NST Online: Sports

sumber :-

NST Online: Sports


Devan: Perak are dangerous

Posted: 14 Apr 2011 08:47 AM PDT

2011/04/14
By Devinder Singh


 Perak’s Md Fazrul Hazli scores past Kelantan goalkeeper Khairul Fahmi Che Mat during their Super League match on Tuesday. Perak won 4-0.

Perak's Md Fazrul Hazli scores past Kelantan goalkeeper Khairul Fahmi Che Mat during their Super League match on Tuesday. Perak won 4-0.

PERAK are scaring the daylights out of Selangor ahead of their Super League top-of-the-table clash in Shah Alam tomorrow after Norizan Bakar's men boosted their title credentials with a 4-0 rout of Kelantan on Tuesday.

Although Selangor approach the match with some trepidation, coach K. Devan has urged his players to go all out for victory to create breathing space in a congested league table.

Selangor lead Perak by one point although they could be displaced tonight if Terengganu beat Felda United in Kuala Terengganu.


"You have to respect what Perak have achieved so far.

"While I expected Perak to do better than what they did last season, nobody would have thought they would be in the top three," said Devan, clearly impressed by Perak, yesterday.

"Looking at the last result, when they beat Kelantan 4-0, I think they are scaring everybody.


"I watched the match on television and they are a compact team with players who work hard.

"Looking at the statistics, they have the best defensive record in the league.

"Also Akmal Rizal (Ahmad Rakhli) is playing much better this season and he's been scoring in almost every game for them."


Akmal, who has scored 10 goals in all competitions, will need to be marked closely and that task will fall to Khairul Anuar Baharom and Nasriq Baharom, who comes in for the suspended Yosri Derma Raju.

Amri Yahyah returns after missing the 1-0 win over Felda through suspension but Hardi Jaafar is a doubt after picking up an injury.

"We will have to raise our game against Perak because if we just play our normal game, it is going to be very tough," said Devan.

"I've told my boys that they have to be sharp in front of goal and take every opportunity that comes.

"We will have Amri, Nasriq and Bunyamin (Umar) available but Yosri is suspended and Hardi is injured."

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Nadal finding his feet on clay

Posted: 14 Apr 2011 08:24 AM PDT

MONACO: Rafael Nadal began his bid for a seventh straight Monte Carlo Masters title with a comfortable 6-2, 6-2 win over Jarkko Nieminen on Wednesday.

The top-ranked Spaniard, who next faces Richard Gasquet, did not face a single break point against the Finn and extended his winning record at the clay-court tournament to 33 matches.

"Today was a positive start," the 24-year-old Nadal said. "I think I played better than what I practiced the last days, so that's always positive."


A year-ending loss to Roger Federer in the final of the ATP World Tour Finals, and consecutive losses to Novak Djokovic in recent Masters finals at the Sony Ericsson Open and BNP Paribas Open mean Nadal has not won anything since the Japan Open.

Still, Nadal remains the big favourite to clinch his 44th career title, and his 19th Masters tournament, even though he said he needs a bit more time to get his feeling back on clay.

"I think I needed a few more days. (It) is just the first match. (It) is positive the way I played with the forehand," he said.


"(It) was positive the way that my serve worked. It wasn't bad. I have to play a little bit more aggressive with the backhand."

Nadal remains unbeaten on clay since losing to Robin Soderling in the fourth round of the French Open two years ago.

Nadal was undefeated on clay last year, winning two other Masters titles in Rome and Madrid, and his fifth French Open.


Nadal is 7-0 against Gasquet and beat him in the 2005 semi-finals on the way to his first Monte Carlo title.

Third-seeded Andy Murray finally won a match, beating Radek Stepanek of the Czech Republic 6-1, 6-4.

The 23-year-old Murray had failed to win a set since losing to Djokovic in the Australian Open final, going out early in Rotterdam and at the Masters tournaments in Indian Wells and Key Biscayne.

"I played great, dominated the match from the second, third game. (I) was a wee bit tentative towards the end, which I think is probably natural," Murray said.

"I hit the ball really well, made him do a lot of running, was able to dictate a lot of points with my forehand -- especially from the first and second shot in the rally."

Murray's early exit from Key Biscayne meant he had he had more time to prepare for the clay-court season, and the Briton clearly felt the benefits.

"(I) hit the ball really clean, wasn't mis-hitting anything, moved really well.

"I like clay. I think I can have good results on it If I play like I did," said Murray, who has never been beyond the quarter-finals of the French Open.

Murray next plays 16th-seeded Gilles Simon of France, who defeated Albert Montanes of Spain 6-3, 6-4.

Also, fourth-seeded David Ferrer of Spain easily beat Feliciano Lopez 6-2, 6-0, and No 8 Gael Monfils of France defeated Daniel Gimeno-Traver of Spain 7-5, 6-2.

Ferrer, who next meets big-serving Milos Raonic of Canada, broke his opponent's serve five times, while Lopez had six double-faults.

Seventh-seeded Jurgen Melzer of Austria, No 9 Nicolas Almagro of Spain, No 11 Viktor Troicki of Serbia and No 15 Marin Cilic of Croatia and also advanced to the third round.

Melzer defeated Robin Haase of the Netherlands 3-6, 6-1, 6-2, Almagro laboured to beat Maximo Gonzalez of Argentina 6-7 (6), 7-5, 7-6 (10) and Troicki beat Fabio Fognini of Italy 6-3, 4-6, 6-4.

Cilic was leading Pere Riba 5-2 when the Spaniard retired. He next faces 16-time Grand Slam champion Roger Federer. -- AP

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

KOMPAS.com - Olahraga

sumber :-

KOMPAS.com - Olahraga


Habil Ingin ke Taufik Hidayat Arena

Posted: 15 Apr 2011 11:40 AM PDT

PONTIANAK, KOMPAS.com — Memasuki hari kelima penyelenggaraan kompetisi bulutangkis MILO School Competition di GOR Pangsuma, Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (15/4), kategori perorangan memasuki babak penyisihan.

Para peserta semakin menunjukkan kemampuannya untuk bisa menjadi juara dan mempunyai kesempatan berlatih di Taufik Hidayat Arena. Hal itulah yang diperlihatkan Habil Warid (14), siswa kelas II SMP 21 Pontianak, yang pada kelompok beregu SMP putra sekolahnya berhasil memboyong Piala Taufik Hidayat.

Di kategori perorangan, Habil, yang merupakan unggulan pertama tunggal SMP putra, mengaku punya target untuk bisa lolos ke babak final dan menjadi juara. Meski ada beberapa lawan main yang dianggap cukup berat, seperti Reza dari Mempawah dan Dino dari SMP 11 Pontianak,  yang terpenting persiapan sudah dilakukan. Habil mengatakan, setiap hari mengatur pola makan dengan istirahat yang cukup. Ini mengingat dirinya tidak hanya tampil di kategori tunggal putra, tetapi juga kategori lainnya, seperti ganda putra.

"Dukungan dari teman-teman sekolah dan guru sangat besar. Hal itulah yang membuatku optimistis bisa lolos ke babak final. Kalau menang aku bisa  tampil di Jakarta dan berlatih di Taufik Hidayat Arena," ujar Habil yang setiap harinya ditemani orangtuanya di GOR Pangsuma Pontianak.

Arianto, guru olahraga SMP 21 Pontianak, juga mengungkapkan, pihaknya optimistis dua atletnya bisa lolos sampai babak akhir. "Dua atlet yang kami prediksikan lolos ke empat besar yakni Habil Warid dan Rendra Arisandi di tunggal SMP putra," katanya. Optimisme Arianto ini didukung persiapan dari para atlet, dukungan klub serta para orangtua.  

Arianto menambahkan, SMP 21 Pontianak fokus pada siswa-siswi yang berprestasi di bidang olahraga. Atlet yang berprestasi mendapat beasiswa berupa pembebasan uang sekolah dan uang buku seperti yang diterima anak didiknya yang ikut MILO School Competition. Selain itu, sekolah meningkatkan latihan lebih serius bagi siswa berprestasi.

Hasil pertandingan sementara pada babak penyisihan untuk kategori tunggal putri SD yakni Zulfa Nur Azizah dari SD 24 Pontianak Tenggara menang telak melawan Nuhat Sakifah dari SD 1 Al-Mumtaz dengan skor 21-0, 21-0. Untuk tunggal putra SD, di antaranya Sydio dari SD 24 Pontianak Tenggara menang WO melawan Luis Hansen dari SD LKIA, Aditya dari SD Mujahidin menang WO melawan Adi dari SD 68 Pontianak Barat.

Untuk kategori tunggal putra SMP,  Max Dwi Saputra dari SMP Suster mengalahkan Sy Ibnu dari SMP 15 Pontianak dengan skor 21-19, 21-11, Rudi dari SMP 16 Pontianak menang atas Geovani dari SMP St Petrus dengan skor 21-4, 21-3 dan Falahudin dari SMP 2 Pontianak menaklukan Alfin Wongso dari SMP St Petrus dengan skor 21-11, 21-11.

Sedangkan ganda putri SMP yang lolos ke babak berikutnya yakni Widya/Riska dari SMP 2 Pontianak menang atas Monique/Sheren dari SMP Suster dengan skor 21-10, 21-10,  Widya/Sandra dari SMP 3 Pontianak unggul atas pasangan Fadila/Glesia dari SMP 2 Pontianak dengan skor 21-5, 21-12 dan pasangan Movita/Dea dari SMP 1 Sintang menundukkan pasangan Anisa/Dwi dari SMP Mujahidin dengan skor 21-6, 21-7.

Sementara di kategori ganda putra SMP, yang melaju ke babak berikutnya antara lain Selamat/Taufik dari SMP 3 Pontianak menang atas Arif/Tegus dari SMP 3 Ambawang dengan skor 21-9, 21-18, Falahudin/Iman dari SMP 2 Pontianak unggul atas pasangan Upy/Rovino dari SMP Mujahidin dengan skor 21-15, 21-15 dan pasangan Diky/Yudianto dari SMP 1 Pontianak mengalahkan Niko/Leo dari SMP Petrus rubber game  21-19; 18-21; 21-15. (/*)

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Perenang Pelatda Tetap Ikut ke Kejurnas

Posted: 15 Apr 2011 11:21 AM PDT

Perenang Pelatda Tetap Ikut ke Kejurnas

A. Tjahjo Sasongko | A. Tjahjo Sasongko | Jumat, 15 April 2011 | 18:21 WIB

KOMPAS/AGUS SUSANTO

renang, ilustrasi

JAKARTA, Kompas.com -  PRSI DKI akan mengirimkan rombongan besar ke kejurnas renang yang akan berlangsung di Surabaya, Jawa Timur pada 14-16 Mei mendatang.

Para perenang tim DKI diambil dari  16 perenang yang lolos dalam limit waktu dalam seleksi daerah atau kejuaraan provinsi yang berlangsung di kolam renang Gelora Bung Karno Senayan, pekan lalu. Ke 16 perenang tersebut menembus limit yang dibuat berdasar rata-rata waktu peringkat satu hingga tiga pada kejurnas tahun lalu.

Namun  Pengurus PRSI DKI kemudian memutuskan mengikut sertakan para perenang yang telah tergabung dalam Pelatada DKI, meski mereka sebenarnya tidak menembus batas waktu dalam seleksi kejurprov tersebut. Untuk tim ini sebanyak 13 perenang pelatda terjaring ikut tim ke Surabaya.

"Kami memnag mengikutsertakan mereka sesuai kemauan KONI DKi. Alasan mereka, ajang kejurnas ini adalah merupakan ajang Seleksi Pra PON Riau 2012 mendatang," kata Sekjen Pengropv PRSI DKI, Nursamsu di Jakarta, Jumat (15/4).

Dalam tim DKI ini  terdapat nama-nama perenang nasional seperti Guntur Pratama Putra dan Nicko Biondi. "Kami memang tidak menargetkan perolehan medali di kejurnas kali ini. Namun  lebih menekankan pada kemungkinan meloloskan perenang sebanyak mungkin ke PON 2012 mendatang," lanjut Nursamsu.

Dengan tambahan perenang pelatda ini, perenang DKI berjumlah 29 orang. Rombongan menjadi besar karena delapan pelatih yang selama ini menangani pelatda mendapat kesempatan juga untuk berangkat mendampingi para perenang mereka ke Surabaya. Ditambah lagi dua pelatih dari klub yang perenangnya lolos seleksi tetapi tidak tergabung di Pelatda.

Seleksi perenang DKI yang dilangsungkan pekan lalu memang banyak dikeluhkan peserta. Mereka menganggap limit waktu kejurnas tersebut terlalu tajam. Akibatnya, dua perenang terbaik yaitu di KU II putera dan KU III puteri bahkan gagal ikut ke Surabaya meski mampu menambang lebih dari lima emas.

"Kami sebenarnya  memberi kesempatan kepada mereka yang ingin berangkat dengan biaya sendiri. Untuk itu biaya yang dibutuhkan sebesar Rp 3.600.000- per orang, kata Abdul Syukur dari Pengprov DKI.

Kirim Komentar Anda

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Sindikasi sport.okezone.com

sumber :-

Sindikasi sport.okezone.com


Webber: Dominasi Vettel Tak Akan Berlanjut

Posted: 15 Apr 2011 02:18 AM PDT

SHANGHAI – Mark Webber tak mencemaskan dominasi Sebastian Vettel yang dianggap akan menyudutkan posisinya. Webber malah yakin rekan setimnya tak akan selamanya mendominasi balapan Formula One (F1).
 
Vettel berhasil menjadi yang terdepan pada dua seri awal di GP Australia dan Malaysia, sementara Webber terus berada di belakang. Di hadapan publik sendiri, Webber hanya mampu finis di tempat kelima dan kemudian di posisi empat akhir pekan kemarin.
 
Tak heran, jika kemudian banyak yang membandingkan Vettel dengan Webber. Namun, Webber mengaku tidak panik karena kompetisi masih panjang.
 
"Jika saya masih muda, mungkin akan panik. Tapi, saya tak panik, saya sudah lama menghadapi tantangan dari sekitar," tandas pembalap veteran ini.
 
"Sudah cukup untuk saya mengerti ini, saya menjalani musim yang bagus beberapa tahun terakhir dan orang selalu membandingkan Anda dengan rekan setim," imbuh Webber, seperti dilansir Planet F1, Jumat (15/4/2011).
 
"Sebastian membalap dengan sangat sangat baik dan dia berada di atas dari siapa pun saat ini," paparnya, seraya memuji penampilan Vettel.
 
Dibandingkan Vettel, Webber memang kerap mendapat masalah di dua balapan. Di Melbourne, Webber harus berjuang dengan ban dan di Malaysia KERS yang dipasang pada RB7 tak bekerja maksimal.
 
"Dia tak hanya mengalahkan saya, tapi semua orang. Ini hanya sementara. seperti yang saya bilang, dia melakukan tugas dengan baik dan di Malaysia kami sangat dekat," pungkasnya.
(wei)


Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Sintang Boyong Dua Piala Taufik Hidayat

Posted: 15 Apr 2011 12:36 AM PDT

PONTIANAK - Kabupaten Sintang patut berbangga dengan kemenangan atletnya pada babak final kelompok beregu turnamen MILO School Competition yang berlangsung di GOR Pangsuma Pontianak. Pasalnya, Kabupaten Sintang lewat kategori SD beregu putra dan SMP beregu putri, mampu memboyong Piala Taufik Hidayat.

Untuk kelompok SD beregu putra, SD MIN Sintang berhasil menundukkan SD 01 Pinyuh dengan skor 2-0 dan di SMP beregu putri, SMPN 1 Sintang berhasil mengalahkan SMPN 7 Mega Timur dengan skor 2-0. Kemenangan ini tentu membawa kebahagiaan tersendiri bagi Kabupaten Sintang yang sudah bersusah payah datang ke Kota Pontianak ikut meramaikan MILO School Competition.

Sabran Pembina Atlet Kabupaten Sintang mengungkapkan, sebenarnya dua kemenangan tersebut diluar prediksi awal. Saat berangkat menuju Kota Pontianak yang jaraknya 400 km dari Sintang, pihaknya hanya memperkirakan 12 atlet yang dibawanya bisa masuk sampai babak akhir. Namun kenyataannya, justru 2 piala Taufik Hidayat bisa dibawa pulang ke Sintang.

"Ini menunjukkan adanya kekompakan tim atlet dan bisa menutupi kekurangan satu dengan lainnya. Sekaligus ini buah manis dari hasil perjuangan anak-anak yang selama seminggu ini terpaksa tinggal di Kota Pontianak," papar Sabran.

Sementara itu, Selly Yunita Pratiwi siswi SMPN 1 Sintang juga mengaku senang dapat meraih piala Taufik Hidayat bagi regunya. "Aku sama teman-teman hanya berpikir datang di sini bertanding saja. Kalau soal menang atau kalah itu nomor kesekian seperti yang ditanamkan pembina aku. Kalau sekarang untuk beregu bisa menang, itu perlu disyukuri," ujar Selly.

Sedangkan untuk kategori perorangan tunggal putri SMP, Selly menargetkan bisa juara. "Dorongan orangtua, sekolah dan pembina sangat berarti bagi aku. Mereka berharap aku bisa menang. Otomatis, aku juga harus berusaha keras hingga pertandingan usai," tukas Selly yang mengaku enjoy saja selama tinggal di Kota Pontianak.

Pada babak final kelompok beregu, selain SD MIN Sintang dan SMPN 1 Sintang yang berhasil memboyong Piala Taufik Hidayat, yakni di kelompok beregu putri SD, SD 24 Pontianak Tenggaran dengan mengalahkan SD 10 Siantan dengan skor 2-0; dan SMP 21 Pontianak setelah mengalahkan SMP 11 Pontianak dengan skor 2-0.

Sedangkan pada babak penyisihan nomor perorangan kemarin, di kategori SMP tunggal putri, Widya dari SMP 2 Pontianak mengalahkan Annisa dari SMP Mujahidin dengan skor 21-2, 21-3. Sedangkan kategori ganda putri SMP, Selly Yunita Pratiwi / Novita Sari dari SMP 1 Sintang berhasil menang WO setelah Diana/Rully dari SMP Bhayangkari tidak bisa hadir dilapangan.(fmh)


Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Harian Metro: Arena

sumber :-

Harian Metro: Arena


Noren gah hari pertama

Posted: 14 Apr 2011 12:53 PM PDT

PEMAIN Sweden, Alexander Noren memulakan rentak awal untuk mendahului pusingan pertama apabila mencatatkan lapan bawah par 64 pada Kejohanan Golf Terbuka Malaysia, semalam.

Bagaimanapun, pusingan pertama itu dikejutkan dengan aksi pemain remaja dari Itali, Matteo Manassero, yang menerusi penampilan sulung mencuri tumpuan dengan melakar enam bawah par 66, ketinggalan dua pukulan di belakang Noren.


Noren memulakan saingan dari sembilan lubang kedua dengan membenam birdie di lubang ke-10, 11 dan 12 sebelum melakukan pukulan bogey di lubang ke-14 dan bangkit semula dengan birdie di lubang ke-16 dan 17.

Pada sembilan lubang pertama, Noren membenam empat birdie di lubang pertama, ketiga, kelima dan kesembilan.


"Pukulan put saya adalah baik sekali. Saya berasa bertuah apabila bola meluru masuk ke lubang," kata Noren selepas menamatkan saingan pada kejohanan bernilai US$2.5 juta (RM7.56 juta).


Dalam pada itu, Manassero, 17, melakarkan enam bawah par 66.

"Saya bermain baik dan kelebihan enam pukulan adalah langkah terbaik untuk memulakan cabaran. Keputusan ini memberi saya banyak keyakinan dan itu yang saya perlukan.


"Saya bangga kerana tidak melakukan banyak kesilapan. Saya tersasar satu pukulan, tapi bangkit semula selepas itu," kata Manassero yang merangkul gelaran pertama Jelajah Eropah pada Castello Masters Costa Azahar di Valencia, Sepanyol, Oktober tahun lalu.

Manassero, yang kini menduduki ranking ke-57 dunia, membenam lima birdie dan satu bogey pada sembilan lubang pertama dan kemudian melakukan dua pukulan birdie pada lubang ketiga dan kelima sebelum boey di lubang keenam.


Pemain India, Jeeva Milkha Singh, Darren Beck dari Australia dan pemain Scotland, Stephen Gallacher berkongsi kedudukan di tangga ketiga dengan masing-masing mencipta lima bawah par 67.


Jeev Milkha, yang berada dalam kelompok sama dengan Manassero, membenam birdie pada lubang terakhir untuk melakarkan pukulan lima bawah par.


Juara bertahan Noh Seung-yul dari Korea Selatan memulakan saingan dengan agak kecewa walaupun melakukan pukulan eagle pada par lima lubang ketiga.


"Saya melakukan enam bogey dan tersasar beberapa pukulan di lapangan. Saya agak keletihan selepas melakukan latihan keras sejak tiga hari lalu," kata pemain berusia 19 tahun itu.


"Saya perlu mendapat rehat dan harap dapat bangkit semula esok," katanya.


Pusingan pertama di Kuala Lumpur Golf & Country Club (KLGCC), Bukit Kiara, ditangguh pada jam 7.05 malam kerana kilat dan baki 12 pemain akan meneruskan pusingan pertama pada pagi ini sebelum mengikuti pusingan kedua. - Bernama

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Atlet menembak getir

Posted: 14 Apr 2011 12:46 PM PDT

LANGKAH drastik perlu diambil Persatuan Menembak Kebangsaan Malaysia (NSAM) sekiranya mahu memastikan penembak negara layak secara merit ke Sukan Olimpik 2012 London pada pertengahan tahun depan.

Ini kerana selepas dua kejohanan yang disertai penembak negara iaitu Kejohanan Piala Dunia ISSF di Australia dan terbaru di Korea Selatan untuk memburu tiket ke temasya sukan terbesar dunia itu, masih belum ada yang mampu meraihnya, termasuk lima atlet yang tersenarai dalam program Road To London.


Lebih terkilan, keputusan dicapai begitu mengecewakan apabila mereka gagal memberikan saingan bermakna terutamanya bagi merebut tiga tempat yang diberikan pada setiap acara untuk ke Sukan Olimpik.

Antara penembak yang mempamerkan persembahan mengecewakan pada kejohanan yang berlangsung di Korea Selatan, berakhir semalam adalah tiga atlet baru disenaraikan dalam program Road To London selepas aksi cemerlang di Sukan Asia dan Komanwel, tahun lalu iaitu Mohd Hasli Izwan Amir Hasan (tempat ke-15 acara 25 meter rapid fire pistol), Nor Ayuni Farhana Abdul Halim (ke-21 acara 10m air rifle) dan Bibiana Ng (ke-44 acara 10m air pistol).


Sedikit melegakan adalah persembahan pemenang pingat emas Sukan Komanwel, Nur Suryani Mohd Taibi yang berada di tempat ke-12 bagi acara 10m air rifle walaupun hanya menduduki tempat ke-29 bagi 50m tiga posisi rifle.


Pengurus Sukan Menembak Majlis Sukan Negara (MSN), Emran Zakaria menjelaskan situasi itu mungkin berlaku kerana penembak negara tidak bersaing di peringkat antarabangsa untuk tempoh lama dengan kejohanan terakhir adalah Sukan Asia di China, November tahun lalu.

"Saya bagaimanapun melihat sedikit peningkatan dipamerkan mereka terutamanya Nur Suryani. Mereka masih mempunyai dua peluang lagi tahun ini iaitu di Amerika Syarikat (AS), bulan depan diikuti Jerman, bulan berikutnya dengan peluang terakhir adalah melalui Kejohanan Menembak Asia, awal tahun depan," katanya.

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Republika Online

sumber :-

Republika Online


Tanding Lawan Yordan, Chris John Optimistis Menang

Posted: 15 Apr 2011 01:33 AM PDT

REPUBLIKA.CO.ID, SEMERANG - Pemegang gelar Super Champions kelas bulu WBA Chris John optimistis mengalahkan penantangnya, Daud "Cino" Yordan pada pertarungan perebutan gelar di Hall D Kemayoran, Jakarta, Minggu (17/4).

"Soal menang angka atau KO itu urusan di atas ring, yang jelas kami optimistis menang lawan Daud Yordan," kata Asisten Manajer Herry's Gym, Toni Priatna ketika dihubungi dari Semarang, Jumat (15/4). "Kalau ada kesempatan untuk memukul KO lawan, tentu akan dimanfaatkan oleh Chris John," imbuhnya.

Ia mengatakan, saat ini Chris John sudah dalam kondisi siap tanding dan tidak ada persoalan dengan berat badan atau masalah lain. Apalagi, katanya, yang bersangkutan sudah menandatangani kontrak pertarungan.

"Kami baru saja menyelesaikan sesi tes kesehatan, baik Chris John maupun Daud Yordan. Dalam tes kesehatan tersebut sudah tidak ada persoalan dan Chris John sudah dalam kondisi siap naik ring," katanya.

Usai menjalani tes kesehatan, menurut dia, kedua petinju akan memasuki sesi timbang badan yang digelar pada Sabtu (16/4). "Berat badan Chris John sudah tidak masalah dan masuk berat ideal di kelas bulu (57,1 kilogram)," katanya menegaskan.

Pertarungan antara Chris John melawan Daud Yordan akan dipimpin wasit dari Amerika Serikat Raul Caiz Sr dibantu tiga juri yaitu Francisco Martinez (Selandia Baru), Stanley Christodoulou (Afrika Selatan), dan Pinit Prayadsab (Thailand).

"Stanley Christodoulou pernah menjadi wasit saat Chris John bertarung melawan Timmy Brouwn di Australia beberapa waktu lalu," katanya.

Jika Chris John berhasil memenangkan pertarungan melawan petinju asal Kalimantan Barat (Daud Yordan) maka petinju dengan julukan The Dragon ini berhasil mempertahankan gelar juara dunia sebanyak 14 kali.

Petinju asal Kabupaten Banjarnegara, Jateng, tersebut merebut gelar juara dunia setelah mengalahkan Oscar Leon dari Panama pada pertarungan ad-interim di Bali, Oktober 2003.

Ke-13 pertarungan yang dijalani Chris John dalam rangka mempertahankan gelarnya adalah lima kali melalui tarung wajib atau "mandatory fight", yaitu melawan Jose Cheo Rojas (Venezuela), Juan Manuel Marquez (Meksiko), Derrick Gainner (Amerika Serikat), Roinet Caballero (Panama), dan Hiroyuki Enoki (Jepang).

Kemudian delapan kali melalui pertarungan pilihan, yaitu Jose Cheo Rojas, Tommy Brouwn (Australi), Osamu Sato dan Zaiki Takemoto (Jepang), Renant Axosta (Panama), dua kali melawan Rocky Juarez (Amerika Serikat), dan terakhir melawan Fernando Saucedo (Argentina).

Suami mantan atlet wushu Jawa Tengah ini memiliki rekor bertarung 44 kali menang (22 di antaranya melalui KO) dan dua kali seri (lawan Rojas dan Rocky Juarez).

Sementara itu, calon lawannya, Daud Yordan memiliki rekor bertarung 27 kali menang (21 di antaranya dengan KO) dan sekali kalah dari Calestino Caballero pada pertarungan di Florida, Amerika Serikat, beberapa waktu lalu.

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Lelah Akibat Jadwal Padat, Sriwijaya Bakal Jamu Bontang FC

Posted: 14 Apr 2011 11:43 PM PDT

REPUBLIKA.CO.ID,PALEMBANG - Sriwijaya Football Club akan menjamu kesebelasan asal Kalimantan Timur, Bontang FC, pada pertandingan lanjutan Liga Super Indonesia (ISL) di Stadion Gelora Sriwijaja Jakabaring, Palembang, Sabtu (16/4).

Sektretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri, Faisal Mursyid, mengatakan bahwa pihaknya kembali menjadi tuan rumah pelaksana pertandingan. Mereka kali ini akan menjamu Bontang FC. ''Kami akan berusaha secara maksimal supaya pertandingan berlangsung sukses,'' kata Faisal yang juga sekretaris panitia pertandingan itu.

Namun demikian, Faisal mengakui Sriwijaya FC memiliki jadwal pertandingan cukup padat sehingga pemain harus bisa mengatur waktu agar tidak kelelahan saat bertanding nanti. Pada April 2011 ini, klub berjuluk Laskar Wong Kito itu akan melakoni lima pertandingan yang waktunya sangat berdekatan.

Pada Sabtu (9/4), Sriwijaya FC menjamu Persisam Samarinda. Sriwijaya FC selang empat hari kemudian menghadapi Song Lam Nghean, Vietman, di laga Piala AFC. ''Setelah itu, kami menjamu Bontang FC dan kemudian main tandang melawan Persib Bandung pada Jumat (22/4) dan berangkat ke Vietnam untuk lawan Song Lam Nghean pada 26 April 2011,'' katanya.

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Utusan Online - Sukan

sumber :-

Utusan Online - Sukan


Selangor tidak rela jadi mangsa

Posted:

Selangor tidak rela jadi mangsa

Selangor tidak rela jadi mangsa

Oleh MUHAMMAD DAYNE AZMIN
dayne.ghzali@utusan.com.my

KUALA LUMPUR - Kehebatan Perak mencalarkan reputasi hebat Kelantan, Selasa lalu bagaikan satu amaran kepada Selangor bahawa pertemuan di Stadium Shah Alam pada malam esok bakal memberikan laluan berduri kepada Red Giants yang berangan-angan mahu meraih tiga mata.

Apa tidaknya, berdasarkan apa yang diperkatakan oleh pengendali Selangor sendiri, K. Devan secara jujur beranggapan Perak mempunyai peluang untuk mengejutkan mereka jika pemainnya tidak mengambil serius cabaran anak-anak buah Norizan Bakar.

Tanpa berselindung, Devan mengakui Perak bukanlah sebuah pasukan yang calang-calang pada musim ini apabila dinilai kekuatan skuad Seladang itu daripada semua aspek.

"Jika diteliti rakaman perlawanan antara Perak dan Kelantan, saya dapati antara kualiti yang cukup bagus pada mereka adalah di bahagian sayap dalam mencipta peluang di samping sekembalinya Akmal Rizal Ahmad Rakhli di prestasi terbaiknya.

''Bukan itu sahaja, Perak saya dapati cukup bertuah kerana pemain mudanya memberikan 100 peratus ketika beraksi di atas padang yang memberikan kekuatan tambahan kepada pasukan.

''Bahagian pertahanan dan tengah Perak juga cukup berdisiplin malahan mereka merupakan pasukan paling sedikit melepaskan gol setakat ini di dalam saingan Liga Super," katanya kepada Utusan Malaysia, semalam.

Tambah Devan, dia akan memberikan perhatian khusus kepada bekas penyerang kebangsaan itu yang semakin meningkat naik dan konsisten sepanjang musim ini

''Saya boleh menurunkan dua pertahanan terbaik saya, Khairul Anuar Baharom dan Mohd. Nasriq Baharom dalam perlawanan tersebut dan saya yakin mereka berdua mampu merantai pergerakan Akmal.

"Buat masa ini, saya sudah pasti kehilangan Yosri Derma Raju ekoran mengutip tiga kad kuning dan Hardi Jaafar kerana kecederaan namun itu tidak menggusarkan saya.

"Ini kerana saya telah mempunyai perancangan tertentu untuk merobek kekentalan pertahanan Perak dan saya yakin kami akan keluar perlawanan itu sebagai pemenang dalam perlawanan itu nanti," ujarnya.

Devan juga tidak menolak kemungkinan bahawa dia akan terus menggunakan khidmat Saiful Amar Sudar selaku penjaga gol utama yang cemerlang pada perlawanan berdepan Felda United tempoh hari.

"Itu merupakan aksi pertama dia (Saiful) sepanjang 90 minit dan saya berpuas hati kerana kami dapat menamatkan perlawanan tanpa sebarang dibolosi gol.

"Kemungkinan saya akan memberikan peluang untuk Saiful untuk bermain dalam perlawanan dengan Perak nanti," katanya.

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Malaysia jatuh enam tangga ranking FIFA

Posted:

Malaysia jatuh enam tangga ranking FIFA

Malaysia jatuh enam tangga ranking FIFA

KUALA LUMPUR - Ketiadaan perlawanan persahabatan berkelas A sepanjang Mac lalu jelas memberikan kesan negatif kepada skuad bola sepak kebangsaan dalam ranking terbaru yang dikeluarkan oleh Persekutuan Bola Sepak Antarabangsa (FIFA), kelmarin.

Berdasarkan semakan, Malaysia yang berada di tangga ke-138 pada 9 Mac lalu sekadar berada di tempat ke-144 pada kali ini, menandakan kemerosotan enam anak tangga dan itu merupakan kali pertama ranking Harimau Malaya mengalami kejatuhan semenjak November tahun lalu.

Malahan, di kalangan negara Asia, Malaysia juga mengalami kejatuhan tiga anak tangga apabila berada di tangga ke-24 berbanding ke-21 pada bulan lepas sementara bagi rantau Asia Tenggara, skuad negara masih kekal di belakang Thailand, Indonesia dan Vietnam.

Walaupun begitu, Naib Presiden Persatuan Bola Sepak Malaysia (FAM), Datuk Hamidin Mohd. Amin menegaskan kedudukan ranking itu tidak melambangkan apa-apa pada prestasi terkini negara.

"Dari segi ranking FIFA, mungkin kita jatuh kerana tidak dapat bermain sebarang perlawanan persahabatan berkelas A namun bagi saya itu bukan keutamaan.

"Kita sendiri boleh perhatikan, semenjak kita menjuarai Piala Suzuki AFF lalu, prestasi kita masih konsisten dan tidak pernah kalah dalam dua perlawanan persahabatan terakhir lalu.

"Apa yang lebih mustahak dalam masa terdekat ini ialah jurulatih dan pemain mengekalkan prestasi positif menjelang pusingan kelayakan Piala Dunia 2014," katanya.

Aksi persahabatan Malaysia bertemu Etoile FC yang menyaksikan Harimau Malaya seri 1-1 pada 26 Mac lalu di Stadium Jalan Besar, tidak mendapat sebarang pengiktirafan daripada FIFA kerana ia bukan membabitkan perlawanan antara skuad negara berkelas A.

Sebagai rekod, pencapaian tertinggi Malaysia di dalam ranking FIFA ialah mendapat tempat ke-75 pada bulan Ogos 1993 dan kedudukan terendah ialah berada di tempat ke-170 pada April 2008.

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

The Malaysian Insider :: Sports

sumber :-

The Malaysian Insider :: Sports


Australia’s Mark Webber piqued but not panicked

Posted: 14 Apr 2011 06:16 PM PDT

Mark Webber in Malaysia: Off the podium, but a positive weekend building up to China. — Reuters pic

SHANGHAI, April 15 — Mark Webber reacted with typical bluntness yesterday to a suggestion he had been unsettled by Red Bull teammate Sebastian Vettel's winning streak.

World champion Vettel has won the past four races and the young German would be gunning for his seventh victory in a row in China this weekend had his car's engine not failed him in Korea last year.

With a maximum 50 points from this season's two races, Vettel is already 28 clear of his 34-year-old Australian teammate.

"I'm fine mate. I think if you were much, much younger then obviously you'd be panicking," Webber told reporters at the Chinese Grand Prix when asked about his state of mind after the opening races in Australia and Malaysia.

"But I'm not panicking at all. I've been around the block."

Vettel, who has had to bear comparisons with seven times champion and compatriot Michael Schumacher from an early age, has also been on pole for the past three races.

Schumacher, the most successful driver in the history of Formula One, remains the last to win the opening three races of a season — with Ferrari in 2004 — but Vettel could match that on Sunday.

Such dominance was likened famously by Schumacher's former teammate Eddie Irvine to being beaten regularly around the head with a baseball bat but Webber was not entertaining any comparison to that unhappy situation.

"Absolutely . . . ludicrous question, mate. You've known me long enough," he told Reuters, with a faint smile of disbelief.

"Five wins in a row? He has not just beaten me, he has beaten everyone," added the Australian, who complained last year that he was being treated like a No. 2 at the team and now has that number on his car.

"Nothing lasts forever. That's the way it goes. Like I said mate, he's doing a good job. Malaysia was close between us. Tough first lap, but that's what happens.

"We come here, we'll see how we go . . . I'll stop there," he tailed off, shaking his head.

Webber finished fifth in his home race in Melbourne and fourth in Malaysia after his KERS (kinetic energy recovery system) failed before the start.

"I've been around long enough to understand that I've had some very good seasons in the last few years obviously and people always make the natural comparison between your teammates and all that sort of stuff," he said.

"Obviously Seb's driving really, really well and he's on top of a lot of things at the moment.

"For me, the first race wasn't great. And Malaysia was a much more positive weekend . . . it could have been a lot worse than it is at the moment," added Webber. "I am still performing pretty well I believe and we are learning a lot still." — Reuters

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Andy Murray booed in Monte Carlo for using drop shot

Posted: 14 Apr 2011 06:03 PM PDT

Andy Murray going about his business: playing to win. — Reuters pic

MONACO, April 15 — Andy Murray was booed by the mainly French crowd at the Monte Carlo Masters yesterday for using drop shots in his 6-3, 6-3 third-round win over France's injured Gilles Simon.

Simon twisted his ankle at the start of the second set and had heavy strapping applied before gingerly carrying on.

Murray showed no mercy and after the first drop had a struggling Simon stranded, the Briton regularly used his favourite shot, with the boos for the world No. 4 and cheers for Simon intensifying after each attempt.

"I wasn't bothered at all. I was doing what I had to," Murray, who a day ago was saying how the Monte Carlo Country Club was one of the best venues in the world, told reporters.

"Every player on the tour would have done exactly the same thing. I wasn't doing anything wrong. We'll see the reaction tomorrow," he smiled.

Simon backed his opponent, saying: "You play to win."

Murray earlier told Sky Sports: "You know you are in the driving seat and you want to put the foot down and finish the match as efficiently as possible. Drop shots were winning me virtually every single point — I had to keep moving him."

Before Tuesday's second-round win over Radek Stepanek, third seed Murray had not won a match in almost three months since his Australian Open final defeat by Novak Djokovic.

The 23-year-old, whose public image in the past suffered from occasional teenage strops, could face more grief from the crowd when he plays Frederico Gil in the quarter-finals today after the Portuguese beat another Frenchman Gael Monfils.

"I don't know a lot about him (Gil) but I watched his game," Murray said. "He did well in Estoril and can play well on clay. He's proved that by getting to the quarters here this week. I'll have to be on my game tomorrow."

Asked if he could win the tournament featuring world No. 1 Rafa Nadal and Roger Federer, Murray added: "Yeah, why not?" — Reuters

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Republika Online

sumber :-

Republika Online


DRS Akan Buat GP Cina Semakin Seru

Posted: 14 Apr 2011 04:02 AM PDT

REPUBLIKA.CO.ID,SHANGHAI - Federation Internationale de l'Automobile (FIA) secara resmi mengumumkan zona diperbolehkannya penggunaan Drag Reduction System (DRS) di seri ketiga balapan F1, GP Cina, yang akan berlangsung di Shanghai International Circuit pada Ahad (17/4). Seperti dilansir dari ESPN, DRS dapat digunakan pembalap di trek lurus antara turn 13 dan 14 sirkuit Shanghai.

Turn 13 dan 14 merupakan trek lurus kedua terpanjang di seluruh sirkuit F1 setelah trek lurus Sirkuit Internasional Korea. Penggunaan DRS di trek lurus ini diharapkan akan semakin meningkatkan jumlah kesempatan para pembalap untuk saling menyalip. Penggunaan DRS yang telah dilakukan di trek lurus GP Malaysia di Sepang pada Ahad (10/4) lalu terbukti sukses meningkatkan jumlah salip-menyalip antar pembalap sepanjang jalannya balapan.

DRS adalah sistem pengurangan tarikan yang berada di sayap belakang mobil F1 yang dapat disesuaikan atau disetel. DRS yang juga sering disebut dengan F-Duct ini tahun lalu berada di bagian bawah kendaraan yang dapat bergerak. Tapi mulai tahun 2011, penggunaannya telah dilarang.

"Tanpa DRS saja, trek lurus di Shanghai sudah sangat memungkinkan kita untuk menyalip pembalap yang berada di depan kita. Kini dengan DRS, overtaking akan terasa semakin spektakuler,'' cetus Jenson Button, pebalap McLaren Mercedes, seperti dikutip Sporting Life.

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

PNS Sumsel Pakai Seragam Berlogo SEA Games

Posted: 14 Apr 2011 02:45 AM PDT

REPUBLIKA.CO.ID,PALEMBANG - Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menggunakan baju seragam berlogo SEA Games 2011. Berdasarkan pantauan di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel di Palembang, hampir semua pegawai di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Sumsel itu menggunakan seragam yang diberi lambang pesta olahraga se-Asia Tenggara tersebut.

Kepala Biro Humas dan Protokol Pemerintah Provinsi Sumsel, Robby Kurniawan, membenarkan pihaknya sejak Rabu (13/4) memakai seragam berlogo SEA Games. Baju berlambang pesta olahraga itu akan digunakan pada Senin dan Rabu. Sementara, hari lainnya kembali menggunakan seragam biasa.

Seragamnya sebenarnya tetap sama dengan seragam hari biasa. Tetapi untuk SEA Games 2011, itu hanya ditambah logo dan bendera peserta. ''Baju tetap putih, tetapi hanya ditambah logo dan bendera peserta pesta olahraga dua tahunan itu,'' katanya.

Robby menyebutkan pemakaian seragam tersebut tidak lain untuk menyemarakan pesta olahraga internasional yang dilaksanakan di Palembang pada tahun ini. ''Sebagai tuan rumah SEA Games 2011, warga Palembang sudah sewajarnya mendukung kegiatan tersebut agar berlangsung sukses,'' kata dia.

Untuk sementara ini, baru pegawai di lingkungan Sekretariat Daerah Pemerintah Provinsi Sumsel yang menggunakan seragam SEA Games. Semua dinas dan instansi di provinsi Sumsel nantinya akan menyusul.

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Sindikasi bola.okezone.com

sumber :-

Sindikasi bola.okezone.com


Daya Gedor Persela Kendor

Posted: 14 Apr 2011 01:11 PM PDT

LAMONGAN - Penyakit lawas yang menjangkiti Persela Lamongan nampaknya tengah kambuh, yakni penyakit inkonsitensi pemain depan dalam menggoyang jala lawan. Dua pertandingan terakhir menjadi bukti kendornya daya gedor striker-striker Laskar Joko Tingkir.

Di dua pertandingan terakhir, striker Persela memble dan tak mampu berbuat banyak. Kemenangan kontra Persijap Jepara dan skor imbang lawan Pelita Jaya ditentukan pemain yang bukan berposisi penyerang. Gol dicetak Gustavo Lopez dan Jainal Ichawan yang diposisikan sebagai pemain bertahan.

Padahal saat berpesta ke gawang Bontang FC, Persisam Samarinda dan Deltras Sidoarjo, kontribusi penyerang paling dominan. Zulham Zamrun, Aris Alfiansyah, hingga penyerang anyar Kim Young Han turut berperan. Penyerang kembali kehilangan sentuhan?

Pelatih Persela Subangkit menampik terjadi penurunan drastis para penyerangnya. Ia menilai kinerja mereka masih normal dan berhasil membuka palung, terutama saat ditahan 10 pemain Pelita Jaya. Hanya saja faktor keberuntungan belum berpihak.

"Semua pemain bisa mencetak gol dan bukan tugas mutlak seorang striker. Saya melihat permainan masih normal dan tidak jelek. Hanya saja mungkin kita butuh sedikit konsentrasi dan keberuntungan," kata Subangkit, Kamis (14/4/2011). Faktor lawan menurutnya juga ikut memengaruhi.

Pelita Jaya diakuinya sangat bagus dalam bertahan serta sangat siap menerima tekanan yang diberikan Persela. Terbukti dengan gagalnya sejumlah peluang walau sudah tak mampu diantisipasi penjaga gawang. Tapi diakuinya pemain butuh lebih baik lagi di laga berikutnya.

Hanya satu poin di kandang sejatinya menjadi kerugian serius bagi Laskar Joko Tingkir. Selain melesetnya target membabat habis laga di Stadion Surajaya, sebelumnya Persela juga telah mencatat hasil sempurna di kandang Persijap Jepara.

Menjamu Seman Padang pada Minggu (17/4/2011) nanti, mau tak mau tim kebanggaan Kota Soto harus menurunkan strategi lebih efektif. Sebab calon lawan kualitasnya jauh di atas Pelita Jaya dan terbukti dengan posisi runner up di papan klasemen sementara LSI.

Di pertandingan mendatang, komposisi tim terbilang lebih lengkap dengan kembalinya Fabiano Beltrame selepas sanksi akumulasi kartu kuning. Dengan kembalinya dua centre back Fabiano Beltrame dan Charis Yulianto, maka Mustafich Fachrudin bisa kembali ke habitat semula.

Keberadaan Mustafic di posisi gelandang bertahan bakal memperkokoh lini tengah yang hanya menyisakan Gede Sukadana sebagai breaker. Sudah kembalinya Radouanne Barkaoui juga mempertebal daya pressure, minimal memecah konsentrasi pertahanan Semen Padang. (far)

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Iaquinta Tak Pikirkan Roma, Udinese & Spurs

Posted: 14 Apr 2011 12:30 PM PDT

TURIN - Vincenzo Iaquinta kurang mulus melewati musim ini bersama Juventus. Namun, bukan berarti striker veteran Italia berniat meramaikan bursa transfer musim panas mendatang.

Lantaran cedera yang membekapnya, Iaquinta harus membiarkan Bianconeri berjuang merangkak ke zona Liga Champions. Yang lebih mengenaskan, striker 31 tahun terpaksa merelakan timnya tercecer di peringkat tujuh klasemen sementara Serie A, padahal hanya tersisa enam laga menuju akhir musim.

Kendati demikian, tak terbesit dalam benak Iaquinta untuk meninggalkan Raksasa Turin. Sang agen, Andera D'Amico mengungkapkan kliennya tidak sedang memikirkan sejumlah klub yang disebut-sebut berminat merekrutnya, seperti AS Roma dan Udinese, terlebih klub Premier League, Tottenham Hotspur.

"Vincenzo masih menjadi salah satu pemain penting untuk Juventus. Faktanya, saat ini dia tidak bisa membantu klub. Cedera tidak mengizinkan dia melakukan apapun," ujar D'Amico pada Calciomercato.com.

"Juventus sangat tidak beruntung musim ini karena dihantam badai cedera. Saat ini penting bagi klub untuk menyelesaikan musim dengan tensi tinggi. Vincenzo masih terikat kontrak dengan Juventus dan hanya ingin memastikan musim depan fit kembali," paparnya.

"Ini bukan saatnya membuat prediksi. Rumor tentang Roma, Udinese dan Tottenham hanya spekulasi," tegas sang agen, dikutip dari Goal, Jumat (15/4/2011). (far)

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

The Star Online: Sports

sumber :-

The Star Online: Sports


Alexander Noren leads Malaysian Open by 2 strokes

Posted: 14 Apr 2011 05:10 AM PDT

KUALA LUMPUR, Malaysia (AP) - Alexander Noren shot an 8-under 64 Thursday to take a two-stroke lead in the weather-affected first round of the Malaysian Open.

Masters champion Charl Schwartzel (73) struggled with his game after only arriving in the country a day earlier, while Rory McIlroy (69) was only three shots behind Noren in a tie for ninth.

Schwartzel carded a 39 on the front nine at Kuala Lumpur Golf and Country Club.

"I didn't sleep very well," Schwartzel said. "I'm struggling to focus. The golf swing is tight ... I was swinging so good last week and the weeks before that. The body isn't responding right now, but it will come."

Most competitors finished the first round, but some will have to wait until Friday morning because adverse weather forced play to be stopped.

Noren started on the back nine and birdied the 10th, 11th and 12th holes before a bogey on No. 14. The Swede got back on track with two more birdies on the 16th and 17th.

The 2009 European Masters champion started his second nine with more birdies at the first, third and fifth holes and closed out his round with a birdie on No. 9.

"I had two weeks off and I worked a lot harder on my game," Noren said. "I felt lucky at times when they kept rolling in but you have to have that sometimes."

Italian teenager Matteo Manassero, who finished his round with four straight birides, was two behind at 66. Manassero turns 18 next week and said it would be a "nice way to celebrate" by winning in Malaysia.

"It will be good to get to a major age," said Manassero, who became the European Tour's youngest winner when he captured the Castello Masters Costa Azahar last year. "I played well and holed a few nice 20-footers. I like the grainy greens. I feel like I can hit every putt solid and it gives me confidence putting."

Jeev Milkha Singh of India and Darren Beck of Australia were a further stroke behind at 67 in a tie for third, while British Open champion Louis Oosthuizen (69), top-ranked Martin Kaymer (70) and defending champion Noh Seung-yul (73) trailed.

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Webber not panicked by Vettel form

Posted: 14 Apr 2011 04:31 AM PDT

SHANGHAI (AP): Red Bull driver Mark Webber insists he is not panicked by the dominant performances of his teammate and Formula One championship rival Sebastian Vettel at the start of the 2011 campaign.

Vettel won both the first two races of the season, with Webber finishing fifth and fourth, putting pressure on the Australian to improve his performances.

"If you're much, much younger, you'd be panicking, but I'm not panicking at all;

I've been around the block," Webber said Thursday ahead of this weekend's Chinese Grand Prix.

Webber bristled at suggestions he was being made a distinct second best by Vettel, and that it would be difficult to keep up his spirits when Vettel was so dominant,

"He's not just beating me, he's beating everyone," Webber said. "No one will turn up then, might as well stay at home."

Webber felt he performed well to get fourth in Malaysia, given his KERS power-boost system did not work all race, dropping him back to ninth after one lap.

"Malaysia was close between us. Tough first lap, that's what happens.

"People always make the natural comparison between you and your teammate, and Seb is driving really, really well and is on top of a lot of things at the moment.

"It could be a lot worse than it is at the moment. I am still performing pretty well I believe, and also we're learning a lot too."

Vettel is aiming to become the first driver since Michael Schumacher in 2004 to win the first three races of a season, but Webber warned that "nothing lasts forever."

While Webber was not prepared to throw in the towel, Ferrari's Fernando Alonso said Vettel was close to unbeatable at this stage.

"Clearly I would like to always be fighting for the win, but at the moment one car, Vettel's Red Bull, seems to be out of reach," Alonso said on the Ferrari website.

Alonso said the engineers had fixed the malfunctioning rear wing from Malaysia, which prevented the Spaniard making a routine passing move on McLaren's Lewis Hamilton and instead forced him into a risky overtaking move that broke the Ferrari's front wing.

While that problem had been solved, Alonso forecast that this weekend's race will be more about hoping for opportunities rather than being in a position to take charge of the grand prix.

"Our aim in this grand prix will be similar to the one in Malaysia, which means to make the best of qualifying and try to exploit any opportunity that comes our way during the race," Alonso said.

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

ANTARA - Olahraga

sumber :-

ANTARA - Olahraga


Nadal dan Federer Melaju Mudah ke Perempat Final Monte Carlo

Posted: 14 Apr 2011 09:20 AM PDT

Monanco (ANTARA News/Reuters) - Rafa Nadal dan Roger Federer melanjutkan petualang mereka untuk terus melaju ke babak perempat final turnamen Monte Carlo Masters, dan berpeluang untuk saling mengalahkan di babak final, setelah berhasil menang atas lawan masing-masing, Kamis

Rafa Nadal berhasil mengatasi cuaca dingin tak seperti biasanya di teluk Cote d`Azur yang cerah untuk mengalahkan Richard Gasquet dengan skor 6-2 6-4 atas pada Kamis.

Sementara Federer yang merupakan petenis unggulan kedua juga berhasil menang atas petenis Kroasia Marin Cilic dengan skor 6-4 6-3.

Nadal petenis unggulan pertama itu sedang mengincar gelar sebagai orang pertama yang memenangi turnamen itu untuk ketujuh kalinya secara berturut-turut.

Nadal yang menganggap turnamen ini sebagai pemanasan sebelum mengikuti Prancis Terbuka bulan depan sempat berhasil ditahan 4-4 pada babak kedua oleh Gasquet, namun perlawanan Gasquet hanya sampai disitu saja karena karena Nadal dengan servis-servis kerasnya kemudian menyelesaikan pertandingan itu dengan merebut dua game berikutnya.

Sebelumnya petenis unggulan keempat David Ferrer juga berhasil lolos ke babak perempat final turnamen itu dengan kemenangan 6-1 6-3 atas pentenis Kanada Milos Raonic, dan Ivan Ljubicic juga berhasil mencatatkan satu tempat di babak perempat final itu dengan mengalahkan Tomas Berdych.(*)

(H-OKS/A020)

Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © 2011

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Persipasi Kalahkan PSSB Bireun 3-1

Posted: 14 Apr 2011 09:18 AM PDT

Bekasi (ANTARA News) - Kesebelasan Persipasi Kota Bekasi, Jawa Barat memetik kemenangan atas PSSB Bireun 3-1 dalam lanjutan kompetisi Divisi Utama PSSI di Stadion Patriot, Kamis.

Gol Persipasi diciptakan Stephen Nagbe Mennoh, Maulana Hasanudi, dan Munirul Islam.

Sementara gol tunggal PSSB dicetak mantan pemain Persipasi musim sebelumnya, Boungsong Jean Paul.

Kemenangan ini disyukuri Pelatih Kepala Persipasi Warta Kusuma. Meski tetap saja, permainan yang diperagakan Mardiansyah cs belum membuatnya puas.

Persipasi langsung menggebrak lawan dalam laga kandang di Stadion Patriot sesaat setelah peluit ditiup wasit. Saat pertandingan baru memasuki menit ketujuh, Persipasi sanggup memimpin melalui gol yang dicetak Mennoh.

Tendangan kaki kirinya setelah mendapatkan bola muntah dalam kemelut di dalam kotak penalti, bersarang mulus di sisi kanan gawang PSSB yang dikawal Didik Wisnu.

"Tapi sesudah itu, pemain kembali tampil tertekan, seakan menanggung beban berat. Permainan yang diperagakan pun tak sesuai instruksi," kata Warta.

Menurut Warta, hal itu mengakibatkan gol yang dilakukan gelandang serang PSSB, Boungsong.

"Sidak gol itu tidak perlu terjadi jika saja Arip Saripudin dan Guntur Gunawan tidak dalam posisi sejajar mengawal Boungsong. Namun karena posisi mereka sejajar dan sama-sama tak berhasil mengawal, Boungsong pun dapat melenggang bebas," katanya.

Maka pada babak kedua, Warta merubah total strateginya. Skema 4-4-2 diubahnya menjadi 4-3-3 dengan memaksimalkan tiga striker yang ada.

Langkah yang diambil Warta ini terbukti tepat. Pola serangan yang dilancarkan Persipasi mulai varatif.

"Sudah ada kombinasi dari penetrasi, wall pass, dan crossing," katanya.

Hasilnya, pada menit ke-61, Persipasi kembali unggul. Kali ini lewat sundulan Hasanudin yang memanfaatkan umpan silang kiriman Mennoh.

Enam menit berselang, Warta kembali menarik keluar pemainnya yang tampil tidak maksimal. Asmar Abu digantikannya dengan pemain muda Munirul Islam.

Baru semenit menginjak lapangan, Munirul langsung menggandakan keunggulan menjadi 3-1 usai melanjutkan bola kiriman Emalue Serge. Skor 3-1 berakhir hingga akhir pertandingan.

Pelatih PSSB, Joni Effendi, menilai kepemimpinan wasit amat merugikan timnya.

"Banyak keputusannya yang kontroversial. Gara-gara itu juga, konsentrasi pemain kami buyar hingga permainan yang diperagakan pun kacau," katanya.(*)
(T.KR-AFR/A020)

Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © 2011

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS