Republika Online

sumber :-

Republika Online


Inilah Hasil Penyisihan Piala Dunia Zona Asia

Posted: 02 Sep 2011 07:09 PM PDT

REPUBLIKA.CO.ID, SINGAPURA - Selain Iran yang bermain cemerlang saat menjamu Indonesia dengan kemenangan 3-0 di Grup E, sejumlah timnas lainnya mencatat k berarti dalam pertandingan penyisihan Piala Duni 2014 semalam.

Namun kemenangan sensasional dicetak oleh Korea Selatan yang mencukur Lebanon 6-0, sementara Jepang hanya menang tipis 1-0 atas Korea Utara.

Penampilan paling mengesankan dari tim Asia Tenggara diperlihatkan Thailand yang mencegah tim tuan rumah Australia menang besar, bahkan sempat unggul lebih dulu, sebelum kemudian dikalahan 2-1.

Berikut hasil pertandingan penyisihan Piala Dunia 2014 zona Asia yang berlangsung Jumat malam di berbagai kota Asia seperti dikutip AFP. 
     
Grup A
   China 2 (Zheng Zhi 69-pen, Yu Hai 73) vs Singapura 1 (Aleksandar Duric 33)
   Iraq 0 vs Jordan 2 (Hasan Mahmoud 43, Abd Allah Deed 47)
 
Grup B
   Korea Selatan 6 (Park Chu-Young 7, 45+1, 67, Ji Dong-Won 66, 85, Kim Jung-Woo 82) vs Lebanon 0
   Uni Emirat Arab 2 (Ahmad Kalil 84, Ismail Al Hammadi 89) vs Kuwait 3 (Yousef Al Sulaiman 7, 65, Bader Al Motawaa 51)
 
Grup C
   Jepang 1 (Maya Yoshida 90+4) vs Korea Utara 0
   Tajikistan 0 vs Uzbekistan 1 (Maksim Shatskikh 72)
 
Grup D

   Australia 2 (Joshua Kennedy 58, Alex Brosque 86) vs Thailand 1 (Teerasil Dangda 15)
   Oman 0 Arab Saudi 0
 
Grup E
   Iran 3 (Javad Nekounam 53, 75, Andranik Teymourian 87) vs Indonesia 0
   Bahrain 0 vs Qatar 0. 

Wim Rijsbergen: Tim Merah Putih Terkendala Fisik

Posted: 02 Sep 2011 06:07 PM PDT

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Pelatih timnas Indonesia, Wim Rijsbergen, mengakui bahwa kekalahan anak asuhnya dari tuan rumah Iran, 0-3 di Stadion Azadi Teheran Iran, Jumat (2/9) malam akibat terkendala masalah fisik.

Media Officer Timnas, Desy Christina, saat dikonfirmasi dari Jakarta, Sabtu (3/9), mengatakan, meski terkendala fisik, pelatih Wim Rijsbergen mengakui bahwa pada babak pertama anak asuhnya bermain cukup bagus. "Ya, pada babak pertama anak-anak bermain bagus, namun secara fisik belum maksimal," kata Desy menirukan Wim Rijsbergen.

Menurut dia, berdasarkan pengakuan pelatih asal Belanda itu, Indonesia juga kalah dalam postur tubuh. Kondisi itu dimanfaatkan dengan baik oleh Iran dengan melakukan umpan bola-bola atas.

Selain itu, kata dia, Iran yang berada di peringkat 50 dunia jauh di atas Indonesia yang menempati posisi 130 dunia. Seharusnya pemain lebih bisa berkonsentrasi dalam 90 menit waktu normal.

"Anak-anak sebenarnya sudah berusaha keras, tapi memang fisik mereka kurang mendukung sehingga sering kalah dalam perebutan bola," katanya menambahkan.

Dengan hasil kurang memuaskan pada laga perdana Pra Piala Dunia 2014, timnas Merah Putih akan berusaha membalas saat pertandingan kandang di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta.

Timnas Merah Putih baru saja dikalahkan Iran dengan tiga gol tanpa balas. Gol Iran diciptakan oleh Javad Nekonam pada menit 53 dan 74 serta gol Andranik Timotian Smarani pada menit 87.

Jika mampu memanfaatkan momen sebagai tuan rumah, peluang Indonesia ke babak selanjutnya akan lebih terbuka meski lawan yang harus dihadapi adalah tim kuat. Selain Iran, Indonesia satu grup dengan Qatar dan Bahrain.

"Pertandingan kandang dan tandang memiliki efek berbeda. Kita di Indonesia punya suporter yang banyak dan luar biasa. Di pertandingan kandang kami akan berusaha mencuri poin kemenangan. Peluang lolos fase grup masih terbuka," kata Wim Rijsbergen.

Sesuai jadwal setelah menghadapi Iran, Firman Utina dan kawan-kawan akan menghadapi Bahrain di Stadion Utama gelora Bung Karno Jakarta, Selasa (6/9).

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 ulasan:

Catat Komen