KOMPAS.com - Olahraga

sumber :-

KOMPAS.com - Olahraga


Gaya Hidup yang Merusak Petinju

Posted: 18 Apr 2011 12:12 PM PDT

Gaya Hidup yang Merusak Petinju

A. Tjahjo Sasongko | Senin, 18 April 2011 | 19:12 WIB

FIGHTNEWS

Orlando Salido menghancurkan Juan Manuel Lopez

BAYAMON, KOMPAS.com — Promotor tinju ternama, Bob Arum, menganggap kekalahan Juan Manuel Lopez atau Juanma dari Orlando Salido disebabkan tidak disiplinnya petinju asal Puerto Riko tersebut.

Juanma yang diunggulkan atas Salido dalam pertarungan di Bayamon, Puerto Riko, Sabtu lalu, justru kalah TKO pada ronde kedelapan. Salido, petinju asal Meksiko, bertarung secara disiplin untuk mengalahkan lawannya setelah sempat memukul jatuh pada ronde kelima.

Kekalahan ini membuat Juanma kehilangan reputasinya sebagai juara WBO sekaligus predikat petinju tidak terkalahkan. Kekalahan ini juga membuat rencana pertemuannya dengan petinju Kuba, Yuriorkis Gamboa, menjadi kabur.

"Hal-hal di luar tinju jelas merusak persiapannya," kata Arum. "Lihatlah Miguel Cotto yang jauh lebih baik sejak ia meninggalkan Puerto Riko. Ia juga selalu tampil bugar meski tidak sedang bertarung."

"Lihat apa yang terjadi pada Juanma. Ia mengalami kelebihan berat badan saat berkunjung ke Filipina (saat ulang tahun Manny Pacquiao, Desember lalu)," ungkap Arum. "Tinju pro adalah bisnis besar dan Anda harus selalu berada dalam kondisi terbaik sebelum dan sesudah bertarung."

Arum menyarankan Juanma untuk lebih memerhatikan gaya hidup yang disiplin. "Anda harus tampil terbaik. Saran saya lakukan seperti Cotto, menjelang pertarungan, pilihlah tempat berlatih di luar Puerto Riko."

Kirim Komentar Anda

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Tanpa Target di Asian Cities

Posted: 18 Apr 2011 11:03 AM PDT

JAKARTA, Kompas.com - Indonesia tidak memasang target juara pada kejuaraan catur internasional Asian Cities ke-17 di Jakarta,  21 - 29 April 2011, tetapi akan bertanding sebaik mungkin menghadapi raksasa-raksasa catur dunia.     

"Itu realistis, sulit untuk merobohkan tim-tim kuat seperti China, India, Iran atau Filipina, tapi kami akan berusaha sekuat mungkin untuk bisa bersaing," kata Ketua Harian PB Percasi GM Utut Adianto saat bertemu wartawan di Jakarta, Senin.     

Menurut dia, kekuatan catur dunia ada di benua Asia seperti negara-negara tersebut yang bahkan dari masa ke masa semakin kuat dengan regenerasi pecatur mudanya."Indonesia ini ada di benua Asia, yang diketahui  memiliki banyak pecatur kelas dunia, lain halnya kalau Indonesia  ada di Afrika, tentu tidak akan sesulit itu," tambahnya.     

Pada kejuaraan catur internasional beregu itu, tim Indonesia akan diperkuat empat pecatur putra dan empat putri, termasuk dua pecatur atlet SEA Games 2011 yaitu GM Susanto Megaranto dan GMW Irene Kharisma Sukandar.     

Menurut panitia kejuaraan Asian Cities Rusdy Taher yang juga wakil ketua umum PB Percasi, kejuaraan catur interasional itu akan diikuti 27 negara dengan keseluruhan 137 pecatur yang akan turun bertanding, dan format pertandingan catur standar sembilan babak sistem Swiss. "Semua negara Asia yang dikenal kuat pada olahraga catur akan ikut dalam kejuaraan ini," kata Rusdy Taher.

Indonesia pernah meraih juara pada kejuaraan Asian Cities 1992 dan 1994 yang berlangsung di Kuala Lumpur dan Dubai. Pada Asian Cities ke-17 tahun ini akan diperebutkan piala bergilir yang terbuat dari emas murni seberat tiga kilogram dan senilai Rp1,2 miliar, serta hadiah utama bagi pemenang senilai 10.000 dilar AS.

Berikut susunan tim pecatur Indonesia untuk Asian Cities ke-17 di Jakarta.
Putra: GM Susanto Megaranto, GM Cerdas Barus, MI Dede Liu, MI Tirta Chandra.
Putri: GMW Irene Kharisma Sukandar, WFM Medina Warda Aulia, WFM Dewi AA Citra, WFM Chelsie Monica Sihite.

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Sindikasi sport.okezone.com

sumber :-

Sindikasi sport.okezone.com


Renault Melempem, Boullier pun Frustasi

Posted: 18 Apr 2011 02:47 AM PDT

SHANGHAI – Lotus Renault boleh berjaya dalam dua seri pembuka musim ini. Tapi tidak dengan seri ketiga di Shanghai. Lotus-Renault seakan tidak mampu menunjukkan eksistensinya. Dua pembalap mereka, Vitaly Petrov dan Nick Hedifeld gagal mencatatkan hasil memuaskan.
 
Padahal, dalam dua seri sebelumnya, baik Petrov dan Heidfeld selalu berhasil naik podium. Berangkat dari hasil buruk ini, tim principal Lotus-Renault, Eric Boullier mengatakan rapor merah timnya kali ini tidak dapat dipisahkan dari strategi pit-stop tidak berjalan sesuai rencana semula. Imbasnya, Vyborg Rocket –julukan Petrov harus puas mengakhiri balapan di tempat ke sembilan sedangkan Heidfeld menyentuh garis akhir di urutan ke-12.
 
"Mulai dari mana kami melakukannya, selalu sangat sulit untuk mengulangi hasil yang sudah kami dapat musim ini," kata Boullier di Autosport, Senin (18/4/2011). "Pada akhirnya, sore ini membuat kami frustasi dan kami benar-benar tidak memiliki kemajuan yang kami harapkan dalam lomba," sesal Boullier.
 
Boullier pun menarik kesimpulan, timnya sulit meng-overtake lawan. Terlebih, kinerja Drag Reduction System (DRS) tidak bekerja dengan sempurna juga. "Salah satu alasannya adalah, menyalip lawan tidak semudah yang kami pikirkan, bahkan dengan DRS juga. Kami perlu mengkaji ulang strategi kami karena tidak mudah dan jelas Anda perlu mengganti ban di saat yang tepat," jelas Boullier.
 
Kendati demikian, Boullier juga tidak menutup mata dengan poin yang didapatkan Petrov dalam lomba kali ini."Namun ada baiknya kami bisa mengambil poin dari Petrov dan sekarang kami memiliki tiga pekan untuk berkumpul kembali sebelum berangkat ke Turki untuk memastikan diri kami bisa berjuang lebih dekat," tuntas Boullier.

(edo)

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Rosberg Kembali Nyalakan Optimisme

Posted: 18 Apr 2011 01:55 AM PDT

SHANGHAI – Pembalap Mercedes GP Nico Rosberg kembali memelihara optimismenya bisa melalui musim ini sesuai ekspektasi semula. Kepercayaan diri pembalap belia asal Jerman itu membuncah usai mendapatkan hasil cukup memuaskan dalam balapan di Shanghai, akhir pekan kemarin.
 
Selain berhasil finis dalam format lima besar pembalap, Rosberg pun sempat memimpin jalannya balapan. Berangkat dari hasil yang mendekati harapan setelah tampil buruk dalam dua seri terdahulu, Rosberg percaya timnya bisa menorehkan hasil maksimal. Terlebih MGP W02 perlahan menunjukkan grafik signifikan.
 
"Kami optimistis dan itu bagus," kata Rosberg di Autosport, Senin (18/4/2011). "Sangat baik melihat semua ini setelah mendapat hasil buruk untuk kembali menyalakan optimisme dan kemudian memimpin balapan di Shanghai, karena saya tidak tahu berapa banyak lap yang  telah saya lalui. Tidak banyak yang melihat saya bisa datang dan itu briliian bukan? Semuanya sangat hebat," seru Rosberg, menyinggung posisinya yang sempat memimpin.
 
"Sekali lagi ada rasa optimisme, tetapi kami terpaut satu detik dari Red Bull dalam sesi kualifikasi. Jadi kami kami perlu berhati-hati karena kami harus sepersepuluh detik di depan mereka," sambung Rosberg, mengirim pesan bahwa timnya harus selalu mewaspadai jarak waktu dengan Red Bull.
 
"Kami hanya mengeluarkan yang terbaik dari mobil sekarang. Settingan (mobil) menjadi hal mendasar dan kami hanya perlu bekerja sama dan memahami mobil dengan lebih baik," tukas Rosberg.

(edo)

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Berita Harian: Sukan

sumber :-

Berita Harian: Sukan


Manassero raih juara

Posted: 17 Apr 2011 12:08 PM PDT

Sukan

MANASSERO menerima trofi Terbuka Malaysia Maybank 2011  daripada Perdana Menteri Datuk Seri Najib  Razak, semalam.

MANASSERO menerima trofi Terbuka Malaysia Maybank 2011 daripada Perdana Menteri Datuk Seri Najib Razak, semalam.

Impian dapatkan hadiah hari lahir terbaik jadi kenyataan

IMPIAN Matteo Manassero mendapatkan hadiah hari jadi terbaik buat dirinya menjelang ulang tahun kelahiran ke-18 esok, menjadi kenyataan apabila pemain muda Itali itu muncul juara Terbuka Malaysia Maybank 2011 selepas merakam 16 bawah par 272 keseluruhan di Kelab Golf & Country Kuala Lumpur (KLGCC), semalam.

Dengan catatan 4 bawah par 68 pada pusingan terakhir hasil tiga birdie, satu eagle dan satu bogey, Manassero menang satu pukulan di depan pemain Perancis, Gregory Bourdy dan dua pukulan di depan pemain berbakat Ireland Utara, Rory McIlroy. Manassero membawa pulang AS$416,660 (RM1.27 juta) daripada keseluruhan AS$2.5 juta (RM7.65 juta) yang ditawarkan pada kejohanan kali ini.

"Memang cukup menggembirakan untuk merangkul kejuaraan profesional kedua saya sebelum mencecah usia 18," kata Manassero yang mengakui cabaran Terbuka Malaysia Maybank 2011 ini amat sengit dengan kehadiran ramai jaguh Eropah dan Asia.

"Saya harap kemenangan ini mencetus keyakinan buat saya untuk memenangi lebih banyak kejuaraan pada masa akan datang, terutama beberapa kejohanan utama yang bakal saya sertai selepas ini.

"Walaupun pada awalnya agak tertekan selepas mengharungi perjalanan jauh untuk datang ke sini serta cuaca yang agak panas, saya berjaya mengatasinya dan mengawal permainan untuk mengharungi hujung minggu yang menyeronokkan."
Tahun lalu, Manassero merekod sejarah sebagai pemain paling muda melepasi had kelayakan Masters pada usia 16 tahun 11 bulan 22 hari - hampir dua tahun lebih muda daripada pemegang rekod sebelumnya, Bobby Cole.

Sebaik bergelar pemain profesional Mei tahun lalu, dia muncul pula sebagai pemenang termuda dalam siri Jelajah Eropah apabila menjuarai Castello Masters Costa Azahar di Sepanyol pada Oktober.

Sementara itu, Bourdy ketinggalan satu pukulan di belakang Manassero selepas merakam lapan birdie tetapi satu double bogey pada pusingan terakhir semalam, merencatkan usahanya untuk mengheret permainan ke playoff.

McIlroy yang mencatat 14 bawah par, turut berpeluang mengajak permainan ke penentuan playoff sekiranya melakukan birdie pada lubang 18, tetapi pukulan putt dilakukannya terlalu laju dan sekadar menamatkan permainan dengan bogey di lubang berkenaan.

Kejohanan edisi ke-50 yang menampilkan lima juara kejohanan utama kali ini turut menyaksikan wakil tunggal Bangladesh, Mohd Siddikur Rahman melakukan kejutan dengan menduduki tangga kelapan selepas merakam 9 bawah par 278 keseluruhan.

Siddikur, pemain profesional pertama Bangladesh yang menjuarai siri Jelajah Asia, mengatasi nama-nama besar seperti pemain nombor satu dunia, Martin Kaymer yang ketinggalan satu pukulan di belakangnya untuk sekadar berada di tangga kesembilan.


Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Stoke temu City final Piala FA Piala FA

Posted: 17 Apr 2011 12:07 PM PDT

Sukan

PEMAIN Stoke,  Matthew Etherington maraikan jaringannya di Stadium Wembley, malam tadi.

PEMAIN Stoke, Matthew Etherington maraikan jaringannya di Stadium Wembley, malam tadi.

TIGA gol dalam tempoh 19 minit pada babak pertama memastikan Stoke City membelasah Bolton Wanderers 5-0 dan menempah tempat di final Piala FA untuk bertemu Manchester City di Wembley, 14 Mei depan.

Selepas City meranapkan impian trebel seteru tetangga Manchester United 1-0 kelmarin, Stoke bimbingan Tony Pulis yang dalam sejarahnya tidak pernah menjejak kaki ke final selepas tiga kali ke separuh akhir, memusnahkan impian barisan Owen Coyle seawal babak pertama.

Gol Matthew Etherington pada minit ke-10, diikuti Robert Huth (16) dan Kenwynes Jones (29) membunuh sisa cabaran Bolton, juara empat kali yang kali terakhir menjulang trofi tertua saingan bola sepak Inggeris itu pada 1958, sebelum Jonathan Walters menambah dua gol lagi pada minit ke-68 dan 81. Sementara itu, pengurus City, Roberto Mancini percaya kejayaan ke final FA Cup mampu menyemarakkan lagi prestasi kelab itu dalam saingan liga tetapi dia pantas mengingatkan, mereka masih belum bergelar juara dan menamatkan kemarau trofi selama 35 tahun.

"Bagi kami penting untuk menjulang trofi pertama. Jika menang Piala FA, mungkin tahun depan kami boleh bersaing untuk kejuaraan liga.

"Benar, kami perlu bermain satu lagi perlawanan dan mungkin final lebih sukar berbanding kemenangan ini," katanya sejurus kejayaan menyingkirkan barisan 10 pemain United yang kehilangan Paul Scholes kerana kad merah, kelmarin. – Agensi


Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Harian Metro: Arena

sumber :-

Harian Metro: Arena


Vettel kuasai SIC

Posted: 10 Apr 2011 08:53 AM PDT

PASUKAN Red Bull meneruskan dominasi pada saingan Grand Prix F1 Malaysia apabila pelumba sensasi yang juga penyandang juara dunia, Sebastian Vettel mengungguli perlumbaan di Litar Antarabangsa Sepang (SIC), semalam sekali gus mempertahankan kemenangannya di litar sama pada tahun lalu.

Vettel yang mengungguli perlumbaan pembuka tirai di Litar Albert Park, Australia, dua minggu lalu, meraih kemenangan selesa selepas tidak dicabar barisan pelumba lain sejak dari petak permulaan sehinggalah ke garisan penamat.


Pelumba sensasi Jerman itu yang memulakan perlumbaan di petak pertama tiba di garisan penamat dengan catatan masa 1 jam 37 minit 39.832 saat, meninggalkan bekas juara dunia 2009, Jenson Button dari pasukan McLaren Mercedes, kedua dengan catatan 1:37:43.093s.

Sementara pasukan Lotus Renault terus konsisten meraih kemenangan podium apabila menyambar tempat ketiga menerusi Nick Heidfeld selepas rakan sepasukan Vitaly Petrov melakar kejayaan sama dua minggu lalu di Australia.


Pada perlumbaan yang berlangsung dalam cuaca mendung itu, Vettel nyata terkejut kerana berjaya meninggalkan pelumba lain sejak awal perlumbaan.


"Saya bermula dengan baik tapi agak terkejut apabila melihat di cermin sisi barisan pelumba lain agak ketinggalan.

"Melihat situasi itu, saya mula fikir ia satu kelebihan selepas berjaya menjarakkan diri daripada pemandu lain dan selepas itu, saya terus memecut selaju yang mungkin.


"Dengan cuaca tidak menentu hari ini, sudah tentu ia perlumbaan yang agak sukar dan mengelirukan kami dalam membuat keputusan tepat terutamanya mengenai pemilihan tayar," katanya.

Rakan sepasukan Vettel, Mark Webber pula menamatkan perlumbaan di tempat keempat manakala Ferrari terus gagal memberi impak apabila dua pemandu mereka, Fernando Alonso serta Felipe Massa hanya menduduki tempat kelima dan keenam.


Pelumba McLaren Mercedes, Lewis Hamilton yang memulakan perlumbaan di petak kedua pula gagal memanfaatkan kelebihannya itu apabila sekadar menduduki tempat ketujuh.


Sementara juara dunia tujuh kali, Michael Schumacher dari pasukan Mercedes GP Petronas turut gagal memberikan impak dengan hanya menduduki tempat kesembilan.

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

>Kabinet bincang kontrak F1

Posted: 10 Apr 2011 08:48 AM PDT

KEPUTUSAN sama ada Malaysia mahu meneruskan penganjuran perlumbaan Formula Satu (F1) akan hanya ditentukan Kabinet selepas kontraknya tamat pada 2015, kata Perdana Menteri Datuk Seri Najib Razak.

Beliau berkata, Kabinet akan kaji perkara itu dengan terperinci sebelum membuat sebarang keputusan mengenainya.


"Tengok dululah kerana kita akan bawa perkara ini ke Kabinet dahulu. Malah bilangan (penonton) yang hadir tahun ini lebih ramai daripada tahun sudah," katanya kepada pemberita selepas menyaksikan perlumbaan Grand Prix F1 Petronas Malaysia 2011 di Litar Antarabangsa Sepang di sini, semalam.

Beliau berkata, perlumbaan itu memberi kesan positif terhadap negara dengan meningkatkan lagi profil Malaysia di persada antarabangsa.


Najib berkata demikian semasa ditanya sekiranya Malaysia akan meneruskan penganjuran perlumbaan F1 selepas kontrak tamat pada 2015, selepas Australia sebelum ini didesak supaya tidak lagi menganjur perlumbaan F1 akibat kerugian.


Kontrak penganjuran F1 Malaysia dibuat dengan Persekutuan Automobil Antarabangasa (FIA).

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Republika Online

sumber :-

Republika Online


Wenger Gusar Gara-gara Penalti Kuyt

Posted: 17 Apr 2011 08:05 PM PDT

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON-- Harapan Arsene Wenger membawa Arsenal meraih gelar juara Liga Utama mendapat sandungan ketika Dirk Kuyt mencetak gol dramatis pada pertandingan yang berakhir 1-1 lawan Liverpool di Stadion Emirates, Ahad.

Dengan disaksikan pemilik saham bersama yang baru, Stan Kroenke dari tribun khusus, tim asuhan Wenger itu kelihatannya sudah memenangi laga pada menit akhir ketika Cesc Fabregas dikasari Jay Spearing di dalam kotak penalti.

Robin van Persie mencetak angka dari titik putih tetapi drama pertandingan berlanjut ketika Lucas Leiva dijatuhkan Emmanuel Eboue pada menit ke-12 perpanjangan waktu dan Kuyt memanfaatkan peluang itu dari titik putih.

Hasil pertandingan itu membuat Arsenal terpaut enam poin dengan pimpinan klasemen Manchester United dengan sisa enam pertandiangan lagi untuk tiap tim. Dengan kegagalan Arsenal menaikkan posisi mereka berarti sudah hampir dipastikan mereka akan gagal pula meraih piala dalam musim kompetisi yang sudah hampir usai ini.

Wenger amat kaget dengan keputusan tendangan penalti itu dengan menyatakan, "Saya merasa kecewa dengan hasil pertandingan itu karena waktunya sudah habis. Perpanjangan waktu sebenarnya hanya delapan menit."

"Dan saya kira itu bukan penalti. Lucas bermain cerdas ketika ia berhenti di depan Emmanuel Eboue. Tetapi kita harus menerima itu dan meneruskan permainan," katanya.

Bos tim Reds, Kenny Dalglish, mengatakan, "Pertandingan amat fantastik. Anda mungkin dapat bermain lebih baik tetapi Anda tidak mendapatkan tim yang amat solid dan komit seperti hari ini," katanya.

Tim tuan rumah kembali menurunkan penjaga gawang dari Polandia, Wojciech Szczesny yang sebelumnya cedera jari, sedangkan pemain bertahan dari Swiss Johan Djourou tampil setelah sebelumnya mengalami cedera bahu.

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Mantan Menpora Melamar Jadi Ketua PSSI

Posted: 17 Apr 2011 07:54 PM PDT

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- Sebanyak tujuh nama bakal calon ketua umum PSSI periode 2011-2015 yang sudah tercatat resmi diajukan oleh anggota PSSI hingga hari keenam pendaftaran untuk ketua umum, wakil ketua umum dan anggota Komite Ekseutif (Exco).

Berdasarkan keterangan Humas PSSI, Senin pagi, tujuh nama yang sudah resmi diajukan klub atau pengurus provinsi anggota PSSI itu berdasarkan rekapitulasi pencalonan bakal calon pertanggal 17 April hingga pukul 18.00 WIB.

Tujuh nama yang akan bersaing maju jadi ketum PSSI itu adalah Adhan Dambea, Adhyaksa Dault, Diza Rasyid Ali, Johar Arifin Husin, Wahidin Halim, George Toisutta, dan Arifin Panigoro. Untuk George Toisutta mendominasi usulsan yang diajukan resmi empat anggota yakni dari Pengrov DKI Jakarta, Persib Bandung, Persepam Pamekasan dan Persewangi Banyuwangi.

Arifin Panigoro sendiri diusulkan Maung Bandung, Wahidin Halim (Persikota), Johar Arifin Husin (PS Madina Medan Jaya), Diza Rasyid Ali (Pengrov Sumut), Adhyaksa Dault (ISP Purworejo), Adhan Dambea (Pengrov Gorontalo dan Persigo).

Untuk posisi wakil ketua umum PSSI muncul nama GH Sutejo, Adhan Dambea, Agusman Effendi, Nirwan D Bakrie, Wahidin Halim, Arifin Panigoro, George Toisutta, dan Bernard Limbong.

Sedangkan posisi anggota Komite Eksekutif (Exco), beredar 12 nama, yakni GH Sutejo, Adhan Dambea, Zulfadhli, Zainudin Hamid, Choking Susilo Sakeh, Diza Rasyid Ali, Husni E, Hasibuan, Wahidin Halim, Firnandez, Bernard Limbong, dan Arifin Pangigoro.

PSSI telah memperpanjang penutupan pendaftaran untuk ketua umum, wakil ketua umum dan anggota Exco hingga 23 April 2011.

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Utusan Online - Sukan

sumber :-

Utusan Online - Sukan


Remaja Itali juara Maybank

Posted:

Remaja Itali juara Maybank

Remaja Itali juara Maybank

Oleh Norzie Mohd. Khasbi
norzie.khasbi@utusan.com.my

KUALA LUMPUR - Pemain remaja Itali, Matteo Manassero menerima hadiah paling istimewa dua hari sebelum menyambut hari jadi ke-18, apabila merangkul kejuaraan golf Maybank Terbuka Malaysia dengan memahat rekod selaku juara termuda, malah hanya 11 bulan selepas bergelar profesional.

Manassero memadam rekod pemenang termuda milik bintang remaja Korea Selatan, Noh Seung-yul yang muncul juara edisi 2010 pada usia 19 tahun, selepas mengetepikan pencabar terdekatnya, Gregory Bourdy dari Perancis dengan kelebihan satu pukulan.

Dia melengkapkan empat pusingan dengan 272 pukulan, 16 bawah par.

Tidak begitu diberi perhatian pada awal kejohanan, pemain kelahiran Negrar, Itali itu mencuri tumpuan di Kelab Golf & Country Kuala Lumpur (KLGCC) dengan persembahan memukau, termasuk mencatat eagle di lubang 10 untuk menutup cabaran dengan 68 pukulan pada hari terakhir.

Sementara itu, bintang muda Ireland Utara yang mendahului pusingan kedua dan ketiga, Rory McIlroy melengkapkan kejohanan bernilai AS$$2.5 juta (RM8 juta) ini dengan berkongsi tangga ketiga bersama Rafael Cabrera-Bello dari Sepanyol menerusi 275 pukulan, 13 bawah par.

Dua lagi pemain tumpuan - jaguh No. 1 dunia, Martin Kaymer dan juara Masters, Charl Schwartzel sekalipun gagal memenuhi pengharapan muncul juara, namun masih menutup saingan dengan baik.

Kaymer berkongsi tangga kelapan bersama Alejandro Canizares selepas mengumpul lapan bawah par 280 manakala Schwartzel dengan tujuh bawah par berada pada kedudukan ke-11.

"Ini adalah kejayaan yang menakjubkan. Saya mahu menyambut hari jadi ke-18, Selasa ini dengan meraikan kemenangan ini bersama keluarga dan rakan-rakan di Verona kerana ia sangat istimewa.

"Saya rasa, memenangi Jelajah Eropah pertama tahun lalu banyak membantu saya untuk menguruskan permainan dengan lebih baik. Dengan mengambil kira saya baru 11 bulan bergelar profesional, malah pada usia yang masih muda, ini adalah pencapaian hebat," ujar Manassero.

Menurut pemain berusia 17 tahun itu, dengan memenangi Terbuka Malaysia dia sudah memenuhi sasarannya tahun ini, iaitu merangkul sekurang-kurangnya satu kejuaraan Jelajah Eropah pada ketika karier profesionalnya masih mentah, namun itu tidak bermakna dia sudah berpuas hati.

Malah, kemenangan semalam turut membolehkan Manassero membawa pulang AS$$416,660 (RM1.3 juta) dan diberi penghormatan menerima trofi daripada Perdana Menteri, Datuk Seri Najib Tun Razak.

Turut hadir Timbalan Perdana Menteri, Tan Sri Muhyiddin Yassin.

"Lubang lapan dan sembilan memainkan peranan besar, saya ketinggalan di belakang pendahulu, Bourdy ketika itu. Saya terselamat dari bunker (lubang sembilan) dan kemudian melakukan eagle, mungkin itu adalah kunci kejayaan saya hari ini.

"Ia tidak mudah kerana lapangan di sini sangat padat dengan ramai pemain yang bermain baik," kata Manassero lagi, yang juga Pendatang Baru Terbaik Eropah 2010.

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Danny terbaik walau tidak menang

Posted:

Danny terbaik walau tidak menang

Danny terbaik walau tidak menang


Presiden dan Ketua Pegawai Eksekutif Maybank, Datuk Seri Abdul Wahid Omar (kiri) menyampaikan trofi kepada Danny Chia yang menjadi pemain terbaik tempatan pada Kejohanan Golf Maybank Terbuka Malaysia 2011 di Kuala Lumpur, semalam. - UTUSAN/Izham Jaafar


KUALA LUMPUR - Danny Chia tidak mampu memenuhi pengharapan peminat tempatan untuk menjadi pemain negara pertama merangkul kejuaraan golf Maybank Terbuka Malaysia, namun senyuman tetap terukir di bibir pemain berusia 39 tahun itu semalam selepas membawa pulang hadiah lumayan AS$$14,750 (RM44,604).

Muncul pemain tunggal tempatan melepasi kelayakan pada kejohanan bernilai AS$$2.5 juta (RM8 juta) ini, Danny menamatkan kempen dengan berkongsi kedudukan ke-41 bersama empat lagi pemain, Maarten Lafeber (Belanda), James Kingston (Afrika Selatan), Thaworn Wiratchant (Thailand) dan Prayad Marksaeng (Thailand) selepas mengumpul 287 pukulan, satu bawah par.

Dia sepatutnya mampu melakukan melakukan yang lebih baik selepas seketika mencatat empat bawah par di awal saingan, namun enam bogey (termasuk empat berturut-turut menuju lubang akhir) pada hari penutup, menyaksikan Danny melengkapkan pusingan keempat dengan empat atas par 76.

"Saya mempunyai perasaan yang bercampur baur hari ini, saya fikir saya sepatutnya boleh bermain dengan lebih baik melihat kepada cara saya melakukan pukulan, malangnya tidak banyak yang boleh saya lakukan pada pusingan terakhir.

"Apa pun, selepas menamatkan kejohanan dengan satu bawah par, tidak banyak yang perlu saya rungut, apatah lagi saya melakukan banyak putt yang baik,'' ujar Danny, yang terikat di tangga ke-20 dengan lima bawah par selepas menamatkan pusingan ketiga.

Menurut Danny lagi, dapat beraksi satu flight bersama juara Masters, Charl Schwartzel dan penyandang juara Terbuka Britain, Louis Oosthuizen tetap meninggalkan pengalaman manis buatnya sepanjang kejohanan ini, malah menjadi inspirasi kepadanya untuk mencari kemasyhuran Jelajah Asia.

"Setiap kali bertanding pada Terbuka Malaysia, ia adalah proses pembelajaran. Dalam beberapa hari ini saya berkesempatan berganding bersama dua juara kejohanan utama dunia," ujar Danny.

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

The Malaysian Insider :: Sports

sumber :-

The Malaysian Insider :: Sports


Spurs winger Bale scoops PFA Player of the Year award

Posted: 17 Apr 2011 07:21 PM PDT

The hat-trick that counted: Gareth Bale acknowledges the kudos at Spurs' defeat of Inter Milan at the San Siro stadium in Milan, October 20, 2010. — Reuters pic

LONDON, April 18 — Tottenham Hotspur winger Gareth Bale was yesterday named the English Professional Footballers' Association (PFA) player of the year after a number of fine performances this season.

The speedy Welshman, who scored a stunning hat-trick at holders Inter Milan in the Champions League group stages, beat off competition from the likes of Arsenal's Samir Nasri and Manchester City striker Carlos Tevez.

"It is an honour really when you look at the names that have won it before, and it just makes you go 'wow' really," said Bale, the fourth Welsh player to win the award after Ian Rush, Mark Hughes and Ryan Giggs.

Bale, who can also play at left back and has been lauded by Real Madrid coach Jose Mourinho and several clubs in Italy, was barely a Tottenham regular until this season.

The 21-year-old has scored 11 goals for Spurs in all competitions in the current campaign as they push for fourth spot in the league, and was also on the shortlist for young player of the year, with that award going to Jack Wilshere.

Midfielder Wilshere has forced his way into the first team of Arsenal and England this term, thanks to his close control and mature passing ability for a 19-year-old. — Reuters

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Arsenal held 1-1 by Liverpool after late drama

Posted: 17 Apr 2011 04:45 PM PDT

Manager Arsene Wenger remonstrates with a match official after Arsenal's match against Liverpool at the Emirates stadium. — Reuters pic

LONDON, April 18 — Arsenal's title hopes took another blow when they were held to a 1-1 draw at home by Liverpool yesterday after an astonishing finale in which both teams convert stoppage-time penalties.

Second-placed Arsenal thought they had won it when Dutch striker Robin van Persie slotted home in the eighth minute of injury time, only to see Dirk Kuyt reply from another penalty with the last kick of the game.

The 12 minutes added on for treatment of a head injury to Liverpool's Jamie Carragher were a complete contrast to normal time, which featured precious few chances.

Robin Van Persie scores the opening penalty for Arsenal. — Reuters pic

Arsenal, who are trailing leaders Manchester United by six points with six games remaining, were left to rue a series of missed chances after Laurent Koscielny hit the bar with a header and Van Persie had a goal ruled out for offside.

"It was difficult for us to create chances because they defended very deep. Overall they defended well, like most of the Premier League teams that come here, they don't really come out," manager Arsene Wenger told reporters.

"We will have to give everything to the last game of the season and see if it is our year or not. It is about winning games. We are on a 15-match unbeaten run but recently we have not taken enough points."

Arsenal dominated possession in the first half but Koscielny's header from a Van Persie corner was the closest they came to breaking down a dogged Liverpool defence.

Nicklas Bendtner and Andrei Arshavin were thrown on as the home side searched for a goal, which finally came after Jay Spearing tripped Cesc Fabregas to win the penalty that Van Persie converted.

But four minutes later, Liverpool replied when Emmanuel Eboue fouled Lucas Leiva and Van Persie's fellow Dutchman Kuyt, who on Saturday extended his contract until 2013, equalised.

"I don't think it was a penalty," said Wenger, who was seen exchanging angry words with Liverpool manager Kenny Dalglish after the final whistle. "Lucas stopped Eboue's run to go to the ball, it is no penalty. Eboue goes for the ball he doesn't go for the player."

Liverpool, who have not won away at Arsenal since 2000, lost centre-back Carragher, who was carried off on a stretcher after a clash of heads early in the second half.

Dalglish praised his side's resolve after Fabio Aurelio had earlier been withdrawn with a hamstring problem, and striker Andy Carroll also left the pitch in the second half with an injured knee.

"I don't think there is any team anywhere that showed the attitude that we showed today," Dalglish told reporters.

"I thought one (of the penalties) was right and one was wrong, you can make up your mind which is which." — Reuters

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Republika Online

sumber :-

Republika Online


Daud Yordan Ingin Tanding Ulang, Chris John Menolak

Posted: 17 Apr 2011 06:59 PM PDT

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Gagal merebut gelar dunia kelas bulu WBA, Daud Yordan menyatakan ingin melakukan tanding ulang melawan Chris John. Namun Chris John menolak.

"Saya belum puas atas pertandingan tadi, saya ingin tanding ulang lagi lawan Chris John kalau memungkinkan," kata Daud "Cino" Yordan seusai pertarungannya.

Menurutnya, pertarungannya melawan juara bertahan Chris John belum maksimal dan dirinya tidak menduga pertarungannya kurang greget.

"Pertarungan tadi di luar dugaan saya, saya pikir pertarungan akan berlangsung frontal tapi ternyata tidak, dan itu yang membuat saya belum puas," tambah petinju berusia 24 tahun itu, yang juga mengakui Chris John lebih baik dibanding dirinya.

"Chris John punya pengalaman lebih dibanding saya dan juga taktik dia bertarung cukup bagus sehingga sulit bagi saya untuk menjatuhkannya," katanya.

Sementara itu sang juara bertahan Chris John mengatakan cukup puas dengan pertarunganya melawan Daud Yordan dan tidak ingin melakukan pertarungan ulang melawan sang penantang yang telah dikalahkanya itu.

"Saya puas dengan hasil pertarungan tadi, dan saya tidak ingin melakukan pertarungan ulang meskipun dia (Daud) meminta itu," kata petinju yang mencatat rekor 45 kali menang (22 KO) dan dua kali seri tanpa kalah itu.

Sedangkan dengan kekalahannya itu, kini rekor Daud Yordan merosot menjadi 27 menang (21 KO) dan kalah dua kali.

Dalam pertarungan 12 ronde kelas bulu WBA itu, Chris John meraih kemenangan mutlak dengan skor 116-112, 116-112, 117-111.

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Chris John Pertahankan Gelar

Posted: 17 Apr 2011 09:50 AM PDT

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Chris John membuktikan dirinya sebagai petinju terbaik Indonesia. Petinju berjuluk the Dragon itu mempertahankan sabuk Super Champion kelas bulu versi WBA setelah menang angka mutlak dari penantangnya, Daud 'Cino' Yordan, di Hall D Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Ahad (17/4) malam.

Ketiga hakim memberi nilai untuk kemenangan Chris John. Hakim asal Spanyol, Fransisco Martinez, memberi nilai 112-116, Stanley Christodoulou asal Afrika Selatan memberikan angka 112-116. Sedangkan hakim asal Thailand, Pinit Prayadsab, memberi nilai 111-117.

Kemenangan ini juga memperpanjang rekor tidak terkalahkan Chris John. Mantan atlet wushu ini sudah naik ring sebanyak 45 kali. Chris John berhasil menang 43 kali dan hanya dua imbang.

Cino memilih pertarungan jarak dekat. Petinju berusia 23 tahun ini beberapa kali mendaratkan pukulan keras ke arah Chris John. Petinju asal Jawa Tengah itu berusaha melepaskan pukulan balasan. Terus-menerus ditekan sempat membuat Chris John terbawa permainan Cino.

Chris John baru mulai berbalik menekan Cino memasuki ronde ke-8. Serangan Cino mulai mengendur. Dia tidak tampak lagi menghujamkan pukulan-pukulan ke arah petinju berusia 31 tahun. Petinju asal Kalimantan Barat ini pun lebih banyak bertahan meladeni pukulan Chris John.

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

ANTARA - Olahraga

sumber :-

ANTARA - Olahraga


Ellyas Pical Dapat Penghargaan "Life Time Achievment"

Posted: 17 Apr 2011 10:56 AM PDT

Jakarta (ANTARA News) - Ellyas Pical mendapat penghargaan "life time achievment" menjelang berlangsungnya pertarungan gelar tinju dunia kelas bulu versi WBA di Jakarta, Minggu malam.

Legenda tinju Indonesia itu mendapat penghargaan berkaitan dengan dedikasinya dalam dunia tinju Indonesia serta sebagai sosok petinju Indonesia pertama yang meraih gelar dunia.

Menpora Andi Mallarangeng yang naik ke atas ring untuk menyerahkan penghargaan itu mengatakan, Ellyas Pical merupakan inspirator bagi petinju muda Indonesia.

"Ellyas kebaggaan Indonesia. Kita harapkan Ellyas Pical menjadi insiprasi bagi anak muda di tanah air," kata Menpora saat memberikan penghargaan kepada Pical.

Sementara itu, Pical mengaku bangga dengan penghargaan yang didapatnya itu.

"Saya ucapkan banyak terima kasih atas penghargan ini. Saya bangga dengan prestasi tinju sekarang dan semoga sukses untuk kedua petinju yang akan bertanding (Chris john dan Daud Yordan)," kata Pical.

Ellyas Pical mengukir sejarah sebagai petinju Indonesia pertama yang meraih gelar dunia dengan memenangi gelar juara IBF Bantam Junior setelah mengalahkan petinju Korea Selatan Chun Ju Do pada 3 Mei 1985.

Sepanjang karir profesionaln Ellyas Picak mencatat rekor bertanding 20 kali menang (11 KO), sekali seri, dan lima kali kalah. (A020/K004)

Editor: B Kunto Wibisono
COPYRIGHT © 2011

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Daud Yordan Ingin Tanding Ulang, Chris John Menolak

Posted: 17 Apr 2011 10:43 AM PDT

Petinju Indonesia, Chris John, berpose saat konferensi pers jelang pertarungan untuk mempertahankan gelar juara dunia kelas Featherweight WBA melawan petinju Australia, Jackson Asiku, di Jakar/hp/08. (ANTARA/Andika Wahyu)

Berita Terkait

Jakarta (ANTARA News) - Petinju yang baru saja gagal merebut gelar dunia kelas bulu WBA Daud Yordan menyatakan ingin melakukan tanding ulang melawan Chris John yaitu petinju yang mengalahkannya dalam pertarungan 12 ronde pada Minggu malam di Jakarta.

"Saya belum puas atas pertandingan tadi, saya ingin tanding ulang lagi lawan Chris John kalau memungkinkan," kata Daud "Cino" Yordan seusai pertarungannya.

Menurutnya, pertarungannya melawan juara bertahan Chris John belum maksimal dan dirinya tidak menduga pertarungannya kurang greget.

"Pertarungan tadi di luar dugaan saya, saya pikir pertarungan akan berlangsung frontal tapi ternyata tidak, dan itu yang membuat saya belum puas," tambah petinju berusia 24 tahun itu, seusai pertarungannya.

Namun dirinya mengakui bahwa lawan masih lebih baik dibanding dirinya.

"Chris John punya pengalaman lebih dibanding saya dan juga taktik dia bertarung cukup bagus sehingga sulit bagi saya untuk menjatuhkannya," katanya.

Sementara itu sang juara bertahan Chris John mengatakan cukup puas dengan pertarunganya melawan Daud Yordan dan tidak ingin melakukan pertarungan ulang melawan sang penantang yang telah dikalahkanya itu.

"Saya puas dengan hasil pertarungan tadi, dan saya tidak ingin melakukan pertarungan ulang meskipun dia (Daud) meminta itu," kata petinju yang mencatat rekor 45 kali menang (22 KO) dan dua kali seri tanpa kalah itu.

Sedangkan dengan kekalahannya itu, kini rekor Daud Yordan merosot menjadi 27 menang (21 KO) dan kalah dua kali.

Dalam pertarungan 12 ronde kelas bulu WBA itu, Chris John meraih kemenangan mutlak dengan skor 116-112, 116-112, 117-111. (A020/K004)

Editor: B Kunto Wibisono
COPYRIGHT © 2011

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

The Star Online: Sports

sumber :-

The Star Online: Sports


Manaserro becomes youngest winner of Malaysian Open

Posted: 17 Apr 2011 05:34 AM PDT

KUALA LUMPUR: Italian teenager Matteo Manassero eagled the par-5 10th hole Sunday to help secure a one-shot win over Frenchman Gregory Bourdy at the Malaysian Open.

Two days before his 18th birthday, Manassero added two more birdies on the back nine on his way to a 4-under 68 to finish with a 16-under total of 272. Bourdy made a charge at the lead with four consecutive birdies from the third hole, but he bogeyed the eight and had a double bogey on the 11th. He finished with a total of eight birdies in a 67.

Rory McIlroy (69) had to settle for third, two shots back, after holding the second-round lead as he tried to bounce back from his Masters collapse. The Northern Irishman had four birdies and a lone bogey on the first 11 holes but seemingly fell out of contention with a double bogey on the 12th.

However, he rallied with three more birdies and could have forced a playoff with another birdie on the 18th, but his hopes evaporated when his second shot went too far to the right.

Manassero, who became the European Tour's youngest winner with his victory at last year's Castello Masters, said it was "just fantastic" to earn another trophy before turning 18.

"It was tough," he said. "The course is really tight and all the players were doing good and playing well. It's just not easy to concentrate, especially to stay calm."

Top-ranked Martin Kaymer was eight shots back in a tie for ninth while Masters champion Charl Schwartzel finished another stroke behind after a 70.

McIlroy, who had to take a nearly 30-hour flight to Malaysia and arrived only a day before the tournament began, looked visibly tired during the final round, despite maintaining his smile for the huge crowd swarming around him.

However, his caddy ran out of patience when some spectators ignored the ban on taking photographs while players were teeing off and asked officials to confiscate some of the cameras.

Manassero will move up to 35th in the world rankings next week. He received $416,6660 for winning the tournament, becoming the Malaysian Open's youngest winner.

More reports on the Maybank Malaysian Open in The Star Monday

Leading final round scores:
Matteo Manassero, Italy66-71-67-68—272
Gregory Bourdy, France71-69-66-67—273
Rory McIlroy, Northern Ireland69-64-72-69—274
Rafael Cabrera-Bello, Spain 69-70-69-67—275
Alexander Noren, Sweden64-69-71-71—275
Felipe Aguilar, Chile 70-70-66-70—276
Simon Dyson, England 70-64-76-68—278
Siddikur Rahman, Bangladesh 68-71-71-69—279
Alejandro Canizares, Spain 69-72-68-71—280
Martin Kaymer, Germany 70-71-67-72—280
Charl Schwartzel, South Africa 73-71-67-70—281
Stephen Gallacher, Scotland 67-70-72-72—281
Robert Rock, England 70-71-70-71—282
Shiv Kapur, India 71-69-71-71—282
James Morrison, England69-71-70-72—282
Soren Kjeldsen, Denmark73-70-72-67—282
Soren Hansen, Denmark 70-72-72-69—283
Joost Luiten, Netherlands 72-69-71-71—283
Jason Knutzon, United States 70-71-71-71—283
Baek Seuk-hyun, South Korea 70-73-70-70—283
Nicolas Colsaerts, Belgium 70-70-72-71—283
Danny Willet, England 71-69-72-71—283
Daniel Gaunt, Australia69-69-71-74—283
Tim Stewart, Australia 73-71-70-69—283
Kenichi Kuboya, Japan 74-70-65-74—283
Mark Brown, New Zealand73-71-70-69—283
Thongchai Jaidee, Thailand 73-71-68-71—283

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Hamilton wins Chinese GP

Posted: 17 Apr 2011 02:59 AM PDT

SHANGHAI (AP) - McLaren driver Lewis Hamilton overcame a pre-race car problem to win a thrilling Chinese Grand Prix on Sunday, passing Red Bull's Sebastian Vettel for the lead with five laps remaining.

Vettel made a strong bid for three straight wins to start the Formula One season but he could not hold off Hamilton, who made one more pit stop than the German and had fresher tires in the closing stages.

Red Bull's Mark Webber was third, driving a superb race after starting 18th on the grid.

Hamilton came close to being out of contention before the race even started, when a fuel leak was discovered in his engine. McLaren mechanics worked frantically in the garage with the seconds ticking down until the pitlane closed. Had they missed the deadline, Hamilton would have started from pitlane rather than third on the grid.

They sent him out on the installation lap with only one minute to spare, but with much of the engine cover missing, and that had to be drilled onto the car while it was sitting on the grid.

McLaren's Jenson Button was fourth, ahead of Mercedes' Nico Rosberg and Ferrari's Felipe Massa, who all led at various stages at Shanghai International Circuit.

Ferrari's Fernando Alonso was seventh, ahead of Mercedes' Michael Schumacher, and Renault's Vitaly Petrov, with Sauber's Kamui Kobayashi taking the final point in 10th place.

With three races completed, Vettel leads the drivers' standings on 68 points, ahead of Hamilton on 47, with Button on 38 and Webber on 37.

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Sindikasi bola.okezone.com

sumber :-

Sindikasi bola.okezone.com


Dalglish Puji Mental The Reds

Posted: 17 Apr 2011 12:45 PM PDT

LONDON – Hasil imbang saat menghadapi Arsenal cukup membuat pelatih Liverpool Kenny Dalglish puas. Sang arsitek The Reds, memuji performa Dirk Kuyt dkk yang pantang menyerah.
 
"Saya kira apa yang mereka lakukan pada akhirnya menunjukkan keseluruhan performa kami hari ini," kata Dalglish kepada Sky Sports, Senin (18/4/2011).
 
Dalam pertandingan ini Liverpool kehilangan Andy Caroll dan Jamie Carragher karena cedera. Dalglish kemudian memasukan Jonjo Shelvey dan Sotirios Kyrgiakos.
 
"Kami harus memasukan Jonjo dan kehilangan penyerang tengah, semuanya berat bagi, tapi mereka tetap komitmen untuk membawa sesuatu dari pertandingan ini, saya kira mereka fantastis," kata Dalglish.
 
Liverpool nyaris kalah ketika Robin van Persie mencetak gol dari titik penalti di masa injury time, 90+7.Beruntung skenario yang sama dimiliki Liverpool di dalam kotak penalti The Gunners. Dirk Kuyt menceploskan bola saat waktu tambahan telah bergulir 90+12.
 
"Pertandingan belum berakhir, jadi permainan harus terus berjalan.Tidak ada tim yang menunjukkan komitmen seperti yang kami tampilkan hari ini," tambah Dalglish bangga.
(fit)

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Ferdinand Minta Maaf Lewat Twitter

Posted: 17 Apr 2011 12:21 PM PDT

MANCHESTER – Bek Manchester Rio Ferdinand akhirnya menyampaikan permintaan maaf atas insiden konfrontasi dengan Mario Balotelli di akhir pertandingan semifinal FA Cup, Sabtu (16/4/2011).
 
Ferdinand dan sebagian punggawa Manchester United merasa kecewa dengan aksi Balotelli yang mencium jersey City ke arah fans Setan Merah di akhir pertandingan di Wembley.
 
Tak hanya itu, Balotelli juga diduga menyindir Ferdinand. Kesal dengan tindakan striker belia Italia, kericuhan antara keduanya pun tak dapat dihindari. Balotelli dan Ferdinand bahkan harus dipisahkan pelatih Citizens Roberto Mancini serta beberapa pemain lainnya dari kedua kubu untuk menghentikan insiden tersebut.
 
Meski tak mengakui kesalahannya, Ferdinand sadar tindakannya menjadi sorotan publik. Untuk itu, bek internasional Inggris meminta maaf melalui situs jejaring sosial, Twitter.
 
"Jika Anda mencetak gol dan memberikannya kepada fans lawan, saya bisa menerima itu, tapi di peluit akhir Anda pergi ke fans sendiri dan menikmati itu, tak perlu menantang fans lawan," tandas Ferdinand dalam akun twitternya.
 
"Jika saya menyerang seseorang, saya minta maaf. Ketika itu emosi sangat tinggi," lanjutnya, seperti disitat Soccerway, Senin (18/4/2011).
 
Kegagalan United melenggang ke final FA Cup berarti mengandaskan ambisi menyabet treble winners musim ini. Kendati demikian, Ferdinand menyerukan agar rekan-rekannya fokus di dua kompetisi tersisa, Premier League dan Liga Champions.
 
"Kecewa karena kami tak menang. Sekarang, saatnya melangkah ke depan dan memenangkan beberapa gelar," tutup bek 32 tahun.
(wei)

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS