KOMPAS.com - Olahraga

sumber :-

KOMPAS.com - Olahraga


Petenis Jepang Bikin Kejutan, Nadal Menang Mudah

Posted: 12 Oct 2011 02:08 PM PDT

SHANGHAI, KOMPAS.com — Kejutan terjadi pada babak kedua turnamen tenis Shanghai Masters, Rabu (12/10/11), setelah petenis Perancis yang memiliki pukulan keras, Jo-Wilfried Tsonga, di luar dugaan menyerah 7-6 (7/1), 6-4, 6-4, dari petenis Jepang, Kei Nishikori. Sementara itu, unggulan teratas, Rafael Nadal, dengan mudah melangkah ke babak ketiga berkat kemenangan 6-3, 6-2 atas kompatriotnya dari Spanyol, Guillermo Garcia-Lopez.

Tsonga, yang merupakan unggulan keempat, berhasil memenangi set pembuka, meskipun dipaksa tie break. Tetapi, di set kedua, langkahnya mulai tersendat ketika Nishikori dua kali melakukan break sehingga meraih kemenangan dan membuat skor menjadi imbang 1-1.

Pada set penentuan, Nishikori terus memberikan tekanan. Meskipun sempat mendapatkan perawatan di pinggir lapangan karena mengalami gangguan pada punggungnya, pemain peringkat ke-47 dunia ini kembali membuat dua break untuk meraih kemenangan 6-4, dan memastikan diri lolos ke babak selanjutnya.

Hasil ini menjadi sebuah kemajuan bagi Nishikori yang memiliki rekor buruk jika bertemu para pemain peringkat 10 besar dunia. Bagi Tsonga, kegagalan tersebut mengancam peluangnya untuk tampil di turnamen akhir tahun ATP World Tour Finals (yang hanya pertemukan delapan petenis top dunia) karena dia bermain di Shanghai Masters dengan status posisi kedelapan untuk meraih tiket itu.

Sejauh ini, baru empat petenis yang mendapatkan tiket untuk tampil di London. Empat petenis yang sudah lolos adalah mereka yang menempati posisi empat besar dunia, mulai dari pemain nomor satu Novak Djokovic, disusul Nadal, Roger Federer, dan Andy Murray.

"Tentu saja saya kecewa karena kalah. Tetapi, hari ini saya bertemu seorang lawan yang bagus," ujar Tsonga.

"Dia benar-benar bagus. Bahkan, jika mungkin saya tidak bermain dengan banyak tenaga, saya bermain bagus. Dan, hari ini, lawanku lebih bagus dariku," tambah Tsonga, yang memuji penampilan Nishikori.

Pada pertandingan lain, Nadal yang mendapat bye di putaran pertama tak menemui hambatan besar untuk menyingkirkan Garcia-Lopez. Si kidal yang sedang mengincar gelar ke-20 di ajang Masters menang straight set.

Unggulan kedua asal Inggris, Andy Murray, tak perlu mengeluarkan keringkat untuk mendapatkan tiket babak ketiga. Calon lawan Nadal di partai final ini menang WO atas petenis Rusia, Dmitry Tursunov, yang menarik diri karena cedera pergelangan tangan.

Unggulan ketiga dari Spanyol, David Ferrer, sempat dipaksa bekerja keras saat melawan petenis Kanada, Milos Raonic. Ferrer akhirnya menang 7-5, 7-6 (9/7). Langkah serupa digapai petenis Ceko, Tomas Berdych, yang menyingkirkan kompatriotnya, Radek Stepanek, dengan 6-4, 6-3.

Hasil pertandingan lain, Juan Carlos Ferrero memenangi duel sesama petenis Spanyol ketika bertemu unggulan ke-16, Fernando Verdasco. Ferrero menang rubber set 4-6, 6-3, 6-2. Unggulan ke-12 dari Ukraina, Alexandr Dolgopolov, menyingkirkan pemain Spanyol, Albert Ramos, dengan 5-7, 6-3, 6-2.

Full content generated by Get Full RSS.

Cabang Menembak Diperkirakan Pindah ke Jakarta

Posted: 12 Oct 2011 11:02 AM PDT

Jelang SEA Games XXVI

Cabang Menembak Diperkirakan Pindah ke Jakarta

Riana Afifah | Aloysius Gonsaga Angi Ebo | Rabu, 12 Oktober 2011 | 18:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Memasuki H-29 perhelatan olahraga terbesar se-Asia Tenggara yakni SEA Games XXVI, berbagai masalah kesiapan venue semakin santer tersiar. Jakarta pun ditantang untuk sanggup mengatasinya jika nanti didaulat untuk menjadi tuan rumah tunggal dari acara olahraga ini.

"Kami sedang menunggu situasi itu. Informasi terakhir, cabang olahraga menembak sepertinya akan dipindah ke Jakarta," kata Sekretaris Dinas Olahraga dan Pemuda (Disdorda) DKI Jakarta, Jasmaniar Jafar, di Balai Kota, Jakarta, Rabu (12/10/2011).

Menurutnya, pemindahan venue pertandingan ke Jakarta tidak bisa semena-mena mengingat banyak hal yang harus dipersiapkan sebagai penyelenggara. Hal ini berkaitan dengan akomodasi dan konsumsi kontingen.

"Ini berkaitan dengan anggaran juga. Jadi perlu koordinasi lebih lanjut. Kan yang menjadi tanggung jawab Jakarta hanya 24 venue. Ini akan mengubah sistem yang telah kita lakukan," jelasnya.

Beberapa waktu yang lalu, cabang olahraga sepak bola ditetapkan akan dilakukan di Jakarta seluruhnya. Padahal sebelumnya, pelaksanaan cabang ini akan diadakan di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta dan Stadion Jakabaring, Palembang.

Untuk itu, Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta menyiapkan Stadion Lebak Bulus untuk cabang sepak bola ini. Jadi, babak penyisihan akan dilakukan di Stadion Lebak Bulus dan babak semifinal serta final diadakan di Stadion Gelora Bung Karno.

Namun hingga saat ini, Stadion Gelora Bung Karno baru terselesaikan sekitar 53 persen. Sementara itu, satu venue lagi yang juga belum rampung yaitu venue dayung di Cipule Karawang yang sudah mencapai 90 persen, dan diperkirakan selesai pada 30 September.

Full content generated by Get Full RSS.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 ulasan:

Catat Komen