ANTARA - Olahraga

sumber :-

ANTARA - Olahraga


Timnas siap ladeni Filipina

Posted: 04 Jun 2012 08:18 AM PDT

Manajer Timnas PSSI, Ramadhan Pohan. (FOTO ANTARA/Puspa Perwitasari)

Berita Terkait

Jakarta (ANTARA News) - Timnas senior Indonesia siap meladeni tuan rumah Filipina dalam laga persahabatan di Manila, Selasa (5/6).

Manajer Timnas PSSI Ramadhan Pohan merasa yakin Irfan Bachdim dan kawan-kawan mampu memenangi pertandingan, meski tim lawan didominasi para pemain naturalisasi dari Inggris dan Jerman.

Menurut dia, pada pertandingan Timnas Selection sebelumnya melawan Inter Milan dalam laga eksibisi itu sudah cukup membangkitkan semangat para pemain.

"Modal pertandingan melawan Inter 2-4, cukuplah meyakinkan anak-anak, mereka bisa gempur gawang Filipina," kata Ramadhan. Seperti diketahui, skuad Garuda mampu meladeni permainan tim raksasa Italia meski akhirnya kalah 2-4.

Padahal, kala itu Pasukan Biru Hitam menurunkan sejumlah pemain utamanya yang selalu menjadi starter di Liga Seri A. Indonesia mampu membobol gawang Inter, masing-masing dilesakkan Patrich Wanggai dan Joshua Pahabol.

Namun demikian, Ramadhan tetap meminta para pemain bisa fokus dan konsentrasi selama menjalani pertandingan. Sebab, laga itu digelar di kandang tim lawan yang dipastikan mendapat suntikan dari ribuan suporternya.

Menurut politisi Partai Demokrat itu, permainan Filipina terus menanjak sejak diperkuat sejumlah permainan naturalisasi. "Ini pertandingan berat. Secara teknis, Filipina diperkuat para pemain naturalisasi berpengalaman. Mereka juga didukung non teknis, penonton dan faktor tuan rumah. Namun, target menang harus digapai," katanya dikutip dari situs resmi AFF, Senin.

Hal senada disampaikan pelatih Timnas Nil Maizar yang menuturkan tim dalam kondisi baik. Namun, perjalanan sempat melelahkan karena harus transit di Malaysia. Rombongan Timnas sendiri terpecah dua gelombang. Rombongan pertama yang terdiri 12 pemain dan ofisial telah bertolak Minggu. Sisanya akan menyusul.

Daftar pemain Timnas:

Penjaga gawang: Markus Horison(PSMS Medan), Endra Prasetya(Persebaya)

Pemain elakang: Satrio Syam (PSM Makasar), Novendi (Persiba Bantul), Hamdi Ramdhan (Persija Jakarta), Abdulrahman (Semen Padang), Hengky Ardiles (Semen Padang), Vendry Mofu (semen Padang)

Pemain tengah: Lucky Wahyu (Persija IPL), Valentino Telaubun (Bontang FC), Rusdi Malawat (Persija IPL), Novan Setya (Persibo), Hendra Bayauw (Persija Jakarta LPI), Yoshua Pahabol(semen Padang)

Pemain depan: Titus Bonai (Persipura), Samsul Arief (Persibo), Irfan Bachdim (Persema), Oktovianus Maniani (Persiram), Patrich Wanggai (Persidafon).
(ANT)

Editor: Tasrief Tarmizi

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Ketum Persija: tak ada yang disembunyikan klub

Posted: 04 Jun 2012 07:10 AM PDT

Persija Jakarta (ANTARANews/Ardika)

Berita Terkait

Jakarta (ANTARA News) - Ketua Umum Persija Ferry Paulus mengatakan, tidak ada hal-hal yang disembunyikan oleh klub sehingga kesulitan yang dialami oleh klub adalah sama dengan kesulitan yang dihadapi para pemain.

"Tidak ada yang kami sembunyikan. Kami terbuka dan selalu siap berkomunikasi dengan para pemain," ujar Ferry Paulus di Jakarta, Senin.

Hal itu dikatakan Ferry sehubungan dengan ancaman mogok pemain yang sempat terlontar dari pengurus Asosiasi Pemain Profesional Indonesia pada pekan lalu. Mereka mengancam mogok apabila klub tidak segera melunasi sebagian gaji pemain yang tertunggak.

Merespons hal itu, PT Liga Indonesia selaku operator kompetisi Indonesia Super League (ISL) menggagas pertemuan dengan klub-klub ISL dan APPI untuk secara bersama mencarikan solusi di tengah kesulitan yang dihadapi semua pihak dalam pertemuan di Hotel Mercure Ancol, Senin.

Presiden APPI Ponaryo Astaman dalam konferensi pers pada pekan lalu sempat mengatakan bukan mustahil jika aksi mogok pemain terjadi apabila klub yang masih menunggak gaji para pemainnya dan tak menyelesaikan kewajibannya.

Ketika itu, APPI bahkan memberikan batas waktu (deadline) hingga 7 Juni mendatang.

Menanggapi ancaman itu, Ferry Paulus yang turut hadir dalam pertemuan pembahasan antara PT Liga, klub dan pemain mengatakan, bahwa kesulitan yang dihadapi pemain adalah identik dengan kesulitan klub dalam menghadapi kemelut kompetisi yang sedang terjadi.

"Kita harus saling memahami posisi masing-masing. Perlu dicatat, setelah 15 Juni nanti sepakbola Indonesia akan seperti apa. Kesulitan yang dihadapi klub, seharusnya menjadi kesulitan kita bersama-sama," ujarnya.

Setelah melakukan dialog dengan klub-klub ISL, APPI selanjutnya akan melakukan pertemuan serupa dengan PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) dan klub-klub Indonesian Premier League (IPL).

(ANT)

Editor: Tasrief Tarmizi

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 ulasan:

Catat Ulasan