Sindikasi bola.okezone.com

sumber :-

Sindikasi bola.okezone.com


Radovski Banggakan Semangat Pemain Persema

Posted: 23 May 2012 01:02 PM PDT

MALANG - Pelatih Persema Malang Slave Radovski mengaku bangga dengan semangat yang dibawa pasukannya. Terutama di tengah krisis finansial yang menyebabkan hak pemain belum terbayar selama beberapa bulan.

Pemain Persema terhitung tiga bulan tidak menerima gaji dan bonus. Di tengah kegelisahan pemain, ternyata Laskar Ken Arok masih relatif bisa menjaga keseimbangan penampilan. Selama putaran kedua, Persema baru sekali kalah.

Persema menang di laga melawan Persebaya Surabaya dan Persijap Jepara, dua kali imbang lawan Persibo Bojonegoro di Indonesian Premier League (IPL) dan Piala Indonesia, dan hanya kalah di kandang kala menjamu Semen Padang.

Statistik itu menurut Slave Radovski sudah cukup bagus mengingat pemain bertanding dalam ketidakpastian hak mereka. "Saat bertanding, seakan pemain tidak mempunyai masalah dan fokus ke lapangan. Padahal sebenarnya ada masalah yang sulit," ujar Radovski.

Slave tak segan memuji timnya yang di pekan selanjutnya kembali menghadapi tim tangguh, Persiba Bantul. Menurutnya pemain tetap dalam koridor profesional walau hingga sekarang belum ada kepastian kapan gaji dan bonus dilunasi.

Tetapi, Slave sekaligus berharap kondisi yang menimpa laskar Ken Arok tidak berlarut-larut. Sebab bisa memengaruhi perjalanan tim ke depan, apalagi Persema kini mempunyai sejumlah pemain muda yang prospeknya diramalkan cukup menjanjikan.

Slave khawatir ketidakpastian kondisi finansial akan membuat pemain tidak betah di klub. "Persema sebenarnya mempunyai banyak pemain muda potensial. Sayang kalau nanti mereka memutuskan pergi ke klub lain karena situasi yang kurang bagus," tambahnya.

Pelatih asal Makedonia ini sekaligus mengakui mulai kesulitan memotivasi pemain jika situasi tak berangsur membaik. Ia sejauh ini hanya menekankan agar pemain tetap profesional di lapangan, sembari mencegah aksi mogok bertanding yang terus berhembus.

Dalam beberapa sesi latihan pemain juga terlihat tidak sungguh-sungguh dan mengungkapkan kegelisahan mereka secara 'vulgar'. Slave ternyata tidak keberatan dengan sikap pemain itu karena bisa merasakan apa yang dialami tim saat ini.

"Saya sekarang berharap pemain tetap mau berjuang hingga akhir musim. Saya tidak tahu lagi harus bagaimana jika pemain benar-benar sampai tidak mau bertanding. Sejauh ini saya masih percaya dengan dedikasi pemain," tandasnya.
 
(Kukuh Setiawan/Koran SI/seb)

Persibo Anti Bermain Negatif

Posted: 23 May 2012 12:01 PM PDT

BOJONEGORO - Persibo Bojonegoro rupanya tidak gentar menghadapi ancaman Persebaya Surabaya saat bertemu di Gelora 10 November, Minggu (27/5). Pelatih Persibo Paulo Camargo menolak timnya bakal bermain negatif di laga tersebut.
 
Camargo paham Persebaya bakal didukung ribuan supporternya di Gelora 10 November nanti, yang berarti memberi tekanan lebih untuk tim tamu. Kendati begitu, pelatih asal Brasil itu tetap optimistis pilihannya untuk bermain menyerang merupakan opsi terbaik.

Pada laga menantang Persiraja Banda Aceh, Laskar Angling Dharma terpaksa menelan kekalahan 1-0 karena strategi yang kurang pas. Camargo dengan terpaksa memakai formasi 3-5-2 karena hanya memiliki dua striker, Jairon Feliciano dan Wahyu Teguh.

Setelah striker muda Bijahil Chalwa terbebas akumulasi kartu kuning, Camargo berhasrat mengembalikan pola 3-4-3 di kandang Persebaya nanti. Persibo juga beruntung karena pemain sekelas Andik Vermansyah tidak bisa tampil.

"Tidak ada perubahan strategi, kami akan bermain menyerang. Kami tidak ingin bermain negatif karena itu justru memudahkan lawan. Sama halnya seperti Persibo, banyak pemain Persebaya yang kabarnya absen. Jadi kami akan mengambil kesempatan itu," ujar Camargo.

Yang membuat Camargo harus berpikir keras adalah mulai surutnya naluri mencetak gol para strikernya. Setelah kemenangan 2-3 atas Persija Jakarta, tim Oranye maksimal hanya mencetak satu gol di empat pertandingan berikutnya.

Persibo menang lawan Persijap Jepara 0-1, ditahan Persema Malang 0-0 di pentas IPL, bermain 1-1 kontra Persema di Piala Indonesia, dan kalah 1-0 di kandang Persiraja Banda Aceh. Artinya, secara statistik terjadi penurunan yang cukup signifikan.

Mulai terpecahnya konsentrasi Samsul Arif dan Nur Iskandar ke tim nasional (timnas) sekaligus terlambatnya pembayaran gaji pemain disebut-sebut menjadi salah satu faktor penurunan tersebut. Apalagi pemain muda macam Bijahil Chalwa atau Wahyu Teguh belum mempunyai kualitas setara seniornya.

"Benar kalau kami sangat merindukan Samsul Arif dan Nur Iskandar. Tapi kami tetap harus fokus pada kondisi yang ada sekarang. Saya kira Persebaya akan berupaya keras memenangkan pertandingan, tapi semua bisa terjadi di lapangan," tandas Camargo.

Persibo sendiri belum pernah menang ketika melawat ke kandang Persebaya Surabaya. Baik di pentas Liga Primer Indonesia (LPI) musim lalu atau pertandingan pra musim, tim kebangaan Boromania selalu kesulitan di Gelora 10 November.
 
(Kukuh Setiawan/Koran SI/seb)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 ulasan:

Catat Komen