KOMPAS.com - Olahraga

sumber :-

KOMPAS.com - Olahraga


Hasil GP Italia dan Klasemen Sementara

Posted: 15 Jul 2012 01:18 PM PDT

MUGELLO, Kompas.com - Pebalap Yamaha, Jorge Lorenzo, tampil dominan di GP Italia, Minggu (15/7/2012). Dia unggul lebih dari lima detik atas rivalnya dari tim Repsol Honda, Dani Pedrosa, yang finis di posisi kedua.

Dengan hasil seri kesembilan ini, Lorenzo, yang sudah meraih lima kemenangan sepanjang musim ini, kian kokoh di puncak klasemen sementara. Donasi 25 poin dari balapan 23 lap ini membuat pebalap Spanyol tersebut mengumpulkan total 185 poin, unggul 19 dari Pedrosa yang ada di urutan kedua.

Sementara itu rekan setim Pedrosa, Casey Stoner, yang juga sempat jadi favorit terkuat juara dunia 2012 ini, semakin terpuruk. Finis di posisi kedelapan dalam balapan ini, membuat pebalap Australia tersebut semakin jauh dari Lorenzo, dalam perburuan gelar juara dunia.

Kini, juara dunia 2007 dan 2011 tersebut tertinggal 37 poin, dan berada di posisi ketiga klasemen sementara. Tentu Stoner harus berjuang ekstra keras pada seri-seri berikutnya, jika ingin meninggalkan MotoGP dengan kenangan manis - Stoner pensiun usai musim 2012.

Pebalap satelit Yamaha Tech 3, Andrea Dovizioso, juga memperlihatkan penampilan yang impresif, setelah finis di posisi ketiga. Ini untuk ketiga kalinya secara berturut-turut Dovizioso naik podium, dari empat kali yang sudah diraihnya pada musim 2012.

- Hasil GP Italia

1. Jorge Lorenzo              41:37.477
2. Dani Pedrosa               +05.223
3. Andrea Dovizioso          +10.665
4. Stefan Bradl                  +10.711
5. Valentino Rossi              +11.695
6. Cal Crutchlow                +12.060
7. Nicky Hayden                +12.235
8. Casey Stoner                 +30.617
9. Hector Barbera               +31.728
10. Alvaro Bautista              +34.589
11. Ben Spies                     +57.862
12. Randy de Puniet            +59.963
13. Aleix Espargaro              +01:11.200
14. James Ellison                 +01:11.458
15. Mattia Pasini                  +01:11.828
16. Ivan Silva                       +02:05.100
18. Danilo Petrucci               +21.1
19. Colin Edwards                 +45.6
20. Yonny Hernandez             +01:00.4

- Klasemen sementara

1. Jorge Lorenzo       185
2. Dani Pedrosa        166
3. Casey Stoner        148
4. Andrea Dovizioso   108
5. Cal Crutchlow         95
6. Valentino Rossi       82
7. Stefan Bradl           75
8. Nicky Hayden         74
9. Alvaro Bautista        73
10. Ben Spies             66
11. Hector Barbera      60
12. Randy de Puniet    28
13. Aleix Espargaro     27
14. Michele Pirro        16
15. Mattia Pasini         13
16. James Ellison        12
17. Danilo Petrucci       9
18. Colin Edwards        8
19. Yonny Hernandez   6
20. Ivan Silva               5
21. Karel Abraham       4

Editor :

Aloysius Gonsaga Angi Ebo

Pembesar Organ Vital "Bernilai" Jutaan Dolar

Posted: 15 Jul 2012 01:13 PM PDT

Jelang Olimpiade

Pembesar Organ Vital "Bernilai" Jutaan Dolar

Minggu, 15 Juli 2012 | 20:13 WIB

LONDON,  Kompas.com - Pelari AS, LaShawn Merritt tak pernah menyangka obat pembesar organ vital seharga 6 dolar AS yang dikonsumsinya akan merugikannya jutaan dolar.

LaShawn Merritt diunggulkan untuk merebut medali emas 400 meter putra di Olimpiade London, akhiur Juli ini.

Pekan lalu, pelari berusia 26 tahun ini menjadi juara di ajang uji coba Olimpiade AS dengan catatan waktu 44.12 detik. Meski begitu ini merupakan catatan waktu terbaik nomor 400 meter tahun ini.

"Memang bukan merupakan lomba yang sempurna," kata Merritt. "Saya harap dapat mencapai 43 detik untuk menjadi juara di London."

Merritt dinyatakan positif doping pada akhir 2009 dan dijatuhi hukuman 21 bulan sebelum memenangi banding di badan arbitrase dan juga akhirnya memenangi  banding untuk dapat berlomba di London.

Merritt mengakui sangat menyesal dengan kejadian ini. Ia tidak menyadari  bahwa zat terlarang yang masuk dalam tubuhnya berasal dari ExtenZe. Asal tahu, ini merupakan produk pembesar alat vital pria yang berharga "hanya" 6 dolar AS.

"Saya merasa sangat bodoh," kata Merritt. "Enam dolar yang saya keluarkan (untuk obat) membuat saya kehilangan penghasilan jutaan dolar selama sekian tahun."

Merritt mengatakan pengalaman hidup telah membuatnya tegar menghadapi masalah. Ia pernah kehilangan adiknya, Antwan yang terjatuh dari apartemennya pada 1999 di usia 18.

"Saya belajar bahwa apa pun yang terjadi, kita harus tetap berjalan. Saya tahu tidak ada apa pun di dunia ini yang berhenti bergerak," ungkap Merritt.

Jika Merritt yang meraih emas di Beijing 2008 mengulang prestasinya di London, ia akan mengulang prestasi Michael Johnson. AS selalu merebut medali emas nomor 400 meter putra sejak Olimpiade Helsinki 1952.

"Enam dolar yang saya keluarkan untuk obat membuat saya kehilangan penghasilan jutaan dolar selama sekian tahun."

Editor :

A. Tjahjo Sasongko

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 ulasan:

Catat Ulasan