The Star Online: Sports

sumber :-

The Star Online: Sports


Lai Kwan hoping to win a place in 2012 Olympics

Posted: 27 Dec 2010 05:01 PM PST

PETALING JAYA: Swimmer Chui Lai Kwan hopes to build on a string of breakthrough performances to win a place in the 2012 London Olympics.

The 20-year-old swimmer made a big splash in her second appearance in the Asean University Games in Chiang Mai last week by bagging six gold medals.

Besides winning in her pet 50m freestyle event, Lai Kwan pulled off a double in backstroke races over 50m and 100m. She was also part of the victorious relay combination with Leung Chii Lin, Khoo Cai Lin and Marellyn Liew in the 4x100 and 4x200m freestyle and 4x100m medley.

"The six gold medals are bonuses to me," said Lai Kwan, who hails from Sandakan.

"There were SEA Games swimmers in the fray in the short sprint events and I knew the competition was going to be tough. I was expecting three gold medals, at the most.

"I'm happy I broke the 100m backstroke and 50m freestyle meet records as well."

Lai Kwan came out shining in the second half of the year.

She erased fellow Sabahah Leung Chii Lin's two-year-old 50m freestyle national record of 26.18 by clocking 26.03 to become the first Malaysian to swim in a Commonwealth Games final in New Delhi last October.

Lai Kwan went on to clock 26.08 for seventh place in the Guangzhou Asian Games last month.

Despite not tapering for the University Games, Lai Kwan clocked 26.42 and she believed a place in the Olympics is within her reach.

"The qualifying time for the Olympics is 25.72 for the 50m freestyle. I will try to beat it in the world championships in Shanghai next year," said Lai Kwan, who has high hopes of stamping her mark in the SEA Games in Indonesia next year.

Lai Kwan won the 50m freestyle gold medal in the 2007 Korat SEA Games but failed to retain the title in Laos last year.

Judging from her performances, Lai Kwan can fancy a shot at winning at least two gold medals in the sprint races in the biennial regional Games in Indonesia in November if she keeps up her form.

Full Feed Generated by GetFullRSS.com, sponsored by USA Best Price.

Wrist injury forces Zheng Jie to sit out the Australian Open

Posted: 27 Dec 2010 04:59 PM PST

BEIJING: Chinese number two Zheng Jie will miss next month's Australian Open, where she went to the semi-finals in 2010, as she continues to recover from wrist surgery.

Zheng Jie, 27, said she was still not ready to get back on court following an injury to her left wrist that plagued her throughout the year and ended her season following the US Open.

Zheng Jie is currently number 26 in the WTA Tour rankings, but will see that number drop after the first Grand Slam of 2011 at Melbourne Park, as she will lose the points she earned from her semi-final run this year.

"I did withdraw from next year's Australian Open. It is a hard decision for me to make. I have plenty of good memories and experiences there," she said in a post on microblogging site Twitter, the Global Times reported.

"But I believe there will be more Australian Opens for me to attend if I can regain my health."

Zheng Jie aggravated the injury in a run to the women's doubles semi-finals at the US Open. She then underwent surgery, forcing her to miss the rest of the season including the Asian Games in Guangzhou.

The Chengdu native hopes to make her 2011 debut at the PTT Pattaya Open in Thailand in February, the Global Times said.

China's number one Li Na, also a semi-finalist at Melbourne Park in 2010, is expected to be action at the Australian Open, which runs from January 17 to 30. – AFP

Full Feed Generated by GetFullRSS.com, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kosmo Online - Sukan

sumber :-

Kosmo Online - Sukan


Sayur kot...

Posted:

Sayur kot...

Sayur kot...

Daripada WAN FAKHRUL BAKAR
fakhrul@kosmo.com.my


PEMAIN negara hanya melakukan latihan ringan di pekarangan hotel penginapan mereka, Hotel Sultan, Jakarta semalam.


JAKARTA – "Indonesia tak sehebat Vietnam. Bagi saya Vietnam lagi mantap berbanding Indonesia, cuma Indonesia ada kelebihan beraksi di tempat sendiri... sayur kot!"

Itu tegas kapten skuad kebangsaan, Safiq Rahim yang semakin yakin untuk mencatat sejarah menjadi rakyat Malaysia pertama menjulang trofi Piala Suzuki AFF malam ini.

Bagi Safiq, 23, pasukan Indonesia tidaklah sehebat mana berbanding dua pasukan bekas juara iaitu Vietnam dan Thailand yang disifatkannya lebih kuat.

"Saya rasa, Vietnam jauh lebih bagus dan kuat. Malah Thailand pun sebenarnya lebih baik daripada Indonesia," kata Safiq ketika ditemui Kosmo! selepas sesi latihan ringan skuad kebangsaan di pekarangan Hotel Sultan di sini pagi semalam.

Safiq yang mengakui cukup teruja dan tidak sabar untuk mengesahkan kejuaraan pertama buat Malaysia selepas berakhirnya final kedua malam ini turut berkongsi pengalaman menjadi kapten.

"Jurulatih (K. Rajagobal) umum pelantikan saya sebagai kapten ketika aksi persahabatan bertemu Maldives beberapa hari sebelum ke Sukan Asia 2010 di Guangzhou, China.

"Bagaimanapun pada perlawanan itu, Nasriq Baharom cedera dan jurulatih terpaksa menyenaraikan pemain senior, Norhafiz Zamani Misbah dan tugas kapten diberikan kepada Zamani.

"Tetapi Zamani pula cedera pada aksi sulung Sukan Asia menentang Krgyzstan. Saya jadi kapten untuk baki perlawanan menentang Jepun, China dan Iran, semuanya tewas.

"Bermula pada Piala Suzuki AFF, kita tewas kepada Indonesia. Ketika itu saya tertekan kerana tewas semua perlawanan. Tetapi tak sangka dapat juga bawa pasukan ke final sebagai kapten," jelas Safiq.

Menjelang aksi final kedua malam ini, pemain tengah Selangor itu mengharapkan skuad kebangsaan berjaya memperoleh gol awal bagi menambah tekanan buat pasukan tuan rumah.

"Jika kita dapat jaring satu gol, Indonesia terpaksa cari lima gol. Tetapi jangan pula kita beri mereka gol awal kerana ia akan membangkitkan semula semangat pasukan lawan.

"Apa pun ini pertama kali saya berpeluang menjulang trofi selaku kapten. Tak pernah langsung sebelum ini. Lagipun menjulang trofi di hadapan penyokong Indonesia, lebih memberi kepuasan.

"Saya harap, kita akan pulang Khamis ini (esok) bersama-sama trofi Piala Suzuki AFF," ujar pemain kelahiran Seremban, Negeri Sembilan itu.

Full Feed Generated by GetFullRSS.com, sponsored by USA Best Price.

Hamidin yakin keselamatan terjamin

Posted:

Hamidin yakin keselamatan terjamin

Hamidin yakin keselamatan terjamin


PIHAK keselamatan Indonesia memberi jaminan bahawa penonton yang bertindak liar akan berhadapan tindakan sewajarnya.


JAKARTA - Soal keselamatan pada final kedua Piala Suzuki AFF 2010 di Stadium Utama Gelora Bung Karno di sini malam ini menjadi aspek yang paling diutamakan pihak berkuasa Indonesia.

Naib Presiden Persatuan Bola Sepak Malaysia (FAM), Datuk Hamidin Mohd. Amin berkata, beliau telah diberikan jaminan oleh pihak polis bahawa tiga lapisan pemeriksaan keselamatan bakal dilakukan di stadium tersebut.

"Saya bersama-sama pengurus pasukan (Datuk Subahan Kamal) serta pegawai keselamatan pasukan (Dali Wahid) telah berbincang dengan wakil pihak berkuasa di sini iaitu Pak Hengki.

"Menurut Pak Hengki, pihak berkuasa telah mengetatkan kawalan keselamatan di stadium dan juga kenderaan yang masuk ke kota Jakarta sejak dua hari yang lalu.

"Insya-Allah tahap keselamatan di sini cukup tinggi baik di stadium, hotel pasukan mahupun Kedutaan Malaysia di sini," katanya ketika ditemui Kosmo! di Hotel Sultan di sini semalam.

Jelas Hamidin, seramai 200,000 penyokong Indonesia dijangka akan hadir ke stadium dengan hanya kira-kira 80,000 boleh memasuki stadium dan selebihnya akan menonton layar besar di pekarangan stadium.

"Memang tiket semuanya habis dijual dan mereka yang gagal akan menontonnya di luar stadium.

"Jadi terdapat tiga opsyen yang telah dijelaskan pihak berkuasa buat pasukan dan penyokong Malaysia untuk keluar selepas perlawanan.

"Harap tiada apa yang buruk berlaku esok (hari ini) kerana kita datang ke sini hanyalah untuk satu perlawanan bola sepak," ujarnya.

Full Feed Generated by GetFullRSS.com, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

KOMPASbola

sumber :-

KOMPASbola


Van Basten Tunggu Tawaran Milan

Posted: 28 Dec 2010 04:45 PM PST

AMSTERDAM, KOMPAS.com - Legenda AC Milan, Marco van Basten, mengaku tak menutup bagi mantan klubnya untuk merekrutnya sebagai pelatih di masa mendatang. Hanya saja, sejauh ini belum ada tawaran nyata untuk dipertimbangkannya.

Van Basten bermain untuk Milan paa 1987-1993. Pada 2003, ia merintis karier sebagai pelatih, dengan menangani Jong Ajax. Setelah itu, ia melatih tim nasional Belanda (2004-2008) dan Ajax (2008-2009).

Menurut Van Basten, ketika meninggalkan Ajax, banyak media menyebut Milan akan menjadikannya pelatih. Namun, menurutnya, itu hanya gosip.

Selain itu, kalau pun ada tawaran, ia belum tentu bisa menerima karena saat itu ia mengalami cedera. Kini, ia mengaku sudah sembuh dan siap mendengarkan tawaran dari siapa pun, termasuk Milan.

"Musim lalu, ada rumor, tetapi tak ada kontak (dari Milan). Lagi pula, saat itu saya cedera pergelangan kaki. Saya menjalani operasi pada September lalu. Sekarang, saya lebih baik. Untuk masa mendatang, Anda tak pernah tahu," ujarnya. (FBI)

Full Feed Generated by GetFullRSS.com, sponsored by USA Best Price.

Mancini: Leonardo Bakal Sukses di Inter

Posted: 28 Dec 2010 04:36 PM PST

MANCHESTER, KOMPAS.com - Manajer Manchester City, Roberto Mancini, mengaku terkejut dengan pendeknya usia kerja Rafael Benitez di Inter Milan. Meski begitu ia mengaku  menilai positif keputusan Inter mengangkat Leonardo sebagai pengganti.

Benitez melatih Inter akhir musim lalu. Belum lama ini ia membawa Inter menjuarai Piala Dunia Antarklub. Usai itu, ia meminta Inter membeli sejumlah pemain baru pada jendela transfer kedua, Januari mendatang.

Benitez mengatakan, jika tak dipenuhi, ia akan meminta agennya untuk mengevaluasi kontrak kerja sama dengan Inter.

Menurut media-media Italia, hal itu membuat Presiden Inter, Massimo Moratti kesal dan memutuskan mengakhiri kerja sama.

Inter kemudian memilih Leonardo sebagai pengganti. Dibanding Benitez, Leonardo kalah dalam soal pengalaman, karena karier kepelatihannya hanyalah menangani Milan pada musim 2009-2010.

Meski begitu, Mancini menilai, Leonardo sangat mengenal sepak bola dan Serie-A karena pernah berkarier sebagai pemain dan menjabat direktur Milan, sebelum akhirnya diangkat sebagai pelatih di sana.

"Awalnya, saya pikir (pemecatan Benitez) hanya rumor. Apa yang bisa saya katakan? Tak ada lagi dari sepak bola yang membuat saya terkejut," ujar Mancini.

"Leonardo adalah orang yang luar biasa. Ia mengenal sepak bola dan ia akan baik-baik saja di klub besar seperti Inter. Inter adalah klub istimewa. Namun, yang terpenting adalah menang," tambahnya. (FBI)

Full Feed Generated by GetFullRSS.com, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

detikcom

sumber :-

detikcom


Milan: Dinho Bertahan

Posted: 28 Dec 2010 10:12 AM PST

Rabu, 29/12/2010 01:12 WIB

Milan: Dinho Bertahan
Doni Wahyudi - detiksport


Jakarta - Untuk sementara spekulasi kelanjutan masa depan Ronaldinho bakal mereda. Kubu AC Milan memastikan kalau mantan pemain terbaik dunia itu masih akan jadi bagian dari skuad mereka.

Dengan kontrak yang bakal habis di akhir musim ini dan posisi yang sudah tergeser dari skuad utama, kabar kepergian Ronaldinho dari AC Milan telah lama berhembus kencang. Itu berlanjut dengan ketertarikan Gremio untuk membawa pulang mantan pemainnya itu ke Brasil.

Meski kini cuma jadi pengisi bangku cadangan, Rossoneri ternyata belum berniat melepas pemain yang mereka beli dari Barcelona itu. Demikian dikonfirmasi oleh Direktur Klub, Umberto Gandini.

Satu alasan Milan mempertahankan eks Paris Saint Germain itu adalah permintaan langsung dari sang bos besar Silvio Berlusconi. Sebelumnya dalam beberapa kesempatan Berlusconi memang menegaskan kalau dia ingin Dinho bertahan di San Siro.

"Adalah keinginan Silvio Berlusconi untuk menahan dia (Ronadinho) di AC Milan," tegas Gandini di Yahoosports.

( din / nar )

Dapatkan info Bola harian dari HP-mu. ketik REG DB kirim ke 3845. cuma Rp.2000/minggu (khusus pelanggan Telkomsel)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Tutup

  Share to Facebook:

You are redirected to Facebook

  Share via Email:

Share via Email


loadingSending your message

Message has successfully sent


Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.

Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi Yuyi di yuyi@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.522).

Full Feed Generated by GetFullRSS.com, sponsored by USA Best Price.

'Ranocchia Sudah Milik Inter'

Posted: 28 Dec 2010 09:32 AM PST

Rabu, 29/12/2010 00:32 WIB

'Ranocchia Sudah Milik Inter'
Mohammad Resha Pratama - detiksport


Genoa - Bursa transfer musim dingin belum dibuka, namun aktifitas jual beli sudah dilakukan Inter Milan. Adalah bek Genoa Andrea Ranocchia yang bakal jadi pemain baru Nerazzurri di paruh kedua musim.

Ranocchia sebenarnya sudah dimiliki Inter sejak musim panas kemarin namun masih berstatus kepemilikan bersama dengan Genoa. Krisis bek yang dialami juara bertahan Seri A itu pasca cedera Walter Samuel membuat mereka mau tak mau harus mempercepat kedatangan Ranocchia ke Giuseppe Meazza.

Jika Presiden Genoa Enrico Preziosi sudah mengklaim jika Inter tak lama lagi akan mendapat pemainnya tersebut, kini giliran ayah si pemain yang bersuara. Rannochia dikatakannya sudah tak lagi bergabung bersama rekannya di Il Grifone dan sudah mempersiapkan kepindahannya ke Inter.

"Saya bisa pastikan jika Andrea sudah meninggalkan kamp latihan Genoa sore ini," tutur ayah si pemain Marco Ranocchia kepada Tuttomercatoweb yang dikutip Football Italia.

"Kini dia sedang mengepak barang-barangnya di rumah. Saya tidak tahu kapan dia akan menandatangani kontraknya bersama Inter," sambungnya.

Ranocchia mengangkat namanya saat tampil bagus bersama Bari musim lalu. Bek berusia 22 tahun ini tampil sebanyak 34 kali dan menyumbang 3 gol bagi Bari sebelum ditarik Genoa lagi awal musim ini. Di musim 2010/2011 Ranocchia telah bermain 16 dan mendonasi dua gol.

"Andrea sulit mempercayainya. Saya tidak berpikir jika ia akan berlama-lama seperti itu karena ia akan bermain di klub besar seperti Inter," tuturnya.

"Dia tidak takut sebagaimana dia mempunya karakter yang sangat kuat dan ia bisa mendapat pengalaman ini dengan sangat antusias. Saya membayangkan jika momen yang paling emosional baginya adalah saat mengenakan kostum Nerazzurri pertama kalinya."

"Tahun 2010 ini berjalan sangat aneh untuknya dengan dipenuhi hal-hal menyenangkan dan juga menyedihkan. Dia menderita cedera parah dan harus absen berbulan-bulan. Namun ia juga bisa memperkuat tim senior Italia dan kini ia pindah ke Inter," tuntas Marco.

( mrp / din )

Dapatkan info Bola harian dari HP-mu. ketik REG DB kirim ke 3845. cuma Rp.2000/minggu (khusus pelanggan Telkomsel)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Tutup

  Share to Facebook:

You are redirected to Facebook

  Share via Email:

Share via Email


loadingSending your message

Message has successfully sent


Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.

Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi Yuyi di yuyi@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.522).

Full Feed Generated by GetFullRSS.com, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

NST Online: Sports

sumber :-

NST Online: Sports


Football / AFF Suzuki Cup: Raja cool as a cucumber

Posted: 27 Dec 2010 04:54 PM PST

2010/12/28
Reports by Devinder Singh in Jakarta
devinder@nst.com.my


National coach K. Rajagobal congratulates Safee Sali after he scores against Indonesia in the AFF Suzuki Cup first leg final in Bukit Jalil on Sunday. — Picture by Osman Adnan

National coach K. Rajagobal congratulates Safee Sali after he scores against Indonesia in the AFF Suzuki Cup first leg final in Bukit Jalil on Sunday. — Picture by Osman Adnan

JUST as his astute tactics have led to Malaysia on the verge of winning the AFF Suzuki Cup, coach K. Rajagobal expertly fended off an Indonesian inquisition yesterday.

Indonesian reporters had gathered at the team's hotel in Jakarta, hoping to get a provocative soundbite from Rajagobal.

But they were left with nothing more than a cryptic reply from the only local coach in the competition.


Their intention was clear -- to fire the despondent Indonesian fans into a frenzy against a common enemy.

But Rajagobal did not take the bait and instead expressed hope that tomorrow's final second leg will pass without incident.

The first leg had to be stopped for five minutes early in the second half after Indonesia goalkeeper Markus Rihihina instigated a near-walkout when he claimed a laser beam was directed at him.


"We respect the Indonesian team as they are a good side. Anything can happen in a final, so I will have to think about how to approach it.

"But mostly, we hope it will be a good game for the fans to enjoy.

"We have come here to put on our best performance and hope the fans will appreciate it," said Rajagobal just before his side began a light workout by the hotel pool.


When asked if Malaysia will employ a "park the bus" tactic to defend the 3-0 lead from Sunday's first leg, Rajagobal dismissed the notion.

"No team can defend for 90 minutes. We will play how I tell the players to play although I first have to see what is the condition of the players," added Rajagobal, who led the national Under-23 team to the Sea Games gold last year.

The last part of his statement referred to the replacements he needs to consider for suspended duo, Amirulhadi Zainal and Mahalli Jasuli.

Ashaari Samsuddin, who scored the second goal on Sunday, and Sabre Mat Abu look to be the likely replacements at right wing and right-back respectively.

Winger Khyril Muhymeen Zambri has not recovered sufficiently from a knee injury and will probably not feature.

Full Feed Generated by GetFullRSS.com, sponsored by USA Best Price.

Football / AFF Suzuki Cup: Mahalli rues suspension

Posted: 27 Dec 2010 04:52 PM PST


Mahalli Jasuli (left) and Muslim Ahmad challenge Indonesia’s Cristian Gonzales in Malaysia’s 3-0 first leg win on Sunday.

Mahalli Jasuli (left) and Muslim Ahmad challenge Indonesia's Cristian Gonzales in Malaysia's 3-0 first leg win on Sunday.

MAHALLI Jasuli is devastated at missing what could be a historic moment in Malaysian football tomorrow.

The 21-year-old right-back is out of the second leg final after picking up a late booking (his second yellow card of the tournament) in Malaysia's 3-0 first leg win over Indonesia in Bukit Jalil on Sunday.

He earned a one-game ban along with winger Amirulhadi Zainal.


"I am so disappointed that I have to miss this match through suspension," said Young Tigers defender Mahalli on arrival at Jakarta's Soekarno-Hatta International Airport yesterday.

"It was late in the match and Indonesia were given a free-kick. I picked up the ball to let my teammates get organised but the referee thought I was time-wasting and booked me.

"I had badly wanted to play on Wednesday (tomorrow) but now I can only cheer the team on from the stands."


Sunday saw the best of Mahalli when he went toe-to-toe with speedy Indonesian winger Oktovianus Maniani, who was rendered ineffective after earning an early booking for elbowing Mahalli in the face. Oktovianus will also miss the second leg.

Mahalli was also pushing forward more often than he had done in the past and it was his cross which picked out Safee Sali for Malaysia's third goal.

"I thought that was my best game so far. I was dropped to the bench for the last game (against Vietnam) and I did not think I would be picked for the final.


"But I'm happy I got the chance to play against Indonesia although I know I have to work harder to improve," said Mahalli, whose performance went some way to make up for his shaky display in the opening 5-1 defeat to Indonesia on Dec 1.

Full Feed Generated by GetFullRSS.com, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

KOMPAS.com - Olahraga

sumber :-

KOMPAS.com - Olahraga


Hendra/Vita Tersingkir di Denmark

Posted: 27 Dec 2010 11:39 PM PST

Hendra/Vita Tersingkir di Denmark

Selasa, 28 Desember 2010 | 07:39 WIB

KOMPAS.COM/DONI SETIAWAN

Vita Marissa dan Hendra AG (kanan)

JAKARTA, Kompas.com - Langkah ganda campuran Hendra Aprida Gunawan/Vita Marissa terhenti pada pertandingan pertama turnamen invitasi Copenhagen Masters setelah dikalahkan pasangan tuan rumah Joachim Fischer/Christinna Pedersen.     Hendra/Vita, pasangan peringkat tiga dunia, menyerah dua game langsung 18-21, 16-21 pada pasangan juara Hong Kong Super Series tersebut dalam pertandingan Senin malam waktu setempat. "Kami bermain sangat baik hari ini, dan sejak awal kami menjalankan taktik yang bagus," ujar Christinna Pedersen seperti dikutip www.badmintondenmark.com.

Sementara Joachim berharap dapat merebut gelar dalam turnamen invitasi yang hanya diikuti empat ganda campuran itu. Pada final mereka akan melawan pemenang pertandingan antara pasangan Denmark lainnya Mikkel Delbo/Kamilla Rytter Juhl dan Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam dari Thailand yang bertanding Selasa malam waktu setempat.

Dengan kekalahan Hendra/Vita, Indonesia tinggal diwakili oleh ganda putera Markis Kido yang saat ini berpasangan dengan Rian Sukmawan. Kido/Rian akan menghadapi ganda Denmark,  Mads Conrad-Petersen/Jonas Rasmussen.

Sementara itu pada tunggal putra, pemain andalan Denmark Peter Gade mengalahkan Daren Liew dari Malaysia 21-14, 21-16 dan pemain Thailand Boonsak Ponsana harus bermain lebih dari satu jam untuk menundukkan veteran Malaysia Wong Choong Hann 21-18, 21-23, 21-19.     Peter dan Boonsak sementara memimpin Grup A dan B yang masing-masing terdiri atas tiga pemain. Masing-masing juara grup akan maju ke babak perebutan gelar. Ada pun tunggal putri Denmark Tine Baun menang atas Kristina Ludikova dari Ceko untuk maju ke final bertemu pemenang antara Salakjit Ponsana dari Thailand dengan pebulu tangkis Prancis Pi Hongyan.

ANT

Sumber :

Penulis: A. Tjahjo Sasongko   |   Editor: A. Tjahjo Sasongko Loading...

Kirim Komentar Anda

Kirim Komentar Anda

Full Feed Generated by GetFullRSS.com, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Sindikasi sport.okezone.com

sumber :-

Sindikasi sport.okezone.com


Pacquiao: Pantang Remehkan Mosley

Posted: 28 Dec 2010 02:24 AM PST

BANGKOK - Kendati telah memasuki usia 39 tahun, Max Mosley bukanlah lawan yang bisa diremehkan. Termasuk bagi jawara WBO dan WBC Manny Pacquiao, yang dijadwalkan menghadapi petinju Inggris, 7 Mei 2011.

Wacana pertarungan Pacman dan Mosley, yang sudah terdengar cukup lama, akhirnya bakal terwujud, Mei mendatang. Keduanya siap mempertaruhkan gengsi di arena MGM Grand Las Vegas.

 
Sekilas, Pacquiao memang lebih diunggulkan, mengingat prestasi mengkilapnya selama beberapa tahun terakhir. Perlu dicatat, terakhir kali Pacquiao menelan kekalahan adalah ketika menghadapi petinju Meksiko Erik Morales, 2005 silam.
 
Meski demikian, berkaca pada pengalaman, petinju yang juga aktif sebagai anggota kongres Filipina enggan jemawa.
 
"Tidak ada pertarungan mudah," tegasnya kepada Philippine Star, Selasa (28/12/2010).
 
"Semua orang mengatakan, pertarungan melawan (Antonio) Margarito akan mudah. Tapi, apakah itu benar? Anda semua melihat apa yang terjadi," tuntas Pacquiao.
 
Pacman harus melewati 12 ronde sebelum berhasil mengkanvaskan Margarito dan meraih angka mutlak 120-108, 118-110, 119-109.
(van)
Full Feed Generated by GetFullRSS.com, sponsored by USA Best Price.

Red Bull Langgar Budget Cap?

Posted: 28 Dec 2010 01:49 AM PST

PARIS - Mantan presiden FIA, Max Mosley, mencurigai tim juara dunia 2010 Red Bull telah melanggar kesepakatan seputar pemangkasan biaya (budget cap), musim ini. Benarkah?

Moxley mengklaim, tim yang menaungi Sebastian Vettel dan Mark Webber, meminta pengecualian terhadap regulasi budget cap pada pertemuan FOTA terakhir. Hal itu membuat Mosley menduga jika Red Bull mengeluarkan biaya lebih besar guna merengkuh gelar ganda pada musim 2010.

 
"Pada pertemuan FOTA terakhir, Red Bull meminta adanya pengecualian," ungkap Mosley kepada harian Jerman, Auto Motor und Sport.
 
"Jika itu benar, maka artinya hanya satu, yaitu mereka telah menghabiskan dana lebih besar dari yang diperbolehkan. Kini, mereka meminta persetujuan tim-tim lain," tambahnya sebagaimana dikutip Autosport, Selasa (28/12/2010).
 
Seperti diketahui, sejak musim lalu, FIA menetapkan angka 40 juta pounds sebagai batas maksimal pengeluaran setiap tim (tidak termasuk gaji pembalap dan biaya untuk mesin - red). Tujuannya, tentu saja untuk menarik lebih banyak tim berpartisipasi dalam ajang balapan paling bergengsi sejagad.
 
Pembatasan biaya pada gelaran F1 adalah usulan terakhir Mosley sebelum meletakkan jabatannya di kursi tertinggi FIA. Namun, dia harus melakukan sejumlah kompromi agar seluruh tim bersedia menerima ide tersebut.
 
"Efek dari kesepakatan (budget cap) itu masih bersifat minimal. Itulah alasan seluruh tim setuju melakukannya. Kini, saya tertarik mengetahui bagaimana lawan-lawan Red Bull bereaksi."
 
"Budget berlebih sama saja seperti memiliki mesin lebih besar. Misalnya, setiap tim dibatasi mempekerjakan sejumlah karyawan, anggap saja 100 orang. Tapi, jika saya memiliki banyak uang, maka saya bisa mendapatkan 100 orang terbaik. Jadi, peluang anda menghadapi tim-tim kaya masih sangat kecil," tuntas Mosley.
(van)
Full Feed Generated by GetFullRSS.com, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Berita Harian: Sukan

sumber :-

Berita Harian: Sukan


Raja resah gangguan luar

Posted: 27 Dec 2010 11:33 AM PST

Sukan

RAJAGOBAL (kiri) bersama anak buahnya ketika tiba di Lapangan Terbang Sukarno-Hatta di Jakarta, semalam.

RAJAGOBAL (kiri) bersama anak buahnya ketika tiba di Lapangan Terbang Sukarno-Hatta di Jakarta, semalam.

Harimau Malaya hadir mahu bawa pulang trofi

"KAMI datang ke Jakarta untuk menang," laung pengendali skuad negara, K Rajagobal sejurus tiba bersama anak didiknya ke sini, semalam bagi melangsaikan baki perlawanan final Piala Suzuki AFF 2010 di Stadium Gelora Bung Karno, esok.

"Tahap keyakinan pemain kita cukup tinggi. Tapi saya sudah arahkan mereka untuk melupakan kemenangan besar ini sebaliknya menghadapi baki 90 minit Rabu ini (esok) dengan penuh tumpuan. "Untuk tempoh dua hari ini, saya tidak sesekali mahu pemain hilang fokus dengan temu ramah atau acara tiada berkaitan. Segala pertanyaan harus melalui saya atau pengurus pasukan (Datuk Subahan Kamal)."

Tidak dinafikan apa yang membuat Rajagobal kian gelisah adalah gangguan luar yang harus dielak pemain pada saat genting ini walaupun berbekal modal selesa hasil kemenangan 3-0 ke atas Indonesia, kelmarin.

Pengendali itu turut berpendapat, kegagalan lawannya, Indonesia mempamerkan aksi sebenar di Bukit Jalil hasil daripada kelemahan dan kesilapan pemainnya sendiri, terutama penjaga gol, Markus Horison.

"Siapa dia (Markus) untuk menghentikan perlawanan?" tanya Rajagobal.

Untuk berita lanjut dapatkan akhbar Berita Harian hari ini.


Full Feed Generated by GetFullRSS.com, sponsored by USA Best Price.

Akhbar Indonesia canang Malaysia guna dukun

Posted: 27 Dec 2010 11:27 AM PST

Sukan

AKHBAR NonStop  dakwa  Malaysia menggunakan dukun dalam laporannya, semalam.

AKHBAR NonStop dakwa Malaysia menggunakan dukun dalam laporannya, semalam.

SEOLAH-olah tidak dapat menerima kekalahan sulung pada kempen Piala Suzuki AFF kali ini, Indonesia berselindung di sebalik pelbagai alasan, termasuk sinaran laser dan bomoh.

Sinaran laser dikatakan punca pemain Indonesia hilang tumpuan, tetapi selepas jurulatih Alfred Riedl mengumumkan faktor itu bukan penyebab kekalahan pasukan kendaliannya, media Indonesia mula mencari alasan lain.

Akhbar NonStop, membuka pekung di dada Garuda apabila merujuk kepada bomoh terkenal Indonesia ketika membuat dakwaan Malaysia menggunakan dukun dalam laporannya, semalam. ""Kekalahan pasukan kebangsaan Indonesia sudah diramalkan ahli paranormal, Andi S Chalin," lapor NonStop dalam berita utamanya. Penulis buku Bahasa Setan Dalam Perilaku Manusia itu meramalkan Indonesia akan tewas 3-0 kepada Malaysia.

"Daripada pemerhatian mata batin saya, saya nampak kita akan tewas 0-3. Kita tewas bukan kerana pemain lemah, tetapi kerana ada unsur-unsur jampi paranormal Malaysia," kata Andi kepada NonStop menerusi sms tiga hari sebelum final di Bukit Jalil.

Malah selepas perlawanan akhir pertama kelmarin, Andi sekali lagi menghubungi akhbar berkenaan dan mendakwa ada ahli perniagaan Malaysia mendapatkan khidmat bomoh dari Thailand, China dan India.


Full Feed Generated by GetFullRSS.com, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Utusan Online - Sukan

sumber :-

Utusan Online - Sukan


Harimau mahu mengaum lagi

Posted:

Harimau mahu mengaum lagi

Harimau mahu mengaum lagi

Daripada SAHARUDIN MUSTHAFA
saharudin.musthafa@utusan.com.my


Pasukan bola sepak kebangsan tiba di Lapangan Terbang Antarabangsa Soekarno Hatta di Jakarta, semalam.


JAKARTA - Menang atau kalah bukanlah persoalan yang menjadi keutamaan bagi pasukan bola sepak kebangsaan, Harimau Malaya yang bertandang ke sini untuk melengkapkan perlawanan akhir kedua Piala Suzuki AFF, esok.

Sebaliknya, jurulatih kebangsaan, K. Rajagobal berkata, kehadiran beliau bersama anak-anak buahnya ialah untuk bermain atas dasar semangat kesukanan.

"Sudah tentu kami datang dengan keyakinan dan semangat kesukanan yang tinggi. Jika ditanya kepada sesiapa sekalipun, pastinya masing-masing berharap untuk menang.

''Tiada siapa yang mahu tewas. Jadi, lebih baik kita tunggu dan lihat saja perlawanan pada hari Rabu ini," katanya kepada media sebaik tiba di Lapangan Terbang Antarabangsa Soekarno Hatta di sini, semalam.

Rajagobal yang tiba bersama pemain-pemain bimbingannya serta pengurus pasukan Datuk Subahan Kamal disambut pegawai-pegawai kedutaan Malaysia di sini serta sekumpulan pelajar Malaysia.

Tiba dengan pesawat Penerbangan Malaysia, kesemua pemain kebangsaan sempat beramah mesra dengan peminat-peminat mereka biarpun masing-masing masih kepenatan.

Rajagobal juga memberitahu, beliau belum memutuskan sama ada akan menurunkan anak-anak buahnya menjalani latihan di padang Stadium Utama Gelora Bung Karno (GBK) di sini.

Sementara itu, penyerang skuad kebangsaan, Norshahrul Idlan Talaha optimis untuk menguasai GBK pada final kedua Piala Suzuki AFF2010 di gelanggang berkenaan Rabu ini.

"Bagi seseorang penyerang, selagi tidak dapat menjaringkan gol, selagi itu kita tak berasa puas. Samalah seperti saya yang baru menjaringkan dua gol sepanjang kejohanan ini.

"Salah satu gol tersebut dijaringkan di GBK ketika kita tewas 1-5 pada aksi pertama peringkat kumpulan. Mungkin saya lebih ada 'feel' untuk menjaringkan gol di sini," katanya ketika ditemui wartawan Malaysia di Hotel Sultan di sini.

Norshahrul, 24, bagaimanapun tetap memainkan peranan penting mencipta gerakan untuk dua daripada tiga gol Malaysia pada aksi final pertama malam kelmarin apatah lagi dia disifatkan oleh Rajagobal sebagai pemain terbaik sepanjang kejohanan ini.

Pada masa yang sama, dia tidak terlalu berharap untuk memenangi anugerah Pemain Paling Bernilai (MVP) Piala AFF Suzuki 2010 biarpun sebelum ini dia telah memenangi anugerah MVP bagi Liga Malaysia 2010.

"Insya-Allah kalau ada rezeki. Siapa yang tak mahu menang anugerah ini. Saya akan cuba pamerkan aksi terbaik pada final kedua nanti bagi memastikan kejuaraan mutlak milik Malaysia," ujar Norshahrul.

Perasaan hiba pula menguasai pemain sayap kanan kebangsaan, Amirulhadi Zainal yang terpaksa melupakan aksi final kedua Piala Suzuki AFF 2010 di sini kerana digantung perlawanan. - Utusan

Full Feed Generated by GetFullRSS.com, sponsored by USA Best Price.

Apa sebab Indonesia kalah di Bukit Jalil?

Posted:

Apa sebab Indonesia kalah di Bukit Jalil?

Apa sebab Indonesia kalah di Bukit Jalil?

JAKARTA - Jurulatih skuad kebangsaan Indonesia, Alfred Riedl mengkritik media tempatan negara itu yang disifatkannya telah 'merosakkan mental' pemain-pemain bimbingannya.

Apa yang dikesalkan oleh jurulatih yang berasal dari Austria itu juga ialah pemain-pemain pasukan kebangsaan itu serta ahli keluarga mereka diberi sanjungan yang melampau sehingga ke peringkat 'mabuk pujian'.

Riedl menegaskan, beliau hairan kenapa media massa di Indonesia memberikan publisiti yang melampau kepada pemain-pemain bimbingannya.

Pada masa yang sama, Riedl mempersoalkan kenapa Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menganjurkan aktiviti-aktiviti yang tidak memberi sebarang kepentingan kepada pasukan kebangsaan negara itu.

"Media terlalu banyak meminta wawancara dengan pasukan ini. Bahkan, sejak kebelakangan ini, aktiviti yang dianjurkan oleh PSSI juga mengganggu kami. Banyak kegiatan yang berlebihan dan tidak perlu. Mungkin habis (kekalahan) ini, anda (media massa) baru akan kembali memijak bumi," katanya penuh tegas seperti yang dilaporkan akhbar Warta Kota, semalam.

Laporan yang diberikan oleh media massa negara ini khususnya beberapa hari menjelang perlawanan akhir pertama di Stadium Bukit Jalil, Kuala Lumpur, kelmarin amat luar biasa.

Ada beberapa saluran televisyen yang menyiarkan laporan yang begitu mengagung-agungkan pasukan kebangsaan itu selain memandang remeh pasukan lawan.

Selain Warga Kota, akhbar-akhbar utama lain turut memberikan liputan meluas terhadap kegagalan pasukan bola sepak Indonesia pada perlawanan akhir pertama Piala Suzuki AFF 2010 kepada pasukan Malaysia.

Seperti yang dijangka, isu pancaran laser oleh penonton ke arah pemain bola sepak Indonesia terus diperdebatkan di dada-dada akhbar sebagai menterjemahkan rasa kecewa mereka terhadap kegagalan yang tidak pernah dimimpikan oleh negara itu.

Akhbar Jakarta Globe dalam laporannya berkata, kegagalan Garuda di tangan Harimau Malaya saling tidak ubah seperti sebuah mimpi buruk bagi negara itu.

Kejayaan pasukan Malaysia juga katanya, meninggalkan tekanan yang bukan kecil kepada pasukan di bawah bimbingan Riedl itu.

Apa lagi dengan persoalan apakah final kedua kejohanan itu akan berlangsung di Stadium Bung Karno di sini pada 29 Disember ini yang terus menjadi tanda tanya akibat rusuhan dan kerosakan prasarana stadium itu juga akan memberi kesan lapor akhbar itu lagi.

Bagi akhbar Kompas dalam laporan muka depannya pula, pasukan Indonesia harus belajar untuk memberi persaingan yang lebih sengit kepada pasukan Malaysia pada pertandingan Rabu ini.

"Kegagalan pada peringkat final pertama semalam harus menjadi pengajaran paling berguna buat pasukan itu untuk melakukan langkah yang lebih signifikan," kata akhbar itu lagi.

Pada masa yang sama, akhbar Kompas melaporkan Presiden Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono menggesa pasukan Garuda serta para penyokong bola sepak agar jangan sama sekali menyalahkan team lawan hanya kerana kegagalan itu.

Susilo kata akhbar itu, meminta rakyat Indonesia tidak berkecil hati dan tetap menyokong pasukan nasional dengan semangat kesukanan yang tinggi.

"Tidak perlu kecil hati, jangan salah-menyalahkan, pastinya timnas (team nasional) kita juga ingin membuat yang terbaik," kata Presiden negara yang dipetik dari akhbar arus perdana itu. - Utusan

Full Feed Generated by GetFullRSS.com, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

The Malaysian Insider :: Sports

sumber :-

The Malaysian Insider :: Sports


Nightmare returns for Ancelotti and slumbering Chelsea

Posted: 27 Dec 2010 04:34 PM PST

Arsenal's Cesc Fabregas (centre) celebrates his goal against Chelsea with Theo Walcott (left) during their English Premier League soccer match at the Emirates Stadium in London December 27, 2010. — Reuters pic

LONDON, Dec 28 — Two weeks after Carlo Ancelotti said his faltering Chelsea side had emerged from a nightmare moment, the champions plumbed new depths yesterday and appear to be sleep walking towards the point of no return. 

The Italian was left "shocked and surprised" as Chelsea imploded either side of halftime to lose 3-1 against Arsenal — a defeat that left them fourth, six points behind league leaders Man United who have a game in hand. 

No wins in their last six league matches and a meagre haul of six points from 24 which is more in keeping with a side heading for relegation has left Chelsea facing the very real prospect of beginning the New Year outside the top four. 

It also raises the possibility that Chelsea's Russian owner Roman Abramovich, not best known for his patience, could dispense with a manager who six months ago was celebrating the double at the end of his first season in charge. 

Tomorrow's home game against Bolton Wanderers has now become the proverbial "must win" for the Italian who said he was confident he would remain in charge. 

"We have to wake up quickly," Ancelotti, well-used to the hiring and firing mentality of Serie A, told reporters as he came to terms with Chelsea's fifth loss of a season that began in a blaze of goals. "Maybe I need to be the first to wake up." 

"I'm worried obviously. It's six or seven games that we haven't won and I haven't seen the team play how we want. We have had difficulty to play our football and so this my worry." 

More worrying was that, apart from the injured Nicolas Anelka, Ancelotti fielded a pretty much full-strength side with Frank Lampard starting for the first time since August. 

Chelsea, however, offered little threat with Lampard, Florent Malouda, Didier Drogba and Michael Essien virtually anonymous. 

When Theo Walcott added to goals by Alex Song and Cesc Fabregas to make it 3-0 in the 54th minute Ancelotti, who cut an isolated figure in the technical area for the entire 90 minutes, wore a bemused expression as a team of double winners crumbled in front of his eyes. 

"I've had a very good feeling with my players in the past two weeks and I didn't expect this," said Ancelotti, who thought his misfiring side had turned the corner in a 1-1 draw at Tottenham Hotspur 15 days ago before the big freeze. 

"I'm surprised by this performance. I had hoped that the bad moment was over. We worked very well in the two weeks but it was not enough. We didn't play well in this game." 

With Chelsea's bench containing several inexperienced players such as Gael Kakuta and Josh McEachran, it is clear that reinforcements are needed urgently if Chelsea are to revive their flagging season. 

Asked whether he will get the chance to spend Abramovich's money in the transfer window, Ancelotti was said that decision was not up to him. 

"I can't use any new players on Wednesday at Bolton that's for sure," he said. "When the market opens I can answer that. 

"We are sleeping, this is the reality. If you play against a good team like Arsenal you can't win if you don't wake up. 

"I think (Abramovich) will not be happy but I take my responsibility. This is not a question you can ask me about how long he will be a patient. Obviously we have to do better because he's not used to not winning for six games." 

Ancelotti did receive some support from Wenger, whose side beat Chelsea for the first time in more than two years to move second in the table. 

"I have a very high regard for Ancelotti as a coach," Wenger said, suggesting it would be folly for Chelsea to change their manager. "I can't believe that." — Reuters   

 

Full Feed Generated by GetFullRSS.com, sponsored by USA Best Price.

Chelsea slump deepens with 3-1 loss at Arsenal

Posted: 27 Dec 2010 03:11 PM PST

Arsenal's Theo Walcott (left) celebrates his goal against Chelsea with Samir Nasri (2nd left), Cesc Fabregas (2nd right) and Alex Song during their English Premier League match at the Emirates Stadium in London December 27, 2010. — Reuters pic

LONDON, Dec 28 — Chelsea's worrying slump turned into a full-blown crisis when the Premier League champions were comfortably beaten 3-1 by Arsenal at The Emirates yesterday.

Goals from Alex Song, Cesc Fabregas and Theo Walcott in a nine-minute spell either side of halftime condemned Carlo Ancelotti's team to another defeat and they have now managed just six points from the last 24 on offer.

Branislav Ivanovic replied for the visitors but the damage was already done as Arsenal ended a run of five consecutive defeats against their London rivals to reclaim second place in the table above Manchester City on goal difference.

"The win had a double impact. First of all it keeps us in touch with the leaders and, secondly, it is the pyschological impact because we were questioned about our ability to win big games," Arsenal manager Arsene Wenger told reporters.

"We know that to beat the big teams at home will have an important impact on the league (title race)."

Arsenal have moved to 35 points from 18 games with unbeaten leaders Manchester United on 37 having played a game less. Chelsea, who started the season in scintillating form but have forgotten how to win, remain in fourth place on 31.

"The table is not good but this is the reality," said Chelsea manager Carlo Ancelotti. "We have to play better and wake up. I am not worried. I have to work and you will have to ask the owner (Roman Abramovich about my future)." 

WINTER BREAK

After an unofficial two-week "winter break" caused by the freezing weather conditions in Britain, both sides knew a win was needed to stay in touch with Manchester United.

Chelsea had been impressive in the second half of their 1-1 draw at in-form Tottenham Hotspur 15 days ago and, with Frank Lampard in the starting lineup for the first time since August, there was optimism among the visiting fans that their season could be reignited at a ground that has been kind to them.

However, after 40 minutes of cut and thrust had failed to separate the teams, Chelsea fell apart alarmingly, leaving Ancelotti ashen-face in the technical area where he had stood in a black raincoat for virtually the entire 90 minutes.

If anything Chelsea had looked the more threatening early on with Didier Drogba, scorer of 13 goals in 13 appearances against Arsenal since joining Chelsea, rampaging forward to fire narrowly wide of Lukasz Fabianski's post.

Arsenal's home form has been an irritant this season with three defeats already at The Emirates and there were anxious grumblings around the stadium as their pretty possession football offered little goal threat.

In the end it took some direct action from midfield enforcer Song to lift the psychological shackles Arsenal manager Arsene Wenger feared had begun to grip his side against Chelsea.

CHELSEA COLLAPSE

A minute before halftime the Cameroonian barrelled forward, played a one-two with Jack Wilshere and, as the ball bobbled back into his path, tucked a low show past Petr Cech.

Six minutes after the break Chelsea imploded.

Michael Essien's attempt to win the ball in midfield inadvertently sent Walcott racing through on goal and the England winger calmly squared it to Fabregas to make it 2-0.

Three minutes later Chelsea were again engineers of their own downfall with Florent Malouda losing the ball under pressure near the centre circle.

This time the roles were reversed as Fabregas released Walcott with a perfectly weighted pass and the England winger picked his spot and fired past Cech.

Chelsea's players threw bemused glances towards Ancelotti who immediately substituted the disappointing Malouda.

Ivanovic guided a header past Fabianski after 57 minutes to restore a little hope but as the visitors pushed forward to try and salvage something from a hopeless situation Arsenal wasted several chances to increase their pain on the counter-attack.

Defeat means Chelsea are 10 points worse off than at this stage last season with their title chances disappearing fast. — Reuters  

 

Full Feed Generated by GetFullRSS.com, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS