apabila menjadi penyelamat dengan gol penyamaan untuk kelab Jerman, Schalke ketika seri 1-1 dengan Valencia di Stadium Mestalla.


Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Ada sijil atau tak kita tetap turun: Karim

Posted: 16 Feb 2011 12:23 PM PST

Sukan

TREK sudah siap sepenuhnya dan soal Sijil Layak Menduduki (CF) atau pun sijil pengiktirafan Persekutuan Olahraga Antarabangsa (IAAF) tidak perlu sama sekali bagi atlit jalan kaki yang akan tiba ke Kompleks Sukan Ranau, Sabah, hari ini untuk latihan fasa pertama persediaan ke Sukan SEA, Indonesia, November ini.

Timbalan Presiden Kesatuan Olahraga Amatur Malaysia (KOAM), Karim Ibrahim berkata soal CF tidak diperlukan untuk membolehkan atlit kumpulan pertama itu menjalani latihan di atas trek di kompleks yang mencetuskan pertikaian antara Majlis Sukan Negara (MSN) dan KOAM.

"Tidak timbul soal memerlukan sijil pengiktirafan IAAF untuk menjalani latihan di Ranau. Pengiktirafan itu diperlukan hanya apabila mahu menganjurkan pertan-dingan di peringkat antarabangsa," katanya yang membalas kenyataan Ketua Pengarah MSN, Datuk Zolkples Embong mengenai trek di Ranau. Tanpa penyertaan satu-satunya atlit yang ditanggung MSN daripada 15 atlit yang diluluskan, Teoh Boon Lim kerana menemani isterinya yang baru melahirkan anak, Karim bersama-sama lima atlit jalan kaki yang lain berlepas ke Ranau dengan perbelanjaan badan induk olahraga itu dengan sokongan penuh Kementerian Belia dan Sukan Sabah.

"Kami akan bayar dulu perbelanjaan bagi meneruskan perancangan yang sudah tergendala daripada jadual asal. Saya sudah tidak mahu layan lagi dan tidak mahu menghabiskan tenaga memanjangkan isu ini namun saya mahu tahu di mana perginya duit perbelanjaan bagi persiapan atlit," katanya.

Karim mendakwa MSN seolah-olah cuba menggunakan kuasa sebagai pemegang dana sukan dengan menghalang persiapan skuad olahraga ke Sukan SEA seperti yang pernah dilakukan MSN sebelum ini.

Komen Anda

Terima kasih diatas penyertaan anda. Berita Harian berhak untuk tidak memaparkan sebarang komen yang menyentuh isu-isu sensitif dan yang berbentuk iklan komersil. Alamat IP anda akan direkodkan dan mungkin digunakan untuk menghalang penghantaran komen seterusnya jika melanggar peraturan yang ditetapkan.

Senarai komen


Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Harian Metro: Arena

sumber :-

Harian Metro: Arena


Safee kena agresif

Posted: 16 Feb 2011 10:25 AM PST

PENYERANG kebangsaan, Mohd Safee Sali perlu tampil lebih agresif jika mahu memberikan impak bersama kelab baru, Pelita Jaya FC dalam saingan Liga Super Indonesia (ISL).

Itu pendapat yang disuarakan jurulatih Terengganu, Irfan Bakti Abu Salim berdasarkan pengalamannya mengendalikan kelab ISL, Persipura Jayapura selama setahun pada 2007.


Katanya, walaupun kemampuan Safee sudah terbukti dalam kancah bola sepak tempatan serta digeruni di rantau ini selaku peledak berbisa Piala Suzuki AFF Disember lalu, saingan sengit liga Indonesia itu pastinya memberikan cabaran baru dan berbeza.

"Dia (Safee) membuat keputusan yang bagus apabila ke luar negara untuk menguji kemampuannya kerana kita jangan fikir bermain di liga sendiri sudah bagus. Penghijrahannya itu saya fikir boleh membuka jalan buat pemain lain.


"Kelab di Indonesia mempunyai lebih kurang empat hingga lima pemain import. Ada di antara mereka dari Afrika yang beraksi di posisi pertahanan dan cukup keras permainannya, jadi Safee kena lebih agresif.


"Sebagai penyerang, Safee pasti sentiasa dikawal ketat dan dia perlu menggunakan kemahirannya untuk menjaringkan gol, jika dapat membantu Pelita Jaya memperbaiki kedudukan, itu satu pencapaian yang bagus," katanya.

Safee, 27, meninggalkan Selangor untuk mengikat kontrak setahun bersama Pelita Jaya FC yang amat mengharapkan sentuhan penyerang itu untuk membantu mereka keluar dari zon penyingkiran.


Menurut Irfan, Safee memerlukan sedikit masa untuk menyesuaikan diri bersama pasukan baru dan paling penting dia tidak mengalami kejutan budaya di sana.

"Setiap perlawanan di Indonesia stadium penuh, penyokong memang fanatik. Mereka tidak boleh terima kekalahan dan kalau bertandang ke tempat lawan pemain memang kena kacau. Kalau setakat naik kereta perisai Baracuda itu biasa saja. Saya harap Safee tak kena 'culture shock' (kejutan budaya) di sana.


"Selain itu, cabaran lain yang dia kena hadapi adalah mengharungi perjalanan yang jauh pada satu perlawanan ke satu perlawanan lain. Macam contoh kalau mahu ke pergi ke Persipura memang jauh, kena sampai dua hingga tiga hari awal sebelum perlawanan. "Safee mungkin mengambil masa menyesuaikan diri, perkara itu normal kerana pemain lainpun ambil empat hingga lima perlawanan untuk mendapat rentak," kata Irfan.


Irfan yang pernah membimbing Negeri Sembilan, Pulau Pinang dan kelab Telekom Melaka sebelum berhijrah ke Persipura berjaya membawa kelab itu menduduki tangga teratas liga Indonesia sebelum ke Makkah. Selepas itu, beliau mengambil keputusan tidak mahu menyambung kontrak dan pulang ke tanah air.

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Wan Jamak ‘terancam’

Posted: 16 Feb 2011 10:22 AM PST

AKSI hambar Negeri Sembilan ketika tewas kepada Felda United pada saingan Liga Super di Stadium Tuanku Abdul Rahman Paroi, malam kelmarin mendorong Presiden Persatuan Bola Sepak Negeri Sembilan (PBNS), Datuk Seri Mohamad Hasan memberi kata dua kepada ketua jurulatih Wan Jamak Wan Hassan.

Mohamad yang juga Menteri Besar Negeri Sembilan berkata, Wan Jamak berdepan kemungkinan digantung jika reputasi Negeri Sembilan terus tercalar dan menerima aib dalam perlawanan berikut.


"Saya kecewa dengan prestasi pemain yang gagal memberikan persembahan seperti mana diharapkan apatah lagi mereka tewas kepada pasukan yang beraksi dengan 10 pemain.

"Saya harap persembahan buruk ini tidak berterusan bagi memastikan kedudukan Wan Jamak tidak terjejas," katanya selepas mempengerusikan mesyuarat mingguan Exco di Seremban, petang semalam.


Beliau bagaimanapun mengakui tindakan terhadap Wan Jamak hanya akan diambil selepas menerima laporan penuh daripada jawatankuasa pegawai penilai yang dilantik PBNS.


"Saya harap persembahan pasukan kembali ke landasan sebenar dengan mencatat kemenangan bagi memastikan pasukan mempertahankan reputasi dan berupaya mendominasi saingan ini," katanya.

Sementara itu, Wan Jamak tetap yakin dengan keupayaan skuad bimbingannya mengharungi saingan Liga Super musim ini sekalipun mereka menerima aib di gelanggang sendiri apabila tunduk kepada Felda United.


Menurutnya, kekalahan kedua berturut-turut selepas kecundang kepada Perak, 2-0, mungkin disebabkan beberapa kesilapan kecil pemain walaupun secara keseluruhan mereka sudah mempamerkan persembahan terbaik dan menguasai sebahagian besar perlawanan.

"Pemain leka dan hilang tumpuan pada saat-saat akhir membuatkan kami dihukum lawan namun ketiadaan Ahmad Fakhri Saarani yang digantung memberi kesan kepada kemantapan barisan depan yang didapati gagal menembusi benteng lawan.


"Gandingan Hairuddin Omar dan Mohd Firdaus Azizul (Ahmad Aminuddin Shaharuddin) tidak cukup berkesan untuk merobek gawang lawan dan buktinya beberapa percubaan di pintu gol Felda United tidak membuahkan hasil," kata Wan Jamak.

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Utusan Online - Sukan

sumber :-

Utusan Online - Sukan


Safee sangkal dakwaan media Indonesia menuduhnya berbohong

Posted:

Safee sangkal dakwaan media Indonesia menuduhnya berbohong

Safee sangkal dakwaan media Indonesia menuduhnya berbohong

Daripada SAHARUDIN MUSTHAFA
saharudin.musthafa@utusan.com.my


Saffee Sali (lapan dari kanan) merakam foto kenangan bersama Syed Munshe Afdzaruddin serta pegawai dan kakitangan Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta, Indonesia, semalam.


JAKARTA - Biar apa sekalipun pandangan negatif atau dakwaan tidak masuk akal sesetengah pihak terhadapnya, penyerang kebangsaan, Mohd. Safee Mohd. Sali menegaskan, dia tidak pernah berbohong mengenai pemilihan kelab bola sepak luar yang disertainya.

Bahkan, keputusan untuk bergabung dengan Kelab Pelita Jaya di Indonesia dibuat oleh Persatuan Bola Sepak Selangor (FAS) yang juga majikannya sebelum ini.

Kata Safee, penyertaannya dalam Kelab Pelita Jaya bukan dibuat berdasarkan keputusan peribadi semata-mata. Sebaliknya, pemain berusia 27 tahun itu berkata, segala rundingan dengan ketiga-tiga kelab bola sepak Indonesia yang mengemukakan tawaran rasmi dibuat oleh FAS.

"Saya tidak pernah membuat kenyataan memilih Persib Bandung. Saya sekadar bercakap yang saya berminat dengan Persib Bandung.

"Saya pernah ke Bandung melihat Selangor menentang Persib Bandung. Bahkan, Persib Bandung juga pernah berkunjung ke Selangor semasa menjayakan kejohanan Piala Menteri Besar Selangor," katanya kepada wartawan Malaysia selepas mengadakan kunjungan hormat ke atas Duta Besar Malaysia di Indonesia, Datuk Syed Munshe Afdzaruddin Syed Hassan di Kedutaan Besar Malaysia di sini, semalam.

Pemain kelahiran Selangor itu menegaskan, dakwaan kononnya dia menipu Kelab Persib Bandung dengan memilih kelab Pelita Jaya tidak benar sama sekali.

Kata Mohd. Safee, ketika dia membuat kenyataan berminat menyertai Persib Bandung, FAS belum menerima sebarang tawaran rasmi daripada mana-mana kelab bola sepak untuk perpindahannya.

Buat sekian kalinya juga, Safee mengulangi pendirian berhijrah ke kelab bola sepak luar negera didorong oleh keinginannya untuk menimba pengalaman bermain di rantau orang.

Selain itu, jelasnya, peluang beraksi dengan kelab luar merupakan tawaran yang sentiasa dinanti-nantikan oleh mana-mana pemain bola sepak profesional.

"Usia saya sudah mencapai 27 tahun dan inilah masanya untuk saya mengembangkan kerjaya saya di peringkat yang lebih besar. Keinginan ini sudah ada dalam fikiran saya sejak tahun 2007 lagi," jelas Safee yang ditemani pengurusnya, Zakaria Rahim serta kaum keluarganya.

Menangkis dakwaan pengurus Persib Bandung yang Safee menipu, Zakaria berkata, kenyataan tersebut dikeluarkan mungkin kerana berlaku salah faham.

Zakaria juga tidak menolak andaian kenyataan pengurus Persib Bandung disensasikan pihak media.

"Bila saya baca balik cerita itu, sebenarnya dia sendiri pun tidak cakap Safee menipu. Dia cuma menyatakan ada berunding dengan FAS dan tidak pula pernah mengeluarkan kenyataan yang dia ada berunding dengan Safee," jelas Zakaria.

Menurut Zakaria, sungguhpun banyak kelab bola sepak menyatakan hasrat untuk memiliki Safee, namun, hanya tiga kelab dari Inodnesia yang menghantar tawaran rasmi iaitu Balik Papan, Persib Bandung dan Pelita Jaya.

"Dalam rundingan antara FAS dan ketiga-tiga kelab itu, saya tak tahu apa yang menyebabkan FAS tertarik dengan Pelita Jaya, itu hak FAS, kita tak boleh komen," ujarnya lagi.

Sebagai menghormati kesepakatan yang dicapai antara FAS dengan Pelita Jaya, Safee juga enggan mendedahkan yuran perpindahannya.

Katanya, dalam proses perundingan biasanya sesebuah kelab bola sepak akan membuat pertimbangan berdasarkan berapa banyak ganti rugi yang boleh dibayar sebuah kelab lain terhadap kontrak pemainnya dan pada masa sama mengambil kira apa yang boleh disediakan kelab baru itu kepada pemain berkenaan.

Sementara itu, Safee sudah bersedia untuk memikul tugas baru di Kelab Pelita Jaya dari aspek mental sebagai memenuhi cita-citanya bergelar pemain bola sepak profesional.

Menyedari bakal berhadapan dengan budaya baru di negara orang, Safee mengakui, dia harus bekerja keras kerana di Indonesia cara permainannya berbeza dari Liga Malaysia.

Safee bakal beraksi buat pertama kali pada 7 Mac ini menentang Persib Bandung di Stadium Singaperbangsa di Karawang, Jawa Barat. - Utusan

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

ACA desak tambah acara trek Sukan SEA

Posted:

ACA desak tambah acara trek Sukan SEA

ACA desak tambah acara trek Sukan SEA

Oleh SAYED HESHAM IDRIS
sukan@utusan.com.my

KORAT - Persatuan Berbasikal ASEAN (ACA) akan mengadakan mesyuarat tergempar sebelum 25 Februari ini di Kuala Lumpur bagi mendesak Indonesia supaya menyenaraikan semula semua acara trek seperti yang dipertandingkan pada Kejohanan Dunia pada Sukan SEA hujung tahun ini.

Presiden ACA, Abu Samah Abd. Wahab menegaskan beliau telah pun bertemu Setiausaha Agung Konfederasi Berbasikal Asia (ACC), Choi Woong Boo secara peribadi dan badan berbasikal terbesar di Asia itu berjanji tidak akan memberi pengesahan terhadap tiga acara trek yang dipertandingkan oleh Indonesia pada Sukan SEA di negara mereka.

Menurutnya, ACA agak terkejut dengan perkembangan tersebut dan beliau yang juga Setiausaha Agung ACC berpendapat perkara seperti ini tidak sepatutnya berlaku kerana ia tidak menepati perkembangan semasa dalam acara trek di seluruh dunia.

"Sehubungan itu, ACA akan menghantar surat rasmi kepada SGF (Persekutuan Sukan SEA) untuk memaklumkan ia tidak memberikan hak pengiktirafan dan persetujuan kepada KOI (Komite Olimpik Indonesia) bagi menyenaraikan hanya tiga acara trek di Sukan SEA 2011 nanti," katanya ketika ditemui di sini, semalam.

Abu Samah yang juga Presiden Persekutuan Kebangsaan Berbasikal Malaysia (PKBM) merumuskan Indonesia hanya memilih acara trek yang difikirkan boleh membawa keuntungan dan potensi memenangi pingat iaitu kejar-mengejar individu, scratch race dan point race (perlumbaan mata).

Katanya, penganjur tidak mempunyai semangat kesukanan sejati apabila memilih acara yang difikirkan dapat memberikan pingat untuk pelumba mereka sahaja.

"Ini baru acara trek, belum lagi basikal bukit. Saya dengar itu ada berlaku pemilihan acara yang memihak kepada pelumba Indonesia.

"Sepatutnya KOI pertandingkan acara trek sama seperti pada Kejohanan Dunia. Sepatutnya ada acara keirin, pecut, 1 kilometer ujian masa dan team sprint (pecut berpasukan). Jadi mesyuarat tergempar nanti akan memaksa Indonesia senaraikan semula semua acara trek yang dipertandingkan di Kejohanan Sedunia.

"Saya akan panggil semua ahli Majlis ACA termasuk Indonesia. Kami akan hantar surat jemputan rasmi kepada mereka dan terpulang kepada Indonesia untuk hadir atau tidak. Mesyuarat ini mesti diadakan sebelum 25 Februari ini kerana pada tarikh tersebut SGF akan mengadakan Mesyuarat Majlis dan Jawatankuasa Eksekutif SGF di Denpasar, Bali," katanya.

Abu Samah percaya Malaysia mampu menguasai acara seperti keirin, pecut individu dan pecut berpasukan dengan kehadiran pelumba bertaraf dunia seperti Rizal Tisin, Azizulhasni Awang, Josiah Ng dan Edrus Yunos.

Katanya, Malaysia bukan mahu mendabik dada kerana mempunyai pelumba trek bertaraf dunia. "Setidak-tidaknya hormatilah hak kami sebagai salah sebuah negara yang menyertai Sukan SEA 2011. Malah kalau menang nanti pelumba juga akan dapat habuan hadiah kemenangan, itu saja niat kami," katanya

Beliau juga meminta SGF dan KOI lebih peka kepada kehendak negara seperti Malaysia, Thailand dan Filipina yang mempunyai pelumba trek yang mahu bertanding sesama mereka di peringkat Asia Tenggara.

"Pada Sukan 2009, Laos juga pada awalnya tidak mahu mengadakan acara berbasikal. Bagaimanapun setelah kami mengadakan kunjungan hormat ke Vientiane, mereka ubah fikiran. PKBM juga hantar pegawai untuk adakan acara berbasikal khususnya lebuh raya," katanya.

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS