detikcom

sumber :-

detikcom


'Setan Merah' Tampil Full Team

Posted: 13 May 2011 10:46 AM PDT

Sabtu, 14/05/2011 00:46 WIB
Jelang Blackburn vs MU
'Setan Merah' Tampil Full Team
Doni Wahyudi - detiksport


Manchester - Cuma satu poin yang dibutuhkan Manchester United untuk memastikan meraih gelar juara Liga Inggris 2010/2011. Untuk laga penentu tersebut Sir Alex Ferguson memastikan kalau timnya akan turun dengan kekuatan terbaik.

MU akan bertamu ke Blackburn Rovers dalam laga yang akan menjadi penahbisan titel juara ke-19 The Red Devils. Dengan sang lawan terpuruk di posisi 15 klasemen sementara, kans 'Setan Merah' untuk dapat satu poin dan bahkan memetik kemenangan sangat besar.

Namun Sir Alex Ferguson tak mau mengambil risiko. Selain Edwin van der Sar yang akan diistirahatkan, dia memastikan akan menurunkan kekuatan terbaik di Edwood Park, Sabtu (14/5/2011) malam WIB.

"Yang terpenting adalah melakukan pendekatan terbaik untuk pertandingan ini. Ini laga besar. Kami akan menurunkan tim terkuat," sahut Fergie di Skysports.

"Saya mungkin akan mengistirahatkan Edwin besok. Memberinya program dari beberapa pekan terakhir dan fakta bahwa dia sudah bermain di seluruh pertandingan, penting untuk memberinya kesempatan beristirahat," lanjut pelatih asal Skotlandia itu.

Fergie sendiri memprediksikan laga kontra Blackburn akan berjalan sengit. Itu terkait perjuangan tim lawan yang masih berupaya terhindar dari jerat zona degradasi.

"Pertandingan di Blackburn selalu sulit. Mereka juga berjuang. Saya pikir mereka butuh satu poin. Mereka akan mencoba yang terbaik untuk dapat satu poin itu atau bahkan mungkin mencoba mengalahkan kami. Kami harus mengerahkan kekuatan yang sama."

"Itu pertandingan yang sulit buat kedua tim. Tapi kami akan berada di sana dengan kepercayaan diri dari Minggu terakhir (laga kontra Chelsea) di mana kami tampil bagus dan kami butuh penampilan lain seperti itu," tegas Fergie.

( din / roz )

MMS eksklusif dari Old Trafford, Mau?? ketik Reg REDVIEW kirim ke 333 (khusus pelanggan tri) www.tri.co.id/MU

Dapatkan info Bola harian dari HP-mu. ketik REG DB kirim ke 3845. cuma Rp.2000/minggu (khusus pelanggan Telkomsel)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Tutup

  Share to Facebook:

You are redirected to Facebook

  Share via Email:

Share via Email


loadingSending your message

Message has successfully sent


Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.

Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
  • Yuyi di yuyi[at]detik.com, telepon 021-7941177 (ext.522) atau,
  • Rafika di rafika[at]detik.com, telepon 021-7941177 (ext.506).
Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Diduga Ada Konspirasi di Balik Kisruh KN-Komding

Posted: 13 May 2011 10:14 AM PDT

Sabtu, 14/05/2011 00:14 WIB

Diduga Ada Konspirasi di Balik Kisruh KN-Komding
Rossi Finza Noor - detiksport


Jakarta - Oleh Komite Normalisasi (KN), nasib George Toisutta dan Arifin Panigoro (GT-AP) sudah lama tamat. Namun, bagi para pendukungnya belum. Dugaan pun muncul bahwa, penolakan itu hanya berdasar ketidaksukaan personal saja.

Sejak lama, KN dengan tegas telah menolak pencalonan GT-AP setelah FIFA menyatakan keduanya, bersama dengan Nurdin Halid dan Nirwan Bakrie, tiadk boleh mencalonkan diri lagi. Tapi, tak semua setuju dengan keputusan itu.

Di sini muncullah sebuah kelompok bernama Kelompok 78 yang dengan gigih memperjuangkan nasib GT-AP. Mereka menyebut, FIFA tidak punya alasan jelas atas penolakan kedua orang tersebut sehingga mereka merasa keduanya masih layak untuk mencalonkan diri.

Keadaan pun makin bertambah rumit setelah Komite Banding, yang sama seperti KN, juga dibentuk FIFA, memutuskan untuk meloloskan GT-AP. Kelompok 78 boleh senang, tapi keputusan itu akhirnya juga tak dianggap oleh KN.

Pro dan kontra pun terus bermunculan. Bob Hippy, ketua tim sukses GT-AP, mengaku menyayangkan keadaan ini.

Di mata Bob, KN dan Komding seharusnya bisa bekerjasama, mengingat kedua kelompok sama-sama dibentuk oleh FIFA. Maka, ketika yang terjadi justru sebaliknya, Bob pun menilai bahwa ada konspirasi di sini.

"Ada satu hal-hal di luar sana yang benar-benar terjadi. Ada konspirasi," ujarnya kepada detikSport.

"Konspirasi apa? Konspirasi bahwa ada ketidaksukaan terhadap pak George dan pak Arifin. Soalnya mereka tidak menjelaskan mengapa keduanya ditolak. Mereka tak memberikan alasan jelas."

Bob pun menyebut, saat ini yang bisa dilakukan adalah menunggu bagaimana jalannya kongres nanti. Apa pun keputusan yang dihasilkan dalam kongres tersebut, sebaiknya tak diganggu gugat.

"Tetap kita akan lihat, menuju kongres akan ke mana arahnya. Pemegang hak suara yang berperan di sini, bukan FIFA atau Komite Normalisasi lagi. Kalau mereka sudah memutuskan sesuatu, maka tak akan bisa dibantah lagi."

( roz / din )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Tutup

  Share to Facebook:

You are redirected to Facebook

  Share via Email:

Share via Email


loadingSending your message

Message has successfully sent


Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.

Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
  • Yuyi di yuyi[at]detik.com, telepon 021-7941177 (ext.522) atau,
  • Rafika di rafika[at]detik.com, telepon 021-7941177 (ext.506).
Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 ulasan:

Catat Komen