KOMPASbola

sumber :-

KOMPASbola


Liverpool Ditahan 10 Pemain Newcastle

Posted: 04 Nov 2012 05:00 PM PST

LIVERPOOL, KOMPAS.com — Liverpool kembali gagal meraih poin penuh setelah diimbangi Newcastle United, 1-1, dalam lanjutan Premier League di Stadion Anfield, Minggu (4/11/2012). Sempat tertinggal akibat gol Yohan Cabaye, tuan rumah menyamakan kedudukan melalui gol Luis Suarez pada paruh kedua.

Ini adalah hasil imbang kedua Liverpool setelah sebelumnya tim asuhan Brendan Rodgers itu juga berbagi angka dalam "Derbi Merseyside" melawan Everton, 28 Oktober 2012.

Berstatus sebagai tuan rumah, Liverpool tampil menekan lebih dulu pada menit-menit awal pertandingan. Peluang pertama "The Reds" didapatkan Luis Suarez pada menit ke-21. Namun, kiper Tim Krul mampu dengan baik membaca bola tendangan striker asal Uruguay tersebut.

Newcastle bukan tanpa ancaman. Kombinasi Hatem Ben Arfa, Papiss Cisse, dan Demba Ba beberapa kali mampu merepotkan barisan pertahanan tim tuan rumah. Salah satu peluang Newcastle diperoleh Papiss Cisse pada menit ke-17. Namun, bola tendangan kerasnya dari dalam kotak penalti masih melayang tipis di atas mistar gawang Brad Jones.

Tempo permainan melambat memasuki pertengahan babak pertama. Liverpool yang terlihat lebih menguasai jalannya pertandingan masih kesulitan menembus rapatnya barisan pertahanan lawan. Begitu pun dengan Newcastle yang serangannya mampu dibaca dengan baik oleh Martin Skrtel dan kawan-kawan.

Dua menit menjelang turun minum, pendukung tuan rumah dikejutkan oleh gol Newcastle yang dicetak Cabaye. Pemain asal Perancis itu berhasil mengoyak gawang Jones dengan tendangan first time keras memanfaatkan umpan silang Ben Arfa.

Pada babak kedua, Liverpool akhirnya mampu menyamakan kedudukan berkat gol Suarez pada menit ke-67. Menerima umpan jarak jauh dari Jose Enrique, Suarez mengontrol dengan baik. Setelah berhasil mengecoh Coloccini, ia kemudian mengecoh dan menaklukkan Tim Krul untuk kemudian tinggal mencocorkan bola ke gawang.

Setelah kedudukan imbang, tempo permainan menjadi cepat. Liverpool berkali-kali melakukan serangan membahayakan untuk berbalik unggul. Sementara Newcastle masih mengandalkan serangan balik cepat yang juga cukup mampu merepotkan barisan belakang tuan rumah sepanjang paruh kedua ini.

Pada menit ke-84, Newcastle harus bermain dengan 10 orang setelah Coloccini dikeluarkan wasit karena melakukan pelanggaran keras terhadap Suarez. Unggul jumlah pemain, tuan rumah terus menekan tim tamu hingga menit-menit akhir pertandingan.

Pada injury time, Jojo Shelvey mendapatkan kesempatan emas. Namun, sundulannya menerima umpan tendangan bebas Gerrard masih membentur mistar gawang Krul. Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 1-1 pun tidak berubah.

Menurut catatan Soccernet, sepanjang pertandingan, Liverpool menguasai bola sebanyak 65 persen dan menciptakan empat peluang emas dari 21 usaha. Adapun tim tamu melepaskan tiga tembakan akurat dari 11 kali percobaan.

Susunan Pemain:
Liverpool:
1-Brad Jones, 3-Jose Enrique, 5-Daniel Agger, 37-Martin Skrtel, 47-Andre Wisdom, 8-Steven Gerrard, 24-Joe Allen, 30-Suso (33-Jojo Shelvey 66), 31-Raheem Sterling, 4-Nuri Sahin (19-Stewart Downing 74), 7-Luis Suarez.

Newcastle: 1-Tim Krul, 2-Fabricio Coloccini, 3-Davide Santon, 14-James Perch (5-Danny Simpson 25), 27-Steven Taylor, 4-Yohan Cabaye (31-Shane Ferguson 69), 8-Vurnon Anita, 10-Hatem Ben Arfa, 18-Jonás Gutierrez, 9-Papiss Demba Cisse, 19-Demba Ba (28-Sammy Amoeobi 50).

Wasit: Anthony Taylor.

Terima Kaus RvP, Pemain Arsenal Dikritik Legenda

Posted: 04 Nov 2012 04:26 PM PST

LONDON, KOMPAS.com — Legenda Arsenal, Ray Parlour, menilai keputusan salah satu pemain "The Gunners", Andre Santos, menukar kausnya dengan Robin van Persie (RvP) saat turun minum adalah sebuah lelucon. Menurutnya, Santos lebih baik berkonsentrasi ke dalam permainan karena laga belum usai.

Saat turun minum dalam pertandingan yang berakhir 2-1 untuk MU itu, RvP terlihat memberikan kausnya kepada Santos. Pemain Brasil itu pun membalas aksi mantan pemain Arsenal tersebut dengan memberikan kaus miliknya juga.

"Itu adalah lelucon. Saya tidak akan pernah melakukan hal itu. Saat turun minum? Dia (Santos) seharusnya dapat berkonsentrasi di pertandingannya dan dia telah mendapatkan mimpi buruk," ujar Parlour.

Parlour menambahkan, secara keseluruhan, Santos juga tampil buruk dalam laga tersebut. Maklum saja, bek kiri berusia 29 tahun itu gagal menutup pergerakan Rafael yang berujung pada gol pertama RvP pada menit ketiga.

"Dia tidak dapat bermain di barisan empat pemain belakang karena dia selalu kehilangan posisinya," kecam Parlour.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 ulasan:

Catat Komen