ANTARA - Olahraga

sumber :-

ANTARA - Olahraga


Gubernur Riau lapor progres PON ke KONI

Posted: 19 Jan 2012 12:50 PM PST

Pekanbaru (ANTARA News) - Gubernur Riau, HM Rusli Zainal, menemui Ketua Umum KONI Pusat yang baru, Tono Suratman, di Kantor KONI Pusat, kawasan Senayan, Jakarta, untuk silaturrahmi sekaligus menyampaikan progress persiapan PON XVIII Tahun 2012 di Provinsi Riau.

"Ini pertemuan silaturrahmi karena Pak Tono baru terpilih sebagai Ketua Umum KONI Pusat, sekaligus kita menyampaikan persiapan Riau sebagai tuan rumah PON XVIII Tahun 2012 mendatang," kata Rusli melalui Kepala Kantor Penghubung Provinsi Riau, Kamis.

Gubernur Riau (Gubri) secara rinci memaparkan mengenai beberapa hal terkait penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON).

Di antaranya mengenai target Riau selaku tuan rumah ingin menjadi juara umum.

"Namun secara rasional, Riau berharap bisa masuk tiga besar. Meskipun Riau sesungguhnya memiliki potensi untuk menjadi juara umum, apalagi dilihat dari prestasi Riau dari PON ke PON selama ini," tuturnya.

Dalam tiga PON terakhir, menurutnya, yakni pada tahun 2000, 2004, dan 2008, prestasi Riau terus mengalami peningkatan.

"Pada PON XV 2000 di Jawa Timur, Riau hanya berada diurutan 18. Nah pada PON XVI 2004 di Sumatera Selatan, prestasi Riau melejit dengan menduduki urutan 11. Bahkan di PON XVII 2008 di Kalimantan Timur, Riau berhasil masuk 10 besar di antara 33 provinsi," paparnya.

Kini, lanjutnya, dengan berposisi sebagai tuan rumah, apalagi banyak atlet Riau yang berhasil menyumbangkan emas di ajang SEA Games baru-baru, bisa saja prestasi `Bumi Lancang Kuning` semakin meninggi.

Menyangkut soal kesiapan `venues`, hotel dan moda transportasi pada saat PON nanti, Gubri memastikan tidak ada persoalan.

"Sejauh ini, persiapan sesuai rencana. Pokoknya insya Allah kami ingin menjadi tuan rumah yang terbaik. Makanya, kami juga sangat mengharapkan dukungan dari rekan-rekan pers," harapnya.

Ditanya soal adanya beberapa cabang olahraga (cabor) yang ingin digelar di provinsi di luar Riau, Gubri menegaskan, tidak perlu, karena itu bisa menjadi preseden buruk bagi penyelenggaraan PON ke depan.

"Kami tidak ingin ada preseden yang tidak baik. Saat ini Riau yang secara resmi ditunjuk menjadi tuan rumah, maka hormati jugalah kami," tegas Rusli Zainal. (M036)

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full content generated by Get Full RSS.

FIFA bidik keuntungan 200 juta dari Piala Dunia 2014

Posted: 19 Jan 2012 08:55 AM PST

Ilustrasi - FIFA (FOTO ANTARA News)

Berita Terkait

Rio de Janeiro (ANTARA News) - Badan pengelola sepak bola dunia FIFA berharap bisa mencapai keuntungan sebesar 200 juta dolar AS (155 juta euro) selama Piala Dunia 2014 di Brazil, Sekretaris Jenderal FIFA Jerome Valcke mengatakan, Kamis.

"Piala Dunia 2014 akan menghasilkan 3.500 juta dolar AS, sementara pengeluaran pada periode yang sama akan mencapai 3.300 juta dolar AS. Karena itu FIFA akan mencapai hasil positif sebesar 200 juta dolar AS," Valcke memperkirakan, lapor AFP.

Angka ini di bawah estimasi 4.100 juta dolar AS yang dihasilkan selama Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.

"Delapan puluh persen dari uang yang kita terima kembali ke sepak bola dalam bentuk bantuan keuangan," kata Valcke, yang sedang melakukan kunjungan pertamanya dari enam kunjungan yang direncanakan tahun ini untuk memeriksa kemajuan dari persiapan untuk turnamen 2014.

Valcke menyatakan keyakinannya bahwa semua 12 stadion akan siap meskipun ada penundaan yang menyebabkan klaim oleh mantan pemenang Piala Dunia Romario bahwa dua dari 12 venue tersebut mungkin harus dibuang.

Valcke mengatakan: "Jika Anda bertanya kepada saya:"Apakah Brazil siap? Apakah akan siap untuk 2014?, mereka tidak punya pilihan."

Ditanya apakah Brazil akan mampu bermain setidaknya satu pertandingan di Stadion Maracana, Valcke mengatakan: "Ini akan menjadi mungkin jika Brazil mencapai final. Ini adalah motivasi yang baik."

Rio de Janeiro akan menjadi tuan rumah empat pool pertandingan tetapi tidak ada yang menampilkan Brazil dan apapun posisi mereka setelah fase grup, tuan rumah tidak akan bermain salah satu putaran selanjutnya di Maracana, kecuali mereka mencapai final. (A026)

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full content generated by Get Full RSS.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 ulasan:

Catat Komen