KOMPAS.com - Olahraga

sumber :-

KOMPAS.com - Olahraga


Nova/Vita Gagal ke Semifinal

Posted: 04 Mar 2011 03:07 PM PST

JAKARTA, Kompas.com - Mantan pasangan Pelatnas Cipayung, Nova Widianto/Vita Marissa, gagal melanjutkan kiprahnya di ajang Jerman Terbuka Grand Prix Gold. Pasangan yang pernah mempersembahkan medali emas Asian Games ini menyerah dua game langsung 19-21, -21 dari unggulan ketiga asal Thailand, Songphon Anugritayawon/Kunchala Voravichitchaikul, Jumat (4/3/11), di babak perempat final.

Dengan demikian, pupuslah harapan Nova untuk meraih gelar di turnamen berhadiah 120.000 dollar AS ini. Tetapi bagi Vita, kegagalan ini belum menjadi akhir langkahnya, karena dia masih berpeluang di sektor ganda putri. Berpasangan dengan pemain Swiss, Cynthia Tuwankotta, Vita akan bertemu unggulan kelima dari Jepang, Mizuki Fujii/Reika Kakiiwa, untuk memperebutkan tiket semifinal.

Dalam duel berdurasi 34 menit ini, Nova/Vita kesulitan membendung lawannya. Di game pertama, mereka hanya mampu memberikan perlawanan maksimal hingga memimpin 7-5. Setelah itu, pasangan Thailand tersebut mengunci Nova/Vita di angka 7 dan terus melejit hingga 10-7, sebelum unggul jauh 18-12. Meskipun sempat bangkit dan mendekati perolehan poin lawan, Nova/Vita gagal dan menyerah 19-21.

Di game kedua, pasangan Thailand dengan cepat mengumpulkan poin. Sempat terjadi pertarungan ketat hingga kedudukan 8-6, Songphon/Voravichitchaikul meraup lima poin secara beruntun untuk unggul 13-7, lalu meninggalkan Nova/Vita dengan 18-7.

Mirip game pertama, meskipun tertinggal jauh Nova/Vita berusaha bangkit. Pelan tapi pasti, mereka bisa mengumpulkan satu per satu poin sampai dengan hanya berselisih satu angka pada kedudukan 20-19. Sayang, di saat kritis ini pasangan Thailand bisa mengambil keuntungan karena dengan tambahan satu poin, mereka memastikan diri menang 21-19 dan maju ke semifinal untuk bertemu pemenang antara Shintaro Ikeda/Reiko Shiota (Jepang) melawan unggulan kedua dari Polandia, Robert Mateusiak/Nadiezda Zieba.

Di babak perempat final ini, Indonesia hanya memiliki dua pemain yang tampil di dua nomor. Selain Nova/Vita, masih ada Vita dan pasangannya dari Swiss tersebut.

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Jakarta Sananta Petik Kemenangan Pertama

Posted: 04 Mar 2011 12:20 PM PST

YOGYAKARTA, Kompas.com - Tim bola voli putra Jakarta Sananta mampu memetik kemenangan pertama dalam lanjutan kompetisi Sampoerna Hijau Voli Proliga 2011. Mereka menghempaskan harapan Semarang Bank Jateng 3-1 (25-23, 26-28, 25-18 dan 26-24).

"Ini adalah kemenangan yang luar biasa, dan merupakan buah dari kesabaran pemain saat menghadapi lawan," kata Manajer Jakarta Sananta Ade Kelana usai pertandingan yang digelar di GOR Among Rogo Yogyakarta, Jumat (4/3/11).

Ia mengatakan, pemain Jakarta Sananta sempat tidak mampu berkutik menghadapi serangan Semarang Bank Jateng, terutama pada set kedua hingga tim tersebut tertinggal sembilan poin.

Setelah mengalami kekalahan di set kedua, Jakarta Sananta kemudian mencoba mengubah strategi permainan, yaitu dari bermain dalam tempo cepat menjadi bermain lebih lambat dengan passing yang cermat. Hasilnya, pada set ketiga dan keempat, Jakarta Sananta memetik kemenangan meskipun diperoleh dengan angka yang cukup ketat.

Kapten Jakarta Sananta Joko Murdianto mengatakan, timnya memerlukan kemenangan tersebut apabila ingin maju ke babak empat besar.

"Dari awal, Sananta memang ingin memetik kemenangan saat bermain di Yogyakarta, dan juga kemenangan di Semarang pada seri berikutnya, karena akan menjadi modal untuk bisa masuk ke empat besar," kata Joko.

Pada dua seri sebelumnya, Jakarta Sananta mengalami kekalahan dari Surabaya Samator, Palembang Bank Sumsel dan Jakarta Electric PLN.

Sementara itu, Pelatih Semarang Bank Jateng Sarnam mengatakan, kemenangan yang diraih Jakarta Sananta tersebut bukan kebetulan tetapi karena kematangan dari seluruh pemain Sananta.

"Secara materi pemain, kedua tim bisa dibilang imbang. Tetapi pemain kami kurang bermain secara matang," lanjutnya.

Bagi Semarang Bank Jateng, kekalahan itu adalah kekalahan ketiga dari empat pertandingan, yaitu melawan Palembang Bank Sumsel dan Jakarta Electric PLN. Satu-satunya kemenangan tim tersebut adalah dari Jogja Yuso Gunadarma.

Pada pertandingan seri berikutnya, kedua tim putra tersebut bertekad untuk memetik kemenangan.

Sementara itu, tim putri Popsivo Polwan berhasil membalik keadaan untuk mengalahkan Bandung Alko 3-1 (16-25, 25-16, 25-21 dan 25-24).

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 ulasan:

Catat Komen