ANTARA - Olahraga

sumber :-

ANTARA - Olahraga


Ronaldo bertekad tidak gagal pada Euro 2012

Posted: 19 May 2012 01:27 PM PDT

Pemain Real Madrid Christiano Ronaldo. (FOTO.ANTARA/REUTERS / Darren Staples)

Berita Terkait

Lisbon (ANTARA News) - Jika Cristiano Ronaldo dapat membawa ketajamannya dalam mencetak gol saat membela Real Madrid ke Euro 2012, para penggemar Portugal dapat berharap bahwa timnya akan lolos dari grup yang berat.

Jerman, Belanda, dan Denmark - ketiganya pernah menjadi juara di Euro - bergabung dengan negara Iberia ini di Grup B dan membuat Ronaldo serta rekan-rekannya harus berpikir keras untuk dapat lolos dari fase grup, lapor AFP.

Meski pasukan Paulo Bento sudah semakin membaik sejak ditangani mantan gelandang ini, finalis Euro 2004 ini dapat mengandalkan bakat Ronaldo, di mana kelincahannya - saat ini - sangat sulit dihentikan pihak lawan.

Ronaldo baru saja menjalani salah satu musim terbaiknya dengan Real. Bahkan meski eksplosifitasnya tidak cukup untuk menyingkirkan Bayern Muenchen di semifinal Liga Champions, di mana ia gagal menyarangkan gol saat adu tendangan penalti, ia sempat mencetak satu gol pada pertandingan itu.

Gol ke-54nya pada musim ini di semua kompetisi yang dicetak di Nou Camp pada bulan lalu, telah mengakhiri daya tahan Barcelona pada pertarungan meraih gelar juara Liga Cpanyol, ketika ketajamannya sempat melebihi mesin gol Barcelona, Lionel Messi, yang belakangan lebih banyak mencetak gol darinya di Liga Spanyol.

Dan Ronaldo, yang telah menambahkan mahkota gelar juara Liga Spanyol ke dalam catatan tiga gelar juara Liga Utama Inggris yang ia menangi di Old Trafford, dapat menjadi poin bahwa ia merupakan satu-satunya pemain yang dapat mencetak gol ke gawang 19 lawan di liga pada musim yang sama.

Kini di level internasional, pemain 27 tahun ini tetap belum meraih trofi bergengsi melalui caranya menggiring bola tersebut, yang membuat namanya dikenal banyak orang saat membela Manchester United.

Bintang Portugal ini melakukan debut internasionalnya pada Agustus 2003, dan mendapat tempat di tim inti ketika negaranya menjadi tuan rumah Euro 2004.

Ia mencetak dua gol pada turnamen tersebut, termasuk gol kemenangan di semifinal saat menghadapi Belanda, namun baik ia atau rekan-rekan setimnya tidak dapat menemukan cara untuk membobol gawang Yunani, yang mengejutkan tuan rumah di partai final.

Saat masih bermain di United, Ronaldo berhasil menyingkirkan Inggris pada Piala Dunia 2006, di mana ia mengalahkan rekan seklubnya saat itu, Wayne Rooney, pada perempat final yang merupakan ulangan perempat final Euro 2004.

Kemudian, seperti saat ia gagal mendapatkan tambahan energi untuk mengalahkan Yunani, Ronaldo kembali menderita kesedihan di timnas ketika Portugal dikalahkan Prancis di semifinal, dan sempat terlibat ketegangan saat Rooney mendapat kartu merah.

Euro 2008 membawa kekecewaan saat ia hanya mencetak satu gol dan Portugal disingkirkan Jerman di perempat final, sedangkan pada Piala Dunia 2010, ia juga gagal memperlihatkan kehebatannya di level klub, saat Selecao dikalahkan Spanyol pada babak 16 besar.

Pada kualifikasi Euro 2012, Portugal kembali harus mendaki jalan terjal, mereka bahkan sempat ditahan imbang 4-4 oleh tim papan bawah, Siprus.

Bagaimanapun, Ronaldo telah menegaskan bahwa mereka `akan lolos ke final dengan harapan tinggi - meski kami berada di grup yang berat." (RF/Z002)

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Indonesia melangkah ke semifinal Al Nakba

Posted: 19 May 2012 11:37 AM PDT

Jakarta (ANTARA News) - Timnas Indonesia berhasil melangkah ke semifinal Al Nakba International Tournament setelah di babak penyisihan terakhir Grup B mampu menahan imbang Kurdistan, 1-1 di Dora International Stadium, Palestina, Sabtu malam (19/5).

Dengan hasil imbang ini maka Timnas Garuda menjadi runner up terbaik setelah mampu meraih poin sama dengan Kurdistan (juara Grup B) yaitu empat poin dari dua pertandingan. Adapun selisih gol yang berhasil diciptakan adalah Indonesia dengan 2-1 sedangkan Kurdistan, 3-2.

"Alhamdulillah. Kita sudah lewati target semifinal. Sekarang kita menatap final. Insya Alloh jalan kita makin lempang," kata Manajer Timnas Indonesia, Ramadhan Pohan melalui pesan layanan singkat usai pertandingan.

Menurut dia, pertandingan tadi sangat berat. Tetapi semua pemain bisa mengatur irama serangan termasuk bertahan. Apalagi, kata dia, kondisi fisik pemain sudah membaik meski masa recovery hanya sebentar.

Untuk meraih hasil imbang ini bukan perkara mudah bagi Timnas Garuda. Bertapa tidak, lawan yang dihadapi terus memberikan perlawanan yang tidak kalah sengitnya karena pertandingan ini adalah penentuan untuk lolos ke semifinal.

Indonesia yang didominasi pemain yang minim jam terbang internasional terlihat tenang meski lawan yang dihadapi memiliki postur yang lebih tinggi. Meski demikian, timnas harus kebobolan terlebih dahulu setelah pemain Kurdistan, Karzan Abdullah menit 16.

Tidak membutuhkan waktu lama bagi timnas untuk menyamakan kedudukan. Satu menit berselang, pemain asal klub Persipura Jayapura yaitu Titus Bonai mampu menyamakan kedudukan setelah mendapatkan umpan dari Hendra Bayauw. Kondisi ini terjadi hingga babak pertama usai.

Mamasuki babak kedua, Indonesia sering mendapatkan tekanan beruntun dari Kurdistan sehingga membuat penjaga gawang timnas, Endra Prasetya harus berjibaku untuk mengamankan gawangnya.

Sedikitnya tiga kali penyelamatan cemerlang dilakukan penjaga gawang klub Persebaya Surabaya itu. Kondisi ini membuat semangat pemain lainnya terpacu. Telihat dengan jelas semua pemain berusaha membangun barisan pertahanan yang kuat.

Dengan memperkuat barisan pertahanan membuat peluang untuk menambah pundi gol tertahan. Bertapa tidak, duet Titus Bonai dan Irfan Bachdim jarang mendapatkan umpan terukur dari pemain tengah.

Kondisi berbeda terjadi di kubu lawan. Meski terlihat kesulitan membongkar pertahanan Indonesia, Kurdistan tetap tenang dan berusaha memperagakan permainan cantiknya. Peluang demi peluang tercipta meski tidak mampu merubah kedudukan hingga pertandingan berakhir. (ANT)

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 ulasan:

Catat Komen