Sindikasi sport.okezone.com

sumber :-

Sindikasi sport.okezone.com


Pemerintah Tolak Bahrain Gelar F1

Posted: 17 Apr 2012 03:06 AM PDT

MANAMA – Krisis di Bahrain masih belum berakhir. Namun, FIA dan penyelanggaran balapan Formula One (F1) tetap bersikeras untuk menggelar balapan. Meski demikian, berbagai pihak menolak balapan F1 digelar.

Belakangan ini, seri balapan di Bahrain sempat terancam kembali batal digelar. Ini merujuk pada pemberitaan media yang mengabarkan bahwa sejumlah masyarakat di Bahrain berencana melakukan boikot. Situasi di Bahrain sendiri memang belum sepenuhnya kondusif.

Namun, ancaman tersebut ternyata tak membuat FIA merasa gentar dan menggagalkan gelaran ini. FIA tetap pada keputusannya untuk menggelar balapan di Sirkuit dengan panjang 6.299 km pada 22 April mendatang.

Hal tersebut juga dipertegas oleh ketua penyelengara GP Bahrain, Zayed Al. Ternyata, Menteri Luar Negeri Bahrain Douglas Alexander juga menolak F1 tetap menggulirkan even di negaranya tersebut.

"Pihak berwenang berusaha untuk menggambarkan negara tersebut sebagai di jalan untuk melakukan reformasi, tapi kami terus menerima laporan penyiksaan dan penggunaan kekuatan yang tidak perlu dan berlebihan terhadap protes," kata Alexander.

"Dengan tetap menggelar even berisiko untuk mengirimkan pesan yang salah untuk sementara ini. Seharusnya, pihak otoritas di Bahrain fokus untuk perbaikan yang sesungguhnya," tandasnya dilansir Vital F1, Selasa (17/4/2012).
(hmr)

Murray Siap untuk Monte-Carlo

Posted: 17 Apr 2012 03:03 AM PDT

MONACO – Meski bukan keahlian utamanya bermain di lapangan tanah liat, petenis asal Skotlandia Andy Murray mengaku siap melakoni turnamen Monte-Carlo Rolex Masters 2012. Bagi Murray, tidak ada turnamen yang tidak penting di setiap tahunnya.
 
Murray akan memulai laga di turnamen Monte-Carlo pada babak kedua dengan menghadapi Viktor Troicki. Turnamen Monte-Carlo sendiri telah dimulai sejak 16 April lalu, dan berakhir pada 22 April mendatang.
 
"Semua turnamen sangatlah penting, termasuk French Open nanti. Bagi saya, ini (lapangan tanah liat) bukanlah tempat di mana saya berkembang, jadi saya membutuhkan waktu untuk penyesuaian," ujar Murray seperti dilansir BBC Sport, Selasa (17/4/2012).
 
"Setiap pekan, Anda ingin memiliki persiapan yang lebih baik. Sulit melakoni pertandingan di sini, karena Anda akan berhadapan dengan lawan-lawan yang sulit," tambahnya.
 
Tahun lalu, pencapaian Murray di Monte-Carlo hanya sampai pada babak semi final. Saat itu, ia dikalahkan oleh raja lapangan tanah liat, Rafael Nadal, yang kemudian menjadi juara di turnamen tersebut.
(fit)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 ulasan:

Catat Komen