ANTARA - Olahraga

sumber :-

ANTARA - Olahraga


Blatter Berusaha Rangkul FA Inggris

Posted: 05 Apr 2011 10:01 AM PDT

London (ANTARA News) - Presiden FIFA Sepp Blatter berusaha merangkul Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA), Senin, setelah hasil yang memalukan bagi Inggris dalam pemilihan tuan rumah Piala Dunia 2018 dan 2022 Desember lalu, dengan bersikeras kalau dirinya tidak punya kepentingan pribadi untuk membawa kompetisi tersebut ke kawasan yang baru.

Dalam kunjungan pertamanya ke Inggris sejak Inggris kalah dalam pemilihan tuan rumah Piala Dunia 2018, Blatter bersantap siang di Wembley bersama para ketua FA sebagai bagian dari rangkaian kampanye Blatter untuk memenangi kembali pemilihan sebagai presiden FIFA, demikian AFP melaporkan.

Hingga saat ini FIFA telah memastikan bahwa dalam pemilihan pada 1 Juni mendatang itu Blatter hanya punya satu saingan, yakni Ketua Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) Mohamed Bin Hammam.

Banyak tokoh di FA yang masih marah atas penolakan FIFA terhadap pencalonan Inggris sebagai tuan rumah Piala Dunia, terutama setelah pernyataan Blatter yang menggarisbawahi fakta bahwa Rusia dan Qatar tidak pernah punya pengalaman menjadi tuan rumah turnamen tersebut.

Rusia dan Qatar terpilih sebagai tuan rumah Piala Dunia 2018 dan 2022.

Dalam pertemuan itu Blatter didampingi oleh Sekretaris Jendral FIFA Jerome Valcke, sementara FA diwakili oleh ketua David Bernstein, Sekretaris Umum Alex Horne, direktur pengembangan sepak bola Sir Trevor Brooking, dan ketua hubungan internasional Jane Bateman.

Blatter menyebutkan bahwa pihaknya tidak punya strategi khusus untuk mengincar negara yang menjadi tuan rumah. Ia juga berjanji tidak akan lagi mengadakan pemilihan dua Piala Dunia dalam satu waktu sekaligus.

Sementara itu pernyataan tertulis dari FA menyebutkan bahwa pembicaraan antara Blatter mencakupi berbagai isu termasuk pencalonan sebagai tuan rumah Piala Dunia.

"Pertemuan membahas banyak topik termasuk soal keputusan-keputusan terbaru Badan Asosiasi Sepak Bola Internasional, isu terkait komite FIFA, kalender kompetisi sepak bola internasional, kepemilikan pihak ketiga, Olimpiade dan Olimpiade Penyandang Cacat yang akan dilangsungkan di Inggris tahun 2012, serta proses mengajukan penawaran untuk menjadi tuan rumah turnamen Piala Dunia," demikian disebutkan dalam keterangan FA.

"Tuan Blatter juga memberikan FA informasi terbaru soal pencalonan dirinya sebagai presiden FIFA," tambahnya.

Bernstein telah menegaskan bahwa FA akan mempelajari manifesto dari kedua kandidat presiden FIFA sebelum mengambil keputusan siapa yang akan didukungnya.

Dalam pemilihan tuan rumah Piala Dunia 2018, Inggris hanya memperoleh dua suara dari total 22 suara yang bisa diraih dari komite eksekutif FIFA. Salah satu dari dua pemilih itu adalah Wakil Presiden FIFA asal Inggris, Geoff Thompson. (E012/I015/K004)

Editor: B Kunto Wibisono
COPYRIGHT © 2011

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Anggota Komite Normalisasi Dilarang Jadi Pengurus PSSI

Posted: 05 Apr 2011 09:11 AM PDT

Jakarta (ANTARA News) - Ketua Komite Normalisasi PSSI yang ditunjuk oleh FIFA, Agum Gumelar menyatakan seluruh anggota komite yang dipimpin termasuk dirinya dilarang menjadi pengurus PSSI periode 2011-2015.

"Memang benar. Semua pengurus Komite Normalisasi dilarang menjadi pengurus," kata Agum Gumelar setelah melakukan pertemuan dengan anggota Komite Normalisasi PSSI di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, larangan untuk tidak boleh menjadi pengurus PSSI merupakan instruksi dari FIFA yang tercantum dalam surat yang dikirim ke pihaknya. Untuk itu semua pihak terkait harus dipatuhi.

Selain seluruh anggota Komite Normalisasi PSSI, kata dia, yang dilarang maju dalam bursa pencalonan adalah empat nama yang sebelumnya ditolak oleh Komite Banding. Empat nama itu adalah Nurdin Halid, Nirwan D Bakrie, George Toisutta, dan Arifin Panigoro.

"Yang jelas keputusan pembentukan Komite Normalisasi berikut beberapa ketentuan yang akan kami terima tadi malam, Senin (4/4)," katanya menambahkan.

Ketua Dewan Kehormantan PSSI itu menjelaskan Komite Normalisasi selain akan menggantikan posisi kepengurusan PSSI dibawah kepemimpinan Nurdin Halid juga akan berperan sebagai Komite Pemilihan.

Dengan demikian, kata dia, pihaknya akan mengambil alih semua tahapan Kongres PSSI dengan agenda utama pemilihan Ketua Umum, Wakil Ketua Umum dan anggota komite eksekutif (EXCO).

"Semuanya kami yang akan mengerjakan. Sesuai rencana, kami akan mulai berkerja besok, Rabu (6/4) di Sekretariat PSSI Senayan," katan mantan Ketua Umum PSSI itu.

Agum menjelaskan dalam surat menyurat atau korespondensi dengan seluruh anggota PSSI yang selama ini menggunakan kop PSSI nantinya akan diganti dengan Komite Normalisasi PSSI.

FIFA pada Senin (4/4) telah memutuskan membentuk Komite Normalisasi PSSI yang tugasnya akan mengambil alih PSSI dibawah kepengurusan Nurdin Halid. FIFA sesuai dengan suratnya selain tidak mengakui Nurdin Halid juga tidak mengakui anggota EXCO PSSI.

Dalam surat yang diterimanya juga dicantumkan seluruh anggota Komite Normalisasi yaitu Ketua Agum Gumelar berikut tujuh anggotanya meliputi Joko Driyono (BLI), Siti Nurzanah (Arema), Sukawi Sutarip (pengprov PSSI Jateng, Hadi Rudiatmo (Persis Solo), Samsul Ashar (Persik), Satim Sofyan (pengprov PSSI Banten) dan Dityo Pramono (PSMS).

Dengan terbentuknya Komite Normalisasi, FIFA menginstruksikan untuk segera menggelar kongres pemilihan pengurus PSSI periode 2011-2015 sebelum 21 Mei mendatang.(*)
(T.B016/I015)

Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © 2011

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 ulasan:

Catat Komen