Republika Online

sumber :-

Republika Online


Alves: Chelsea Ketakutan dan Tak Punya Konsep Menyerang

Posted: 17 Apr 2012 12:51 AM PDT

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Dani Alves, defender Barcelona, menyengat Chelsea dengan menguak 'luka' dua tahun silam. Laga Chelsea menjamu Barcelona di leg pertama babak semifinal Liga Champions, Rabu (18/4), bak laga ulangan semifinal Liga Champions 2009.

Alves membuka kembali lembaran lama tersebut dimana Chelsea gagal melaju ke babak final setelah kalah gol tandang dari Barcelona. Setelah bermain imbang 0-0 di leg pertama di kandang Barcelona, Chelsea menjamu Barcelona di leg kedua di kandang mereka.

Chelsea sempat memimpin 1-0 lewat gol Michael Essien pada menit sembilan. Tapi, gol Andres Iniesta menit tambahan waktu 93 membuyarkan harapan Chelsea lolos ke final Liga Champions 2009.

Pemain Chelsea saat itu memprotes wasit Tom Henning Ovrebo yang dituding sengaja melama-lamakan meniup peluit tanda pertandingan berakhir. Tapi, menurut Alves, Chelsea gagal melaju ke final karena mereka bermain dengan rasa ketakutan.

''Orang bilang Chelsea bisa menang kalau saja bukan karena faktor wasit. Tapi, itu bukan masalah kami. Kami tidak mungkin bisa mengontrol wasit,'' kata Alves kepada The Guardian jelang laga lawan tuan rumah Chelsea. ''Chelsea gagal melaju ke final karena mereka ketakutan.''

Alves menyindir Chelsea bukan hanya bermain dengan rasa ketakutan. Tapi, mereka juga tidak memiliki kemampuan dalam menyerang.

''Bermain di kandang dan dalam kondisi memimpin, mereka semestinya lebih gencar lagi menyerang kami. Tapi, mereka tidak punya konsep permainan ofensif seperti kami sehingga mereka memilih bertahan dan akhirnya tersingkir,'' katanya.

Eto'o Ingin Kembali ke Inter Milan

Posted: 17 Apr 2012 12:22 AM PDT

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Bekerja dengan gaji besar tak selamanya memberikan kenyamanan. Tengok saja yang dirasakan Samuel Eto'o. Mendapat bayaran 20 juta euro (Rp 240 miliar) per musim, striker asal Kamerun itu ternyata tak betah di klub Rusia, Anzhi Makhachkala. Tak pelak, gencar beredar kabar Eto'o ingin kembali ke klub lamanya, Inter Milan.

Seperti dikutip Totalfootballmadness.com, Selasa (17/4), Eto'o dikabarkan muak dengan kehidupannya di negeri tirai besi dan standar permainan Liga Rusia. Alhasil, juru gedor 31 tahun itu ingin kembali bermain di pentas Liga Italia Serie-A.

Presiden Inter, Massimo Moratti menyadari rasa frustrasi Eto'o. Dan pintu Inter pun terbuka bila ingin pulang kampung ke Giuseppe Meazza musim depan.

Striker tim nasional Kamerun itu hijrah ke Anzhi pada Agustus 2011. Tapi, belum satu musim Eto'o bermain di Liga Rusia, dikabarkan tidak sreg dengan level permainan Anzhi.

Eks bomber Real Madrid dan Barcelona itu adalah salah satu pemain kunci Inter meraih treble winner pada 2009 saat I Nerazzurri masih diarsiteki Jose Mourinho. Meski ketika era Mourinho, Eto'o dipasang sebagai penyerang lubang, bukan penyerang murni seperti saat masih di Barca. Meski begitu, Eto'o masih tetap tajam dan mampu mengemas 53 gol dari 101 laga bersama Inter.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 ulasan:

Catat Komen