Sindikasi bola.okezone.com

sumber :-

Sindikasi bola.okezone.com


Efek Del Piero Mulai Terasa di A League

Posted: 22 Sep 2012 02:42 PM PDT

SYDNEY – Bergabungnya Alessandro Del Piero ke Sydney FC ternyata membawa efek segar bagi kompetisi A League atau Liga Australia. Efek itu berupa penjualan tiket pertandingan yang meningkat pesat.
 
Meski Del Piero belum bermain, namun pemain yang disapa Ale ini sudah membuat semangat dan juga inisiatif suporter A League lebih meningkat. Peningkatan tersebut dirasakan justru oleh Wellington Phoenix.
 
Lewat direktur manager Phoenix, David Dome kehadiran Del Piero yang bermain di Sydney, menghadirkan peningkatan penjualan tiket. Seperti diketahui. baik Phoenix maupun Sydney dijadwalkan bertemu di markas Phoenix di Wellington Westpac Stadium, awal bulan depan.
 
"Kami mengalami penjualan tiket 10 kali lebih banyak daripada biasanya. Itu merujuk pada kerumunan yang sangat besar," ucap Dome, tiga jam setelah penjualan tiket dibuka.
 
"Biasanya untuk pertandingan Sydney FC, kami harapkan maksimum 30-40 perjalanan dari para pendukung. Tapi saat ini, saya mendapatkan ini jusrtu lebih dari beberapa ratus perjalanan," sambung Dome seperti disitat The West Australian.
 
Tampaknya akan terus ada peningkatan untuk kehadiran suporter di stadion untuk menonton pertandingan A League. Karena selain Del Piero, dua bintang Eropa juga bakal menyusul jejak pahlawan Italia di Piala Dunia 2006 silam.
 
Mantan striker Inggris, Emile Heskey dikabarkan bakalan bergabung ke anggotaan A League lainnya, Newcastle Jets. Selain Heskey, ada juga Michael Ballack. Mantan pemain Chelsea itu diberitakan bakal bergabung dengan tim promosi Sydney Wanderers.
 
"Para pemain berkualitas datang ke A-League dan orang-orang ingin melihat mereka, tidak ada keraguan tentang hal itu," tutupnya.
(fir)

Gaji Lunas, PSM Langsung Tancap Gas

Posted: 22 Sep 2012 02:03 PM PDT

MAKASSAR – Pelatih Kepala PSM Makassar Petar Segrt akhirnya bisa bernapas lega setelah tunggakan gaji pemain terlunasi, Jumat (14/09) lalu. Kini Petar langsung memilih tancap gas menggelar persiapan tim menyambut musim kompetisi mendatang.

Rencananya, pelatih 46 tahun itu akan segera mengumpulkan punggawanya untuk digenjot latihan. "Secepatnya, kalau bisa pekan depan kami sudah berkumpul bersama lagi. Saya sudah tidak sabar bertemu pemain dan melatih," ujar Petar, kemarin.

Sebelumnya arsitek tim Juku Eja ini merencanakan menggelar latihan sejak awal September ini. Namun, hal itu terkendala karena polemik gaji pemain yang belum terbayarkan hingga pertengahan bulan ini.

Petar pun tak kuasa memaksa anak asuhnya untuk mematuhi program latihannya. Selama masa penantian gaji itu, Petar terpaksa mengalihkan perhatian dan tenaganya dengan sibuk memantau bakat-bakat muda sepakbola di Makasar.

"Kini semuanya di PSM bisa memulai aktivitas lagi. Musim depan pasti lebih berat daripada kemarin. Makanya kami harus segera menemukan bentuk permainan terbaik kami," pungkas mantan pelatih Timnas Georgia ini dengan semangat.

Ada satu alas an lagi mengapa Petar tak sabar untuk segera menggenjot skuad Pasukan Ramang untuk berlatih. Diakuinya, selama masa libur kompetisi IPL, ia sibuk menimba di Jerman dan Kroasia soal ilmu kepelatihan. Berbagai konsep dan strategi bermain sudah dikantongi teman akrab Joachim Loew ini.

Tak hanya itu, sejumlah peralatan baru untuk latihan juga dibawa Petar sebagai oleh-oleh tur Eropanya.  "Kami akan tampil dengan konsep bermain yang beda di musim depan. Saya akan mencoba beberapa gaya bermain dan melihatnya dalam bebrapa waktu ke depan," pungkasnya.

Keinginan untuk segera berlatih ternyata tak hanya dirasakn oleh Petar saja. Sejumlah pilar Tim Ayam Jantan dari Timur juga mengakui hal serupa. Hasrat besar untuk segara beraksi di lapangan hijau terlontar dari mulut pemain dengan caps terbanyak di PSM, Andi Oddang Mustamu.

"Jelas saya sudah tidak sabar untuk segera latihan. Saya dengar, pelatih juga punya banyak ilmu baru," ujar sang kapten.

Selama masa libur dan menanti gaji, Oddang dkk memang memilih tetap berlatih sendiri-sendiri. Dibeberkan Oddang, beberapa pemain bahkan berlatih dengan berjibaku di lapangan hijau lewat kompetisi amatir alias tarkam. "Saya harap, paling lambat pekan depan pemain sudah berkumpul lagi dan berlatih," tandas pemain Persebaya Surabaya dan Sriwijaya FC ini.

Rencana tancap gas PSM, tak hanya soal latihan tim saja. Usai gaji pemain dibayarkan, manajemen kini punya dua agenda penting untuk kompetisi mendatang. Keduanya adalah pembentukan manajemen dan fokus memburu pemain incaran. 

Soal pembentukan manajemen baru, sudah berulang kali disinggung oleh Ketua Umum PSM, Sadikin Aksa. Menurutnya, anggota manajemen saat ini perlu ditambah demi melancarkan roda kepengurusan. "Setahu saya PSM lah klub dengan manajemen teramping saat ini. Banyak tugas yang tumpang tindih. Ini sebenarnya tidak baik untuk klub," tukasnya.

Untuk membentuk manajemen baru nanti, Sadikin berjanji untuk tidak sembarang comot anggota baru. Direktur Bosowa Cororation ini akan menempatkan orang-orang yang tepat dan sesuai bidangnya di jajaran kepengurusan baru. "Semuanya akan diisi oleh orang yang profesional. Karena kita mau klub ini memang menjadi profesional," pungkasnya.

Soal perburuan pemain baru, juga turut dibenarkan oleh Sadikin. Ia tidak menampik jika musim depan timnya perlu menambah pemain, terutama yang berkualitas. Sadikin mengaku sebenarnya target utama PSM adalah program pembinaan pemain muda lokal.

Namun penambahan pemain bintang tetap dianggap penting pula sebagai mentor bagi pemain-pemain muda Tim Juku Eja. "Sudah ada target nama dan akan kami serahkan sepenuhnya kepada pelatih saja. Tapi sebaiknya tunggu perkembangan sepakbola Indonesia dulu," tandas adik kandung Erwin Aksa, mantan manager PSM era ISL ini. (Sulaiman Karim/Koran SI/min)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 ulasan:

Catat Ulasan