Republika Online

sumber :-

Republika Online


Holigan Ancam Perhelatan Euro 2012

Posted: 31 Mar 2011 12:44 AM PDT

REPUBLIKA.CO.ID,LONDON - Tuan rumah bersama Euro 2012, Polandia, menghadapi masalah besar tentang holigan. Namun, Polandia berusaha keras untuk mengatasi masalah tersebut.

Martin Kallen, direktur UEFA untuk Euro 2012, mengutarakan kekhawatiran Polandia tersebut dalam konferensi Soccerex di Manchester. Pemerintah Polandia akan berusaha keras untuk mengatasi masalah holigan pada final Euro tahun depan saat mereka bertindak sebagai tuan rumah bersama Ukraina.

Kallen berbicara hanya beberapa hari setelah pendukung Polandia berkelahi dengan petugas keamanan pada pertandingan tandang Lithuania di Kaunas pada Jumat (25/3). "Kami amat prihatin dengan masalah holigan, tapi kami tahu Pemerintah Polandia juga prihatin dengan masalah itu," kata Kallen. "Mereka tahu bahwa mereka punya masalah. Mereka bahkan memiliki masalah besar.

Kallen menyebutkan ada holigan di hampir semua pertandingan liga Polandia. Tapi, Kallen yakin pemerintah Polandia akan melakukan langkah benar untuk mengatasinya di masa mendatang. "Kita saksikan Jumat kemarin gambar yang tidak bagus yang terjadi di lapangan. Kami dan pemerintah Polandia prihatin. Mereka mengatasi masalah ini dengan serius dan akan ada perubahan bulan depan," katanya.

Dia pun yakin masalah yang terjadi di stadion Polandia pada Jumat lalu itu hanya karena pertandingan klub. Pada kompetisi Euro 2012 nanti, situasinya akan berbeda karena kompetisi itu akan menyedot pendukung yang berbeda. "Pada Euro akan datang, penonton berbeda dan rasanya akan lebih ramah," katanya, "Euro seperti pesta sepak bola dan masalah biasanya terjadi dalam pertandingan antarklub."

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Diza: Bukan Era Gampang Memimpin PSSI

Posted: 31 Mar 2011 12:24 AM PDT

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA - Kandidat Ketua Umum PSSI periode 2011-2015, Diza Rasyid Ali, mengaku bukan era yang gampang memimpin PSSI di mana prestasi sepak bola nasional dalam keadaaan terpuruk. Karena itu, kepengurusan baru PSSI nantinya harus kerja keras dan melakukan revolusi agar program pembinaan usia muda bisa berjalan lancar dan bukan hanya sebuah program tanpa realisasi.

"Banyak aset-aset pemain daerah yang tidak tersentuh. Itu menunjukkan bahwa koordinasi pusat dengan daerah kurang. Karena itu, kini sudah saatnya dilakukan perubahan di tubuh PSSI," kata Diza di sela diskusi sepak bola di Jakarta pada Kamis (31/3).

Diza siap memajukan sepak bola Indonesia yang saat ini masih banyak kekurangan terutama dalam hal sumber daya manusia (SDM) pengurus di tingkat provinsi maupun cabang PSSI. Padahal, keinginan untuk memajukan sepak bola Indonesia itu perlu SDM yang handal. Kepengurusan tingkat provinsi dan cabang selama ini hanya lewat penunjukan tanpa tidak diketahui kemampuannya.

"Untuk itu, saya terpanggil untuk ikut membantu dalam memajukan persepakbolaan nasional. Siapapun nantinya calon yang terpilih, saya akan tetap mendukungnya. Sepak bola sudah menjadi garis hidup saya," katanya menambahkan.

Diza Rasyid Ali sudah tidak asing lagi dikancah persepakbolaan nasional. Wanita yang berprofesi sebagai pengusaha ini pernah menjadi Humas dan Manager Persija Jakarta serta Manager PSM Makassar. "Jika nanti terpilih, saya akan merealisasi program-program yang saat ini belum terealisasi," katanya

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 ulasan:

Catat Komen