ANTARA - Olahraga

sumber :-

ANTARA - Olahraga


Becker incar peran sebagai kapten Piala Davis

Posted: 31 Oct 2012 09:19 AM PDT

Berlin (ANTARA News) - Legenda tenis Boris Becker mengatakan dirinya mempertimbangkan untuk menjadi kapten tim Piala Davis Jerman setelah Patrik Kuehnen mengumumkan pengunduran dirinya di awal 2013 pada Rabu.

"Pertama-tama saya hanya ingin berbicara pada Patrik sebelum saya mengatakan sesuatu yang nyata," kata Becker (44) kepada SID, cabang AFP, di mana ia merupakan bagian dari tim Jerman yang menjuarai Piala Davis pada 1988 dan 1989.

Ia juga merupakan manajer tim Piala Davis Jerman dari 1997 sampai 1999.

Becker memenangi enam gelar Grand Slam sepanjang karirnya dan pada 1985 ia memenangi gelar Wimbledon saat baru berusia 17 tahun.

Setelah berseteru dengan petenis peringkat teratas Jerman Philipp Kohlschreiber pada awal tahun ini, Kuehnen mengumumkan ia mengundurkan diri melalui surat elektronik pada Rabu.

"Pada pekan-pekan terakhir, saya memiliki impresi bawah saya kekurangan dukungan dan dukungan yang diperlukan dari Federasi tenis Jerman (DTB)," demikian pernyataan pria 46 tahun itu.

"Oleh karena itu saya tidak memercayai basis untuk kerja sama selanjutnya dan pada poin ini, saya mengakhiri perbincanganku dengan DTB mengenai meneruskan pekerjaanku."

"Saya berharap segenap tim, pengganti saya, dan DTB mendapat kesuksesan di masa yang akan datang."

Menaklukkan Australia 3-2 untuk bertahan di Grup Dunia pada bulan lalu, Jerman memiliki jadwal pertandingan tandang yang berat saat melawan Argentina pada 1-3 Februari 2013 pada pertandingan Piala Davis mereka berikutnya.

"Saya memahami keputusan yang dibuat Patrik," kata Kohlschreiber kepada SID pada Rabu setelah ia absen saat timnya menang dari Australia, karena berseteru dengan Kuehnen.

"Sekarang, saya berharap penggantinya segera ditemukan, dan kami dapat membawa tim terbaik ke Argentina pada Februari."

Kuehnen mengambil alih posisi kapten Jerman dari Michael Stich pada September 2002, dan hasil terbaiknya adalah kekalahan di semifinal dari Rusia pada 2007.

Terakhir kalinya Jerman memenangi gelar Piala Davis adalah pada 1993, ketika mereka mengalahkan Australia di final.
(H-RF/I015)

Berlusconi dilaporkan kritik taktik Milan

Posted: 31 Oct 2012 09:17 AM PDT

Silvio Berlusconi (FOTO ANTARA/REUTERS)

Berita Terkait

Milan (ANTARA News) - Pemilik AC Milan Silvio Berlusconi dilaporkan mengkritik pemilihan taktik pelatih Massimiliano Allegri saat bermain imbang 2-2 di markas Palermo pada pertandingan Liga Italia yang dimainkan Selasa.

Milan, yang menderita awal musim terburuk mereka setelah kehilangan beberapa pemain penting di timnya pada musim panas, mendapatkan satu poin di Sisilia, namun mereka gagal menampilkan permainan terbaiknya.

Berlusconi sejauh ini mempertahankan Allegri untuk tetap menjalani pekerjaannya, dan sang pelatih secara konsisten mendapat dukungan dari ketua Milan Adriano Galliani.

Bagaimanapun, menurut surat kabar Gazzetta dello Sport, Berlusconi "menelepon Galliani" setelah pertandingan untuk mengekspresikan rasa frustrasinya terhadap keputusan-keputusan Allegri di pertandingan itu.

Milan tertinggal melalui gol penalti Fabrizio Miccoli, dan gol Franco Brienza saat babak kedua baru berlangsung dua menit.

Riccardo Montolivo memperkecil ketinggalan Milan, dan kemudian Stephan El Shaarawy menyamakan kedudukan untuk membuat timnya membawa pulang satu poin.

Allegri mengakui melalui situs resmi klub bahwa timnya seharusnya tampil lebih baik, namun dengan kewajiban di Liga Italia yang masih ditambah beban timnya di Liga Champions, ia berkata bahwa perubahan-perubahan yang diterapkannya perlu dilakukan.

"El Shaarawy tidak berada dalam kondisi fisik yang baik, dan saya ingin mengistirahatkan (Urby) Emanuelson, saya tidak dapat memasang mereka berdua, dan itulah mengapa saya memutuskan untuk bermain dengan sistem ini," kata Allegri.

"Para pemain sangat bagus saat memahami dengan tepat apa yang diminta dari mereka, dan kami tidak dapat bermain dengan pemain-pemain yang sama setiap tiga hari, maka kami perlu mengubah formasi untuk memberi mereka waktu untuk mengambil nafas, bahkan meski itu berarti kami tidak bermain baik."

"Montolivo, El Shaarawy, Bojan, dan Emanuelson, anda dapat melihat di lapangan bahwa mereka memiliki kualitas."

"Ketika anda bermain setiap tiga hari, perubahan-perubahan itu diperlukan. Saya meminta maaf untuk para pemain karena mereka tidak menang, namun hasil imbang pada malam ini dapat diterima."

Milan berada di peringkat kesembilan, terpaut 14 poin dari pemuncak klasemen sekaligus juara bertahan Juventus, menjelang pertandingan-pertandingan Liga Italia yang dimainkan Rabu malam, demikian AFP.
(H-RF/I015)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca

Kirim Komentar

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 ulasan:

Catat Komen