Sindikasi bola.okezone.com

sumber :-

Sindikasi bola.okezone.com


Mantan Striker Real Madrid Meninggal

Posted: 12 Jun 2012 01:13 PM PDT

MADRID – Berita duka kembali menyelimuti dunia sepakbola. Adalah Manuel Fern├índez Fern├índez atau lebih dikenal dengan sebutan Pahino dikabarkan meninggal dunia. Mantan pemain Real Madrid ini meninggal di usia 89 tahun.


Pahino memulai karier seniornya bersama Celta de Vigo pada tahun 1943. Performa mengesankan bersama klub membawanya menjadi pencetak gol terbanyak pada musim 1947-48, dan mengantarkannya meraih trofi Pichichi.
 
Lalu, Pahino menjadi penghuni Santiago Bernabeu selama lima tahun, pada tahun 1948 hingga 1953. Masa-masanya bersama Los Blancos juga terbilang sangat gemilang. Namun, Pahino memutuskan untuk bergabung dengan Deportivo La Coruna, setelah menolak untuk memperpanjang kontraknya di Santiago Bernabeu.
 
Sayangnya, Madrid tidak pernah memenangkan trofi sejak dibela Pahino. Meski begitu, pesepakbola asal Spanyol ini menjadi ikon Los Blancos dimasanya. Bersama Madrid, Pahino mencatatkan 124 gol dalam 144 pertandingannya dengan klub raksasa Spanyol itu.
 
Pahino menerima trofi Pichichi keduanya saat membela Madrid. Dia juga mencatatkan namanya sebagai salah satu pencetak gol terbanyak di Madrid. Pahino memutuskan untuk gantung sepatu saat membela Granada pada tahun 1957.
(fit)

Penentuan Kiprah Sang Jawara

Posted: 12 Jun 2012 12:13 PM PDT

BANTUL - Kiprah Persiba Bantul dalam turnamen Piala Indonesia bakal ditentukan, Rabu (13/6) sore di Stadion Sultan Agung, Bantul. Jawara Divisi Utama 2010/11 ini butuh keajaiban saat menghadapi PPSM KN agar bisa terus melaju, karena di leg pertama takluk 0-3.

Melihat hasil leg pertama, plus grafik Laskar Sultan Agung, julukan Persiba yang belum juga membaik, peluang Persiba terbilang cukup tipis. Meraih kemenangan telak dengan skor 4-0 bukanlah perkara mudah meski bermain di kandang sendiri.

Namun Arsitek Persiba Sajuri Syahid pantang menyerah. Dia yakin peluang timnya terus berkiprah di Piala Indonesia tetap terbuka. Dia beralasan, Persiba memiliki catatan apik saat bermain di depan pendukung sendiri, Paserbumi.

"Masih ada sisa waktu 2x45 menit di Stadion Sultan Agung. Kami memiliki tren bagus di kandang. Karena itu, kami tetap optimistis bisa meraih hasil maksimal dan melaju ke putaran berikutnya," tegas Sajuri, Selasa (11/6).

Manajer Persiba Briyanto AS memiliki optimisme serupa. Dia yakin Ugiek Sugiyanto dkk akan lolos meski dibuat tak berkutik dan bertekuk lutut 0-3 di Stadion Madya, Magelang pada leg pertama.

"Tidak ada yang mustahil dalam sepakbola. Kami pernah mengalaminya di babak delapan besar Divisi Utama musim lalu. saat itu, kami bisa mengubah skor menjadi 3-3 atas PSMS Medan hanya dalam 45 menit. Padahal kami sudah tertinggal 0-3," kata Briyanto.

Dia mengatakan, dengan jeda waktu yang lebih panjang ditambah dukungan penuh Paserbumi, maka Laskar Sultan Agung dipastikan all out untuk menjaga peluang yang masih tersisa. Dia tak rela, jawara Divisi Utama ini tersingkir oleh tim yang satu tingkat lebih rendah.

Asisten Pelatih PPSM KN Eko Purjianto mengatakan, beban yang dipikul timnya tak seberat ketika akan turun di leg pertama. "Kami unggul 3-0. Hasil imbang atau kalah, asal tak lebih dari dua gol masih bisa meloloskan kami. Kami akan jaga peluang ini agar tidak lepas," kata Eko. (Sodik Arrasyid/Koran SI/acf)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 ulasan:

Catat Komen