KOMPASbola

sumber :-

KOMPASbola


Hukuman Conte Dipangkas Jadi 4 Bulan

Posted: 05 Oct 2012 04:07 PM PDT

TURIN, KOMPAS.com - Hukuman skorsing Pelatih Juventus, Antonio Conte, yang mencapai sepuluh bulan, dipangkas menjadi empat bulan. Ia pun akan kembali mendampingi anak asuhnya pada Desember nanti.

Awalnya, pria berusia 43 tahun itu dijatuhi hukuman skorsing sepuluh bulan oleh Komisi Disiplin Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), setelah terbukti bersalah melakukan pembiaran pengaturan skor saat masih membesut Siena, dua musim lalu.

Hukuman itu bukan hanya berlaku secara lokal, tapi sudah meluas hingga lingkup FIFA alias internasional.
Jumat (5/10/2012), para pengacara Conte berhasil meyakinkan pengadilan TNAS agar hukuman skorsing yang telah dijatuhkan mendapatkan keringanan hingga enam bulan.

Artinya, Conte akan diizinkan kembali hadir di bangku cadangan, kala Juve meladeni Palermo pada 9 Desember nanti atau sehari setelah hukumannya berakhir. ia pun akan dapat menakhodai "La Vecchia Signora" total dalam 16 pekan tersisa Serie-A musim ini.

Selama Conte menghilang, Massimo Carrera yang menggantikan. Terbukti, pelatih Juventus yunior itu bertangan dingin. Ia mampu membawa "Si Nyonya Besar" merajai singgasana Serie-A dan juga lumayan menyetir Juve di Liga Champions.

Hingga matchday kedua Liga Champions, Juve berada di papan ketiga Grup E dengan koleksi dua angka. Di atasnya bertengger Chelsea dan Shakhkar Donetsk masing-masing dengan raihan empat poin.

Chelsea Enggan Komentari Penjelasan FA

Posted: 05 Oct 2012 03:46 PM PDT

LONDON, KOMPAS.com - Chelsea enggan berkomentar tentang penjelasan yang disampaikan Federasi Sepak Bola Inggris (FA) seputar hukuman kepada John Terry.

"Kami paham John Terry berhak untuk mengajukan banding. Belum saatnya kami mengajukan komentar apapun," jelas Steve Atkins, selaku Kepala Komunikasi dan Urusan Publik Chelsea, Jumat (5/10/2012).

"Kami harus menunggu semuanya sebelum masuk dalam perdebatan selanjutnya dan menunggu proses banding. Kami akan berkomentar pada waktu yang tepat," lanjutnya.

Laporan dari panel khusus FA setebal 63 halaman itu dirilis Jumat (5/10/2012). Laporan tersebut menjelaskan alasan di balik skorsing empat pertandingan yang dijatuhkan kepada JT—sapaan Terry—plus denda 220.000 poundsterling (sekitar Rp 3,3 miliar) yang dipublikasikan pada Jumat (28/9/2012).

Panel FA menyatakan Terry bukan rasialis, melainkan pria berusia 31 tahun itu puas dengan komentar bernada cemoohan yang diucapkannya kepada bek Queens Park Rangers, Anton Ferdinand, dalam sebuah laga Premier League, Oktober 2011.

Dugaannya, seperti dilansir BBC, Terry menggunakan kata "black" plus sejumlah cacian ekstrem bernada seksual yang ditujukan kepada adik kandung bek Manchester United, Rio Ferdinand, itu.

Pembelaan yang dilakukan Terry terhadap kasus rasialisme itu dinilai panel FA sebagai hal yang "mustahil, tidak masuk akal, dan dibuat-buat".

Terry sendiri diberi kesempatan mengajukan banding sampai 18 Oktober mendatang. (SKY)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 ulasan:

Catat Komen