Republika Online

sumber :-

Republika Online


Tontowi-Liliyana Maju ke Final Denmark Terbuka

Posted: 20 Oct 2012 08:34 AM PDT

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Ganda campuran nomor satu Indonesia Tontowi Ahmad-Liliyana Natsir maju ke final turnamen Denmark Terbuka Super Series Premier setelah memenangi laga semifinal melawan pasangan Cina Zhang Nan-Zhao Yunlei, Sabtu malam.

Pasangan peringkat empat dunia itu hanya membutuhkan waktu 36 menit untuk meraih kemenangan 21-12, 21-17 atas unggulan kedua asal Cina tersebut di Odense, Denmark.

Pada final, Minggu, Tontowi-Liliyana akan melawan unggulan pertama Xu Chen-Ma Jin yang mengalahkan unggulan kelima asal Malaysia Chan Peng Soon-Goh Liu Ying 21-7, 21-16.

Pada kesempatan tersebut, Tontowi-Liliyana berpeluang membalas kekalahan mereka dari Xu Chen-Ma Jin pada semifinal Olimpiade London dua bulan lalu. "Iya, (besok) adalah pertemuan pertama setelah Olimpiade. Pastinya ingin membalas kekalahan," ujar Liliyana usai pertandingan.

Sementara itu, langkah ganda putra Indonesia Hendra Setiawan-Mohammad Ahsan terhenti pada semifinal turnamen pertama mereka, Denmark Terbuka Super Series Premier, setelah dikalahkan ganda Korea Selatan Shin Baek Cheol-Yoo Yeon Seong.

Hendra-Ahsan yang dipasangkan tidak lama setelah Olimpiade London 2012, menyerah dalam dua game langsung 17-21, 15-21 pada babak empat besar turnamen berhadiah total 400.000 dolar AS tersebut.

Menurut pelatih ganda putra Pelatnas Herry Iman Pierngadi, kekurangan pasangan tersebut ketika melawan pasangan Korea itu adalah terlalu banyak melakukan kesalahan sendiri.

"Permainan di depan net Hendra tidak jalan. Pertahanan mereka juga harus diperkuat lagi, masih lemah," kata Herry IP.

Pada final, Minggu, Shin-Yoo akan melawan unggulan ketiga asal Malaysia Koo Kien Keat-Tan Boon Heong yang mengalahkan pasangan tuan rumah Denmark unggulan pertama Mathias Boe-Carsten Mogensen 19-21, 21-11, 26-24.

Laju Satria Muda Terhenti di Semi Final

Posted: 20 Oct 2012 08:31 AM PDT

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA  --  Langkah Satria Muda (SM) Britama di turnamen pramusim NBL Indonesia 2012 harus terhenti di babak semi final. Tim juara NBL musim lalu itu tidak mampu mengatasi perlawanan Pelita Jaya Esia dan takluk 63-75.

Bermain di DBL Arena Surabaya, Sabtu (20/10), tim Satria Muda sudah tertinggal dalam perolehan poin sejak kuarter pertama. Tim asuhan pelatih Octaviarro Romely Tamtelahitu itu harus mengakui keunggulan lawannya 12-26.

SM kemudian bangkit di dua kuarter berikutnya. Akan tetapi, Faisal Achmad dan kawan-kawan tetap tidak bisa mengungguli Pelita hingga pertandingan berakhir.

Dengan kemenangan atas Satria Britama ini, Pelita memastikan langkahnya ke babak final turnamen pramusim. Tim asal Jakarta ini tinggal menunggu pemenang antara CLS Knights Good Surabaya melawan Dell Aspac Jakarta.

Kemenangan ini sekaligus memutus kutukan semifinal Pelita Jaya. Sejak bergulirnya NBL pada 2010, Pelita selalu meraih hasil tak memuaskan di babak empat besar.

Kini, Kelly Purwanto dan kawan-kawan mampu memecah kebuntuannya dan siap untuk menghadapi laga puncak.  "Kami tak terlalu mempedulikan siapa lawan kami di babak final. Yang terpenting, mereka harus fokus dan bisa menikmati atmosfer babak final," kata pelatih Pelita, Nathaniel Canson.

Sebaliknya bagi SM, kekalahan ini tentu cukup mengecewakan. Sama seperti pramusim sebelumnya, Faisal dan kawan-kawan kembali belum mampu melaju hingga ke partai puncak.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 ulasan:

Catat Komen