Republika Online

sumber :-

Republika Online


Walau Hujan Gerimis, Mahasiswa Demo Dekat Areal Kongres PSSI

Posted: 20 May 2011 12:48 AM PDT

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA - Ratusan mahasiswa, yang mengatasnamakan Komite Penyelamat Persepakbolaan Nasional, melakukan aksi unjuk rasa di depan lobby Hotel Sultan, Jakarta, Jum'at (20/5). Dalam aksinya, mahasiswa menuntut adanya perubahan PSSI dan mendukung pelaksanaan Kongres PSSI.

"Persepakbolaan kita babak belur karena PSSI. Jadi, kongres PSSI kali ini diharapkan mampu memberikan masa depan yang pasti soal sepakbola nasional," papar kordinator aksi, Iqbal.

Walau gerimis, mahasiswa tidak terpengaruh. Mereka tetap melakukan orasi dengan mengumbar sejumlah spanduk yang berisikan dukungan dan cacian terhadap PSSI.

Sementara itu, ratusan aparat segera disiagakan terkait dengan keberadaan aksi mahasiswa tersebut. Kesigapan aparat juga terlihat dengan melakukan pengamanan dua lapis. Lapis pertama di dekat lobby. Sementara, lapis kedua berada di luar lobby.

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Gelar Sedikit Demonstrasi di Arena Kongres, FBR Kecam Kelompok 78

Posted: 20 May 2011 12:41 AM PDT

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA - Perhelatan kongres PSSI tengah menjadi perhatian masyarakat Indonesia termasuk Forum Betawi Rempug (FBR). Bahkan, komunitas warga asli Jakarta ini menyempatkan diri mengelar aksi demonstrasi di Hotel Sultan, Jakarta, tempat berlangsungnya Kongres PSSI.

Dalam aksinya tersebut, FBR menyatakan kecamannya terhadap Kelompok 78 yang dianggap bertanggung jawab atas kekisruhan dalam tubuh PSSI.

"Kami mendukung Ketua Normalisasi, Agum Gumelar, untuk menjalankan apa yang diamanatkan FIFA. Kami juga meminta K-78 bertanggungjawab jika Indonesia kena sanksi dari FIFA," kata Bang Pei kepada Republika.co.id.

Bang Pei mengatakan bahwa FBR merasa perlu menunjukan kepedulian akan nasib persepakbolaan nasional. Menurut dia, kegagalan sepakbola nasional tidak terlepas dari kealpaan kepengurusan PSSI atas tujuan utamanya yakni memajukan harkat dan derajat bangsa melalui sepakbola. "Kepengurusan PSSI yang lama cenderung asyik sendiri. Ini jadi pelajaran kepengurusan yang baru," kata dia panjang lebar.

Selain membawa poster, massa FBR yang diperkirakan 100 orang ini membawa pentungan dari bambu yang khusus dipersiapan untuk pengamanan. Beruntung aksi tersebut cukup kondusif. Aparat keamanan bahkan tidak terlalu menjaga ketat aksi tersebut.

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 ulasan:

Catat Komen