Republika Online

sumber :-

Republika Online


Pemerintah tak Akan Dukung Kongres PSSI Tandingan

Posted: 27 Apr 2011 12:48 AM PDT

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Mallarangeng, kembali menyatakan bahwa pemerintah tidak akan mendukung kongres PSSI tandingan.

"Jangan ada kongres tandingan. Pemerintah tidak akan mendukung kongres tandingan oleh siapapun itu," kata Andi di kompleks Istana Negara, Jakarta, Rabu (27/4).

Andi mengimbau agar kongres PSSI tetap harus berjalan sesuai dengan mekanisme Komite Normalisasi sebagai komite pemilihan. "Silahkan, lakukan tugasnya dan kemudian menyelenggarakan kongres sesuai yang dijadwalkan pada 20 Mei," ujarnya.

Saat ditanya mengenai sikap sejumlah orang yang tetap ngotot mendukung calon tertentu, Menpora menolak berkomentar. "Saya tidak ingin memasuki wilayah proses komite pemilihan. Biar komite pemilihan dan komite banding menjalankan tugasnya," katanya.

Ketua Komite Normalisasi (KN), Agum Gumelar, tidak gentar dengan ancaman kelompok 78 pemilik suara PSSI yang akan ngotot menggelar kongres tandingan. Sekalipun demikian, dua berharap hal itu tidak terjadi.

KN tetap akan menjalankan amanat FIFA dan menyerahkan apa pun hasilnya kepada asosiasi tertinggi sepakbola dunia itu. KN akan menjalankan tugasnya dengan berusaha mengkomunikasikan persoalan dengan semua pihak.

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Inilah "Curhat" Petinju M Rachman pada Presiden

Posted: 27 Apr 2011 12:30 AM PDT

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Petinju kawakan Indonesia Muhammad Rachman menyampaikan unek-uneknya ke presiden saat di terima di halaman tengah Istana Kepresidenan Rabu (27/4) . Rachman merasa kurang mendapatkan perhatian saat hendak bertanding melawan petinju Thailan Kwanthai Sithmorseng, di negeri Gajah Putih itu.

Rachman menuturkan ketika berangkat dari Blitar dia hanya berdua dengan rekan kerjanya. Kemudian ada tim tambahan dari Jakarta dua orang.  "Jadi kita cuma empat orang di sana," katanya pada Presiden.

Walaupun begitu, karena motivasinya yang cukup tinggi dia tetap bertarung dengan semangat. Hingga pada akhirnya dia berhasil menjadi juara dunia kelas terbang mini setelah menaklukan lawannya itu dengan KO pada ronde sembilan.

Sebagaimana diketahui Petinju veteran, M Rahman membuat kejutan dengan  menjadi juara dunia kelas terbang mini di usianya yang menjelang 40 tahun.

Petinju kelahiran Merauke Papua merebut sabuk juara dunia versi World Boxing Association (WBA) pada usia 39 tahun dari tangan petinju Thailand Kwanthai Sithmorseng di Thailand, Selasa (19/4) dengan menang KO di ronde sembilan.  

Gelar ini merupakan yang kedua kalinya direbut. Pada tahun 2004-2007, pria yang saat ini menetap di Blitar Jawa Timur itu merebut juara dunia kelas terbang mini versi IBF setelah mengalahkan petinju asal Kolombia, Daniel Reyes. 

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 ulasan:

Catat Komen