ANTARA - Olahraga

sumber :-

ANTARA - Olahraga


Ferguson larang pemain muda MU main di Olimpiade

Posted: 26 Nov 2011 11:53 AM PST

Alex Ferguson (REUTERS)

Berita Terkait

Manchester (ANTARA News) - Sir Alex Ferguson telah memberi sinyal jelas bahwa ia tidak ingin pemain-pemain muda Manchester United terlibat dalam tim Inggris Raya untuk Olimpiade London 2012.

Tetapi manajer veteran asal Skotlandia tersebut memberi jalan bagi pemain sayap berpengalaman, Ryan Giggs, untuk tampil bagi tim Inggris Raya. Ia kemungkinan akan ditemani David Beckham, sebagai dua dari tiga pemain berusia di atas 23 tahun yang boleh dimasukkan dalam tim Olimpiade.

Manajer tim Olimpiade, Stuart Pearce, telah memberi indikasi kalau ia ingin menggunakan pemain seperti Giggs untuk tampil bagi timnya, ketika tim-tim Liga Inggris sedang mempersiapkan diri untuk kompetisi domestik 2012/2013.

Meskipun Ferguson cukup antusias dengan ide memasukkan Giggs dalam tim Olimpiade, ia tidak akan mengizinkan pemain-pemain muda Inggris yang terlibat pada Euro 2012 untuk bermain di pertandingan pertama Inggris Raya, yang akan diselenggarakan di Stadion Old Trafford pada 26 Juli, kurang dari empat pekan setelah berakhirnya kejuaraan Euro.

"Satu hal yang sudah jelas dalam benakku, adalah saya tidak suka melihat pemain-pemain muda kami yang kemungkinan terlibat pada Euro 2012, kembali terpilih untuk Olimpiade," kata Ferguson

"United juga mungkin memiliki kepentingan langsung dengan tim kami dan kedatangan pemuda-pemuda seperti Danny Welbeck, Phil Jones, Chris Smailing, dan TOm Cleverly pada pentas internasional."

"Saya menyambut baik keterlibatan mereka di level internasional. Mereka telah siap untuk itu, dan pengalaman akan membantu mereka berkembang seperti tujuan mereka untuk menjadi yang teratas."

"Namun jika mereka melaju ke (putaran) final Euro, mereka akan membutuhkan istirahat. Saya tahu mereka bugar, muda, dan bersemangat, namun mereka akan membutuhkan istirahat. Saya yakin Stuart Pearce akan mempertimbangkan hal ini dalam pikirannya."

Situasi Giggs berbeda dalam pikiran Ferguson sebab pemain Wales ini tidak pernah tampil di putaran final turnamen internasional apapun.

Ferguson menambahkan: "Masuk akal ketika Stuart Pearce menunjuk pemain seperti Ryan Giggs, yang tak pernah bermain di turnamen internasional besar bersama Wales, mungkin itu adalah kesempatannya untuk bermain."

"Itu mungkin menarik. Saya rasa, hal tersebut lebih baik diserahkan pada pilihan individual," demikian Ferguson dikutip AFP.

(SYS/H-RF/I015)

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © 2011

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full content generated by Get Full RSS.

Penalti kontroversial gagalkan kemenangan MU

Posted: 26 Nov 2011 11:01 AM PST

Ilustrasi. (istimewa)

Berita Terkait

London (ANTARA News) - Manchester United gagal meneruskan tekanan terhadap pemuncak klasemen Liga Inggris, Manchester City, setelah Demba Ba mencetak gol dari hadiah penalti kontroversial yang membuat Newcastle menahan imbang United dengan skor 1-1 pada Sabtu.

Ketika Javier Hernandez mencetak gol pada awal babak kedua di Old Trafford, United nampaknya akan memangkas selisih dua poin dengan City, yang baru akan bermain pada Minggu melawan Liverpool.

Namun kini sang juara bertahan masih tertinggal empat poin dari City setelah Ba menyamakan kedudukan pada 15 menit sebelum pertandingan usai, menyusul keputusan ragu-ragu yang dilakukan wasit Mike Jones.

United memimpin pada menit ke-49 melalui penyerang asal Meksiko, Hernandes, dengan menyambar bola tembakan Wayne Rooney yang gagal diselamatkan oleh Steven taylor.

Pada menit ke-64, Newcastle mendapat keuntungan. Rio Ferdinand menekel Hatem Ben Arfa di dalam kotak penalti, dan Jones awalnya memutuskan memberi Newcastle tendangan sudut.

Bagaimana pun, asisten Jones memberi tanda bahwa tindakan Ferdinand dapat dihukum penalti, dan meskipun para pemain United memprotes, penyerang asal Senegal, Ba, dapat mengeksekusi penalti tersebut dengan sempurna.

Newcastle mampu bertahan pada 12 menit terakhir, meski mereka hanya bermain dengan sepuluh pemain. Jonas Gutierrez mendapatkan kartu kuning kedua atas pelanggarannya terhadap Nani.

Di Stamford Bridge, tim peringkat kelima, Chelsea, akhirnya kembali ke jalur kemenangan setelah mengalahkan Wolverhampton dengan skor 3-0.

Setelah tiga kekalahan pada empat pertandingan liga terakhir mereka dan kekalahan menyakitkan di Liga Champions dari Bayer Leverkusen pada tengah pekan, pelatih Andre-Villas Boas tidak ingin kembali kehilangan poin di kandang sendiri.

Mereka memulai pertandingan dengan sempurna, ketika kapten John Terry mencetak gol melalui sundulan kuat menyambut tendangan sudut Juan Mata.

Mata kembali memberi bantuan ketika Daniel Sturridge memperbesar keunggulan Chelsea, dengan penyelesaian indah setelah menyambut umpan silang gelandang asal Spanyol tersebut pada menit ke-29.

Pada menit ke-45, Mata mencetak gol atas namanya sendiri, dan membuat Chelsea memimpin dengan skor 3-0 pada akhir babak pertama.

Tim peringkat ketiga, Tottenham Hotspur mendekatkan selisih mereka dengan Chelsea menjadi enam poin setelah gol yang dicetak Jermain Defoe memastikan kemenangan 3-1 atas West Bromwich Albion.

Pasukan Harry Redknapp, yang tidak diperkuat gelandang Luka Modric dan Rafael van der Vaart, tertinggal lebih dahulu ketika Youssouf Mulumbu yang berdiri bebas dapat melepaskan tandukan sempurna menyambut umpan silang Steven Reid pada menit kesepuluh.

Tetapi Spurs berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-24 melalui Adebayor. Nicky Shorey membuat Spurs mendapat hadiah penalti, karena pelanggarannya terhadap Aaron Lennon. Meskipun eksekusi Adebayor dapat diselamatkan kiper Ben Foster, namun bola pantul dapat dilesakkan ke gawang oleh penyerang internasional Togo ini.

Penyerang internasional Inggris, Defoe membuat kubu Spurs unggul lewat golnya pada menit ke-89, dan Adebayor memperbesar keunggulan timnya pada menit ke-90.

Kebangkitan Everton terus berlanjut saat pasukan David Moyes menang 2-0 atas Bolton di Stadion Reebok.

Tuan rumah, yang berada pada posisi tiga dari dasar klasemen, bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke-19, ketika David Wheater langsung diusir wasit karena pelanggaran kerasnya pada gelandang Everton, Diniyar Bilyaletdinov.

Everton yang unggul jumlah pemain baru mencetak gol pada menit ke-49 melalui Marouane Fellaini. Apostolos Zellios mengunci kemenangan Everton melalui golnya pada menit ke-78.

Norwich mengalahkan Queens Park Rangers dengan skor 2-1 pada pertandingan yang dihelat di Carrow Road, dalam pertempuran antara dua klub promosi.

Russel Martin membawa Norwich memimpin lewat tembakan jarak dekatnya di menit ke-15. Bek QPR, Luke Young, menyamakan kedudukan pada menit ke-59, tetapi Grant Holt mengukuhkan kemenangan Norwich pada menit ke-73.

Wigan Athletic menjauhi dasar klasemen, setelah Franco Di Santo mencetak gol pada masa injury time untuk mengamankan kemenangan 2-1 atas Sunderland.

Pasukan Steve Bruce memimpin pada menit kedelapan, ketika tembakan Nicklas Bendtner gagal diantisipasi dengan baik oleh kiper Wigan, Ali Al-Habsi, dan Sebastian Larsson tanpa kesulitan memasukkan bola pantul tersebut.

Namun The Latics mampu menyamakan kedudukan sebelum babak pertama usai, ketika wasit Kevin Friend memberi hadiah penalti, atas pelanggaran Larsson terhadap Victor Moses. Jordi Gomez yang bertugas sebagai eksekutor melakukan tugasnya dengan sempurna.

Sementara Stoke City menambah tekanan bagi pelatih Blackburn, Steve Kean, dengan kemenangan 3-1 di Stadion Britannia.

Tim asuhan Tony Pulis memimpin melalui tandukan Rory Delap di babak pertama. Gol tambahan Stoke tercipta pada babak kedua melalui Glenn Whelan dan Peter Crouch.

Blackburn, yang sekarang berada di dasar klasemen, hanya berhasil membalas satu gol melalui Ruben Rochina, pada menit-menit akhir pertandingan, demikian AFP melaporkan.

(SYS/H-RF/I015)

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © 2011

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full content generated by Get Full RSS.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 ulasan:

Catat Komen