KOMPAS.com - Olahraga

sumber :-

KOMPAS.com - Olahraga


"Super Sic" Lebih Optimistis

Posted: 11 Jun 2011 03:47 PM PDT

SILVERSTONE, Kompas.com - Pebalap Gresini Honda, Marco Simoncelli, merasa lebih optimistis menghadapi GP Inggris akhir pekan ini. Meskipun gagal meraih pole position karena kalah bersaing dengan pebalap Repsol Honda, Casey Stoner, tetapi "Super Sic" yakin bisa meraih hasil yang lebih baik untuk meraih kemenangan di Silverstone, dibandingkan dengan hasil pekan lalu di Barcelona.

Saya merasa siap bertarung untuk naik podium dan meraih kemenangan saat balapan besok

-- Marco Simoncelli

Pada GP Catalunya 5 Juni lalu, Simoncelli membuat kejutan karena berhasil meraih pole position. Sayang, performanya saat balapan jauh dari harapan karena dia malah tidak bisa naik podium akibat start yang buruk sehingga finis di posisi enam.

Namun kali ini, Simoncelli tetap menunjukkan performa yang sangat impresif. Sejak tiga sesi latihan bebas, dia selalu menjadi rival Stoner dan itu berlanjut di kualifikasi, di mana Stoner yang meraih pole dan dia berada di belakangnya. Inilah yang membuat si jabrik asal Italia tersebut merasa punya prospek lebih baik daripada di Spanyol.

"Saya berharap besok bertarung dengan baik untuk naik podium," ujar Simoncelli.

"Di Barcelona saya berhasil meraih pole position, tetapi di sini saya mempunyai perasaan yang lebih baik dengan motor dibandingkan dengan di Barcelona, dan juga (sebuah rasa yang lebih baik) kecepatan balapan.

"Saya merasa siap bertarung untuk naik podium dan meraih kemenangan saat balapan besok."

Mantan juara dunia kelas 250cc ini tidak mau memikirkan tentang perubahan cuaca saat balapan nanti. Dia merasa tetap kompetitif dalam kondisi apapun.

"Kami harus mengecek cuaca besok, karena tidak pasti apakah cerah atau hujan," ujar Simoncelli.

"Meskipun demikian, saya agak cepat di dua kondisi tersebut, sehingga kami akan melihat apa yang terjadi besok. Tetapi tentu saja saya akan tetap melakukan yang terbaik."

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Christo ke Final Tiga Pekan Berurutan

Posted: 11 Jun 2011 03:38 PM PDT

JAKARTA, KOMPAS.com — Petenis terbaik putra Indonesia peringkat ke-516 dunia, Christopher Rungkat, lolos ke babak final Turnamen Tenis Internasional BUMA Men's Future dan Women's Circuit. Ia lolos setelah menang pada babak semifinal atas unggulan kelima dari Taiwan, Liang-Ci Huang, dengan 7-6 (4), 6-2 di Stadion Tenis Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (11/6/2011).

Christo, unggulan ketiga turnamen ini, lolos ke babak final untuk kali ketiga berturut-turut dalam tiga minggu. Sebelumnya, Christo lolos ke babak final seri pertama dan kedua turnamen ini. Pada dua seri sebelumnya, Christo tampil sebagai juara.

"Target saya menjuarai seri ketiga ini juga. Peluang saya sangat besar. Meski kondisi fisik sedikit menurun, saya akan berupaya semaksimal mungkin memenangi pertandingan babak final besok," tutur Christo.

Penampilan Christo pada pertandingan babak semifinal tersebut dari segi fisik sedikit menurun dibandingkan pada dua seri sebelumnya. Sementara itu, Huang merupakan pemain yang ulet sehingga pertandingan tersebut menguras banyak tenaga Christo, terutama pada set pertama.

Kedua pemain beberapa kali terlibat reli panjang. Pada game keenam, misalnya, sempat terjadi enam kali deuce sebelum Huang selamat dari ancaman break point dan memenangi game ini.

"Set pertama merupakan kunci kemenangan saya hari ini. Kalau saya kalah pada set pertama, ceritanya mungkin akan lain karena Huang tampil sangat solid. Pada set pertama, dia kalah. Pada set kedua, dia langsung habis dan saya menang mudah," Christo menambahkan.

Hal tersebut dibenarkan Huang. "Set kedua saya sangat kelelahan. Harus saya akui, level Christo masih di atas saya," ujar Huang.

Pada babak final, Christo bertemu pemain Jepang unggulan keenam peringkat ke-838 dunia, Kento Takeuchi. Pemain Jepang ini menyisihkan pemain Indonesia lainnya pada semifinal, yaitu Sunu Wahyu Trijati, dengan 6-3, 6-2. "Saya yakin bakal dapat mengalahkan dia (Takeuchi). Kami sudah dua kali bertemu dia dan saya menangi semuanya," Christo menjelaskan.

Pada bagian putri, unggulan kedua dari Indonesia, Ayu Fani Damayanti, juga memastikan diri maju ke babak final. Ayu pada semifinal menyingkirkan unggulan ketiga dari Finlandia, Pila Suomalainen, dengan 6-1, 6-0.

Pada babak final, Ayu ditantang Kai-Lin Zhang (China), yang pada semifinal menang 6-4, 6-4 atas Yi Zhong (China). Ayu yang absen pada dua seri turnamen ini sebelumnya belum kehilangan satu set pun hingga mencapai babak final.

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 ulasan:

Catat Ulasan